<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>angkutan online &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/angkutan-online/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 May 2018 11:54:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>angkutan online &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Konflik Angkutan Konvensional dan Online, Komisi C DPRD Jember Gelar Hearing</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-konflik-angkutan-konvensional-dan-online-komisi-c-dprd-jember-gelar-hearing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 May 2018 11:54:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan online]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jember]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41022</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Komisi C DPRD Jember melakukan rapat dengar pendapat dengan penggiat angkutan umum daring (online) dan konvensional baik roda dua dan roda 4. Rapat dengar pendapat ini juga melibatkan UPT LLAJ Dishub Provinsi dan Satlantas Polres Jember, Rabu(2/5/2018). Dalam pertemuan tersebut masing-masing perwakilan pegiat transportasi dipersilahkan menyampaikan uneg-unegnya oleh pimpinan rapat Anang Murwanto. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8212; Komisi C DPRD Jember melakukan rapat dengar pendapat dengan penggiat angkutan umum daring (online) dan konvensional baik roda dua dan roda 4. Rapat dengar pendapat ini juga melibatkan UPT LLAJ Dishub Provinsi dan Satlantas Polres Jember, Rabu(2/5/2018). Dalam pertemuan tersebut masing-masing perwakilan pegiat transportasi dipersilahkan menyampaikan uneg-unegnya oleh pimpinan rapat Anang Murwanto.</p>
<p>Dari tiap perwakilan baik angkutan umum, ojek pangkalan dan taksi konvensional mengeluhkan keberadaan ojek online dan taksi online. Sementara itu Kepala UPT LLAJ Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur di  Jember Agus Wijaya menyoroti terkait  banyaknya para pengemudi belum tergabung pada badan usaha atau perusahaan resmi. Tak hanya itu pengemudi juga harus mempunyai SIM A umum dan kendaraannya  harus mengikuti uji kir selayaknya angkutan umum seperti yang tertuang dalam Permenhub nomor 108 yang per 1 April telah diberlakukan resmi.</p>
<p>“Para pengemudi taksi online ini harus mengurus perijinannya dulu kepada pemerintah kabupaten seperti mengurus SIUP dulu baru nanti rekomendasi dari Jember kita bantu ke (Dishub) propinsi Jawa Timur,” kata Agus Wijaya.</p>
<p>Agus Wijaya juga mengatakan jika sebenarnya kuota untuk pengemudi taksi online di Jember hanya 80 orang namun sampai saat ini di Jember ada lebih 200 orang.</p>
<p>Sedangkan menurut humas Paguyuban Taksi Online Jember (PTOJ) Fandi, selama ini pihanya telah berusaha mentaati regulasi yang ada. &#8220;Anggota kami ada 202 orang kami siap mengikuti aturan yang tertuang pada PM 108. Kami ingin mencari rejeki dengan mentaati aturan yang ada,” kata Fandi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41022</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aspirasinya Tak Digubris, Ratusan Sopir MPU Luruk Kantor Bupati Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/aspirasinya-tak-digubris-ratusan-sopir-mpu-luruk-kantor-bupati-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2018 16:54:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan online]]></category>
		<category><![CDATA[demo sopir]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36261-aspirasinya-tak-digubris-ratusan-sopir-mpu-luruk-kantor-bupati-kediri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Merasa Aspirasinya tidak digubris oleh Pemkab Kediri, ratusan sopir Mobil penumpang inul (MPU) menggeruduk kantor Bupati Kediri, Jln Sukarno Gotta Katang Kediri pads Selasa (10/4/2018). Ratusan sopir MPU tersebut melakukan aksi protes kedua terhadap Pemkab, karena keberadaan angkutan online semakin berani. Bahkan, sejak adanya angkutan online, pendapatan para sopir MPU di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Merasa Aspirasinya tidak digubris oleh Pemkab Kediri, ratusan sopir Mobil penumpang  inul (MPU)  menggeruduk kantor Bupati Kediri, Jln Sukarno Gotta Katang Kediri pads Selasa (10/4/2018). Ratusan  sopir MPU tersebut  melakukan aksi protes kedua terhadap Pemkab,  karena keberadaan angkutan online semakin berani. </p>
<p>    Bahkan, sejak adanya angkutan online, pendapatan para sopir MPU di Kabupaten Kediri terus turun, keberadaan mereka semakin merampas lahan penghasilan sopir MPU, terkait  hal itulah para sopir mendesak Bupati Kediri untuk segera  bertindak menyelesaikan masalah tersebut.</p>
<p>    Salah seorang  sopir MPU memgaku bernama Susanto mengatakan, aksi ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya, karena dangan munculnya angkutan  berbasis online  pendapatan para sopir terus merosot  tajam. &#8220;Untuk  itu  kami  meminta  kepada ibu  Bupati  untuk mengambil  langkah agar  keberadaan  angkutan online itu  segera  ditertibkan, &#8221; kaitanya. </p>
<p>    Lebih  lanjut  sopir asal Desa Pare  itu menambahkan, sejak beberapa  hari  lalu ternyata Dinas Perhubungan tidak   melakukan penertiban terhadap angkutan online tersebut.“Hari ini kami meminta Bupati Kediri mengakomodir tuntutan kami untuk membubarkan aplikasi angkutan online dan menertibkan mereka,” tegas Susanto</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/12572-sopir-angkot-jurusan-pare-kediri-luruk-kantor-perhubungan" rel="noopener" target="_blank">Sopir Angkot Jurusan Pare-Kediri, Luruk Kantor Perhubungan</a> )</p>
<p>     Kehadiran angkutan  online itu  dirasakan oleh  para sopir sangat  meresahkan, selain  merasa lahannya diserobot dan pendapatan mereka mengalami penurunan, mereka juga merasa pelanggan mereka  yang selama  ini  telah  dibina semuanya buyar. Bahkan, tarifnya dibawah  standart.“Pendapatan kita anjlok  sejak angkutan online ini beroperasi. Sebelumnya setiap  hari para sopir  mampu  punya penghasilan Rp 70 ribu,  kini  sehari  hanya mendapat Rp 25 ribu,&#8221; keluhnya</p>
<p>    Para sopir angkutan  tersebut mendatangi kantor Bupati sekitar pukul 08.00 Wib, dangan berkumpul di kawasan Simpang Lima Gumul, berkoordinasi  sebentar,  mereka  kemudian melakukan pawai menuju Kantor Bupati Kediri. </p>
<p>     Untuk mengantisipasi terjadinya tindakan  diluar kendali  para sopir,  jajaran personil  Dari Polres Kediri telah  disiagakan. <strong>(mid/edi/aji)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36261</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Konflik Paguyuban Becak dan Ojek Grab Bike di Situbondo Dimediasi Tiga Pilar</title>
		<link>https://memontum.com/konflik-paguyuban-becak-dan-ojek-grab-bike-di-situbondo-dimediasi-tiga-pilar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2018 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan online]]></category>
		<category><![CDATA[Grab Bike]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32682-konflik-paguyuban-becak-dan-ojek-grab-bike-di-situbondo-dimediasi-tiga-pilar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Patokan menggelar mediasi antara paguyuban becak dan ojek online Grab yang sering mangkal di seputaran RSUD Situbondo. Mediasi ini dilakukan untuk menghindari adanya konflik di antara para tukang becak paguyuban RSUD dan pangkalan ojek online Grab. Pantauan Memontum.com, mediasi dilakukan di Kantor Lurah Patokan, Kecamatan Situbondo, Selasa (20/3/2018) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212; Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Patokan menggelar mediasi antara paguyuban becak dan ojek online Grab yang sering mangkal di seputaran RSUD Situbondo. Mediasi ini dilakukan untuk menghindari adanya konflik di antara para tukang becak paguyuban RSUD dan pangkalan ojek online Grab.</p>
<p>Pantauan Memontum.com, mediasi dilakukan di Kantor Lurah Patokan, Kecamatan Situbondo, Selasa (20/3/2018) pukul 10.00 WIB. Pertemuan dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Situbondo Aiptu Subowo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Patokan dan Babinsa Kelurahan Patokan.</p>
<div class="video-container"><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/kA94ZsJ2Nxk" width="100%" height="100%" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></div>
<p>Sedangkan pihak paguyuban becak dan ojek online dari Grab Bike dan ojek lain yang hadir dalam mediasi ini ada 25 orang. Mediasi ini sendiri dilakukan untuk mencari penyelesaian masalah.</p>
<p>Lurah Patokan Sugeng Purwo Priyanto SE MM mengatakan, di kawasan jalan RSUD dr.Abdoer Rahem, sering terjadi selisih paham antara tukang becak dan ojek online Grab. Paguyuban becak disebut tak terima ojek online Grab mangkal di wilayah tersebut.</p>
<div id="attachment_12699" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-12699" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0273-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Lurah Patokan Sugeng Purwo Priyanto SE MM saat diwawancarai Memontum.(im)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-32697" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0273-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0273-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0273-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0273-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-12699" class="wp-caption-text"><em><strong>Lurah Patokan Sugeng Purwo Priyanto SE MM saat diwawancarai Memontum.(im)</strong></em></p></div>
<p>Mediasi ini selesai pada pukul 12.15 WIB. Ada empat poin penting yang berhasil dicapai antara paguyuban becak dan ojek online Grab, yaitu:</p>
<p><strong>1.</strong> Bagi pengemudi online yang akan mengambil penumpang di kawasan RSUD. Batas penjemputan penumpang pengguna jasa transportasi online Grab untuk kawasan RSUD dr.Abdoer Rahem Situbondo menuju arah selatan titik penjemputan dikawasan jalan depan Kantor Dinsos Situbondo, sedangkan arah utara titik penjemputannya di depan Kantor BPJS.</p>
<p><strong>2.</strong> Batas penjemputan penumpang pengguna jasa transportasi online Grab untuk wilayah SMAN 2 Situbondo arah utara titik penjemputannya di warung Nasi Karak, untuk arah selatan titik penjemputannya di area Alfamart selatan stadion, sedangkan dari arah timur titik penjemputannya di area bengkel Motul.</p>
<p><strong>3.</strong> Batas penjemputan pengguna jasa transportasi online Grab untuk wilayah SMPN 1 Situbondo arah barat titik penjemputannya di depan Koramil Situbondo, untuk arah timur untuk penjemputannya di depan Kampus UNARS Situbondo.</p>
<p><strong>4.</strong> Saling menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut dan penjemputan penumpang agar sesuai dengan titik lokasi aplikasi.</p>
<p>Sugeng Purwo mengatakan, para tukang becak paguyuban RSUD, SMAN 2, SMPN 1 Situbondo dan driver ojek online Grab yang datang dalam mediasi itu merupakan para koordinator. Dia meminta semuanya mengkomunikasikan hasil mediasi dan mentaati peraturan bersama yang telah dibuat.</p>
<div class="video-container"><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/-sIbTMZGS3Y" width="100%" height="100%" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></div>
<p>&#8220;Ke depan pun akan saya rencanakan untuk mendata seluruh anggota paguyuban becak dan driver ojek online Grab maupun yang online lainnya untuk di kelurahan patokan,&#8221; ujar Sugeng.<br />
￼<br />
Sementara itu, Aiptu Subowo juga berpendapat senada. Dia berharap ke depan tidak ada lagi perselisihan di antara driver ojek online dan paguyuban becak di wilayah Situbondo.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0270-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-32696" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0270-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0270-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0270-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0270-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya berharap ke depan tidak ada perselisihan di antara driver ojek online dan para tukang becak, semua mencari rejeki. Jadi kami selaku pihak kepolisian menyarankan agar menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara Babinsa Patokan menyatakan, di Situbondo sebenarnya ada sekitar 100 pengemudi ojek online Grab. Namun baru saat ini ada perselisihan. Dia pun meminta hal itu tidak terulang kembali adanya kesalahan pahaman antara para tukang becak di wilayah RSUD.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0274-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-32695" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0274-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0274-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0274-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0274-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kunci utama yaitu komunikasi dan saling menghargai,&#8221; imbuhnya. Usai mediasi, para tukang becak dan pengojek online ini bersalaman. Mereka semua lalu membubarkan diri dan kembali beraktivitas dengan situasi aman dan tertib. <strong>(im/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sopir Angkot Jurusan Pare-Kediri,  Luruk Kantor Perhubungan</title>
		<link>https://memontum.com/sopir-angkot-jurusan-pare-kediri-luruk-kantor-perhubungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2018 13:11:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan online]]></category>
		<category><![CDATA[demo sopir]]></category>
		<category><![CDATA[dishub kabupaten kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32356-sopir-angkot-jurusan-pare-kediri-luruk-kantor-perhubungan</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Kediri &#8212; Puluhan sopir angkutan Kediri-Pare yang tergabung dalam paguyuban MPU Garuda Sakti melakukaan aksi ujuk rasa di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri pada Senin (19/3/2018). Para sopir angkot itu menuntut untuk menertibkan angkutan yang berbasis aplikasi online agar tidak mengambil para penumpang dijalan. Karena operasional para sopir online itu dianggap merusak lahan penumpang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Kediri </strong>&#8212; Puluhan sopir angkutan Kediri-Pare yang tergabung dalam paguyuban MPU Garuda Sakti melakukaan aksi ujuk rasa di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri pada Senin (19/3/2018). Para sopir angkot itu menuntut untuk menertibkan angkutan yang berbasis aplikasi online agar tidak mengambil para penumpang dijalan. </p>
<p>Karena operasional para sopir online itu dianggap merusak lahan penumpang para angkot tradisional. Kedatangan puluhan massa tersebut  dengan menggunakan kendaraan yang sehari hari digunakan untuk mencari rejeki. </p>
<p>Imam Mujianto kordinaror sopir angkutan umum Kediri &#8211; Pare meminta agar  Dinas Perhibungan (Dishub)  menertibkan angkot Online pemerintah menulusuri  uji kir, Sim umum dan izin pengoprasian trayek  angkutan umum berbasis aplikasi itu. &#8220;Angkutan online ini main tabrak sistem yang ada, tapi mereka berani mengangkut penumpang umum. Sedangkan kami harus melewati berbagai macam izin bila ingin beroperasi,&#8221; katanya. </p>
<p>Lebih lanjut Imam Mujianto menamnahkan, semua penumpang dihabiskan angkot online, baik penumpang dari arah Kediri dan arah Pare pun juga mereka habisi. &#8220;Maka dari itu, kami meminta ketegasan kepada pemerintah supaya menertibkannya sesuai dengan aturan yang ada. Jangan sampai mereka meraja rela disini, tanpa adanya trayek yang ditentukan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Para angkot tradisional wajib setoran Rp 50.000/hari,  namun karena kehadiran angkot online, tidak bisa setor. &#8220;Saat ini kami tidak bisa memenuhi  target tersebut, bahkan, kami tidak mendapat uang sepeserpun dari hasil bekerja menarik angkutan umum seharian,&#8221; keluhnya. </p>
<p>Sementara itu Joko Hariono Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Kabupaten Kediri saat dikonfirmasi mengatakan, ia tidak tahu menahu soal akutan online.&#8221;Terus terang saja kami tidak tahu, karena selama ini dari pihak MPU online tak pernah ada izin dengan Dishub Kabupaten Kediri,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketika ditanya permasalahan angkutan online ini, Joko Hariono berjanji  akan berkoordinasi dengan Polres dan Provinsi untuk mencari solusinya. &#8220;Jadi bukan Kabupaten atau Kota yang mengeluarkam ijin, yang jelas langkah konkret kami akan sesegera berkordinasi dengan  Provinsi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam aksi kemarin, para sopir  membawa banner yang bertuliskan tuntutan pemerintah harus dengan ketentuan pemerintah UU no 10 meliputi, SIM umum, Plat mobil harus kuning, ada uji kir, dan juga stiker.<strong> (mid/aji/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32356</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
