<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Anshor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/anshor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Feb 2025 11:27:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Anshor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Konfercab GP Anshor Situbondo, Johantono Terpilih Aklami Ketua Ansor Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/konfercab-gp-anshor-situbondo-johantono-terpilih-aklami-ketua-ansor-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2025 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[aklami]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[johantono]]></category>
		<category><![CDATA[Konfercab]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terpilih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218909</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Konfercab XI Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Situbondo, Johantono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Situbondo periode 2025 &#8211; 2029. Konfercab dengan calon tunggal tersebut, berlangsung khidmat di Aula Pondok Pesantren Sumber Bunga, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Minggu (02/02/2025) tadi. Hadir dalam Konfercab ini, diantaranya Pengurus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Konfercab XI Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Situbondo, Johantono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Situbondo periode 2025 &#8211; 2029. Konfercab dengan calon tunggal tersebut, berlangsung khidmat di Aula Pondok Pesantren Sumber Bunga, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Minggu (02/02/2025) tadi.</p>



<p>Hadir dalam Konfercab ini, diantaranya Pengurus DPP dan DPW GP Ansor, Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, Kajari Situbondo, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Wabup Situbondo terpilih, Pengurus PC Muslimat NU, Pemuda Muhamadiyah, Pemuda Gereja Katolik, Kadepag, Pembina PC GP Ansor Situbondo, Habib Husen dan seluruh peserta Konfrencab GP Ansor se Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Diketahui, bahwa Johantono sebelumnya menjabat sebagai sekretaris PC GP Ansor Situbondo. &#8220;Ini bentuk dukungan yang luar biasa oleh seluruh pengurus PAC dan pengurus ranting. Amanah dan perjuangan ini akan kita jalankan bersama semua sahabat-sahabat Ansor,&#8221; kata Johantono.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait program prioritas, ujar Johantono, pihaknya akan fokus pada program kaderisasi dan peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, kaderisasi formal maupun non formal. &#8220;Ini adalah amanah yang diberikan oleh pengurus PAC dan ranting, maka amanah ini akan saya jalankan secara efektif dan seluruh kegiatan bisa terlaksana di level paling bawah,&#8221; jelas Johantono.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, akan minta arahan dan bimbingan kepada pimpinan lama. &#8220;Setelah Konfercab kami akan membentuk susunan kepengurusan. Dan tadi, panitia pembentukan pengurus sudah terbentuk,&#8221; ujar Johantono. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh PAC dan Ranting GP Ansor yang telah memberikan dukungan penuh pada Konfercab ini. &#8220;Mari kita bersama sama bekerja agar GP Ansor bisa naik kelas dan mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Situbondo tercinta ini,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218909</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ningsih Tinampi Ngaku Bisa Panggil Nabi, Rasul dan Malaikat, GP Anshor Bangil Minta MUI Turun Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/ningsih-tinampi-ngaku-bisa-panggil-nabi-rasul-dan-malaikat-gp-anshor-bangil-minta-mui-turun-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 14:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Ningsih Tinampi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104405-ningsih-tinampi-ngaku-bisa-panggil-nabi-rasul-dan-malaikat-gp-anshor-bangil-minta-mui-turun-tangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ningsih Tinampi warga Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan merupakan ahli pengobatan alternatif yang saat ini menjadi jujukan masyarakat. Pasien Ningsih Tinampi sendiri mencapai puluhan ribu orang, dari dalam hingga luar negeri. Hal ini mengingatkan akan keberadaan Ponari tahun 1990 lalu. Namun di beberapa hari belakangan, keberadaan Ningsih Tinampi menjadi bahan cibiran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ningsih Tinampi warga Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan merupakan ahli pengobatan alternatif yang saat ini menjadi jujukan masyarakat. Pasien Ningsih Tinampi sendiri mencapai puluhan ribu orang, dari dalam hingga luar negeri. Hal ini mengingatkan akan keberadaan Ponari tahun 1990 lalu.</p>
<p>Namun di beberapa hari belakangan, keberadaan Ningsih Tinampi menjadi bahan cibiran khalayak ramai, setelah beredar video atas pengakuan Ningsih Tinampi yang pada intinya bisa memanggil Nabi atau Rasul serta malaikat.</p>
<p>Seperti yang dilontarkan Ketua GP Anshor Bangil H Saad Muafi, kala diminta komentarnya terkait pengakuan Ningsih Tinampi,Minggu (19/1/2020). &#8220;Jelas pernyataan tipuan dan 100% hoax,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Diterangkan tokoh muda yang juga menjabat sebagai wakil rakyat asal PKB ini, tidak ada satu manusia pun di dunia ini bisa memanggil roh atau zat malaikat apalagi nabi dan rosullulah.</p>
<p>&#8220;Sebagai seorang muslim, kami menghimbau agar masyarakat tidak mempercayai pengakuan Ningsih Tinampi yang bisa memanggil Nabi, Rasul dan Malaikat. Silakan yang bersangkutan (Ningsih Tinampi) berhubungan dengan Jin dalam kesehariannya, namun jangan sekali lagi berupaya merusak akidah umat Islam dengan pengakuan bodoh seperti itu,&#8221; tegas Gus Magrib sapaan akrab Ketua GP Anshor Bangil ini.</p>
<p>Ditambahkan Gus Magrib, pihaknya juga berharap agar MUI Kabupaten Pasuruan segera melakukan langkah klarifikasi atas hal tersebut.</p>
<p>&#8220;GP Anshor Bangil juga akan meminta petunjuk dan arahan pada para kiai sepuh, guna sebagai langkah jika MUI Kabupaten Pasuruan tidak segera melakukan langkah klarifikasi,&#8221; pungkas pria muda yang juga anggota komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Sementara itu ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda, menyampaikan bahwa sebagai lembaga pihaknya masih melakukan penelaahan dan saat ini belum memberikan sikap resmi.</p>
<p>&#8220;Selaku pribadi saya berpendapat bahwa pernyataan Nungsih Tinampi cukup meresahkan dan bisa dikatakan menyesatkan. Pihak berwenang perlu melakukan pembinaan padanya (Ningsih Tinampi),&#8221; ungkap KH Nurul Huda.</p>
<p>Perlu diketahui bersama bahwa Allah SWT telah berfirman pada Surat An-Naml ayat 65 yang artinya yaitu &#8220;tidak akan ada yang mengetahui seluruh penduduk langit dan bumi tentang perkara gaib kecuali Allah Yang Maha Mengetahuinya&#8221;.</p>
<p>&#8220;Telah jelas sekali firman Allah SWT tersebut, jadi jika ada orang yang mengaku dapat memanggil zat malaikat dan nabi juga rasul, hal tersebut sesat dan menyesatkan,&#8221; beber Kiai Huda.</p>
<p>Sementara itu dari pantuan memontum.com, Ningsih Tinampi melalui channel Youtube telah melakukan permintaan maaf. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Trenggalek Lepas Kirap Satu Negeri Anshor</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-trenggalek-lepas-kirap-satu-negeri-anshor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 09:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=59938</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S bersama Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin melepas rombongan Kirap Satu Negeri (KSN) GP Ansor/Banser NU di halaman gedung NU Trenggalek. Pelepasan rombongan ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada ketua rombongan. Kirap KSN akan dilanjutkan menuju kabupaten Ponorogo. Di konfirmasi terpisah, AKBP Didit menuturkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S bersama Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin melepas rombongan Kirap Satu Negeri (KSN) GP Ansor/Banser NU di halaman gedung NU Trenggalek. Pelepasan rombongan ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada ketua rombongan. Kirap KSN akan dilanjutkan menuju kabupaten Ponorogo. </p>
<p>Di konfirmasi terpisah, AKBP Didit menuturkan bahwa pihaknya sangat mendukung KSN yang bertujuan meneguhkan kembali nilai nasionalisme dan patriotisme yang berakar pada 4 pilar kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.</p>
<p><a href="https://memontum.com/59938-kapolres-trenggalek-lepas-kirap-satu-negeri-anshor/img-20181013-wa0143-copy" rel="attachment wp-att-59941"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181013-WA0143-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-59941" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181013-WA0143-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181013-WA0143-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>“Kiprah NU telah tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai salah satu bagian perjuangan kemerdekaan Indonesia. Semangat ini lah yang terus digelorakan oleh NU khususnya GP Ansor hingga saat ini, &#8221; ucap Didit, Sabtu (13/10/2018). </p>
<p>Kapolres Trenggalek berharap dengan KSN ini, semangat kebangsaan akan semakin tumbuh berkembang khususnya di kalangan generasi muda mengingat di era milenial seperti sekarang ini banyak kalangan menilai terjadi degradasi pemahaman nilai luhur bangsa Indonesia. Pengaruh negatif globalisasi di tambah rendahnya literasi bisa berdampak pada salah pemahaman yang berujung perpecahan.</p>
<p>“Ancaman terbesar saat ini adalah berita hoax, ujaran kebencian, isu Sara, adu domba yang disebarkan secara masif melalui berbagai platform media sosial dan media daring. Kirab Satu Negeri Ini diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik tentang bagaimana mencintai negeri ini dengan mengedepankan nasionalisme, persatuan dan toleransi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, KSN di Trenggalek ini telah berlangsung selama dua hari sejak tanggal 11 Oktober 2018 kemarin, dimana secara estafet dari Tulungagung, rombongan berjumlah puluhan orang dengan membawa panji dan bendera merah putih di terima oleh Bupati di pendopo Kabupaten Trenggalek. Dari Trenggalek rombongan akan bertolak menuju kabupetn Ponorogo dan diperkirakan berakhir tanggal 26 Oktober 2018 di stadion Maguwoharjo Yogyakarta. <strong>(mil/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59938</post-id>	</item>
		<item>
		<title>GP Anshor Kembali Datangi Kantor Panwaslu, Ancam Kerahkan Masa Lebih Besar</title>
		<link>https://memontum.com/gp-anshor-kembali-datangi-kantor-panwaslu-ancam-kerahkan-masa-lebih-besar</link>
					<comments>https://memontum.com/gp-anshor-kembali-datangi-kantor-panwaslu-ancam-kerahkan-masa-lebih-besar#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 18:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Panwaslu Kota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39716</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Belasan orang kader Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Kediri kembali datangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kediri. Kedatangan mereka kali ini atas undangan Panwaslu per tanggal (23/4/2018) kemarin, yang meminta untuk dilakukannya dialog terbuka antara Panwaslu dan GP Anshor Kota Kediri. Dialog terbuka yang dihadiri Aang Kunaifi Divisi Pengawasan Panwaslu Provinsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Belasan orang kader Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Kediri kembali datangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kediri. Kedatangan mereka kali ini atas undangan  Panwaslu per tanggal (23/4/2018) kemarin, yang meminta untuk dilakukannya dialog terbuka antara Panwaslu dan GP Anshor Kota Kediri.</p>
<p>Dialog terbuka yang dihadiri Aang Kunaifi Divisi Pengawasan Panwaslu Provinsi Jawa Timur itu membahas atas somasi yang sebelumnya sempat dilayangkan pada saat aksi unjuk rasa GP. Anshor Kota Kediri yang lalu.</p>
<p> Setelah beberapa lama dialog berjalan, akhirnya Panwaslu Kota Kediri yang diwakili secara langsung oleh Panwaslu Provinsi Jatim, meminta maaf atas kesalahan yang menyuruh anggota GP Anshor untuk non aktif sementara waktu dari kepengurusan organisasi masyarakat (ormas) saat menjabat sebagai Panwascam dan PPL.</p>
<p>&#8220;Ya, kami meminta maaf atas tindakan itu. Memang secara undang-undang atau aturan yang mengatur didalamnya itu tidak ada yang mengatur bagi ormas untuk bisa menjadi Panwascam ataupun PPL saat Pemilihan Umum (Pemilu). Yang tidak diperbolehkan itu seorang Panwascam maupun PPL terlibat dan masuk di dalam struktural Partai, itu baru yang tidak boleh,&#8221; kata Aang Kunaifi.</p>
<p> Namun terkait desakan GP.Anshor  agar Panwaslu mencopot jabatan oknum Panwascam yang dianggap melanggar kode etik serta pembuat gaduh ini masih  didalami terlebih dahulu. &#8221; Karena kita juga tidak diperbolehkan untuk langsung melakukan pencopotan secara langsung tanpa adanya bukti-bukti yang kuat,&#8221; terang Aang perwakilan Panwaslu Provinsi Jatim ini, Rabu (25/4/2018) </p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/38075-merasa-didzolimi-oknum-panwas-gp-anshor-luruk-kantor-panwaslu" rel="noopener" target="_blank">Merasa Didzolimi Oknum Panwas, GP Anshor Luruk Kantor Panwaslu</a> )    </p>
<p>Sementara itu ketua PC GP Anshor Kota Kediri Wazid Khusni Manshur mengaku, puas atas hasil yang disepakati oleh Panwaslu Kota Kediri.&#8221;Kami merasa puas, dengan Panwaslu Kota Kediri telah meminta maaf kepada kami,&#8221; katanya.</p>
<p> Pertemuan tersebut oleh Anshor dianggap masih menyisakan PR bagi Panwaslu, yakni untuk segera melakukan tindakan terhadap salah satu oknum panwascam Kota Kediri, yang kita nilai telah melanggar kode etik.<strong>(mid/edi/im)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gp-anshor-kembali-datangi-kantor-panwaslu-ancam-kerahkan-masa-lebih-besar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>GP Ansor Laporkan Pemilik Akun FB Penghina Nabi Muhammad ke Polresta Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/gp-ansor-laporkan-pemilik-akun-fb-penghina-nabi-muhammad-ke-polresta-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 12:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo langsung merespon akun Facebook (FB) milik Rhendra Kurniawan warga Perumahan Puri Surya Jaya, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan pemilik akun FB itu ke SPKT Polresta Sidoarjo, Kamis (26/04/2018). Pemilik akun FB ini dilaporkan ke polisi, lantaran mengunggah videonya ke Media Sosial (Medsos) yang berisi ujaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo langsung merespon akun Facebook (FB) milik Rhendra Kurniawan warga Perumahan Puri Surya Jaya, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan pemilik akun FB itu ke SPKT Polresta Sidoarjo, Kamis (26/04/2018).</p>
<p>Pemilik akun FB ini dilaporkan ke polisi, lantaran mengunggah videonya ke Media Sosial (Medsos) yang berisi ujaran kebencian dan diduga menghina Nabi Muhammad SAW serta umat Islam. Para aktivis Ansor Sidoarjo ini menilai, kata-kata yang disampaikan pria bertopi dalam sebuah mobil ini dinilai benar-benar keterlaluan. Selain mengaku sebagai Imam Mahdi, pria dalam video itu juga menjelek-menjelekkan Nabi Muhammad, mengolok-olok umat Islam.</p>
<p>&#8220;Kami lapor ke Polresta Sidoarjo karena pria dalam video itu masih merupakan warga Sidoarjo. Dengan laporan ini kami berharap polisi segera memproses dan menangkap pria penghina Nabi ini,&#8221; terang Wakil Ketua GP Ansor Sidoarjo, Ahmad Muzayyin, saat melapor ke Polresta Sidoarjo, Kamis (26/04/2018).</p>
<p>Muzayyin menceritakan setelah video menghina nabi itu viral di Media Sosial (Medsos) para anggota GP Ansor sudah berusaha melacak alamatnya di Perum Puri Surya Jaya Gedangan. Namyn saat didatangi ke rumahnya sudah dalam kondisi kosong. </p>
<p>&#8220;Kabarnya dia (Rhendra Kurniawan) sudah beberapa bulan pindah dari perumahan itu. Selanjutnya, para anggota GP Ansor konfirmasi ke pihak Kecamatan Gedangan. Berdasarkan data di kecamatan, yang bersangkutan masih tercatat sebagai warga Gedangan dan belum pindah,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Merasa Didzolimi Oknum Panwas, GP Anshor Luruk Kantor Panwaslu</title>
		<link>https://memontum.com/merasa-didzolimi-oknum-panwas-gp-anshor-luruk-kantor-panwaslu</link>
					<comments>https://memontum.com/merasa-didzolimi-oknum-panwas-gp-anshor-luruk-kantor-panwaslu#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2018 11:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Puluhan massa dari Gerakan Pemuda Anshor Kota Kediri, melakukan aksi demo dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri pada Kamis (19/4/2018). Demo GP Anshor Kota Kediri itu dipicu oleh perlakuan Panwas yang memaksa dua orang Panwaslu Kota Kediri dan satu orang Panwascam, untuk mundur dari keanggotaan Panwas. Para pemdemo membawa spanduk yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212; Puluhan massa dari Gerakan Pemuda Anshor Kota Kediri, melakukan aksi demo dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri pada Kamis (19/4/2018).</p>
<p>    Demo GP Anshor Kota Kediri itu dipicu  oleh perlakuan Panwas yang memaksa dua orang Panwaslu Kota Kediri dan satu orang Panwascam, untuk mundur dari keanggotaan Panwas.</p>
<p>Para pemdemo membawa spanduk yang bertuliskan Panwaslu itu pedomannya Undang Undang bukan Perasaan, Ganti oknum Panwaslu Kotor..!, Menuntut Transparasi Anggaran Panwaslu Kota Kediri, Ganyang Mafia di Panwaslu Kota Kediri, dan Turunkan Panwaslu Yang Transaksional.</p>
<p>Direktur LBH Anshor Kota Kediri Bagus Wibowo,SH dalam orasinya menganggap Panwaslu Kota Kediri telah mencederai demokrasi, “Jangan sampai ada oknun Panwas yang mencederai demokrasi, karena oknun itu pasti akan menyebar virus untuk membengkakan kantong kantongnya sendiri, untuk itu kami terus mengawal, baik Ansor maupun Banser Kota Kediri supaya demokrasi tetap terus terjaga, dan demokrasi yang kita junjung,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan Bagus Wibowo menegaskan, tanpa dasar yang jelas oknum Panwas memaksa mundur para kader Anshor yang menjadi anggota Panwas.“Hari ini kami menuntut keadilan bagi mereka, mereka yang dolomi itu adalah sahabat kami, kader kader kami,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>    Selain menolak mundur, GP Anshor  Kota Kediri juga menuntut agar oknum Panwas yang memaksa mundur sahabatnya itu dicopot dari keanggotaan, dan Panwas harus meminta maaf.</p>
<p>&#8220;Panwas, harus minta maaf kepada Anshor atas perbuatannya. Jika tidak ada perubahan dan permintaan maaf dalam waktu 3 kali 24 jam, kami akan melakukan aksi lebih besar,&#8221; teriak Bagus.</p>
<p>  Dalam aksi demo kemarin, GP Anshor membagikan selebaran serta miniatur keranda orang mati. Para peserta aksi demo membubarkan diri sekitar pukul 11.00 Wib, dan mengancam akan mengerahkan masa yang lebih besar lagi.<strong> (aji/edi)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/merasa-didzolimi-oknum-panwas-gp-anshor-luruk-kantor-panwaslu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Danramil 0815/07 Jetis Berikan Materi Wasbang Pada Pelatihan Kepemimpinan GP Ansor</title>
		<link>https://memontum.com/danramil-0815-07-jetis-berikan-materi-wasbang-pada-pelatihan-kepemimpinan-gp-ansor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2017 04:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Anshor]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0815]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0815/07]]></category>
		<category><![CDATA[wasbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12491-danramil-0815-07-jetis-berikan-materi-wasbang-pada-pelatihan-kepemimpinan-gp-ansor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Danramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Hari Subiyanto memberikan pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) pada pelatihan Kepemimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto di Gedung MTs Miftahul Ulum Desa Bendung, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jatim, Selasa (12/12/2017). Hadir dalam acara tersebut, antara lain Kapolsek Jetis Kompol Siswoyo, S.H., Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Danramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Hari Subiyanto memberikan pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) pada pelatihan Kepemimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto di Gedung MTs Miftahul Ulum Desa Bendung, Kecamatan Jetis  Kabupaten Mojokerto, Jatim, Selasa (12/12/2017).</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut, antara lain  Kapolsek Jetis Kompol Siswoyo, S.H., Ketua MWC NU Kecamatan Jetis H. Khoirul Amin, Tokoh Agama Kecamatan Jetis KH Drs Sholikin, Ketua GP Ansor Kecamatan Jetis M. Ibnu Ansori dan para peserta pembekalan sekitar 24 orang.</p>
<p>Pada pembekalan tersebut, Danramil Jetis memaparkan materi bertajuk, Peran Pemuda Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Dalam Menghadapi Proxy War.</p>
<p>Dijelaskan Danramil, proxy war atau perang dalam semua aspek berbangsa dan bernegara. &#8220;Tidak diketahui siapa lawan siapa kawan,&#8221; bebernya. </p>
<p>Dalam proxy war, lanjut Danramil, pihak lawan tidak langsung berkonfrontasi melainkan memanfaatkan pihak ketiga, bisa negara atau bukan negara. &#8220;Tujuannya jelas yakni untuk menguasai bahkan menghancurkan negara sasaran dari berbagai aspek meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam,&#8221; jekasnya. </p>
<p>Peredaran Narkoba yang menyerang generasi muda merupakan salah satu indikator adanya proxy war. Ini penghancuran moral generasi muda. &#8220;Moral merupakan kekuatan non fisik dalam sistem pertahanan negara disamping kekuatan fisik,&#8221; papar Danramil.</p>
<p>&#8220;Kita, semua anak bangsa, terlebih para pemuda punya tanggung jawab besar untuk membentengi negara ini dari berbagai ancaman demi menjaga agar NKRI tetap utuh dan jaya,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12491</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
