<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ambruk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ambruk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 12:45:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ambruk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kandang Ayam di Kabupaten Malang Alami Ambruk, Dua Pekerja Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/kandang-ayam-di-kabupaten-malang-alami-ambruk-dua-pekerja-meninggal</link>
					<comments>https://memontum.com/kandang-ayam-di-kabupaten-malang-alami-ambruk-dua-pekerja-meninggal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kandang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kandang Ayam seluas sekitar 12 x 50 meter persegi milik Wawan di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, mengalami ambruk hingga mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka, Selasa (24/02/2026) tadi. Informasinya, kandang berisi 25 ribu ayam itu, ambruk dan diduga akibat bagian belakang sisi utara bangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kandang Ayam seluas sekitar 12 x 50 meter persegi milik Wawan di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, mengalami ambruk hingga mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka, Selasa (24/02/2026) tadi.</p>



<p>Informasinya, kandang berisi 25 ribu ayam itu, ambruk dan diduga akibat bagian belakang sisi utara bangunan mengalami amblas, sekitar pukul 09.19. Kondisi tersebut, diperparah oleh kapasitas kandang yang berlebihan sehingga struktur tidak mampu menopang beban.</p>



<p>Dalam kejadian itu, beberapa pekerja terjebak di bawah reruntuhan konstruksi besi dan material bangunan. Dalam proses evakuasi itu, petugas menemukan tiga korban dalam kondisi luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, dua pekerja lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah satu pekerja sempat dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian intensif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, mengatakan bahwa sesaat pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait segera melakukan evakuasi. &#8220;Pukul 09.20, kami menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan sumber informasi. Pukul 09.30, laporan diteruskan kepada pimpinan untuk tindak lanjut,&#8221; ujar Purwoto.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam proses evakuasi, petugas menemukan tiga korban dalam kondisi luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, dua pekerja lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah satu pekerja sempat dinyatakan hilang.</p>



<p>Adapun korban meninggal adalah Thomas, warga Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang dan Rian, warga Kabupaten Lumajang. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan. Selain menimbulkan korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan.</p>



<p>&#8220;Tingkat kerusakan dan nilai kerugian material masih dalam tahap asesmen,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kandang-ayam-di-kabupaten-malang-alami-ambruk-dua-pekerja-meninggal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atap SDN Purwantoro 4 Ambruk Jadi Prioritas Perbaikan di Tahun 2026</title>
		<link>https://memontum.com/atap-sdn-purwantoro-4-ambruk-jadi-prioritas-perbaikan-di-tahun-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/atap-sdn-purwantoro-4-ambruk-jadi-prioritas-perbaikan-di-tahun-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[purwantoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230141</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; SDN Purwantoro 4 dinilai mendesak untuk dilakukan perbaikan pada tahun 2026 ini. Kerusakan berat pada bagian atap bangunan kelas, membuat sekolah tersebut masuk dalam daftar prioritas penanganan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang, Muflikh Adhim, mengatakan bahwa kerusakan terjadi pada bagian kuda-kuda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; SDN Purwantoro 4 dinilai mendesak untuk dilakukan perbaikan pada tahun 2026 ini. Kerusakan berat pada bagian atap bangunan kelas, membuat sekolah tersebut masuk dalam daftar prioritas penanganan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p>



<p>Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang, Muflikh Adhim, mengatakan bahwa kerusakan terjadi pada bagian kuda-kuda atap yang dilaporkan ambruk dan berpotensi membahayakan. “Yang harus segera ditangani, itu di SDN Purwantoro 4 menggunakan APBD. Itu karena, kuda-kuda atapnya ambruk,” ujar Adhim, Rabu (11/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam hal ini, ujarnya, Pemkot Malang telah menyiapkan dana sekitar Rp 1 miliar dalam APBD 2026 untuk perbaikan insidentil sekolah. Namun, anggaran tersebut hanya bersifat stimulan dan diperuntukkan bagi bangunan dengan tingkat kerusakan berat serta kondisi yang benar-benar kritis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Estimasi kebutuhan satu sekolah itu sekitar Rp 200 juta untuk sekolah rusak berat, diperkirakan hanya mampu menjangkau lima sekolah saja. APBD itu kan hanya untuk yang mendesak. Namanya dana stimulan. Jadi digunakan memang yang sudah kritis yang harus kita tangani,” jelasnya.</p>



<p>Kriteria mendesak yang dimaksud, paparnya, antara lain plafon yang terancam ambrol, kuda-kuda atap rusak, hingga struktur bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan siswa dan guru. Selain melalui APBD, terdapat 49 sekolah rusak lainnya di Kota Malang, yang direncanakan mendapat penanganan melalui pendanaan APBN pada tahun 2026.</p>



<p>&#8220;Jadi sekolah itu terdata dari Dapodik. Nah, kementerian itu menilainya dari Dapodik, lalu diberikan aplikasi, nanti sekolah yang sudah masuk dalam daftar, melakukan upload data yang diminta,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/atap-sdn-purwantoro-4-ambruk-jadi-prioritas-perbaikan-di-tahun-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230141</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Musala Pondok Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk dan Dilaporkan Timpa Santri Usai Salat Ashar</title>
		<link>https://memontum.com/bangunan-musala-pondok-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-dan-dilaporkan-timpa-santri-usai-salat-ashar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[musala]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah. Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi. Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah.</p>



<p>Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi.</p>



<p>Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus dilakukan karena dilaporkan masih ada yang tertimbun reruntuhan. Bahkan, sebanyak dua Tim Rescue Kantor Basarnas Surabaya yang terdiri dari 13 personel, telah dikerahkan untuk menuju Pondok Pesanteren Al-Khoziny. Sedangkan tim pertama yang tiba di lokasi, segera melakukan assessment awal di lokasi kejadian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut keterangan Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, bahwa Tim SAR masih terus berupaya melakukan evakuasi. &#8220;Setelah melakukan asessment, Tim SAR gabungan mendapati adanya tanda tanda dua korban dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tim kedua sendiri, tiba dengan bantuan peralatan tambahan dan Tim SAR gabungan langsung melakukan pembukaan akses dengan menggunakan peralatan ekstrikasi. &#8220;Saat ini Tim SAR gabungan masih berupaya untuk membuka akses ke lokasi santri yang tertimpa reruntuhan saat melakukan salat di lantai bawah. Sementara itu, jumlah korban dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebelumnya, didapat informasi kejadian ini bermula adanya aktivitas pengecoran di lantai 4, sejak Senin (29/09/2025) pagi. Diduga, pondasi tidak kuat sehingga bangunan dari lantai 4 runtuh hingga lantai dasar. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Gedung PAUD Budi Utomo dan TK Dharma Wanita Ambruk, Wabup Lumajang Tunjukkan Kepedulian</title>
		<link>https://memontum.com/bangunan-gedung-paud-budi-utomo-dan-tk-dharma-wanita-ambruk-wabup-lumajang-tunjukkan-kepedulian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[tunjukkan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219677</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat dalam merespon ambruknya bangunan PAUD Budi Utomo dan TK Dharma Wanita di Desa Jatigono Kecamatan Kunir. Wakil Bupati Lumajang, Yudha Aji Kusuma, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, dalam kesempatan itu langsung meninjau lokasi, Senin (24/02/2025) tadi. Mas Yudha-panggilan akrab Wakil Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat dalam merespon ambruknya bangunan PAUD Budi Utomo dan TK Dharma Wanita di Desa Jatigono Kecamatan Kunir. Wakil Bupati Lumajang, Yudha Aji Kusuma, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, dalam kesempatan itu langsung meninjau lokasi, Senin (24/02/2025) tadi.</p>



<p>Mas Yudha-panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang, memastikan mengenai kondisi sekolah serta langkah-langkah pemulihan yang diperlukan. Sementara kunjungan ini dilakukan, adalah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap dunia pendidikan, terutama bagi anak usia dini.</p>



<p>“Sesuai arahan Ibu Bupati, kami datang langsung ke sini untuk melihat kondisi bangunan dan mencarikan solusi terbaik agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” kata Mas Yudha.</p>



<p>Meski kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi pada hari Minggu, ujarnya, namun dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup besar. Untuk itu, pemerintah daerah segera mengupayakan rehabilitasi bangunan melalui mekanisme dana hibah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami akan berkoordinasi dengan BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Daerah) dan berkonsultasi dengan DPRD terkait kemungkinan penggunaan dana jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) Dewan,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dindikbud Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, memastikan bahwa langkah cepat akan diambil agar pendidikan anak-anak tetap berlanjut. &#8220;Kami segera melakukan pendataan kerusakan secara detail dan mencari solusi sementara agar anak-anak tetap bisa belajar dengan nyaman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kehadiran Mas Wabup dan Tim Dindikbud di lokasi kejadian, tidak hanya menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah. Tetapi juga memberi harapan bagi para guru, orang tua dan siswa. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan fasilitas pendidikan yang terdampak segera pulih. Sehingga, anak-anak bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Pemkab Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan memastikan setiap anak mendapatkan hak belajar yang layak, meskipun dalam situasi darurat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219677</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Villa di Kota Batu Tergerus Air Hujan dan Ambruk, Enam Penyewa Asal Bekasi Terluka</title>
		<link>https://memontum.com/villa-di-kota-batu-tergerus-air-hujan-dan-ambruk-enam-penyewa-asal-bekasi-terluka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[penyewa]]></category>
		<category><![CDATA[tergerus]]></category>
		<category><![CDATA[terluka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217985</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Akibat kejadian itu, bangunan Villa Manzara, di Jalan Klengkeng Gang 1, RT2 RW3, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, ambruk atau roboh. Kejadian yang mengejutkan warga desa itu, terjadi Senin (30/12/2024) sekitar pukul 19.30. Saat kejadian berlangsung, wilayah Desa Oro Oro Ombo tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Akibat kejadian itu, bangunan Villa Manzara, di Jalan Klengkeng Gang 1, RT2 RW3, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, ambruk atau roboh.</p>



<p>Kejadian yang mengejutkan warga desa itu, terjadi Senin (30/12/2024) sekitar pukul 19.30. Saat kejadian berlangsung, wilayah Desa Oro Oro Ombo tengah diguyur hujan lebat sejak pukul 17.00.</p>



<p>Akibat musibah itu, sebanyak enam orang wisatawan yang menyewa Villa Manzara, mengalami luka ringan. Sejumlah korban, harus menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.</p>



<p>“Tadi saya diberi tahu Pak RT, bahwa ada villa roboh. Lalu saya menuju lokasi. Yang saya ketahui, tanah bangunan itu milik Pak Unggul. Lalu dibangun villa,” jelas Ketua RW 3, Hariyono.</p>



<p>Ditambahkannya, izin lokasi sebenarnya untuk perumahan. Hanya saja, dibangun untuk villa. Sementara untuk korban dari kejadian itu, dirinya belum paham secara pasti.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Yang menyewa villa berhubungan langsung dengan marketing villa. Memang untuk disewa satu keluarga. Sedangkan untuk korban mengalami luka ringan dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.</p>



<p>Usai kejadian itu, Polres Batu memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Berikutnya, beberapa wisatawan yang menyewa villa di dekat lokasi kejadian memilih pindah villa untuk menghindari kejadian serupa.</p>



<p>“Saya bersama keluarga dari Surabaya. Tadi pukul 14.00 saya baru masuk villa. Karena ada kejadian ini, saya memilih pindah villa,” sebut wisatawan yang tak mau disebutkan namanya.</p>



<p>Berdasarkan data dari BPBD Kota Batu, hujan dengan intensitas tinggi dan debit air yang meningkat serta saluran drainase yang tersumbat menyebabkan air menggerus plengsengan vila dan mengakibatkan pondasi bangunan vila roboh. Termasuk, tiang listrik PLN dan Telkom juga ikut roboh. Sehingga, menutup akses jalan ke vila. <strong>(man/sit)</strong></p>



<p>Enam korban yang dilaporkan mengalami luka dan perawatan di RS Hasta Brata.</p>



<p>1. Rachel Immanuella Silaban, usia 32 tahun asal Bekasi (istri).</p>



<p>2. Lionel Benjamin Messi Harianja, usia 1,5 tahun asal Bekasi (anak).</p>



<p>3. Clarissa Gloria Harianja, usia 3 tahun asal Bekasi (anak).</p>



<p>4. Noviasna Silitonga, usia 60 tahun asal Bekasi (ibu).</p>



<p>5. Tumbur Harianja, usia 34 tahun asal Bekasi (suami).</p>



<p>6. Raja Romario Silaban usia 33 tahun asal bekasi (kakak).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Pemenangan Daerah Paslon Khofifah-Emil Beri Bantuan Material Jembatan Ambruk di Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/tim-pemenangan-daerah-paslon-khofifah-emil-beri-bantuan-material-jembatan-ambruk-di-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah-Emil]]></category>
		<category><![CDATA[material]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pemenangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Pamekasan untuk pasangan calon (Paslon) Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, memberikan bantuan material jembatan ambruk di Desa Rombuh, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (09/10/2024) tadi. Ketua TPD Pamekasan, Muhlis Nasir, menyampaikan bahwa pemberian bantuan material itu sebagai bentuk program sosial yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. &#8220;TPD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Pamekasan untuk pasangan calon (Paslon) Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, memberikan bantuan material jembatan ambruk di Desa Rombuh, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (09/10/2024) tadi.</p>



<p>Ketua TPD Pamekasan, Muhlis Nasir, menyampaikan bahwa pemberian bantuan material itu sebagai bentuk program sosial yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. &#8220;TPD punya sejumlah program. Diantaranya program itu, ada program sosial yang saat ini memberikan bantuan dan gotong royong jembatan ambruk. Diharapkan, melalui program ini bisa bermanfaat langsung bagi masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Muhlis Nasir menambahkan, bahwasanya beberapa minggu ke depan, TPD Pamekasan akan melakukan sejumlah program lain. Seperti pengobatan gratis dan pengiriman air bersih.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Program lain akan dilaksanakan beberapa minggu ke depan, seperti pengobatan gratis, pengiriman air bersih yang mana saat ini sejumlah daerah di Kabupaten Pamekasan kesulitan air bersih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Perbaikan Jembatan Desa Rombuh, Mubarok, mengucapkan terima kasih kepada TPD Pamekasan. Karena dengan bantuan material dan kerja gotong royong, proses perbaikan bisa berjalan dengan lancar.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada TPD Pamekasan Khofifah-Emil yang telah membantu proses perbaikan jembatan dengan panjang 35 meter ini. Semoga pada Pilkada 2024 Khofifah-Emil kembali terpilih dan berlanjut dua periode,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan Tiga Hari, Bangunan Madrasah di Probolinggo Ambruk</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-tiga-hari-bangunan-madrasah-di-probolinggo-ambruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[diguyur]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut, bangunan Gedung Madrasah Islamiyah (MI) Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengalami ambruk, Kamis (07/03/2024) tadi. Guru Kelas, Muhammad Yatim mengatakan bahwa akibat hujan mengguyur di desa setempat sejak Selasa (05/03/2024) hingga Kamis (07/03/2024) pagi, mengakibatkan beberapa bagian bangunan sekolah ambruk. Bagian yang ambruk, merupakan atap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut, bangunan Gedung Madrasah Islamiyah (MI) Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengalami ambruk, Kamis (07/03/2024) tadi.</p>



<p>Guru Kelas, Muhammad Yatim mengatakan bahwa akibat hujan mengguyur di desa setempat sejak Selasa (05/03/2024) hingga Kamis (07/03/2024) pagi, mengakibatkan beberapa bagian bangunan sekolah ambruk. Bagian yang ambruk, merupakan atap Gedung Kelas 2.</p>



<p>&#8220;Di sini diguyur hujan selama tiga hari. Kontruksi kayu atapnya yang sudah lapuk, ditambah hujan yang berturut-turut selama tiga hari, mengakibatkan atap akhirnya ambruk,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskan Yatim, bahwa sebelum kejadian berlangsung, pihak sekolah telah mengantisipasi. Karenanya, ruang Kelas 2 yang ambruk itu, sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak dua bulan lalu.</p>



<p>&#8220;Karena sudah tahu kayunya lapuk, jadi tidak dipakai saat kegiatan belajar mengajar. Siswa kelas 1, 2 dan 3, sementara dipindahkan kegiatan belajarnya di Kelas 4, 5 dan 6,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk kegiatan belajar mengajar siswa-siswi Kelas 6, dipindah ke teras masjid setempat dan di teras rumah warga. &#8220;Ya kadang di masjid sini, kadang di rumah warga yang dekat sini. Kalau murid jenuh, ya di masjid,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, pihak sekolah juga sudah melaporkan kepada pihak terkait. Hanya saja, sekarang malah sudah ambruk dan belum ada solusi. &#8220;Untuk bantuan perbaikan sekolah, sebenarnya sudah kami sampaikan kepada pihak terkait. Namun sampai atap ruang kelas ambruk, belum ada tanggapan,&#8221; ucapnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laporan Awal Gempa Bantul, Bangunan Ambruk hingga Genteng Berjatuhan Dominasi Kerusakan</title>
		<link>https://memontum.com/laporan-awal-gempa-bantul-bangunan-ambruk-hingga-genteng-berjatuhan-dominasi-kerusakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[awal]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[bantul,]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[berjatuhan]]></category>
		<category><![CDATA[dominasi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bantul &#8211; Gempa Magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (30/06/2023) sekitar pukul 19:57. Akibat gempa itu, sejumlah rumah warga di wilayah Gunung Kidul, dilaporkan mengalami kerusakan. Seperti di Kelurahan Pacarejo, Semanu, beberapa atap-atap rumah warga dilaporkan rusak hingga ambruk. Tidak terkecuali, beberapa bangunan di Pasar Argosari Wonosari. Bahkan, kerusakan juga terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bantul</strong> &#8211; Gempa Magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (30/06/2023) sekitar pukul 19:57. Akibat gempa itu, sejumlah rumah warga di wilayah Gunung Kidul, dilaporkan mengalami kerusakan.</p>



<p>Seperti di Kelurahan Pacarejo, Semanu, beberapa atap-atap rumah warga dilaporkan rusak hingga ambruk. Tidak terkecuali, beberapa bangunan di Pasar Argosari Wonosari. Bahkan, kerusakan juga terjadi di Kantor Bank Daerah Gunungkidul Kota Wonosari.</p>



<p>&#8220;Banyak rumah yang rusak. Terutama, seperti pada atap hingga genteng,&#8221; ujar warga Gunung Kidul, Hendro.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan bahwa gempa yang memiliki parameter update dengan magnitudo serta memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, maka itu merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. &#8220;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari informasi Memontum.com, di beberapa titik seperti kawasan Serpeng Pacarejo, Semanu, banyak atap rumah warga yang rusak atau gendengnya berjatuhan. Selain merusak rumah, fasilitas atau bangunan umum, pun terdampak terutama pada genteng.</p>



<p>Hal tidak jauh berbeda, juga di kawasan Kalangbangi Semanu, Karangasem, Mulo, Wonosari. Bahkan di Ponjong, plafon masjid runtuh, sementara Balai Padukuhan Sawit Kidul Gombang, juga gentengnya rontok. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Mlawang Lumajang Tuntut Kontraktor Pelaksanaan Jargas Perbaiki Jalan dan Jembatan Desa yang Nyaris Ambruk</title>
		<link>https://memontum.com/masyarakat-mlawang-lumajang-tuntut-kontraktor-pelaksanaan-jargas-perbaiki-jalan-dan-jembatan-desa-yang-nyaris-ambruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180484</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek jaringan gas (Jargas) bumi di Jalan Olah Raga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai keluhan warga. Penyebabnya, proses penggalian yang telah dilakukan tersebut, mengakibatkan kerusakan pada ruas jalan. Bahkan, beberapa diantaranya juga mengakibatkan longsor di beberapa jembatan yang sisinya telah diberi lubang untuk jaringan. &#8220;Ini jalannya (sisi, red) longsor dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek jaringan gas (Jargas) bumi di Jalan Olah Raga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai keluhan warga. Penyebabnya, proses penggalian yang telah dilakukan tersebut, mengakibatkan kerusakan pada ruas jalan. Bahkan, beberapa diantaranya juga mengakibatkan longsor di beberapa jembatan yang sisinya telah diberi lubang untuk jaringan.</p>



<p>&#8220;Ini jalannya (sisi, red) longsor dan jembatannya mau ambrol juga, mas. Ini akibat bekas penggalian yang dibiarkan begitu saja. Sehingga, terus menerus tergerus air. Ini kalau tidak segera diperbaiki, bisa membuat pengguna jalan celaka,&#8221; ujar warga setempat, Bokir, kepada wartawan Memontum.com, Kamis (22/12/2022) sore.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Akibat Proyek Jargas, Jalan dan Jembatan Mlawang Lumajang Nyaris Ambruk" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Ew1Da6jfeaY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Keluhan mengenai proyek pengerjaan Jargas, pun disampaikan Hidayat. Akibat banyaknya lubang Jasgas yang tidak diberi tanda, juga membuat celaka pengguna jalan. Mulai dari sepeda motor yang terperosok, hingga mobil yang masuk ke lubang galian.</p>



<p>Karenanya, dirinya berharap ada perbaikan bekas lubang galian. Sehingga, tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.</p>



<p>&#8220;Kami minta tolong, agar secepatnya diperbaiki. Jangan menunggu ada korban jiwa, pak. Apalagi, kalau tidak segera diperbaiki, separuh jalan ini juga bisa rusak,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Construction Area Superintendent Jargas Kabupaten Lumajang, Indra, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui sambungan telepon WhatsApp, mengatakan jika pihaknya sudah menyampaikan ke pihak pelaksana, untuk segera melakukan tindakan yang diperlukan. &#8220;Langsung kami sampaikan ke pelaksana, untuk segera di rekondisi. Terima kasih infonya. Sudah saya sampaikan ke Project Manager Pelaksana untuk segera ditindaklanjuti. Saya akan monitor day per day,&#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180484</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
