<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>akhiri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/akhiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Mar 2025 12:39:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>akhiri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Wahyu bersama Wawali dan OPD Akhiri Silaturahmi Maraton ke Pengadilan dan Kodim 0833</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-bersama-wawali-dan-opd-akhiri-silaturahmi-maraton-ke-pengadilan-dan-kodim-0833</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[maraton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219819</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengadilan Negeri Kota Malang, menjadi salah satu sasaran silahturahmi yang dilakukan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, Senin (03/03/2025) tadi. Silaturahmi maraton yang dilaksanakan Wali Kota, Wahyu Hidayat dan Wawali Kota Malang, Ali Muthohirin, itu dimaksudkan untuk kian mensolidkan jajaran Forkopimda di Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengadilan Negeri Kota Malang, menjadi salah satu sasaran silahturahmi yang dilakukan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, Senin (03/03/2025) tadi. Silaturahmi maraton yang dilaksanakan Wali Kota, Wahyu Hidayat dan Wawali Kota Malang, Ali Muthohirin, itu dimaksudkan untuk kian mensolidkan jajaran Forkopimda di Kota Malang. &#8220;Pertama kita mau nuwun sewu dan ke dua yaitu penekanan kembali kerja sama antar Forkopimda, terutama di Bulan Suci Ramadan. Mengingat, banyak hal yang harus disinergikan dengan baik,&#8221; kata Wali Kota Wahyu Hidayat.</p>



<p>Ketua Pengadilan Negeri Kota Malang, H Akhmad Fijiarsyah Joko Sutrisno, dalam momen itu menyampaikan bahwa silaturahmi ini dimaksudkan untuk mensolidkan hubungan yang baik antar Forkopimda di Kota Malang. &#8220;Kita dari Pengadilan Negeri, itu merupakan bagian dari Forkopimda. Jadi, silaturahmi ini memang untuk menjalin komunikasi agar terjaga dengan baik,&#8221; kata Fijiarsyah.</p>



<p>Selain itu, dalam kunjungan silahturahmi ini juga sebagai penekanan kerja sama sinergitas yang selama ini telah berjalan bisa dilakukan dan ditingkatkan. Kemudian, komunikasi terhadap layanan-layanan akan semakin ditingkatkan.</p>



<p>Fijiarsyah mengatakan, ada beberapa kegiatan pengadilan yang sinergi dengan Pemerintahan Kota Malang. Diantaranya, yaitu penanganan perkara bagi orang yang tidak mampu, perkara yang berhubungan dengan catatan perbaikan nama, perubahan nama dan beberapa lainnya.</p>



<p>&#8220;Kemudian ini perihal persidangan keliling yang selama ini sudah berjalan dengan baik, mungkin akan ditingkatkan lagi nantinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya juga membeberkan, mengenai agenda terdekat yaitu terkait perkara yang berhubungan dengan catatan perbaikan nama dan perubahan nama. Diketahui, bahwa permohonannya cukup banyak, sehingga akan disinergikan lebih lanjut dengan Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Dukcapil).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, nanti terkait putusan atau penetapan perkara-perkara yang berhubungan dengan Dukcapil itu akan lebih mudah, lebih cepat diakses. Nanti di Dukcapilnya akan langsung keluar penetapannya seperti itu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, usai dari PN Malang, rombongan Wali Kota Malang langsung menuju ke Kantor Kodim 0833 Kota Malang. Seperti halnya di Polresta Malang Kota, Kejari Kota Malang dan PN Malang, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat juga bersilaturahmi ke Dandim 0833, Letkol Arm Aris Gunawan, untuk mensolidkan kerja sama antar Forkopimda.</p>



<p>Komando Distrik Militer (Kodim) 0833 Malang Kota sendiri mengaku siap siaga menjaga kemanan dan ketertiban di Kota Malang. Khususnya, akan turut berperan aktif dalam meningkatkan keamanan sebelum, saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, agar Kota Malang tetap kondusif.</p>



<p>Dandim Letkol Arm Aris Gunawan juga menjelaskan akan menjaga stabilitas dan keamanan Kota Malang. Itu karena, sudah menjadi hal yang wajib bagi Kodim, untuk menjalankan hal itu. Apalagi saat Bulan Puasa dan ditambah lagi nanti Lebaran Idul Fitri.</p>



<p>&#8220;Karena itu, kami mempersiapkan personel untuk pelaksanaan pengamanan pada saat sebelum Lebaran, selama Lebaran dan pasca Lebaran,&#8221; kata Dandim.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa banyaknya pendatang di Kota Malang sehingga saat Lebaran banyak yang mudik ke kampung halaman. Hal ini yang menyebabkan saat Lebaran banyak rumah yang ditinggal dalam kondisi kosong. &#8220;Pengamanan perumahan kosong sudah kami diantisipasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pengamanan itu, paparnya, bisa melalui Babinsa yang akan dikoordinasikan dengan Babinkamtibmas, dalam rangka melaksanakan patroli secara lebih intens lagi daripada sebelumnya. &#8220;Kalau mungkin, kami harapkan sehari itu Babinsa dan Babinkamtibmas melaksanakan patroli lebih intens ke perumahan yang kosong saat lebaran,&#8221; tambahnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219819</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akhiri Tahun 2023, RSUD Jombang Raih Tiga Penghargaan</title>
		<link>https://memontum.com/akhiri-tahun-2023-rsud-jombang-raih-tiga-penghargaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2023 23:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Desember 2023 ini menjadi bulan yang sangat istimewa bagi keluarga besar RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Jombang. Itu karena, rumah sakit plat merah yang berada di Jl KH Wahid Hasyim Jombang, mendapatkan tiga penghargaan sekaligus. Tiga penghargaan itu, masing-masing Kinerja BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) terbaik, pelayanan publik bidang kesehatan terbaik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Desember 2023 ini menjadi bulan yang sangat istimewa bagi keluarga besar RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Jombang. Itu karena, rumah sakit plat merah yang berada di Jl KH Wahid Hasyim Jombang, mendapatkan tiga penghargaan sekaligus.</p>



<p>Tiga penghargaan itu, masing-masing Kinerja BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) terbaik, pelayanan publik bidang kesehatan terbaik, serta pelayanan publik terbaik seluruh kluster atau best of the best (4 kluster). Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Pj Bupati Jombang, Sugiat, didampingi Sekdakab Agus Purnomo pada 01 Desember 2023 di Hotel Sultan Solo Jawa Tengah.</p>



<p>Pj Bupati Jombang, Sugiat, mengungkapkan bahwa Pemkab Jombang melalui inovasi indeks kualitas pelayanan publik melakukan pengukuran secara komperehensif terhadap persepsi pelayanan. Baik itu secara internal melalui penyelenggaeraan penilaian dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik, maupun eksternal melalui penyelenggaraan survei kepuasan masyarakat. Sehingga, mampu menyajikan gambaran kondisi kinerja pelayanan yang lebih reliable (dapat dipercaya).</p>



<p>&#8220;Dari penilaian tersebut, RSUD Jombang mendapatkan penghargaan kategori best of the best atau terbaik seluruh kategori. Selain itu, juga kinerja BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) terbaik, serta pelayanan publik bidang kesehatan terbaik. RSUD Jombang mendapatkan nilai 9,09 (sangat berkualitas),&#8221; ujar Pj Bupati.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Seusai menerima penghargaan tersebut, Direktur RSUD Jombang, dr Ma’murotus Sa’diyah Mkes, mengatakan bahwa penghargaan yang diterima ini bukanlah akhir dari upaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Justru, hal tersebut ini harus menjadi pemicu dalam upaya mencapai kepuasan masyarakat akan layanan publik yang paripurna.</p>



<p>&#8220;Memperbaiki mutu layanan dalam meningkatkan kepuasan pelayanan publik melalui upaya terus menerus dalam memberikan service excellent,” ujar Dokter Eyik, Senin (04/12/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, perbaikan ruang pelayanan agar lebih nyaman, juga sikap pemberi layanan juga ramah dan tanggap. Di luar itu, untuk mewujudkan service excellent, pihaknya juga rajin melakukan supervisi ke unit-unit layanan dan bertemu keluarga pasien untuk meminta masukan, kritikan dan harapan.</p>



<p>&#8220;Tujuannya, mendorong partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Juga untuk mendorong inovasi pelayanan publik,” lanjutnya.</p>



<p>Kerja keras yang dilakukan Direktur RSUD Jombang inilah, yang kemudian berbuah manis. Salah satunya, kunjungan masyarakat semakin meningkat.</p>



<p>“Alhamdulillah, di akhir tahun 2023 ini RSUD Jombang mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dalam rangka Birokrasi Award 2023,” ujar Ning Eyik-panggilan akrabnya.</p>



<p>Atas penghargaan tersebut, Dokter Eyik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Dirinya menyebut, penghargaan itu merupakan apresiasi dari Pemkab Jombang dalam pengukuran pelayanan publik. &#8220;Sekali lagi, ini suatu motivasi yang besar bagi kami,” terangnya.</p>



<p>Untuk itu, Dokter Eyik juga mengucapkan terim kasih kepada Pj Bupati Jombang, Sekdakab Jombang, asisten, staf ahli, seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) serta seluruh keluarga besar RSUD Jombang yang telah bersama-sama mewujudkan pelayanan publik menjadi lebih baik. &#8220;Saya secara khusus mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen teman-teman keluarga besar RSUD Jombang yang telah bersama-sama wewujudkan service excellent. Juga yang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Masalah Ekonomi, Ibu Dua Anak Coba Akhiri Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-masalah-ekonomi-ibu-dua-anak-coba-akhiri-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199422</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang ibu yang memiliki dua anak, berinisial AAW (26), warga kawasan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, diduga mencoba bunuh diri. Dirinya ditemukan di dalam kamar Guest House di kawasan Klojen, dengan kondisi tidak sadarkan diri dan di pergelangan tangan kirinya terdapat luka sayatan, Sabtu (07/10/2023) sore. Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Seorang ibu yang memiliki dua anak, berinisial AAW (26), warga kawasan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, diduga mencoba bunuh diri. Dirinya ditemukan di dalam kamar Guest House di kawasan Klojen, dengan kondisi tidak sadarkan diri dan di pergelangan tangan kirinya terdapat luka sayatan, Sabtu (07/10/2023) sore.</p>



<p>Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, bahwa kedatangan AAW ke guest house tersebut sekitar pukul 05.10. Saat itu, dirinya check in dan tidak memberitahu bagian resepsionis bahwa kapan akan check out. Sekitar pukul 13.30, petugas guest house mengetuk pintu kamar korban dan memberitahukan bahwa sudah waktunya check out. Namun saat itu, tidak ada jawaban dari korban.</p>



<p>Hingga akhirnya, ujarnya, beberapa kali petugas guest house mengetuk pintu. Namun, tetap tidak ada jawaban. &#8220;Sekitar pukul 14.30, orang tua korban datang ke guest house untuk menjemput. Sebab sebelumnya, sekitar jam 10.00, korban sempat menghubungi orang tuanya untuk dijemput di guest house,&#8221; jelasnya, Minggu (08/10/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat orang tuanya datang, juga tidak ada jawaban dari korban. Orang tuanya pun mengintip dari celah pintu dan melihat banyak bercak darah di sekitar korban. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Bhabinkamtibmas.</p>



<p>&#8220;Pintu kamar kemudian didobrak hingga petugas Polsek Klojen dan petugas guest house mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Karena masih bernafas, petugas kepolisian segera menghubungi tim medis,&#8221; urainya.</p>



<p>Petugas kepolisian juga menghubungi relawan dan petugas UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, untuk membantu proses evakuasi. Sebab kamar korban berada di Lantai III. &#8220;Dari hasil pengecekan di lokasi, petugas mendapatkan ada luka sayat di area pergelangan tangan kiri korban. Dan dari kamar korban, petugas juga menemuka satu botol minuman alkohol dan satu buah cutter,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Dugaan sementara, aksi ini dilakukan karena korban memiliki faktor ekonomi. &#8220;Informasinya masalah ekonomi. Namun untuk memastikan, akan diperiksa lanjutan setelah korban selesai perawatan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199422</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akhiri Gelaran Hadipro 2023, Pemberian Bantuan dan Penghargaan Dilakukan Wali Kota Habib Hadi</title>
		<link>https://memontum.com/akhiri-gelaran-hadipro-2023-pemberian-bantuan-dan-penghargaan-dilakukan-wali-kota-habib-hadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[dilakukan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[hadipro]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Acara penutupan puncak Hadipro Tahun 2023 di Alun-alun Probolinggo, juga menjadi ajang Pemerintah Kota Probolinggo, untuk memberikan penghargaan dan juga bantuan bagi warga. Pertama, adalah pemberian penghargaan taat pajak kepada profesi, wajib pajak perusahaan serta petugas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2023 atas kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Acara penutupan puncak Hadipro Tahun 2023 di Alun-alun Probolinggo, juga menjadi ajang Pemerintah Kota Probolinggo, untuk memberikan penghargaan dan juga bantuan bagi warga. Pertama, adalah pemberian penghargaan taat pajak kepada profesi, wajib pajak perusahaan serta petugas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2023 atas kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Probolinggo. Beberapa wajib pajak yang mendapatkan apresiasi itu, diantaranya PT Delta Artha Bahari Nusantara, PT Eratex Djaja Ltd, PT Kutai Timber Indonesia, PT PLN UIT JBM UPT Probolinggo dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).</p>



<p>Berikutnya, adalah pemberian penghargaan bagi masyarakat Kota Probolinggo, yang telah berprestasi di perlombaan tingkat regional maupun nasional. Diantaranya, pada Lomba Duta Museum Kota Probolinggo, Lomba Gerak Jalan, Festival Seni Siswa Nasional, Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional, Lomba Storytelling, Lomba Dongeng, Lomba Menyanyi serta Festival Band Dandim Cup.</p>



<p>Kemudian, juga pemberian bantuan untuk program pemeliharaan rumah tidak layak huni dan beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kota Probolinggo bersama Baznas. Masing-masing, mendapatkan dana sebesar Rp 17,5 juta untuk bantuan properti program perbaikan rumah tinggal serta Rp 1 juta untuk bantuan beasiswa SMA/SMK dan MA.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat yang hadir di panggung Hadipro, adalah pengumuman pemenang Lomba Lampu Hias Tingkat Kota Probolinggo Tahun 2023. Adapun Juara I, diraih oleh warga Jalan Sunan Muria Kelurahan Kebonsari Wetan dan mereka berhak mendapatkan piala bergilir serta uang senilai Rp 25 juta. Selanjutnya Juara II adalah warga Perum Sumbertaman Indah Kelurahan Sumber Taman, mereka mendapatkan piala serta uang senilai Rp 20 juta, Juara III adalah warga Perum Bogowonto Kelurahan Kareng Lor, yang mendapatkan piala serta uang Rp 15 juta. Berikutnya, Juara Harapan I adalah warga Jalan S Parman Kelurahan Jati mendapatkan piala serta uang sebesar Rp 10 juta dan terakhir Juara Harapan II adalah warga Perum Asabri Kelurahan Kanigaran mendapatkan piala serta uang Rp 7,5 juta.</p>



<p>Melihat besarnya partisipasi masyarakat dibandingkan tahun lalu, Wali Kota Habib Hadi menyampaikan pujiannya kepada masyarakat dan seluruh peserta lomba lampu hias. &#8220;Sangat luar biasa untuk lomba lampu hias. Bahkan, sangat unik dan sangat aneka ragam. Ini luar biasa kreatifitasnya dan tentu ini dibanding tahun-tahun kemarin meningkat drastis. Tentunya, ini adalah progres yang bagus,” ujar Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p>Ditemui usai menerima piala bergilir dan hadiah utama lomba lampu hias, Ketua RT 1 RW 3 Jalan Sunan Muria Kelurahan Kebonsari Wetan, Ratno Setiawan, tidak mengira lingkungannya bisa mendapatkan Juara I. Meskipun, untuk meraih itu selama empat bulan, warga bersama-sama berusaha menampilkan yang bagus.</p>



<p>“Proses tidak menghianati hasil. Sampai malam ini saya juga tidak percaya, kalau kita Juara I. Alhamdulillah bisa sesuai harapan,” terang Ratno. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri Pedagang Cilok di Jember Diduga Bunuh Dua Buah Hati? Sang Ibu Akhiri Hidup dengan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/istri-pedagang-cilok-di-jember-diduga-bunuh-dua-buah-hati-sang-ibu-akhiri-hidup-dengan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[cilok]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191171</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00. Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00.</p>



<p>Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. Kedua anak tidak berdosa tersebut, ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar. Sedangkan ibu korban sendiri, ditemukan dalam kondisi meninggal dengan kondisi gantung diri.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, peristiwa tragis ini diketahui setelah Agus Riyadi, suami Husnul Khotimah, pulang kerja dari berdagang cilok di depan RS Soebandi. Saksi atau orang tua kedua bocah, curiga saat rumah dalam keadaan sepi. Ketika pintu rumah diketuk, tidak ada satupun anggota keluarganya yang merespon dari dalam rumah. Setelah agak lama menunggu, anak keduanya, RKZ, berumur 6 tahun, keluar dari kamar dan membuka pintu.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>&#8220;Anak Pak Agus itu ada tiga. LA yang meninggal itu anak pertama dan AV yang Balita usia 8 bulan itu anak ketiga. Sementara RKZ adalah anak kedua,&#8221; kata seorang warga yang enggan disebut namanya.</p>



<p>Usai pintu dibuka, Agus pun tanpa curiga langsung masuk. Ketika masuk itulah, didapati sang istri meninggal dengan kondisi gantung diri. Kemudian, Agus makin syok saat melihat dua anaknya yakni LA dan AV kondisinya mengenaskan, karena tidak bernyawa di dalam kamarnya.</p>



<p>“Kedua anak korban, LA dan AVS ini meninggal dunia terlentang di atas kasur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Usai mendapati istri dan anaknya dalam kondisi tidak bernyawa, Agus pun langsung berteriak histeris dan minta pertolongan ke warga. Saat itu juga, warga pun berdatangan dan ada pula yang melaporkan ke Polsek Patrang hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Patrang, Aiptu Sutaryoto, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Hanya saja, untuk kronologi lengkapnya bisa konfirmasi ke Kapolsek Patrang, AKP Hery Supadmo.</p>



<p>&#8220;Saya sekarang masih di rumah sakit. Untuk keterangan lengkapnya, bisa hubungi Pak Kapolsek,&#8221; jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini ketiga jenazah anggota keluarga Agus, sedang menjalani proses otopsi di RSD Soebandi. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191171</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
