<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>amputasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/amputasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Dec 2024 11:16:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>amputasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bangkit dari Keterbatasan, Angga Jadi Striker Timnas Sepak Bola Amputasi dan Siap Berlaga di Bangladesh</title>
		<link>https://memontum.com/bangkit-dari-keterbatasan-angga-jadi-striker-timnas-sepak-bola-amputasi-dan-siap-berlaga-di-bangladesh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[bangladesh]]></category>
		<category><![CDATA[berlaga]]></category>
		<category><![CDATA[keterbatasan,]]></category>
		<category><![CDATA[striker]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217518</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu pemain Sepak Bola Amputasi dari Kota Malang, Moch Angga Rifanto, tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi bagian dari pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Amputasi Indonesia. Apalagi dalam waktu dekat ini, juga akan berlaga di Bangladesh dalam Piala Asia. Pria asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini sebelum terjun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu pemain Sepak Bola Amputasi dari Kota Malang, Moch Angga Rifanto, tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi bagian dari pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Amputasi Indonesia. Apalagi dalam waktu dekat ini, juga akan berlaga di Bangladesh dalam Piala Asia.</p>



<p>Pria asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini sebelum terjun ke dunia Sepak Bola Amputasi, hanya bekerja sebagai pengukir kayu. Walaupun hanya lulusan SMP, dirinya sangat bangga dengan pencapaiannya saat ini.</p>



<p>&#8220;Saya tidak menyangka bisa di tahap seperti ini, soalnya baru pertama kali merasakan ini. Apalagi, juga banyak anak baru di sini. Tetapi, alhamdulillah bangga,&#8221; kata Angga, saat ditemui, Jumat (13/12/2024) tadi.</p>



<p>Angga sendiri mulai bermain sepak bola amputasi sejak Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang Raya (Persama) dibentuk pada tahun 2022. Setahun kemudian, dirinya dipanggil bergabung ke tim nasional sebagai striker utama. Tentunya perjalanan tersebut juga penuh lika-liku.</p>



<p>&#8220;Waktu itu sempat mengalami cedera dan merasa tidak mungkin bisa masuk Timnas. Tapi ternyata setelah Piala Polresta, saya dipanggil. Ibu saya sampai menangis bahagia,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kecelakaan pada tahun 2016 silam, yang menyebabkan amputasi kaki dan tidak membuat Angga menyerah. Justru, dirinya menemukan semangat baru dalam sepak bola amputasi.</p>



<p>“Di klub ini, kami semua seperti keluarga. Latihan selalu dibuat menyenangkan, dan pelatih sangat baik,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai satu-satunya striker utama di Timnas, Angga mengaku tidak merasa terbebani. Semua yang dilakukan dibuat santai. Untuk saat ini dirinya tengah menjalani pemusatan latihan (TC) untuk Piala Asia di Januari 2025.</p>



<p>“Sudah menjalani TC sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025 mendatang. Persiapannya latihan terus dan menjaga kesehatan. Persaingan di Timnas juga cukup ketat, terutama dengan pemain dari Jakarta,” ungkapnya.</p>



<p>Angga berharap, keikutsertaannya di Timnas dapat menjadi inspirasi bagi pemain muda lain, khususnya di Kota Malang. “Saya ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi. Semua bisa dicapai kalau kita mau berusaha,” imbuh Angga. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Jadi Tuan Rumah Piala Menpora Sepak Bola Amputasi 2024</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-jadi-tuan-rumah-piala-menpora-sepak-bola-amputasi-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk pertama kalinya, Kota Malang menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Menpora 2024, Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia. Kegiatan tersebut, digelar di Lapangan Luar Stadion Gajayana Kota Malang, selama tiga hari mulai Jumat (13/12/2024) hingga Minggu (15/12/2024) lusa. Ajang tersebut, diikuti oleh delapan tim dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk pertama kalinya, Kota Malang menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Menpora 2024, Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia. Kegiatan tersebut, digelar di Lapangan Luar Stadion Gajayana Kota Malang, selama tiga hari mulai Jumat (13/12/2024) hingga Minggu (15/12/2024) lusa.</p>



<p>Ajang tersebut, diikuti oleh delapan tim dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Jakarta, Yogyakarta dan Riau. Jawa Timur dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan, karena memiliki jumlah klub sepak bola amputasi terbanyak di Indonesia, dengan lebih dari lima kabupaten atau kota yang aktif.</p>



<p>“Ini adalah Piala Menpora ketiga, setelah sebelumnya dua kali diadakan di Jakarta. Kami bersyukur bisa menyelenggarakannya di Kota Malang ini,” ujar Pembina Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Pusat, Ledia Hanifah Amalia.</p>



<p>Selain sebagai ajang kompetisi, menurut Ledia kegiatan tersebut juga untuk sosialisasi, sekaligus menjaring bakat-bakat baru dari pemain Sepak Bola Amputasi di Indonesia. &#8220;Kami juga sedang mempersiapkan regenerasi pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026 dan seleksi tingkat Asia Timur pada akhir 2025,” tambahnya.</p>



<p>Untuk sejauh ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia sendiri juga selalu mendukung dan mengawal para atlet Pesepak Bola Amputasi tersebut. Termasuk juga dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, DPRD dan dinas terkait lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kolaborasi ini penting, terutama untuk mengintegrasikan peran Dinas Sosial dan Dinas Pemuda dan Olahraga. Selain itu, kami juga ingin bekerja sama dengan rumah sakit untuk mengantisipasi risiko cedera pada pemain,” ujar Ledia.</p>



<p>Sementara itu, Pembina PSAI Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Malang menjadi sebuah penghormatan bagi Jawa Timur. Tentunya, itu juga akan berusaha menjalankan kompetisi tersebut dengan sebaik-baiknya mungkin.</p>



<p>&#8220;Prinsipnya adalah bagaimana kita menunjukkan kepada dunia luar bahwa kawan-kawan yang dengan satu kaki, dengan keterbatasan itu ternyata bisa melakukan sesuatu yang tidak terbatas. Karena dalam konsep kami, difabel itu sebetulnya bukan disabilitas tapi different ebility. Bahwa mereka memiliki kemampuan yang berbeda,&#8221; tutur Hikmah.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Polresta Malang Kota yang selalu mendukung pembinaan dan berencana akan mengadakan kompetisi rutin setiap tahun. Hal itu menurutnya penting untuk menemukan dan membina bibit-bibit baru.</p>



<p>&#8220;Kita berharap dengan semakin sering mereka berkompetisi itu dapat menumbuhkan semangat teman-teman untuk berkumpul, berkomunitas dan bertanding di laga-laga yang ada,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217515</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 Berlangsung Meriah, Persaid Jember Juara Utama</title>
		<link>https://memontum.com/sepak-bola-amputasi-kapolresta-malang-kota-cup-2024-berlangsung-meriah-persaid-jember-juara-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriah, persaid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210782</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 berlangsung meriah di lapangan mini soccer Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (16/06/2024) tadi. Kejuaraan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 ini, menghadirkan empat tim besar untuk berlaga. Yakni, Persama Malang, Persas Surabaya, Persaid Jember dan Persam Madura. Para pemainnya sendiri, adalah atlet penyandang disabilitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 berlangsung meriah di lapangan mini soccer Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (16/06/2024) tadi. Kejuaraan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 ini, menghadirkan empat tim besar untuk berlaga. Yakni, Persama Malang, Persas Surabaya, Persaid Jember dan Persam Madura.</p>



<p>Para pemainnya sendiri, adalah atlet penyandang disabilitas yang kehilangan salah satu kakinya. Sedangkan untuk penjaga gawang penyandang disabilitas, memiliki keterbatasan kehilangan salah satu tangannya.</p>



<p>Para pemain sepak bola amputasi sendiri, menggunakan kruk loftstrand atau kruk yang menumpu hanya pada lengan bawah. Meskipun demikian, semangat para pemain tetap membara saat merebutkan bola di lapangan hijau.</p>



<p>Dalam laga ini, berlangsung sangat meriah dan Persaid Jember berhasil meraih Juara I dan berhak membawa piala serta hadiah uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta. Kemudian Juara II, yakni Persas Surabaya yang berhak membawa hadiah piala dan uang pembinaan Rp 5 juta. Tim tuan rumah, Persama Malang, meraih Juara III dan berhak membawa hadiah piala dan uang pembinaan Rp 2,5 juta.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pertandingan sepak bola amputasi ini digelar sebagai rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-78. &#8220;Sebelumnya, kami mengobrol dengan Ketua Persama yaitu Sueb dan mereka ingin menggelar pertandingan ini. Kemudian Polresta Malang Kota mengandeng Pemerintah Kota Malang dan Kodim 0833 menyelenggarakan dan memfasilitasi sepak bola amputasi ini dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-78,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pertandingan ini juga sebagai pemanasan Tim Persama Malang menuju Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora yang akan digelar pada Desember 2024 mendatang. &#8220;Untuk latihan, tadi disampaikan Bapak Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, akan memfasilitasi dan menggratiskan Stadion Gajayana untuk tempat latihan Persama. Untuk pelengkapannya seperti jersey, bola dan sepatunya, akan kami siapakan bersama-sama,&#8221; urai Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p>Dirinya mengimbau&nbsp; bagi masyarakat yang memiliki keinginan bergabung di Persama, akan difasiltasi. Bagi yang berkeinginan bergabung akan kita fasilitasi. Akan dilakukan pelatihan untuk regenerasi di Persama,&#8221; imbaunya.</p>



<p>Pihaknya menjelaskan dengan bergabung di klub sepak bola amputasi, peluang menjadi pemain nasional dan internasional akan semakin besar. &#8221; Sepak bola amputasi melahirkan atlet-atlet berbakat. Contohnya adalah pemain Persaid Jember bernomor punggung 10 yaitu Bahir, yang kini dikontrak oleh tim kesebelasan Turki. Tadi dari Tim Persas Surabaya menjadi atlet di Tim Nasional,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengapresiasi atas digelarnya sepak bola amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini. &#8220;Ini luar biasa sekali. Kami akan mendukung penuh dengan adanya pertandingan seperti ini. Dengan kegiatan ini, kami berharap para peserta semangat dalam olahraga sepak bola amputasi. Nantinya selain menfasilitasi,&nbsp; kami juga memberikan kepercayaaan kepada mereka untuk semangat, bisa berkreasi memberikan kemampuan dan mengharumkan Kota Malang di ajang sepak bola amputasi,&#8221; ujarnya, usai memberikan sambutan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210782</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
