<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>akhirnya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/akhirnya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2026 18:39:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>akhirnya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih</link>
					<comments>https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[templek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230643</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sumur bor di Dusun Templek, Kabupaten Kediri, yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kini mulai mengeluarkan air bersih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter, Senin (02/03/2026) tadi. Keberhasilan keluarnya air bersih dari sumur bor tersebut, menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan kualitas air. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sumur bor di Dusun Templek, Kabupaten Kediri, yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kini mulai mengeluarkan air bersih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter, Senin (02/03/2026) tadi.</p>



<p>Keberhasilan keluarnya air bersih dari sumur bor tersebut, menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan kualitas air. Pelaksanaan program ini, merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri.</p>



<p>Kepala Dusun Templek, Asik, mengatakan lokasi pembangunan sumur bor sebelumnya merupakan sumur lama peninggalan warga yang sudah puluhan tahun tidak dimanfaatkan. &#8220;Dahulu ini sumur tua peninggalan Mbah Wo. Sumur ini sudah lama tidak dipakai dan tempatnya sempat rimbun serta sempat dijadikan tempat pembuangan sampah,&#8221; kata Asik.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, sumur lama tersebut hanya memiliki kedalaman sekitar 6 hingga 8 meter. Sehingga, menjadikan kualitas air yang dihasilkan kurang baik. Selain itu, kondisi lingkungan sekitar yang pernah dipenuhi timbunan sampah serta kedekatan sumber air dengan sanitasi rumah tangga membuat air yang digunakan masyarakat sering keruh dan berbau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui Program TMMD, sumur tersebut kemudian dibor lebih dalam hingga mencapai sekitar 100 meter. Dari kedalaman tersebut, air yang keluar tampak lebih jernih dan diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik untuk kebutuhan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sekarang airnya sudah keluar dan terlihat lebih bersih. Harapannya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski demikian, proses pengerjaan sumur bor tersebut hingga kini masih terus berlangsung dan diperkirakan telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen. Keberadaan sumur bor ini juga disambut antusias oleh warga. Banyak masyarakat yang datang melihat langsung proses pembangunan hingga keluarnya air dari sumur tersebut.</p>



<p>Sementara itu, warga setempat, Very Anggun, mengatakan keberadaan sumur bor tersebut memberi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. &#8220;Airnya sekarang terlihat jernih. Semoga bisa membantu kebutuhan warga sehari-hari,&#8221; kata Very.</p>



<p>Dengan mulai mengalirnya air bersih dari sumur bor tersebut, warga berharap persoalan ketersediaan air yang selama ini mereka alami dapat segera teratasi. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terkendala Keluarga, Bocah Kelas 1 SD Akhirnya Bisa Kembali Sekolah Usai Ketemu Bupati Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/terkendala-keluarga-bocah-kelas-1-sd-akhirnya-bisa-kembali-sekolah-usai-ketemu-bupati-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[ketemu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[terkendala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226013</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sehari setelah bertemu dengan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, seorang bocah bernama berinisial RR, sudah mulai kembali bersekolah di SDN Kawedusan 1, Kecamatan Plosoklaten. Di hari pertama sekolahnya, RR terlihat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya yang baru. RR sendiri, yang mengenakan seragam pemberian Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito, red) langsung mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sehari setelah bertemu dengan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, seorang bocah bernama berinisial RR, sudah mulai kembali bersekolah di SDN Kawedusan 1, Kecamatan Plosoklaten.</p>



<p>Di hari pertama sekolahnya, RR terlihat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya yang baru. RR sendiri, yang mengenakan seragam pemberian Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito, red) langsung mengikuti kegiatan belajar seperti kebanyakan siswa lain.</p>



<p>Wali Kelas 1, Fitri Nur&#8217;Aini, mengatakan bahwa RR (inisial, red) terbilang cepat dalam membaca meski sudah beberapa waktu tidak masuk sekolah. Begitu juga, dalam kemampuan untuk menulis.</p>



<p>Fitri menilai, tidak ada kendala yang dialami oleh bocah berusia 8 tahun tersebut. &#8220;RR masih bisa menulis walaupun masih sedikit kaku,&#8221; terang Fitri, Selasa (16/09/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, tidak perlu banyak waktu bagi RR, untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan kegiatan sekolah. Saat jam istirahat misalnya, RR langsung bermain bersama teman-teman yang baru dan juga menuju ke kantin bersama untuk hanya sekadar membeli jajanan.</p>



<p>Saat senam pagi, tambah Fitri, RR juga bersemangat dan ceria. Hal ini membuat dirinya sebagai wali kelas, tidak memiliki kendala sedikit pun untuk mendidik anak yang sekarang tinggal bersama tetangganya ini.</p>



<p>&#8220;Tanpa malu RR langsung bisa bersosialisasi (dengan siswa lain),&#8221; jelas Fitri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>RR sendiri saat ditanya, juga mengaku bersyukur bisa kembali bersekolah. Menurutnya, dengan kembali bersekolah dirinya bisa kembali melanjutkan kemampuan membaca dan menulisnya.</p>



<p>&#8220;Tadi diajari menulis, lumayan bisa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, Mas Dhito menemui RR di tempat tetangganya, Mujiastuti dan Siswanto. Pasangan suami istri tersebut, dititipi RR oleh sang ayah sejak 5 bulan yang lalu. Orang tua RR sendiri dikabarkan telah berpisah. Ayahnya menjadi driver truk, sedang ibunya berada di Bandung.</p>



<p>Mujiastuti dan Siswanto, pun mengaku terkendala untuk menyekolahkan RR, karena anak ini tak memiliki identitas akta kelahiran. Setelah mendengar kabar ini, Mas Dhito langsung ke lokasi, Senin (15/09/2025) kemarin. Mas Dhito kemudian memfasilitasi supaya RR dapat kembali bersekolah.</p>



<p>Saat bertemu, Mas Dhito saat itu juga mengajak RR berkomunikasi hingga diperoleh pengakuan bahwa anak tersebut dahulunya pernah sekolah dan duduk di kelas 1 SD. Namun, baru masuk dua pekan, anak ini tidak melanjutkan sekolah.</p>



<p>“Usianya 8 tahun, terakhir SD kelas 1. Karenanya, mulai besok sudah kita siapkan sekolah lagi di SD terdekat,” kata Mas Dhito. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Takmir Masjid Nurul Hikmah Pamekasan Akhirnya Laporkan Pria Berpeci yang Diduga Curi Uang Amal</title>
		<link>https://memontum.com/takmir-masjid-nurul-hikmah-pamekasan-akhirnya-laporkan-pria-berpeci-yang-diduga-curi-uang-amal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[berpeci]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[laporkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[takmir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Aksi dugaan pencurian uang kotak amal Masjid Nurul Hikmah di Dusun Panjaling, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, akhirnya dilaporkan ke Polsek Tamberu, Sabtu (20/01/2024) sore. Pengurus takmir Masjid, Haeruddin, mengatakan bahwa pihak takmir memilih melapor ke polisi, agar terduga pelaku segera ditemukan dan tidak terjadi kejadian serupa. &#8220;Kami melaporkan kemarin sore [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Aksi dugaan pencurian uang kotak amal Masjid Nurul Hikmah di Dusun Panjaling, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, akhirnya dilaporkan ke Polsek Tamberu, Sabtu (20/01/2024) sore. Pengurus takmir Masjid, Haeruddin, mengatakan bahwa pihak takmir memilih melapor ke polisi, agar terduga pelaku segera ditemukan dan tidak terjadi kejadian serupa.</p>



<p>&#8220;Kami melaporkan kemarin sore dan salinan rekaman CCTVnya sudah kami berikan ke pihak Polsek,&#8221; ujarnya, Minggu (21/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Haeruddin berharap, pelaku segera ditemukan supaya ada efek jera dan tidak meresahkan warga sekitar. Apalagi, kejadian yang menimpa Masjid Nurul Hikmah tidak hanya satu kali.</p>



<p>&#8220;Dahulu sempat kehilangan juga, hanya saja tidak kami laporkan. Kami berharap pelaku ditemukan supaya tidak terulang kembali,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Tamberu, AKP Muh Syaiful Bahri, membenarkan pelaporan tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Memang benar, yang bersangkutan melaporkan kejadian pencurian tersebut sore kemarin di Polsek Tamberu. Untuk sementara, kami lakukan penyelidikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pria berkaos merah, berpeci dan memakai sarung warna putih garis hitam, diduga melancarkan aksinya dengan mengambil uang kotak amal Masjid Nurul Hikmah, Selasa (16/01/2024) pukul 13.30. Kejadian tersebut, diketahui setelah takmir merasa curiga dan melakukan pengecekan rekaman kamera CCTV masjid. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Tlekung Akhirnya Restui Pengoperasional TPA</title>
		<link>https://memontum.com/warga-desa-tlekung-akhirnya-restui-pengoperasional-tpa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[pengoperasional]]></category>
		<category><![CDATA[restui]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya merestui kembali difungsikannya TPA Tlekung. Keputusan tersebut diambil, setelah adanya pertemuan antara Pemkot Batu dengan Pemerintah Desa Tlekung serta perwakilan warga Desa Tlekung, di Ruang Rupatama, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (09/01/2024) malam. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya merestui kembali difungsikannya TPA Tlekung. Keputusan tersebut diambil, setelah adanya pertemuan antara Pemkot Batu dengan Pemerintah Desa Tlekung serta perwakilan warga Desa Tlekung, di Ruang Rupatama, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (09/01/2024) malam.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa Pemkot Batu telah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Desa Tlekung. Dalam pertemuan itu, telah mencapai keputusan bersama yaitu mengenai dibukanya kembali TPA Tlekung.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa sejak 9 Januari 2024 malam, TPA Tlekung resmi dibuka. Dan, mekanisme baru di TPA Tlekung adalah sebagai tempat pemrosesan akhir. Jadi, bukan tempat pembuangan akhir sampah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Tlekung, yang bersedia membuka kembali TPA Tlekung. Dan, akhirnya permasalahan pembukaan kembali TPA Tlekung, dinyatakan tuntas. Sekali lagi, kami sampaikan bahwa TPA Tlekung bukan tempat pembuangan akhir sampah tetapi tempat pemrosesan akhir sampah,&#8221; terangnya, saat berada di Gedung DPRD Kota Batu, Rabu (10/01/2024) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa tiga mesin incinerator di TPA Tlekung diprioritaskan untuk mengolah sampah yang sudah ada, residu sampah yang zero waste dan pengolahan sampah khusus warga Tlekung. Dengan demikian, tidak ada penambahan volume sampah, pencemaran air dan juga bau.</p>



<p>Untuk itu, ujar Pj Wali Kota Aries, dirinya meminta kerja sama semua pihak. Termasuk, warga Desa Tlekung untuk bersama-sama menangani sampah.</p>



<p>&#8220;Pemerintah berupaya agar pengelolaan sampah perkotaan tertangani dengan baik. Tidak ada niatan sedikitpun, untuk merugikan warga Tlekung. Mari kita bersama-sama melakukan langkah-langkah yang terpadu agar kota ini bersih dan nyaman dan TPA Tlekung merupakan obyek vital yang harus kita jaga bersama,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Tlekung, Sumardi, berharap pemerintah konsisten untuk tidak lagi menambah volume sampah di TPA Tlekung. &#8220;Kami berkeinginan agar segera disusun pedoman tata kelola sampah Kota Batu yang nantinya akan disosialisasikan kepada warga,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Kebakaran Malang Plaza Akhirnya Mulai Tempati Lahan Sarinah</title>
		<link>https://memontum.com/korban-kebakaran-malang-plaza-akhirnya-mulai-tempati-lahan-sarinah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mulai]]></category>
		<category><![CDATA[plaza,]]></category>
		<category><![CDATA[sarinah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tempati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193567</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Korban kebakaran Malang Plaza akhirnya sudah bisa melakukan aktivitas jual beli handphone (HP) di tempat baru, yaitu di Mal Sarinah, setelah dilakukan soft opening. Acara tersebut, dimulai dengan diawali pemotongan tumpeng di Mal Sarinah Lantai 2 Kota Malang, Selasa (18/07/2023) tadi. Kuasa Hukum Manajemen Malang Plaza, Solehoddin, menyampaikan bahwa dengan dilakukannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Korban kebakaran Malang Plaza akhirnya sudah bisa melakukan aktivitas jual beli handphone (HP) di tempat baru, yaitu di Mal Sarinah, setelah dilakukan soft opening. Acara tersebut, dimulai dengan diawali pemotongan tumpeng di Mal Sarinah Lantai 2 Kota Malang, Selasa (18/07/2023) tadi.</p>



<p>Kuasa Hukum Manajemen Malang Plaza, Solehoddin, menyampaikan bahwa dengan dilakukannya soft launching tersebut juga mengenalkan pada masyarakat Kota Malang, dengan hadirnya pusat jual beli HP di Mal tersebut. &#8220;Sekarang pengenalan dari tenant-tenant yang menempati di Mal Sarinah Kota Malang ini dan alhamdulillah hampir 99 persen sudah selesai. Ini juga dari hasil undian yang sudah kami lakukan kemarin. Namun, memang masih perlu adanya beberapa perbaikan-perbaikan,” ujar Solehoddin.</p>



<p>Kemudian, paparnya, untuk jumlah tenan sendiri yang disediakan ada 100 tenan. Namun, saat ini keterisiannya hanya sekitar 70 tenan. Itu, diberikan secara gratis selama empat bulan ke depan dan selanjutnya dari penyewa yang akan melakukan pembayaran secara individu kepada manajemen Mal Sarinah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Jadi, ini nanti terhitung mulai grand opening yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat ini juga. Empat bulan gratis, selanjutnya mereka sendiri yang melanjutkan,” tambahnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai kendala yang dialami, sehingga menyebabkan tertundanya relokasi, pihaknya menyampaikan jika banyak persyaratan yang harus disiapkan oleh pihak Mal. Sehingga, pihaknya juga harus mengikuti syarat-syarat tersebut.</p>



<p>“Jadi banyak persyaratan yang diambil oleh pihak Mal Sarinah ini. Seperti standarisasi kaca, tempat jual belinya, kabel, listrik, itu yang menjadi kendala. Sehingga, kami juga mengikuti syarat-syarat yang diikuti oleh pihak sarinah,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Koordinator Pedagang Malang Plaza, Fathkul Azis, mengatakan rasa syukurnya karena sudah bisa melakukan transaksi jual beli HP, walaupun di tempat baru. Sehingga, dirinya berharap di tempat tersebut bisa lebih baik dari sebelumnya.</p>



<p>“Alhamdulillah, apapun itu kita harus terima. Yang jelas ini lahan baru bagi kita, mau tidak mau ya harus dilakukan dengan niat. Memang kekurangan itu pasti ada, tetapi mudah-mudahan kedepannya lebih baik dari yang kemarin,” kata Azis.</p>



<p>Untuk ukuran tenan yang dipergunakan jual beli HP di lokasi tersebut, menurut Azis sama semua, yakni kurang lebih sepanjang dua meter. Namun, ada lima tenant berbeda ukuran dengan lainnya. Itu karena, diperuntukkan untuk penjual aksesoris dan spaperpart HP.</p>



<p>“Kalau yang besar untuk aksesoris aja, karena kalau aksesoris itu butuh yang besar. Kalau untuk HP sama aja,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, mengenai tarif sewa yang harus dibayarkan usai diberikan gratis selama empat bulan, yaitu bermacam-macam mulai Rp 1,2 juta, Rp 2,2 juta hingga Rp 3,5 perbulannya. Dengan adanya tarif tersebut, pihaknya tidak merasa keberatan.</p>



<p>“Kami sudah bisa menerima, karena memang variatif. Mungkin bagi yang Lantai I di Malang Plaza, dahulu sudah terbiasa bayar segitu, karena dulu pakai roling door. Bisa dikatakan kalau dari pengeluaran murah. Tapi kalau yang diatas kan biasanya murah, disini mungkin agak lebih mahal perbandingannya,” lanjutnya.</p>



<p>Namun, Azis mengeluhkan jika di Mal tersebut, tarif parkir cukup mahal dan lahan parkir yang ada juga cukup sedikit. Sehingga, pihaknya berharap ke depan nanti manajemen Mal Sarinah bisa menambah lahan parkir dan memberikan harga khusus bagi pemilik tenan.</p>



<p>“Parkirnya terlalu sedikit, jadi kami mengusahakan negosiasi khusus pemilik tenan dan krunya. Kami minta yang di trotoar itu tapi masih belum tahu boleh atau tidak. Karena, kalau masuk di Sarinah semua kasian pengunjungnya dan ada harga khusus nanti, apalagi untuk jangka panjang,” imbuh Azis. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193567</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
