<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Alun-Alun Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/alun-alun-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2023 09:44:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Alun-Alun Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang Telan Biaya Rp 7 Miliar, Pedestrian hingga Pagar Akan Dirubah</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang-telan-biaya-rp-7-miliar-pedestrian-hingga-pagar-akan-dirubah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2023 09:44:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedestrian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, direncanakan akan berlangsung pada Maret 2023, mendatang. Revitalisasi ini, rencananya menelan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Beberapa keterangan itu, disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya. Dikatakan Rahman, jika saat ini proses revitalisasi tersebut sedang dalam proses Rencana Umum Pengadaan (RUP). Selanjutnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, direncanakan akan berlangsung pada Maret 2023, mendatang. Revitalisasi ini, rencananya menelan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Beberapa keterangan itu, disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya.</p>



<p>Dikatakan Rahman, jika saat ini proses revitalisasi tersebut sedang dalam proses Rencana Umum Pengadaan (RUP). Selanjutnya, baru melangkah pada review Detailed Engineering Design (DED) dari DPUPRPKP, yang juga sudah diterima. Sehingga, diharapkan hal itu bisa segera dilaksanakan.</p>



<p>“Kami berharap, paling lambat di Maret, kita laksanakan untuk program pembangunannya. Dengan anggaran Rp 7 miliar untuk satu kali anggaran di tahun 2023, ini bisa selesai,” kata Rahman, saat dikonfirmasi, Sabtu (14/01/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, jika nantinya pada revitalisasi tersebut pedestrian akan diperlebar. Sehingga, lebih membuat nyaman para pengunjung atau pejalan kaki. Selain itu, menurutnya juga akan ada penambahan relief Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Sukarno.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>“Iya, relief Ir Sukarno, nanti ada. Pedestrian juga dilebarkan, normalisasi saluran, perbaikan infrastruktur dan landscapeing,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan, jika pada bagian dalam Alun-Alun Tugu, akan diberikan fasilitas lain seperti air mancur atau water dancing untuk lebih mempercantik tampilan. &#8220;Dari hasil paparan kemarin, ada pergantian pagar, perbaikan di sektor kolam akan ada water dancing. Pedestrian pun diubah dari 2 meter menjadi 5 meter serta penataan khusus untuk taman,” jelas Rahman.</p>



<p>Rahman berharap, nantinya dalam pelaksanaan revitalisasi Alun-Alun Tugu tersebut, bisa rampung dalam jangka waktu enam bulan. “Harapan kami revitalisasi Alun-Alun Tugu bisa selesai dalam waktu enam bulan. Artinya kalau mulai dari bulan Maret, dan rampung semua di bulan Agustus,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Kota Malang Ciduk Dua Pasangan yang Bermesraan di Tempat Umum</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-kota-malang-ciduk-dua-pasangan-yang-bermesraan-di-tempat-umum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181377</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengawali tahun 2023, Satpol PP Kota Malang, berhasil menciduk dua pasangan kekasih yang diketahui bermesraan di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Hal tersebut, dikatakan oleh Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat. Disampaikan Rahmat, bahwa fasilitas umum atau fasilitas publik, tidak selayaknya digunakan untuk melakukan perbuatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Mengawali tahun 2023, Satpol PP Kota Malang, berhasil menciduk dua pasangan kekasih yang diketahui bermesraan di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Hal tersebut, dikatakan oleh Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat.</p>



<p>Disampaikan Rahmat, bahwa fasilitas umum atau fasilitas publik, tidak selayaknya digunakan untuk melakukan perbuatan yang tidak etis. Sebab, hal itu mengganggu kenyamanan, ketentraman dan ketertiban umum. Karena itu, dua pasangan yang telah diciduk tentunya diberikan sanksi dan wajib lapor.</p>



<p>“Alun-Alun Merdeka itukan fasilitas publik. Jadi, tidak selayaknya pasangan muda-mudi melakukan perbuatan seperti itu. Mereka kami minta membuat surat pernyataan, bersih-bersih kantor, serta toilet, dan harus wajib lapor,” ujar Rahmat, saat ditemui di Kantor Satpol PP Kota Malang, Kamis (12/01/2023) siang tadi.</p>



<p>Diterangkannya, bahwa pasangan yang telah melakukan perbuatan tidak etis itu, bukan pasangan suami istri. Melainkan, tengah melakukan pacaran. Disebutkan, jika rentang usia pasangan itu mulai dari 17 tahun hingga 25 tahun ke atas.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>“Dugaan kami memang pacaran dan bukan suami istri, muda-mudi umur 17 hingga 25 tahun ke atas. Daerah Alun-Alun Merdeka memang rawan di sore hari dan malam, itu sering kita temukan perbuatan tidak etis gitu,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, jika penindakan yang dilakukan masih dalam tahap pembinaan, sebab yang dilakukan belum sampai pada ke perbuatan pencabulan. Jika sudah sampai ke perbuatan cabul maka menurutnya bisa dilakukan yustisi, atau disidangkan.</p>



<p>“Kalau hanya berpelukan, ciuman, indikasinya kesusilaan (masih belum disidangkan). Tapi kalau udah parah, perbuatan cabul mengarah ke hubungan perkelaminan atau hubungan seksual, atau melanggar norma agama dan masyarakat, baru kita sidangkan,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk menjaga titik-titik taman di Kota Malang dari perbuatan yang tidak etis, Satpol PP Kota Malang terus melakukan patroli mulai dari pagi, siang, dan malam. Itu dilakukan mulai dari Alun-Alun Merdeka, Jalan Ijen, Jalan Veteran, dan Taman Merjosari.<strong> (rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181377</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Mulai Banjiri Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Pedagang Kecil hingga Odong-odong Raub Berkah</title>
		<link>https://memontum.com/wisatawan-mulai-banjiri-alun-alun-merdeka-kota-malang-pedagang-kecil-hingga-odong-odong-raub-berkah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180763</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antusiasme wisatawan berkunjung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, menjadi berkah tersendiri untuk transportasi Odong-odong. Maklum, wisatawan dari usia tua, muda, bahkan anak-anak yang menghabiskan waktunya bersama keluarga, tidak sedikit yang memanfaatkan waktu liburan dengan naik kendaraan hias tersebut. Pemilik odong-odong, Ahmad Yusril (24), mengaku cukup terdampak dari ramainya wisatawan berkunjung ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antusiasme wisatawan berkunjung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, menjadi berkah tersendiri untuk transportasi Odong-odong. Maklum, wisatawan dari usia tua, muda, bahkan anak-anak yang menghabiskan waktunya bersama keluarga, tidak sedikit yang memanfaatkan waktu liburan dengan naik kendaraan hias tersebut.</p>



<p>Pemilik odong-odong, Ahmad Yusril (24), mengaku cukup terdampak dari ramainya wisatawan berkunjung ke Alun-alun. Karena, tidak sedikit yang memanfaatkan dengan naik odong-odong.</p>



<p>“Alhamdulillah, kalau kondisi nggak hujan, omset sehari bisa sampai Rp 2 juta. Tetapi kalau hujan atau sepi, terkadang masih bisa Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta,” ujar Yusril.</p>



<p>Untuk rute odong-odong tersebut, Yusril mengatakan, mengelilingi Alun-alun Merdeka hingga Pasar Besar Kota Malang. Dengan jarak tempuh 1,5 kilometer, atau hanya membutuhkan waktu 15 menit. Sementara tarif yang diberikan, hanya Rp 5 ribu perorang.</p>



<p>&#8220;Kalau ramai, satu odong-odong ini bisa penuh 16 orang. Sementara untuk satu orangnya, hanya bayar Rp 5 ribu,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, salah satu pengunjung Alun-alun, Putri Ayu (32), warga Candi Panggung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Nalang, mengaku sengaja menghabiskan waktu liburnya di taman bermain Alun-Alun, karena dekat dan gratis. Di lokasi itu, juga dekat untuk kemana-mana. Mulai dari kuliner hingga dengan pusat perbelanjaan.</p>



<p>&#8220;Karena di sini gratis kalau mau bermain. Sementara tempatnya juga luas dan dekat dengan pusat perbelanjaan. Jadi, kalau mau belanja jadi lebih dekat,” ujar Ayu, Jumat (30/12/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, Alun-Alun Merdeka Kota Malang, juga menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi ketika akhir pekan. Meskipun, Alun-Alun Merdeka tersebut jauh dari tempat tinggalnya. “Anak saya suka main ke sini, karena bisa lari-larian dan ngejar-ngejar burung merpati. Kadang juga ada perpustakaan keliling, yang menyediakan tempat untuk mewarnai,” lanjutnya.</p>



<p>Seiring kepadatan wisatawan ke Alun-alun, pun berdampak bagi para pedagang kuliner hingha mainan anak-anak. Bahkan, beberapa pedagang tersebut mengaku semenjak libur sekolah, pendapatannya mengalami kenaikan yang cukup pesat. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keberadaan MPP di Alun-alun Kota Malang Dinilai Dewan Belum Optimal</title>
		<link>https://memontum.com/keberadaan-mpp-di-alun-alun-kota-malang-dinilai-dewan-belum-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2022 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mall]]></category>
		<category><![CDATA[Mall Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[MPP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178256</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, yang berada di dalam Mall Alun-Alun Kota Malang, Jalan Merdeka Timur, dinilai Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, belum optimal. Itu karena, keberadaan tempat layanan yang masih tergabung dengan salah satu pusat perbelanjaan. “Jadi, nanti MPP itu kita sarankan betul-betul menjadi layanan publik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, yang berada di dalam Mall Alun-Alun Kota Malang, Jalan Merdeka Timur, dinilai Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, belum optimal. Itu karena, keberadaan tempat layanan yang masih tergabung dengan salah satu pusat perbelanjaan.</p>



<p>“Jadi, nanti MPP itu kita sarankan betul-betul menjadi layanan publik tanpa ada pusat perbelanjaan di situ. Karena, orang yang baru masuk melihat itu, bukan mall pelayanan. Tetapi, lebih kepada pusat perbelanjaan. Sehingga, kami menyarankan untuk dioptimalkan saja untuk pelayanan. Sudah tidak ada lagi hal-hal yang lain,” ucap Made, Sabtu (12/11/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya juga memandang, apabila diukur secara ekonomis, adanya pusat perbelanjaan di lokasi tersebut tidak secara signifikan mendongkrak PAD Kota Malang. Sehingga rencana kebijakan tersebut dinilai sangat pro Rakyat.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>“Apabila itu dapat direalisasikan, maka seluruh instansi yang ada di Kota Malang yang berkaitan dengan pelayanan dapat diakomodir di dalam MPP tersebut,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, untuk rencana tersebut juga sembari melihat perjanjian kerjasama antara Ramayana dengan Pemerintah Kota Malang. Berdasarkan pengakuannya, pihak ketiga dalam menyewa lokasi tersebut hanya berlaku selama dua tahun.</p>



<p>“Sudah kita wacanakan dan kita nanti lihat perjanjian kerjasamanya selesai kapan. Tapi maksimal kan lima tahun, kemarin ada perjanjian hanya dua tahun kalau tidak salah. Dimana pertahunnya Rp 600 juta,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178256</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang dan DPRD Kaji Ulang Rencana Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-dan-dprd-kaji-ulang-rencana-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 12:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan DPRD Kota Malang, masih belum bisa memastikan terkait rencana revitalisasi pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang. Alasan, permasalahan waktu pengerjaan menjadi penyebab utamanya. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melihat timeline pembangunan dari proses lelang hingga pengerjaan kedepannya. &#8220;Kita ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan DPRD Kota Malang, masih belum bisa memastikan terkait rencana revitalisasi pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang. Alasan, permasalahan waktu pengerjaan menjadi penyebab utamanya.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melihat timeline pembangunan dari proses lelang hingga pengerjaan kedepannya. &#8220;Kita ada pertimbangan di masalah waktu, setelah pemaparan teknis tentang proses lelang dan lain-lainnya. Nanti, tinggal lihat timelinenya. Tadi, disepakati kalau tidak memungkinkan di tahun ini, maka akan di tahun 2023,” jelas Made saat ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (20/09/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, terkait dengan urgensi pembangunan Alun-Alun Tugu Malang, itu sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang 2018-2023. &#8220;Untuk perbaikan Taman Kota, kita harus menghargai dan kita dukung. Namun di satu sisi, harus berimbang dengan program karena itu untuk pelayanan publik. Kemudian, kita pun menekankan jauh lebih penting menangani dampak kebijakan BBM,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Seperti diketahui, pembahasan revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang tersebut juga sering mendapatkan sorotan dan komentar di internal DPRD Kota Malang. &#8220;Kita lihat nanti, keputusannya. Pro-kontra itu biasa. Nanti, tim Badan Anggaran (Banggar) yang menentukan, bukan tim Fraksi DPRD Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa untuk pembahasan mengenai revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, dilimpahkan kepada dewan. &#8220;Pembahasan itu nanti di dewan. Kalau pertimbangannya, bisa tahun ini atau tahun 2023, ya monggo,” imbuh Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencana Pembangunan Pedestrian Alun-Alun Tugu Kota Malang Terkesan Dipaksakan, DPRD Ancam Tidak Tanggung Jawab</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-pembangunan-pedestrian-alun-alun-tugu-kota-malang-terkesan-dipaksakan-dprd-ancam-tidak-tanggung-jawab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedestrian]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174782</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna mengenai penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, di ruang rapat paripurna DPRD Kota Malang, Senin (06/09/2022) tadi. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, dalam kesempatan itu menyoroti dan meragukan pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna mengenai penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, di ruang rapat paripurna DPRD Kota Malang, Senin (06/09/2022) tadi.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, dalam kesempatan itu menyoroti dan meragukan pembangunan pedestrian Alun-Alun Tugu Kota Malang. Karena, dalam pembangunannya itu dinilai kurang maksimal jika memakan waktu hanya 45 hari.</p>



<p>“Karena itu hanya untuk pembangunan pedestrian, bukan tamannya. Dan kita lihat, kalau diprediksi pertengahan November baru dilaksanakan pembangunan, padahal APBD itu cuma sampai Desember. Mampukah mereka mengerjakan 45 hari?,” jelas Made.</p>



<p>Tidak hanya itu yang menjadi persoalan, namun juga saat ini musim hujan yang semakin dekat. Apalagi, proyek Alun-Alun Tugu berada di tengah Kota, dimana semua masyarakat akan berlalu lalang dan mengawasi.</p>



<p>“Tolong ini dihitung yang matang, disosialisasikan yang baik untuk pembangunan Alun-Alun. Karena itu ikim sejarah yang harus kita jaga,” ucapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut pihaknya mengatakan, bahwa hal tersebut masih belum menjadi keputusan. Jika nanti Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ingin melaksanakan pembangunan tersebut, maka perlu adanya catatan dari DPRD Kota Malang.</p>



<p>“Kalau tetap ingin melaksanakan, maka perlu dengan adanya catatan. Bahwa, kami tidak akan bertanggung jawab. Itu ada di berita acaranya. Kami tetap tidak setuju,” tegasnya.</p>



<p>Untuk anggaran pembangunan tersebut, tambahnya, memakan biaya hingga Rp 4,1 miliar. Itu sangat disayangkan, karena menurutnya anggaran tersebut lebih baik dibuat pengaman dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini sedang melambung tinggi.</p>



<p>“Sebenarnya, lebih baik kita buat jaring pengaman dampak domino kenaikan BBM. Itu akan kita taruh di operasi pasar,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rapat Paripurna KUA PPAS APBD 2022, Dewan Soroti Pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/rapat-paripurna-kua-ppas-apbd-2022-dewan-soroti-pembangunan-alun-alun-tugu-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 11:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang, melakukan rapat paripurna mengenai penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, Kamis (11/08/2022) tadi. Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD, I Made Riandiana Kartika, menyoroti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang, melakukan rapat paripurna mengenai penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, Kamis (11/08/2022) tadi. Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD, I Made Riandiana Kartika, menyoroti masalah anggaran pedestrian Alun-Alun Tugu Kota Malang, yang perlu dipertimbangkan ulang.</p>



<p>“Lebih baik, itu dimasukkan dalam APBD murni di tahun 2023. Karena, untuk membangun pedestrian Alun-Alun Tugu, itu tidak bisa langsung jadi. Namun, butuh proses untuk lelang,” jelas Ketua DPRD Kota Malang.</p>



<p>Dikatakan Made, bahwa pihaknya meragukan anggaran pembangunan tersebut. Karena, ketika Banggar melakukan rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tidak bisa menjawab.</p>



<p>“Yang meragukan kami, itu sudah masuk di RKPD atau belum? Karena ketika rapat Banggar dengan TAPB, itu tidak bisa menjawab. Karena, tidak disebutkan pedestrian alun-alun, yang ada itu pedestrian saja,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Menurut Made, jika hal tersebut tetap dipaksa, maka Pemkot Malang betul-betul harus menghitungkan waktu pengerjaannya. Karena, jika dengan batas waktu yang ditentukan tidak dapat diselesaikan maka hal itu akan menjadi sorotan publik.</p>



<p>“Karena ini ikon kota, maka kalau tidak selesai akan menjadi sorotan publik. Untuk pembangunan itu, juga tidak terlalu urgent. Masih bagus dan indah,” tuturnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa lebih baik anggaran untuk pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang itu, bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Disebutkan, seperti pembenahan jalan berlubang.</p>



<p>“Justru, kami mendorong untuk perbaikan jalan. Ketika banyak anggaran yang tidak perlu akan kita geser ke pemeliharan jalan. Karena perawatan jalan di Kota Malang kurang,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa memang untuk masalah pedestrian Alun-Alun, dikhawatirkan tidak bisa diselesaikan sesuai dengan target. Maka, perlu adanya penjelasan dari OPD terkait agar masalah tersebut bisa terselesaikan.</p>



<p>“Jangan sampai, ada bayang-bayang ini. Kalau tiba-tiba di RKPD nggak ada, maka ada kekhawatiran. Karenanya, ini perlu diselesaikan dengan proses. Mudah-mudahan saja, ada percepatan,” ungkap Wali Kota Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komplotan Perampas HP dengan Modus Penganiayaan di Alun-Alun Kota Malang Dibekuk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/komplotan-perampas-hp-dengan-modus-penganiayaan-di-alun-alun-kota-malang-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 08:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Copet Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172235</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komplotan pelaku pemeras dan perampas ponsel yang kerap beraksi di Alun-Alun Kota Malang, kawasan Kayutangan dan sekitaran Simpang Empat Rampal, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk oleh petugas Polsek Klojen. Sejumlah pelaku yang mengatas-namakan Kelompok Sahid dengan nama-nama tersangka yakni Sahid alias Sohid (21) dan Luki Saputra (20), keduanya warga kawasan Jl [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Komplotan pelaku pemeras dan perampas ponsel yang kerap beraksi di Alun-Alun Kota Malang, kawasan Kayutangan dan sekitaran Simpang Empat Rampal, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk oleh petugas Polsek Klojen.</p>



<p>Sejumlah pelaku yang mengatas-namakan Kelompok Sahid dengan nama-nama tersangka yakni Sahid alias Sohid (21) dan Luki Saputra (20), keduanya warga kawasan Jl Kolonel Sugiono Gang IX D, Kelurahan Mergosono, Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang dan A (16), warga Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, berhasil ditangkap petugas saat beraksi di Alun-Alun Kota Malang, Senin (11/07/2022) lalu. Ketiganya, saat sebelum ditangkap petugas, sedang memeras pelajar SMK asal Pasuruan dan merampas ponsel Realmi C21. Dalam aksinya, modus pelaku yakni dengan menuduh korban telah menganiaya salah satu adik pelaku.</p>



<p>Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes, mengatakan bahwa para pelaku mencari sasaran pelajar setingkat SMP, SMA dan warga luar Kota Malang. &#8220;Komplotan ini mencari sasaran dengan cara berkeliling mengendarai motor. Target atau sasarannya, adalah pelajar dan warga dari luar daerah yang badannya lebih kecil dari mereka. Setelah menentukan sasaran, langsung menuduh korbannya telah melakukan pemukulan terhadap adik pelaku,&#8221; ujar Kompol Dom, Jumat (15/07/2022) siang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Bahkan, dijelaskan Kapolsek, bahwa korbannya juga adalah warga luar Kota Malang, yang baru saja melihat pertandingan bola di Malang. Tentunya, aksi pelaku ini cukup meresahkan karena telah sering kali melakukan aksinya dengan sasaran ponsel.</p>



<p>Petugas Reskrim Polsek Klojen dan Polresta Malang Kota, pun juga terus melakukan penyelidikan termasuk mendatangi Alun-alun Kota Malang. Ternyata, pada Senin (11/07/2022) sore, komplotan ini kembali beraksi di Alun-Alun Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Mereka mendatangi pelajar SMK yang sedang PKL di Kota Malang. Saat itu, korban dan temannya sedang nonkrong di Alun-Alun Kota Malang. Pelaku langsung menuduh korbannya memukuli adiknya,&#8221; ujar Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk.</p>



<p>Terang saja, korban langsung kaget, karena tidak merasa telah melakukan pemukulan. Saat itulah, pelaku meminta ponsel korban sebagai jaminan. Pelaku mengaku ponsel itu akan diserahkan kembali saat korban tidak terbukti memukuli adiknya.</p>



<p>&#8220;Saat beraksi dengan memperdaya korbannya dan membawa ponsel korban, para pelaku kemudian berhasil kami tangkap,&#8221; ujarnya AKP Yoyok.</p>



<p>Dari penangkapan itu, Sahid mengaku sudah 11 kali melakukan aksinya. Dari 11 aksi itu, berhasil mendapatkan 6 ponsel yang dijual seharga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Uang hasil penjualan ponsel kemudian digunakan untuk top up game online. Sedangkan Luki dan A mengaku, baru 2 kali ikut Sahid melakukan aksinya.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa kelompoknya saat beraksi. Tersangka kami kenakan Pasal 378 KUHP,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172235</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Siapkan Rp 18 Miliar untuk Pembangunan Alun-alun Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-siapkan-rp-18-miliar-untuk-pembangunan-alun-alun-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2022 10:26:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171114</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, akan melakukan pembangunan Alun-Alun Kedungkandang yang terletak di selatan GOR Ken Arok Kota Malang. Hal ini dilakukan, untuk memaksimalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto, menjelaskan bahwa dalam pembangunan itu akan dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, pembangunan tersebut akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, akan melakukan pembangunan Alun-Alun Kedungkandang yang terletak di selatan GOR Ken Arok Kota Malang. Hal ini dilakukan, untuk memaksimalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH).</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto, menjelaskan bahwa dalam pembangunan itu akan dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, pembangunan tersebut akan dilakukan di tahun 2022 ini. Untuk pembangunan yang sekiranya tidak dapat terselesaikan dalam sisa waktu anggaran 2022, akan dilanjutkan di tahap kedua pada tahun depan 2023.</p>



<p>“Untuk anggaran Alun-Alun Kedungkandang, ini sebenarnya Rp 18 miliar. Namun, karena ada refocusing, sehingga anggaran yang ada sekarang sekitar Rp 4,9 miliar dan akan dibangun 2022. Untuk sisanya, dianggarkan di tahun 2023,” jelas Wahyu, Selasa (21/06/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Dikatakannya, dalam proses tersebut ada beberapa kendala yang dialami. Yakni, muncul gugatan dari pihak yang mengatasnamakan 45 anggota DPRD Kota Malang pada tahun 1998, yang merasa memiliki hak atas lahan Alun-Alun Kedungkandang dengan luas 4,5 hektare.</p>



<p>“Jadi, kalau informasinya di tahun 1998, ada 45 anggota dewan itu ada pemberian sebidang tanah dan tidak ada izin dari pusat. Itu juga tidak bisa balik nama dan tetap atas nama aset Pemkot. Tetapi mereka masih menggugat dan merasa itu adalah haknya,” tuturnya.</p>



<p>Wahyu juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang. Sehingga, untuk proses pembangunan Alun-Alun Kedungkandang tersebut ditunda sementara waktu ini.</p>



<p>“Sebenarnya kemarin akhir Mei sudah mau kita ke Unit Layanan Pengadaan (ULP), mau kita lelang. Ternyata ada informasi itu, kita koordinasi dan sementara dipending dulu,” katanya.</p>



<p>Terkait penundaan pembangunan Alun-Alun Kedungkandang, DLH masih belum bisa memberikan keputusan kapan akan dilanjutkan. Namun, Wahyu berharap agar akhir Juni 2022, masalah gugatan tersebut sudah selesai. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171114</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
