<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Al Hikam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/al-hikam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jul 2020 10:49:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Al Hikam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Era Pendidikan New Normal, Saatnya Melek Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/era-pendidikan-new-normal-saatnya-melek-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 10:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hikam]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118270-era-pendidikan-new-normal-saatnya-melek-teknologi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Kuliyyatul Qur’an (STKQ) Depok dan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (3/7/2020) menggelar webinar nasional. Temanya tentang pendidikan di era New Normal. Bagaimana cara para pemimpin dan murid untuk mengatasi perubahan cara ataupun sistem di pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Kuliyyatul Qur’an (STKQ) Depok dan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (3/7/2020) menggelar webinar nasional. Temanya tentang pendidikan di era New Normal. Bagaimana cara para pemimpin dan murid untuk mengatasi perubahan cara ataupun sistem di pendidikan sekarang pasca Covid 19.</p>
<p>Di era New Normal ini, banyak hal berubah sangat cepat dan masyarakat harus bisa beradaptasi. Khususnya dalam dunia pendidikan.</p>
<div id="attachment_118272" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118272" decoding="async" class="size-full wp-image-118272" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Moderator Zaedun, sedang memberikan arahan terkait paparan" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0100-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118272" class="wp-caption-text">Moderator Zaedun, sedang memberikan arahan terkait paparan</p></div>
<p>&#8220;Pandemi Covid 19 ini yang belum dapat diprediksi kapan tepatnya berakhir. Kita sudah harus bisa mempersiapkan, terlebih dalam pendidikan. Di masa pandemi ini, pasti juga ada hikmahnya seperti menyadarkan tentang esensi bahwa pendidikan itu belajar dimanapun dan kapanpun. Terlebih bahwa rumah juga adalah sarana belajar yang baik sehingga institusi keluarga jadi lebih solid,&#8221; ujar Dr Mufarrihul Hazin, MPd.</p>
<p>Dr Mufarrihul Hazin MPd, selaku dosen pasca sarjana Al-Hikam juga memaparkan, di masa pandemi ini, bisa mengantarkan dunia pendidikan memasuki era revolusi industri 4.0, digitalisasi pendidikan. Membangun pendidikan yang harus melek teknologi di masa pandemi ini sangat penting.</p>
<p>Dimana teknologi sekarang sangatlah berpengaruh dalam menjalankan aktifitas apapun khususnya pendidikan. Beberapa konteks yang dapat dibangun kepada masyarakat akan berkembangnya digital atau teknologi ini bisa membantu pendidikan lebih kreatif dan dapat belajar lebih cepat.</p>
<p>&#8220;Kita membagi beberapa aspek di dalam pendidikan ketika teknologi semakin berkembang menjadi lebih mudah. Mulai dari konteks, sosial, emosional hingga fisik,&#8221; ujar Dr Zahrotun Nihayah.</p>
<div id="attachment_118271" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118271" decoding="async" class="size-full wp-image-118271" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0101-copy.jpg?resize=740%2C403&#038;ssl=1" alt="Acara webinar nasional yang bertema pendidikan di era new normal yang di ikuti oleh seluruh Indonesia" width="740" height="403" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0101-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0101-copy.jpg?resize=300%2C163&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0101-copy.jpg?resize=600%2C326&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0101-copy.jpg?resize=200%2C109&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118271" class="wp-caption-text">Acara webinar nasional yang bertema pendidikan di era new normal yang di ikuti oleh seluruh Indonesia</p></div>
<p>Perubahan cara dalam pendidikan ini bisa membantu pelajar lebih kreatif lagi dan dapat membangun emosional dan kerja tim dalam kondisi apapun. Hal yang lebih penting lagi yang akan dikembangkan yaitu minat, bakat dan juga memerdekakan proses belajar.</p>
<p>&#8220;Selain dari pelajar penting juga bagi guru yang menjadi pengajar dalam proses pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi secara berkelanjutan. Disitu kami juga akan memberikan jaminan peningkatan tersebut,&#8221; tutupnya.<strong> (mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Kunjungi Pesantren Al Hikam, Minta Doa Santri Agar Covid-19 Hilang dari Bumi</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-kunjungi-pesantren-al-hikam-minta-doa-santri-agar-covid-19-hilang-dari-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2020 06:04:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hikam]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gubernur Jawa Timur (Jatim) Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi, Kamis (18/6/2020) pukul 17.00, kunjungi Pesantren Al Hikam di Jl Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kedatangannya meninjau secara langsung proses rapid test Pemprov yang diadakan di Pesantren Al Hikam. Dalam sambutannya di depan Nyai Hj Muttomimmah, istri almarhum KH Hasyim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Gubernur Jawa Timur (Jatim) Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi, Kamis (18/6/2020) pukul 17.00, kunjungi Pesantren Al Hikam di Jl Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kedatangannya meninjau secara langsung proses rapid test Pemprov yang diadakan di Pesantren Al Hikam.</p>
<p>Dalam sambutannya di depan Nyai Hj Muttomimmah, istri almarhum KH Hasyim Muzadi, para pengasuh dan santri Pesantren Al Hikam, meminta secara langsung tambahan doa agar Covid -19, hilang dari muka bumi.</p>
<p>&#8220;Mari bersama-sama, melalui para pengasuh dan santri di pesantren, nyuwun tambah satu doa kagem bangsa Indonesia, masyarakat Jawa Timur. Doanya global untuk seluruh dunia. Karena jika Covid-19 hanya berhenti di Jatim masih ada transportasi publik yang mungkin menjadi transmisi baru. Begitu juga kalau Covid-19 hilang dari Indonesia, pesawat dari luar negeri datang bisa jadi transmisi baru lagi,&#8221; ujar Khofifah.</p>
<p>Karena Covid-19 penyebarannya luar biasa, maka perlu adanya ikhtiar dan doa yang luar biasa. &#8220;Ikhtiarnya harus luar biasa begitu juga dengan doa harua luar biasa. Doa nya ada di pesantren-pesantren. Nyuwun sambung doa bu Nyai, seluruh pengasuh dan santri Al Hikam. Semoga Allah SWT mengangkat Covid -19 dari Jawa Timur, Indonesia dari bumi ini supaya kita bisa kembali melakukan aktifitas lebih leluasa dan normal,&#8221; ujar Khofifah dalam sambutannya.</p>
<p>Usai meninjau berjalannya rapid test, Khofifah mengatakan bahwa saat ini sudah ada Covid-19 Hunter yang berkeliling di 12 Kota-Kabupaten di Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Tim ini ada dokter dan perawat membawa rapid test, swab test. Saat ini sudah berkeliling di 12 Kabupaten/Kota. Jika ditemukan rapid test reaktif dan swabnya positif, harus segera dirujuk ke rumah sakit,&#8221; ujar Khofifah.</p>
<p>Pengasuh Ponpes Al Hikam Malang M Nafi&#8217; mengatakam, saat ini ada 100 santri dan keluarga Ponpes Al Hikam yang jalani rapid test.</p>
<p>&#8220;Saat ini sebagaian santri masih di rumahnya masing-masing. Rapid test ini untuk santri yang tidak pulang dengan keluarga Al Hikam. Rapid test ini difasilitasi pemerintah secara gratis. Kalau di Pesantren Al Hikam ada 400 santri. Nantinya rapid test nya bertahap.</p>
<p>&#8220;Nantinya kalau anak-anak datang, bertahap dilakukan rapid. Keadaan ini dinamis. Kita komitmen sehati-hati mungkin sesuai panduan new normal,&#8221; ujar M Nafi&#8217;.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pon Pes Al Hikam Berduka, Alia Pulang Menangis</title>
		<link>https://memontum.com/pon-pes-al-hikam-berduka-alia-pulang-menangis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 12:20:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hikam]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Hilman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102381-pon-pes-al-hikam-berduka-alia-pulang-menangis</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Ribuan pelayat memadati Pondok Pesantren Al Hikam Jl Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (18/12/2019) siang. Mereka berdatangan untuk mengantarkan kepergian H Hilmam Wajdi (43) atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi, putra ketiga KH A Hasyim Muzadi. Suasana duka semakin terasa saat Alia (14) anak pertama Gus Hilman datang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Ribuan pelayat memadati Pondok Pesantren Al Hikam Jl Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (18/12/2019) siang. Mereka berdatangan untuk mengantarkan kepergian H Hilmam Wajdi (43) atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi, putra ketiga KH A Hasyim Muzadi.</p>
<p>Suasana duka semakin terasa saat Alia (14) anak pertama Gus Hilman datang di rumah duka. Gadis yang masih duduk dibangku kelas 2 MTS ini tidak kuasa menanhan tangis. Saat turun dari mobil, dia langsung memeluk kerabatnya sambil terus menangis hingga saat berjalan ke rumah duka, Alia harus dikuatkan oleh kerabatnya saat berjalan.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa Gus Hilman memiliki 4 anak, 2 perempuan dan 2 laki-laki. Alia sendiri adalah anak pertamanya. Kabarnya bahwa Gus Hilman berangkat ke Kudus pada Selasa (17/12/2019) pagi untuk mengantar Alia mondok di Pondok Tahfidh Yanbu&#8217;ul Qur&#8217;an KH M Arwani, Kudus.</p>
<p>Gus Hilman bersama santrinya M Izza Arroziq (23) warga Jl Imam Bonjol, Kabuoaten Blitar dengan menggunakan mobil Inova Nopol N1261DX. Namun saat perjalanan pulang dari Kudus, tepatnya di Tol Pandaan KM 63 / A, terjadi kecelakaan, Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 03.00.</p>
<p>Mobil yang dikemudikan M Izza tersebut menabrak Truk Nisan BK 8006 DV dikemudikan Pujiarno (43) warga Desa Pendowolimo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Semula kendaraan Toyota Inova berjalan dilajur cepat dari arah Surabaya menuju ke Malang sesampainya di TKP km 63/A, diduga M Izza, lelah dan mengantuk sehingga menabrak kendaraan truck nisan yang berjalan dijalur lambat dari arah belakang. Gus Hilman mengalami luka-luka hingga wafat di RS Lawang Medika.</p>
<p>Menurut keterangan Gus Edi Hayatullah bahwa Gus Hilman berangkat pada Selasa pagi.</p>
<p>&#8220;Berangkatnya pada Selasa pagi. Gus Hilman memiliki 4 anak 2 putra dan 2 putri,&#8221; ujar Gus Edi Hayatullah, adik ipar Gus Hilman.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2663-gus-hilman-sosok-baik-hati-murah-senyum" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Gus Hilman Sosok Baik Hati Murah Senyum</a></p>
<p>Perlu diketahui bahwa Gus Hilman adalah anak ke 3 dari 6 bersaudara putra KH A Hasyim Muzadi.</p>
<p>Alia sendiri berangkat dari Kudus dan tiba di rumah duka sekitar pukul 14.00. Tentunya Gus Hilman adalah sosok yang sangat baik. Ribuan pelayat datang untuk ikut mensalatkan jenazah dan mengantar kepergian Gus Hilman. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Hilman Sosok Baik Hati Murah Senyum</title>
		<link>https://memontum.com/gus-hilman-sosok-baik-hati-murah-senyum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 12:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hikam]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Hilman]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Muzadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102375-gus-hilman-sosok-baik-hati-murah-senyum</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Al Hikam atas meninggalnya H Hilman Wajdi atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi putra ketiga KH A Hasyim Muzadi. Gus Andi meninggal karena laka lantas di Tol Pandaan Malang pada Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 03.00. Sejak pagi area Pondok Pesantren Al Hikam di Jl Jengger [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Al Hikam atas meninggalnya H Hilman Wajdi atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi putra ketiga KH A Hasyim Muzadi. Gus Andi meninggal karena laka lantas di Tol Pandaan Malang pada Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 03.00.</p>
<p>Sejak pagi area Pondok Pesantren Al Hikam di Jl Jengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang sudah dipadati ribuan pelayat. Salah satunya Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.</p>
<div id="attachment_102378" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102378" decoding="async" class="size-full wp-image-102378" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Jenazah Gus Hilman saat akan dimakamkan di area Pondok Putri Al Hikam. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102378" class="wp-caption-text">Jenazah Gus Hilman saat akan dimakamkan di area Pondok Putri Al Hikam. (gie)</p></div>
<p>Menurut KH Marzuki Mustamar, bahwa Gus Hilman adalah sosok murah senyum dan tidak ada sakit hati. &#8220;Islam itu seperti Gus Hilman, senyum dan tidak ada sakit hati. Strata sosialnya dia putra KH A Hasyim Muzadi, tapi tetap egaliter. Gus Hilman biasa main ke tempat saya, ngopi, jagongan ngumpul bersama masyarakat biasa, bergaul dengan masyarakat luas,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<p>Terakhir KH Marzuki Mustamar bertemu dengan Gus Hilman pada Minggu (15/12/2019) saat peringatan 1000 hari wafatnya KH A Hasyim Muzadi.</p>
<p>&#8220;Saat bertemu senyum, guyonan, tidak punya sakit hati. Gus Hilman memiliki tanggung jawab yang luar niasa kepada keluarga. Ini kan sebelumnya berangkat memondokan anak, tanggung jawab orang tua mendidik anak dalam pendidikan umum dan agama. Tugas sosialnya Gus Hilman bisa melepas baju elitisnya tetap bergaul dengan masyarakat luas,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<p>Di PCNU Kota Malang, Gus Hilman menjabat sebagai wakil sekertaris. &#8220;Gus Hilman tidak sombong. Meskipun putranya Mbah Hasyim, dia tidak serta merta ingin menjadi pengurus wilayah. Namun Gus Hilman merangkak dari bawah dan pisisinya sekarang sebagai wakil sekretaris PCNU Kota Malang. Bayangkan, putranya KH A Hasyim Muzadi, pintar mengaji, punya banyak pengalaman namun karena pendatang baru dia mau mau menjadi wakil sekretaris PCNU Kota Malang. Luar hiasa mentalnya dan tidak pernah mentang-mentang. Ini contoh untuk semua kader NU, hatua merangkah dari bawah. KH A Hasyim juga merangkah dari bawah. Tidak baik kalau bimsalabim nangkring di PBNU,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<div id="attachment_102377" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102377" decoding="async" class="size-full wp-image-102377" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="KH Marzuki Mustamar. (gie) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102377" class="wp-caption-text">KH Marzuki Mustamar. (gie)</p></div>
<p>Seperti halnya diceritakan oleh H Ahmad Wanedi, anggota DPRD Kota Malang. Dia mengenal baik dengan sosok Gus Hilman.</p>
<p>&#8220;Gus Hilman sahabat yang luar biasa, seperti saudara. Kami berangkat Haji bersama-sama Tahun 2011. Beliau jadi ketua rombongan. Orangnya sangat baik. Semoga keluarga besar Al-Hikam diberikan ketabahan. Kami sebagai sahabat sangat merasa kehilangan,&#8221; ujar Wanedi.</p>
<div id="attachment_102376" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102376" decoding="async" class="size-full wp-image-102376" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Suasana Pondok Pesantren Al Hikam. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102376" class="wp-caption-text">Suasana Pondok Pesantren Al Hikam. (gie)</p></div>
<p>Wanedi juga menjelaskan bahwa Gus Hilman adalah sosok yang humoris dan bergaul tidak mengenal golongan.</p>
<p>&#8220;Tidak mengenal golongan dalam bergaul. Beliau ulama harapan kita semua. Ini yangbdatang banyak sekali, menunjukan beliau dikenal disemua kalangan,&#8221; ujar Wanedi.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102375</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
