<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>anjal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/anjal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 May 2023 13:31:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>anjal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satpol PP Lakukan Penertiban Anjal dan Gepeng di Empat Titik Jalan di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-lakukan-penertiban-anjal-dan-gepeng-di-empat-titik-jalan-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 May 2023 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anjal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gepeng]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Anak Jalanan (Anjal), gelandangan dan pengemis (Gepeng) dilakukan penertiban oleh Satpol PP Kota Malang, Senin (22/05/2023) tadi. Bahkan, beberapa titik menjadi sasaran dalam penertiban itu. Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat, menyampaikan jika penertiban tersebut termasuk prioritas utama dalam menjaga ketentraman Kota Malang. Sehingga, ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Anak Jalanan (Anjal), gelandangan dan pengemis (Gepeng) dilakukan penertiban oleh Satpol PP Kota Malang, Senin (22/05/2023) tadi. Bahkan, beberapa titik menjadi sasaran dalam penertiban itu.</p>



<p>Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat, menyampaikan jika penertiban tersebut termasuk prioritas utama dalam menjaga ketentraman Kota Malang. Sehingga, ke depan pihaknya akan terus melakukan koordinasi bersama dengan jajaran terkait dan akan memperkuat Perda.</p>



<p>“Penertiban Anjal dan gepeng saat ini kami serius dalam penanganannya. Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, untuk antisipasi terkait dengan gangguan ketentraman dan ketertiban umum, salah satunya yakni berupa Anjal dan gepeng ini. Kami juga sudah ada Perda mengenai Anjal gepeng ini, tetapi dalam penindakannya, tidak ada tindak pidana ringan (tipiring) hanya pembinaan,” jelas Rahmat, seusai melakukan penertiban.</p>



<p>Untuk sasaran lokasi yang telah dilakukan penertiban, ujarnya, yaitu diantaranya mulai dari Jalan Basuki Rahmat, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan MT Haryono. Kemudian, untuk mereka yang telah terjaring, akan diamankan terlebih dahulu untuk di data, lalu akan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang.</p>



<p>“Untuk kedepannya, kami ingin mengusulkan terkait dengan Perda bagaimana agar jangan pelakunya saja yang kita bawa, tetapi juga yang memberi, agar bagaimana dikenakan sanksi. Ini juga bagus untuk diterapkan karena daerah lain sudah menerapkan itu,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Menurut Rahmat, selama beberapa kali mengamankan anjal dan gepeng tersebut, pendapatan atau uang yang didapatkan oleh mereka cukup signifikan. Sehingga, membuat para anjal dan gepeng tersebut, malas untuk mencari penghasilan di tempat yang lebih layak.</p>



<p>“Mereka kerjanya jadi males, pikirannya enak mencari uang dengan jalan yang mudah dan apalagi ada beberapa juga yang dalam tanda kutip, melakukan tindakan kekerasan saat meminta minta, termasuk pemaksaan dan lainnya,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, meskipun rencana pembentukan Perda mengenai sanksi kepada pemberi, masih dalam tahap wacana, Satpol PP Kota Malang berharap segera dapat mengimplementasikannya. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinsos P3AP2K Kota Malang, untuk menggali masukan dan usulan terkait sanksi yang tepat dalam Perda tersebut.</p>



<p>“Sampai saat ini Perda masih belum. Masih kami wacanakan dulu, nanti kalau sudah masuk program pembentukan peraturan daerah (promperda) akan kami usulkan. Bentuk sanksinya nanti juga diatur di dalamnya. Yang pastinya ada sanksi denda, tapi sekarang masih mengusulkan. Toh dari Dinsos juga mengusulkan,” imbuhnya.</p>



<p>Di sisi lain, Rahmat juga menekankan bahwa Satpol PP Kota Malang, akan tetap melibatkan pihak berwenang dalam penanganan kasus yang melibatkan pelanggaran hukum yang diatur dalam KUHP. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas. Beri Uang ke Anjal dan Pengemis di Kota Malang Bisa Disanksi</title>
		<link>https://memontum.com/awas-beri-uang-ke-anjal-dan-pengemis-di-kota-malang-bisa-disanksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 08:57:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anjal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167282</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, miliki rencana akan memberikan sanksi pada pemberi uang untuk pengemis atau anak jalanan (Anjal) di Kota Malang. Hal ini, diungkap Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penny Indriani. “Ini Peraturan Daerah (Perda) pemberian sanksi masih digodok,&#8221; katanya, Sabtu (09/04/2022) tadi. Dijelaskannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, miliki rencana akan memberikan sanksi pada pemberi uang untuk pengemis atau anak jalanan (Anjal) di Kota Malang. Hal ini, diungkap Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penny Indriani.</p>



<p>“Ini Peraturan Daerah (Perda) pemberian sanksi masih digodok,&#8221; katanya, Sabtu (09/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, pemberian sanksi ini akan diberikan pada pengemis dan juga pemberi uang. Ini dilakukan, agar keduanya aman dan pemberi tidak seenaknya memberi. Untuk itu, jika akan memberi atau bersedekah harus melewati Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang.</p>



<p>“Seyogyanya kalau mau memberi, tidak di jalanan ya. Kalau bisa ke Baznas dan pasti nanti akan disalurkan pada yang berhak,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Hal ini dilakukan, agar para pengemis yang meminta-minta tidak menggantungkan diri dengan meminta. Ditegaskan juga, bahwa Dinsos-P3AP2KB sudah memberikan binaan mental hingga sosialisasi. Bahkan, juga memberi pelatihan kerja pada pengemis dan anak jalanan.</p>



<p>“Ada penanganan dari kami di Dinsos. Selain itu, kami juga sudah siapkan shelter bagi mereka yang nggak punya rumah,” terangnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167282</post-id>	</item>
		<item>
		<title>15 Anak Asal Jalanan Jember Terjaring Razia, Mengaku Suporter Bola</title>
		<link>https://memontum.com/15-anak-asal-jalanan-jember-terjaring-razia-mengaku-suporter-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 16:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[anjal]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Sosial Jember]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/83445-15-anak-asal-jalanan-jember-terjaring-razia-mengaku-suporter-bola</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Sekitar belasan anak terjaring razia Satpol PP Kabupaten Pasuruan kini telah dilimpahkan ke Dinas Sosial Jember, kepada petugas, anak-anak yang berkisar umur belasan tahun itu mengaku suppoter bola yang hendak pulang tertangkap. Setelah mendapat pelimpahan dari Dinas Sosial Pasuruan, Pihak Dinsos Jember langsung mendata dan memberikan pembinaan kepada belasan pemuda tersebut di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Sekitar belasan anak terjaring razia Satpol PP Kabupaten Pasuruan kini telah dilimpahkan ke Dinas Sosial Jember, kepada petugas, anak-anak yang berkisar umur belasan tahun itu mengaku suppoter bola yang hendak pulang tertangkap.</p>
<p>Setelah mendapat pelimpahan dari Dinas Sosial Pasuruan, Pihak Dinsos Jember langsung mendata dan memberikan pembinaan kepada belasan pemuda tersebut di UPT Aula Liposos Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Kamis (25/4) siang.</p>
<p>“Kita tahu, karena memiliki data base anak jalanan. Walaupun dia mengatakan bahwa dia bukan anak jalanan, dan dia hanya mengaku suporter bonek mania persebaya, dia mau mau kesana, karena liburan dari pondoknya, dia mengkau tidak membawa apa-apa, dan mengaku tidak pegang uang untuk pulang,” ungkap Kadinsos Jember Isnaini Dwi Susanti saat ditemui memontum.com.</p>
<p>Saat dilakukan pembinaan lanjut Santi, anak-anak yang rata-rata berasal dari kecamatan Tanggul, Bangsalsari, Gumukmas mengkau hendak pulang, tetepi terjaring razia.</p>
<p>“Dia menunggu bis, kemudian di razia. Anak-anak seperti itu bisa dikatakan belum mempunyai jati diri, jadi kewajiban kita untuk mengingatkan pada mereka,” katanya.</p>
<p>Setelah ini, belasan pemuda itu akan mengikuti pelatihan-pelatihan di sejumlah UPT atau sekolah, hingga anak-anak tersebut bisa mandiri kedepannya.</p>
<p>“Bagi yang tidak sekolah, kita akan mengikutkan pelatihan-peltihan. Saya sudah berjanji dan diminta UPT agar anak jalanan, untuk mensekolahkan hingga SMP dan SMA/SMK di Situbondo sampai dia bisa mandiri untuk bekerja,” Jelas Santi.</p>
<p>Saat ditanya sambung Santi, berapa lama mereka berada di Pasuruan, para pemuda itu mengkau hanya beberapa hari saja disana.</p>
<p>“Mereka mengaku disana sudah tiga hari. Bahkan dari mereka, juga ada anak yatim yang ditinggal ibunya, dan saat ini tinggal bersama neneknya yang tidak bisa jalan. Dia juga takut saat orang tua akan saya panggil kesini,” ungkap Santi.</p>
<p>Menurut Santi, diantara mereka ada juga yang mengaku sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren di Jember. “Mereka mengatakan saat ini sedang berada di salah satu pondok di jember,” tuturnya.</p>
<p>Setelah mereka dilakukan pembinaan oleh Dinsos Jember, pihaknya nanti akan mengembalikan pemuda yang usianya masih sekolah itu kepada orang tuanya.</p>
<p>&#8220;Nanti akan saya kembalikan ke orang tuanya dan disaksikan oleh perangkat desanya. Sehingga kita sama-sama bisa membina pemuda yang umurnya masih berkisar umur 15 hingga 17 tahun,” tutupnya. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83445</post-id>	</item>
		<item>
		<title>9 Anjal Digaruk Satpol PP Saat Ngamen</title>
		<link>https://memontum.com/9-anjal-digaruk-satpol-pp-saat-ngamen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 16:34:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[anjal]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78407-9-anjal-digaruk-satpol-pp-saat-ngamen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sembilan anak jalanan (Anjal ) digaruk petugas Satpol PP Kota Kediri saat ngamen di perempatan jalan protokol Kota Kediri. Tindakan tegas Satpol PP Kota Kediri itu menindak lanjuti aduan masyarakat banyaknya anak jalanan (Anjal) yang meresahkan saat mengamen disimpang empat Mrican, Kecamatan Mojoroto, jalan Merbabu arah PG. Mrican. Kabid Trantibum Satpol PP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Sembilan anak jalanan (Anjal ) digaruk petugas Satpol PP Kota Kediri saat ngamen di perempatan jalan protokol Kota Kediri. Tindakan tegas Satpol PP Kota Kediri itu menindak lanjuti aduan masyarakat banyaknya anak jalanan (Anjal) yang meresahkan saat mengamen disimpang empat Mrican, Kecamatan Mojoroto, jalan Merbabu arah PG. Mrican.</p>
<p>Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, mengatakan, rasia gabungan regu 1 dan regu 2 dalam menindak lanjuti dumas terkiat anjal, dilaksanakan sekitar pukul 17.10 Wib, petugas berhasil mengamankan 9 anjal. &#8221; Anak jalanan yang diamankan pertama kali 6 orang anak, sedangkan tiga orang saat mau ditangkap petugas melarikan diri, “ katanya kemarin</p>
<p>Setelah dilakukan pengejaran, kata Nur Khamid, ketiga anjal yang melarikan diri berhasil diamankan, jadi a 9 anak oni yang sudah meresahkan. “Petugas saling kejar kejaran untuk menangkap tiga anjal yang melarikan diri, akhirnya ketiganya dapat ditangkap dan diamankan oleh petugas Satpol PP, “ tambahnya.</p>
<p>Kesembilan anak jalanan yang terjaring razia iru langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri guna proses lebih lanjut.<strong> (im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi A Berharap Pol PP-Dinsos Kota Batu Tegas ke Pengemis dan Anjal</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-berharap-pol-pp-dinsos-kota-batu-tegas-ke-pengemis-dan-anjal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2018 13:21:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[anjal]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28445-komisi-berharap-pol-pp-dinsos-kota-batu-tegas-ke-pengemis-dan-anjal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Pesatnya kunjungan wisatawan ke Kota Batu juga mampu menarik perhatian para pengemis dan anak jalanan. Hal tersebut kadang berdampak negatif pada kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Melihat hal tersebut, Komisi A DPRD Kota Batu berharap ada sinergitas baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu menyelesaikan hal ini. Jangan sampai wisatawan merasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8212; Pesatnya kunjungan wisatawan ke Kota Batu juga mampu menarik perhatian para pengemis dan anak jalanan. Hal tersebut kadang berdampak negatif pada kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Melihat hal tersebut, Komisi A DPRD Kota Batu berharap ada sinergitas baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu menyelesaikan hal ini. Jangan sampai wisatawan merasa tidak nyaman saat menikmati keragaman tempat wisata yang ada. </p>
<p>Memang, ungkap Sudiyono Ketua Komisi A DPRD Kota Batu perkembanfan wisata di Batu yang terus menggeliat dari tahun ke tahun juga menjadi daya magnet para pengemis dan anak jalanan. Apalagi disaat musim liburan, dipastikan beberapa obyek wisata dan jalan dipenuhi oleh mereka. </p>
<p>Sudiyono khawatir jika ini ada pembiaran dari Satpol PP dan Dinas Sosial lama kelamaan akan merusak citra dunia wisata di Batu. Untuk itu kami menekankan pada Dinsos dan Satpol PP segera melakukan razia. </p>
<p>&#8220;Dalam razia nanti kami berharap ada ketegasan dari kedua dinas yaitu Satpol PP dan Dinsos. Jangan hanya didata dan diamankan terus dipulangkan, tapi harus dilakukan pembinaan. Supaya tidak menanggani persoalan yang sama setiap tahun, &#8221; harap politisi Partai PKB ini, Minggu (25/2/2018).</p>
<p>Menurut dia, berwibawanya suatu daerah adalah bagaimana sikap berani dan tegasnya anggota Satpol PP untuk menindak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Sehingga Kota Batu berbasis wisata tidak diwarnai, diciderai dan dikotori oleh permasalahan ini terus menerus. Suasana nyaman dan aman bagi wisatawan harus tetap dikedepankan, &#8221; tegas Sudiyono. </p>
<p>Menanggapi hal ini, Robiq Yunianto Kasatpol PP Kota Batu berjanji akan melakukan segera melakuka tindakan tegas. Saat ditanya apa tanggapan dari Satpol PP Robiq menjawab &#8221; Ya dengan tindakan, tidak sekedar kata-kata, &#8221; singkatnya. </p>
<p>Saat ditanya kapan Satpol PP menggelar razia, dia berjanji setelah acara HUT Satpol PP tanggal 3/3/2018 mendatang. </p>
<p>Hingaa berita ini ditulis Kepala Dinas Sosial Kota Batu Bambang Kuncoro belum bisa dkonfirmasi melalui telepon dan pesan whatshap. <strong>(lih/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28445</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
