<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Among Tani Foundation &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/among-tani-foundation/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2020 15:51:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Among Tani Foundation &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Gelar &#8216; Songgoriti Goes To Clean &#8216;</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-peduli-sampah-nasional-dinas-lingkungan-hidup-kota-batu-gelar-songgoriti-goes-to-clean</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 15:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Among Tani Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[Songgoriti Goes To Clean]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106636-peringati-hari-peduli-sampah-nasional-dinas-lingkungan-hidup-kota-batu-gelar-songgoriti-goes-to-clean</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dan Kelurahan Songgokerto bekerja sama dengan Among Tani Foundation (ATF) menggelar &#8216; Songgoriti Goes To Clean &#8216;. Acara yang rencananya digelar pada 21-23 Februari, bakal diisi dengan penanaman pohon, kerja bakti, sarasehan &#8216;sadar lingkungan&#8217;, dan jalan sehat HPSN dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dan Kelurahan Songgokerto bekerja sama dengan Among Tani Foundation (ATF) menggelar &#8216; Songgoriti Goes To Clean &#8216;. Acara yang rencananya digelar pada 21-23 Februari, bakal diisi dengan penanaman pohon, kerja bakti, sarasehan &#8216;sadar lingkungan&#8217;, dan jalan sehat HPSN dengan hadiah utama 1 mobil Ayla serta hadiah menarik lainnya.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas LH Kota Batu Arief As Shidiq, kegiatan ini merupakan bentuk kampanye tentang kesadaran terhadap lingkungan pada masyarakat untuk mengajak dan mengedukasi tentang peduli sampah.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini bakal diikuti oleh banyak orang, itu merupakan waktu yang tepat menyampaikan edukasi pada masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pencegahan sampah. Salah satunya adalah mengimbau kepada masyarakat untuk tak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai,&#8221; ungkap Arief saat press rilis di Kantor ATF, Rabu (19/2/2022).</p>
<p>Beberapa yang akan disampaikan dalam acara yaitu tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai, lalu menggunakan kantong atau wadah yang ramah lingkungan, kemudian memperbanyak bank sampah. Langkah tersebut akan ditujukan kepada seluruh element masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan pengelolaan sampah yang tepat, diimbangi dengan edukasi demi gerakan kongkrit menjaga lingkungan terutama sampah plastik di Kota Batu semakin meningkat,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Ditambahkan, Lurah Songgokerto, Dian Saraswati sangat mengapresiasi rencana acara tersebut, ia pun berharap masyarakat Songgokerto bisa ikut aktif dan berpartisipasi. Selain itu juga untuk mengangkat lagi pariwisata di daerah Songgoriti yang kurang bergairah.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, dengan acara sebesar ini pasti masyarakat akan langsung terlibat aktif, lalu bisa mempromosikan pariwisata Songgoriti ke luar. Kedepan semoga kepedulian masyarakat Songgoriti pada lingkungan bisa meningkat demi pelayanan yang nyaman ketika dikunjungi semua pihak,&#8221; ungkap Dian.</p>
<p>Humas ATF, Ali Akbar menerangkan, sejauh ini panitia menargetkan 30 ribu peserta ikut berpartisipasi. Bukan hanya hadiah yang menarik, terpenting bagaimana menumbuhkan semangat peduli lingkungan dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>&#8220;Kegiatan juga akan diisi dengan lomba-lomba dan penampilan seperti fashion show kostum berbahan daur ulang sampah mengajak bank sampah seluruh Kota Batu di hari Sabtu (22/2/2022). Lalu, lomba melukis botol bekas untuk pelajar SD. Malam harinya juga ada gelaran kesenian dan musik. Acara puncaknya saat gerak jalan hari Minggu (23/2/2022),&#8221; kata Ali.</p>
<p>Peserta nanti bakal berjalan sepanjang 4,8 kilometer. Kegiatan ini juga melibatkan veteran dan disabilitas untuk mengikuti gerak jalan dengan rute khusus yang disediakan. Masyarakat yang ingin berpartisipasi gerak jalan bisa membeli tiket dengan harga Rp 7.500 ribu bagi masyarakat umum, Rp 5.500 ribu bagi pelajar dan gratis untuk veteran dan kaum disabilitas. Tiket bisa dibeli di Kantor ATF, Jalan Hasanuddin, Balaikota Among Tani, Alun-alun Batu dan lainnya.</p>
<p>Perlu diketahui, usai gerak jalan juga ada sosialisasi penerapan Perda nomor 2 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah.</p>
<p>Selanjutnya makan buah apel akan menjadi puncak pada acara tersebut karena untuk memecahkan rekor MURI karena panitia akan menyediakan apel sebanyak 2 ton dari berbagai varietas yang ada di Batu ( rombeuty, manalagi dan Anna), serta peserta diwajibkan memakai drasscord warna putih sebagai syarat pengambilan hadiah nanti. Berlanjut dengan MoU dengan BPJS Kesehatan dan Polres Batu yang berisi pembayaran BPJS dan pajak kendaraan dengan sampah yang memiliki nilai ekonomis sebagai langkah awal untuk menanggulangi sampah di Kota Batu agar masyarakat terbiasa memilah sampah. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Among Tani Foundation Larang Wartawan Liput Kegiatannya</title>
		<link>https://memontum.com/among-tani-foundation-larang-wartawan-liput-kegiatannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 14:39:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Among Tani Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=92217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Batu &#8211; Agenda kegiatan Among Tani Foundation di gedung Graha Pancasila komplek perkantoran pemerintahan Kota Batu, Senin 9/9/2019 tercoreng, hal ini terjadi saat wartawan hendak masuk meliput ditolak dengan dalih tidak ada undangan. Sontak hal ini membuat para awak media yang ada, kaget dan kecewa. Salah satunya Agus dari Surabayapost, dia sangat kecewa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Batu</strong> &#8211; Agenda kegiatan Among Tani Foundation di gedung Graha Pancasila komplek perkantoran pemerintahan Kota Batu, Senin 9/9/2019 tercoreng, hal ini terjadi saat wartawan hendak masuk meliput ditolak dengan dalih tidak ada undangan. Sontak hal ini membuat para awak media yang ada, kaget dan kecewa. Salah satunya Agus dari Surabayapost, dia sangat kecewa dan menyayangkan apa yang panitia lakukan dengan menolak wartawan meliput.</p>
<p>&#8220;Saya dari Surabaya Post dan mereka juga dari media yang terdaftar di kehumasan Pemkot Batu. Kami bukan wartawan abal-abal. Setiap hari kami memang ngepos di sini,&#8221; begitu Agus menyampaikan.</p>
<p>Melihat situasi seperti ini membuat para awak media beranjak pergi meninggalkan lokasi kegiatan.</p>
<p>Terpisah, Doi wartawan Bidik sempat dihampiri oleh Ganis Rumpoko dengan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan internal dari Among Tani Foundation dan tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintahan Kota Batu.</p>
<p>Pelarangan terhadap beberapa wartawan yang bertugas liputan tersebut, ditanggapi Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWI) Malang Raya, M Ariful Huda. Menurutnya tidak seharusnya terjadi larangan semacam itu.</p>
<p>&#8220;Dalam mencari informasi dan peliputan, tidak ada batasan bagi media. Selama itu untuk kepentingan publik, sah &#8211; sah saja untuk melakukan peliputan,&#8221; kata Arif sapaan akrabnya.</p>
<p>Dengan kejadian yang dimaksud, menurut Arif, telah menghalang halangi dalam peliputan.</p>
<p>Menurutnya, ada beberapa hal yang dia langggar.</p>
<p>&#8220;Dalam UU Pers ,itu sudah ada aturannya. Mestinya panitia bisa kooperatif dengan media. Apalagi konteknya itu, kontek untuk kepentingan publik,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Karena, menurut dia, tugas media salah satunya menginformasikan terkait apa yang ada di dalam itu tadi.</p>
<p>&#8220;Apa yang dibahas di publik, nah kalau memang tidak diperbolehkan, itu perlu diketahui alasan nya apa. Sebenarnya, apapun kalau memang tujuannya baik kan gak ada masalah,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, tegas dia, kalau misalkan itu melarang, menurut Arif, itu perlu dipertanyakan.</p>
<p>&#8221; Ada apa dibalik semua kegiatan itu,&#8221; tanya Arif.</p>
<p>Hal senada juga dikatakan dari mantan wartawan, Kayat Hariyanto. Menurutnya, pada saat menjalankan tugasnya sebagai wartawan, hal seperti itu tidak pernah terjadi.</p>
<p>&#8220;Liputan Presiden RI saja saat itu, paska datang ke Batu, presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pengawalnya cukup hanya memeriksa barang bawannya saja,&#8221; ujar Kayat.</p>
<p>&#8220;Setelah tidak ada sesuatu yang dilarang, ya rekan &#8211; rekan media bisa masuk dalam menjalankan tugasnya meliput dengan baik.</p>
<p>Kalau ini kan aneh, apalagi yang digunakan fasilitas gedung negara yang dibangun dari uang rakyat,&#8221; sergah Kayat.<strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92217</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
