<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ambassador &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ambassador/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 May 2024 10:57:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ambassador &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cerita di Balik Kunjungan 17 Delegasi Internasional di Ambassador Goes to Kampung KB Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/cerita-di-balik-kunjungan-17-delegasi-internasional-di-ambassador-goes-to-kampung-kb-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[delegasi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sebanyak 17 delegasi internasional dari 12 negara dan organisasi internasional melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dalam rangkaian acara &#8216;Ambassador Goes to Kampung KB&#8217;. Selama tiga hari atau sejak 13 hingga 15 Mei di Bumi Blambangan, sejumlah utusan internasional mengaku terkesan dengan kuliner dan keelokan alam wilayah Banyuwangi. Maklum, dalam kegiatan itu, para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sebanyak 17 delegasi internasional dari 12 negara dan organisasi internasional melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi dalam rangkaian acara &#8216;Ambassador Goes to Kampung KB&#8217;. Selama tiga hari atau sejak 13 hingga 15 Mei di Bumi Blambangan, sejumlah utusan internasional mengaku terkesan dengan kuliner dan keelokan alam wilayah Banyuwangi.</p>



<p>Maklum, dalam kegiatan itu, para delegasi meninjau dan sharing berbagai program kependudukan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang ada. Termasuk, meninjau bagaimana pengelolaan pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah Banyuwangi.</p>



<p>Mereka mengunjungi Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, yang merupakan salah satu Kampung KB yang banyak memiliki program-program kependudukan berbasis warga desa. Di sana, para delegasi disuguhkan hasil pertanian dan olahan warga setempat. Seperti buah naga, manggis dan durian.</p>



<p>“Desa ini sangat fantastis. Warganya kompak dan aktif mengelola berbagai program. Termasuk bagaimana hasil pertaniannya sangat menarik, khususnya buah-buahannya,” kata Deputy Head of Mission Kedubes Finlandia, Essi Evelina.</p>



<p>Duta Besar Thailand, Prapan Disyatat, mengungkapkan sempat mengunjungi Gunung Ijen dan kagum terhadap keindahan. &#8220;Ijen sangat indah dan perjalanan menuju puncaknya cukup menantang. Tetapi, semua pengorbanan itu sepadan. Dari segi pariwisata, Banyuwangi tidak kalah menarik dengan Bali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam rangkaian itu, para delegasi mengunjungi hutan De Djawatan, yang dikenal dengan hutan Lord of The Rings Banyuwangi. Deputy Head of Mission Kedubes Kenya, Jackson Nyagaka Onkoba, mengaku terkesima dengan keindahan hutan De Djawatan dan dan kagum terhadap upaya pelestarian pohon-pohon tua yang telah dilakukan selama berabad-abad. Dirinya juga terkesan dengan kehangatan dan kekompakan masyarakat lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya terkesan dengan komunitas yang kuat di sini dan penerimaan hangat masyarakat terhadap kami. Saya berharap dapat kembali ke sini dan mengajak kolega untuk mengunjungi destinasi wisata alami yang menakjubkan lainnya di Banyuwangi,&#8221; ujar Joseph.</p>



<p>Para delegasi tersebut juga menikmati berbagai kuliner Banyuwangi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Seperti yang diungkapkan Konselor Kedutaan Australia, Simon Joseph Flores, yang mengaku cocok dengan rasa kopi Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Rasa kopinya soft, nikmat. Saya suka, sekali duduk bisa habis sampai dua cangkir,&#8221; ujarnya sambil tertawa.</p>



<p>Buah durian Banyuwangi juga berhasil mencuri perhatian Kevin Tokar, diplomat Kedutaan Kanada yang mengaku ini merupakan pengalaman pertama makan durian. &#8220;Aromanya sangat kuat, tapi rasanya enak. Banyuwangi fantastik. Saya ingin kembali lagi ke Banyuwangi suatu saat nanti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku sangat mengapresiasi kunjungan yang dilakukan sejumlah delegasi. Itu karena, akan memberikan dampak positif bagi Banyuwangi. Selain akan mendapat insight-insight untuk memperkaya program-progam kependudukan, juga bisa mempromosikan memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Banyuwangi kepada dunia.</p>



<p>&#8220;Kami sangat antusias ketika kami dipilih BKKBN menjadi tuan rumah kegiatan Ambassador Goes To Kampung KB, pada tahun ini. Semoga para delegasi menikmati dan terkesan selama berada di sini, dan mengabarkan pada negara masing-masing. Dan yang terpenting kami tunggu kedatangannya kembali lagi ke Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk, Kamis (16/05/2024) tadi. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>17 Delegasi dari 12 Negara Ikuti Ambassador Goes to Quality Family Village di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/17-delegasi-dari-12-negara-ikuti-ambassador-goes-to-quality-family-village-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[delegasi]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[quality]]></category>
		<category><![CDATA[village]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209370</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah Ambassador Goes to Quality Family Village (Kampung KB). Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 17 delegasi dari 12 negara dan organisasi internasional, melakukan kunjungan kerja dalam rangkaian acara Ambassador Goes To Kampung KB. Sejumlah utusan dari negara dan organisasi internasional tersebut, akan meninjau program-program kependudukan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah Ambassador Goes to Quality Family Village (Kampung KB). Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 17 delegasi dari 12 negara dan organisasi internasional, melakukan kunjungan kerja dalam rangkaian acara Ambassador Goes To Kampung KB.</p>



<p>Sejumlah utusan dari negara dan organisasi internasional tersebut, akan meninjau program-program kependudukan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan Banyuwangi pada 13 sampai 15 Mei 2024. Sementara pelaksanaan acara tersebut, difasilitasi oleh Badan Koordinasi keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.</p>



<p>Nampak hadir dalam pelaksanaan itu, antara lain Dubes Romania, Dan Adrian Balanescu, Dubes Thailand, Prapan Disyatat, Utusan Khusus Seychelles to ASEAN, Nico Barito, Charge D&#8217;affairs of the Embassy of Zimbabwe, Viola Matongorere. Serta, perwakilan delegasi dari Kenya, Finland, United Arab Emirates, Kanada, Australia, Singapura dan Malaysia. Termasuk, dari organisasi internasional hadir Kepala Deputi WHO Indonesia, Momoe Takeuchi, Director Program Office US Agency for International Development, Monica Pons dan Representative UNFPA, Verania Andria.</p>



<p>Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN, Irma Ardina, mengungkapkan dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah karena sejumlah praktek baik program penguatan keluarga berkualitas yang ada di sana. Bahkan, di Banyuwangi juga telah berdiri ratusan Kampung KB.</p>



<p>&#8220;Kami berharap good practice di Banyuwangi ini akan menjadi contoh pengelolaan program kampung KB lainnya. Dan para delegasi negara ini bisa berbagi success story apa yang dilakukan negara mereka dengan praktek di Banyuwangi,&#8221; kata Irma, dalam sambutan acara pembukaan Ambassador Goes to Quality Family Village (Kampung KB) di Banyuwangi, Senin (13/05/2024) malam.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut dengan ramah kehadiran sejumlah delegasi tersebut. Sebab, hal ini akan membawa manfaat yang besar bagi Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selamat datang di Banyuwangi. Kami sangat antusias ketika kami dipilih BKKBN menjadi tuan rumah kegiatan Ambassador Goes To Kampung KB pada tahun ini. Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk sharing dan memperkaya program-progam kependudukan,&#8221; kata Bupati Banyuwangi.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan terkait demografi dan kependudukan di tengah kemajuan teknologi. Tidak terkecuali Banyuwangi.</p>



<p>Untuk itu, lanjut Bupati Ipuk, Banyuwangi melakukan sejumlah langkah menghadapi tantangan tersebut. Seperti di bidang kesehatan fokus pada kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit degeneratif yang kini jumlahnya semakin bertambah.</p>



<p>Pada pembangunan ekonomi, ujarnya, Pemkab Banyuwangi fokus pada ekonomi arus bawah dan membuka peluang seluas luasnya bagi generasi muda untuk mengembangkan potensinya. Juga dengan memfasilitasi UMKM naik kelas dan berbagai program inkubasi bagi anak muda lewat Jagoan Banyuwangi, yang berisi peningkatan skill bidang pertanian hingga digital.</p>



<p>&#8220;Dan atas bimbingan BKKBN, kami juga terus menguatkan program kebijakan Keluarga Berencana untuk menciptakan keluarga berkualitas. Yang tampak pada Program Kampung KB,&#8221; lanjut Bupati Ipuk.</p>



<p>Banyuwangi telah membentuk Kampung KB mulai tahun 2016 dan sekarang sudah memiliki 188 Kampung KB. &#8220;Bahkan salah satu desa, yaitu Desa Jambesari sudah terpilih sebagai Kampung KB percontohan kedua tingkat nasional di tahun 2019,&#8221; jelas Bupati Ipuk. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209370</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
