<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>akuarium &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/akuarium/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jul 2025 13:35:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>akuarium &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ikan Koi di Taman Adipura Mati, DLH Kota Malang Evaluasi Sistem Akuarium</title>
		<link>https://memontum.com/ikan-koi-di-taman-adipura-mati-dlh-kota-malang-evaluasi-sistem-akuarium</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adipura]]></category>
		<category><![CDATA[akuarium]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Insiden matinya enam ikan koi di akuarium Taman Adipura, pada Minggu (06/07/2025) lalu, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh. Kejadian itu, disinyalir akibat gangguan teknis berupa matinya aliran listrik sehingga aerator tidak berfungsi optimal. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa matinya aliran listrik berdampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Insiden matinya enam ikan koi di akuarium Taman Adipura, pada Minggu (06/07/2025) lalu, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh. Kejadian itu, disinyalir akibat gangguan teknis berupa matinya aliran listrik sehingga aerator tidak berfungsi optimal.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa matinya aliran listrik berdampak pada terganggunya pasokan oksigen dalam akuarium. Sehingga mengakibatkan ikan-ikan mati.</p>



<p>&#8220;Hari Minggu kami dapat laporan di lapangan bahwa banyak ikan koi mati di dalam akuarium. Saat ini kami sedang memperbaiki, menguras dan memperbarui akuariumnya. Kami juga mengecek rekaman CCTV dan masih berpikir positif, ini masalah teknis. Tapi kalau ada indikasi lain dari rekaman CCTV, tentu akan kami tindaklanjuti,” jelas Rahman, Selasa (08/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa DLH Kota Malang juga membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pihak terkait. Itu dilakukan, untuk menentukan jenis ikan pengganti yang akan ditempatkan di akuarium tersebut.</p>



<p>&#8220;Supaya tidak salah penanganan ke depan, kami siap menerima masukan. Jangan yang mahal-mahal, tapi tetap layak dan sesuai untuk outdoor,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, sebelumnya DLH Kota Malang juga telah melakukan konsultasi pada tenaga ahli mengenai desain dan penempatan akuarium tersebut. Tentunya, juga termasuk risiko penempatan di area terbuka. Namun ke depan, sistem perawatan akan lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.</p>



<p>&#8220;Sebetulnya secara maintenance tidak terlalu berlebihan. Namun, tidak terlalu intens sekali, artinya itu sebagaimana fungsi dan layaknya akuarium yang penempatannya ada di outdoor sesuai peruntukannya yang dilakukan oleh tenaga ahli,&#8221; imbuh Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ulah Orang Tak Bertanggungjawab, Ikan Koi di Akuarium Megatank Taman Tugu Adipura Kota Malang Mati</title>
		<link>https://memontum.com/ulah-orang-tak-bertanggungjawab-ikan-koi-di-akuarium-megatank-taman-tugu-adipura-kota-malang-mati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adipura]]></category>
		<category><![CDATA[akuarium]]></category>
		<category><![CDATA[bertanggungjawab]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[megatank]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205389</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Viral di sosial media, bahwa Akuarium Megatank yang berada di Taman Tugu Adipura Kencana, Jalan Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang berisikan Ikan Koi ditemukan banyak yang mati, Jumat, (15/03/2024) kemarin. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, diketahui bahwa kematian sejumlah Koi disebabkan karena adanya oknum yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Viral di sosial media, bahwa Akuarium Megatank yang berada di Taman Tugu Adipura Kencana, Jalan Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang berisikan Ikan Koi ditemukan banyak yang mati, Jumat, (15/03/2024) kemarin. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, diketahui bahwa kematian sejumlah Koi disebabkan karena adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, yang memasukkan Ikan Lele ke dalam akuarium tersebut.</p>



<p>“Kami menyayangkan adanya tindakan oknum yang tak bertanggung jawab seperti itu. Karena, akuarium Ikan Koi itu dimasuki Ikan Lele. Kami tidak tahu, siapa orang yang telah menyebabkan kejadian itu,” kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Sabtu (16/03/2024) tadi.</p>



<p>Dengan adanya peristiwa tersebut, tim DLH Kota Malang langsung melakukan pembersihan dan pengurasan kolam. Serta, normalisasi sirkulasi akuarium. Hal itu dilakukan, agar beberapa Ikan Koi yang masih hidup, bisa terselamatkan.</p>



<p>“Yang mati itu ada delapan dan masih hidup sisa tujuh. Setelah kejadian itu, akuarium langsung disterilkan biar ikan yang masih hidup itu bisa dimasukkan kembali,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat terjadi peristiwa itu, Laode mengimbau kepada masyarakat, agar turut menjaga keberadaan Akuarium Megatank. Sebab, akuarium itu juga salah satu bagian untuk mempercantik dan memperindah Kota Malang.</p>



<p>“Akuarium ini merupakan bagian dari keindahan kota dan itu milik kita bersama. Mari kita saling menjaga, agar tidak terjadi lagi kejadian yang merusak keindahan tersebut,” imbuh Laode.</p>



<p>Saat tim Memontum.com meninjau lokasi Akuarium Megatank, nampak beberapa petugas masih melakukan pembenahan akuarium tersebut. Salah satu koordinator akuarium, Abas, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan sterilisasi dan itu membutuhkan waktu kurang lebih satu sampai dua hari.</p>



<p>“Iya, ini masih dilakukan sterilisasi dan beberapa Ikan Koi yang mati, itu karena diserang oleh Ikan Lele. Karena, dibagikan tubuh ikan ditemukan luka di tubuh ikan koi,” ujar Abas. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205389</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
