<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Aksi di DPRD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/aksi-di-dprd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Aug 2021 14:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Aksi di DPRD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Anggaran Covid-19, BEM Gelar Aksi di DPRD Sumenep</title>
		<link>https://memontum.com/pertanyakan-transparansi-pengelolaan-anggaran-covid-19-bem-gelar-aksi-di-dprd-sumenep</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 14:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi di DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[BEM]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150535</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Aksi demonstrasi dilakukan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Kamis (12/08). Aksi tersebut sebagai bentuk protes mahasiswa kepada pemerintah terkait penanganan Covid-19 di Sumenep. Dalam orasinya, Nur Hayat, selaku orator mahasiswa menilai kinerja Satgas Covid-19 tidak serius dalam tugasnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Aksi demonstrasi dilakukan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Kamis (12/08). Aksi tersebut sebagai bentuk protes mahasiswa kepada pemerintah terkait penanganan Covid-19 di Sumenep.</p>



<p>Dalam orasinya, Nur Hayat, selaku orator mahasiswa menilai kinerja Satgas Covid-19 tidak serius dalam tugasnya. Dia mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran. &#8220;Berapa keseluruhan anggaran penanganan Covid-19 di Sumenep. Data konkret realisasi dana Covid-19 dimana?&#8221; tanya Hayat dalam orasinya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>Bahkan, karena tidak pernah ada laporan pertanggungjawaban dari instansi terkait, mahasiswa menuding ada indikasi penyalahgunaan anggaran penanganan Covid-19. &#8220;Sampai saat ini, tidak pernah ada laporan pertanggungjawaban dari instansi terkait. Hasil investigasi kami, ada indikasi terjadi penyimpangan penggunaan anggaran,&#8221; jelas Nur Hayat.</p>



<p>Lebih lanjut, mahasiswa menuntut Satgas Covid-19 di Kabupaten Sumenep agar dievaluasi. Hal tersebut karena anggaran Covid-19 yang sangat besar tidak jelas penggunaannya. &#8220;Anggaran Covid-19 sedemikian besar, tapi tidak jelas penggunaannya. Serapan anggarannya pun tidak maksimal. Satgas Covid-19 di Sumenep ini harus dievaluasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebelum berorasi di depan gedung DPRD, massa juga berorasi di depan Kantor Pemkab Sumenep dengan tuntutan yang sama. Namun, karena tidak ditemui oleh Bupati, mereka melanjutkan orasi ke Gedung DPRD. &#8220;Sebelumnya kami sudah berorasi di Kantor Pemkab Sumenep. Karena bertepuk sebelah tangan, kami melanjutkan aksi ke DPRD,&#8221; ucap orator.</p>



<p>Massa aksi akhirnya membubarkan diri karena tidak ditemui oleh anggota dewan. Sebelum membubarkan diri, mereka mengancam akan melakukan demo lanjutan dengan peserta aksi yang lebih banyak.</p>



<p>Sementara itu, Tim Satgas Covid-19, Abd Rahman Riadi, saat menemui massa aksi menyampaikan&nbsp; keseriusan tim satgas Covid-19 dalam penanganan virus tersebur. Salah satu bukti keseriusan Satgas Covid-19, adalah keberhasilannya menurunkan kabupaten Sumenep dari level 4 menjadi level 3.</p>



<p>Terkait dengan transparansi anggaran, Rahman menyampaikan, dari total alokasi sebesar Rp 56 milyar, baru terserap sekitar Rp 7,6 milyar. Namun, pihaknya tidak dapat menjelaskan rincian penggunaan anggaran Covid-19 itu. Sebab laporan realisasi serapan anggaran, baru bisa disampaikan ketika sudah selesai.</p>



<p>&#8220;Dari pagu anggaran Rp 56 milyar, baru digunakan Rp 7,6 milyar. Ini masih proses on going. Kita tidak tahu Satgas Covid-19 ini penanganan pandemi Covid-19 di tahun kedua 2021 berapa lama?&#8221; ujar Riadi. <strong>(roz/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150535</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
