<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Anti Hoax &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/anti-hoax/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Sep 2019 13:22:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Anti Hoax &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ratusan Netizen Jogo Jawa Timur Perangi Hoax</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-netizen-jogo-jawa-timur-perangi-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2019 13:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[netizen]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=94038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Ratusan netizen Jawa Timur berkomitmen perangi kabar Hoax yang banyak bermunculan di media sosial. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK. tampak akrab dengan para perwakilan Netizen se Jawa Timur saat berada di Kota Batu, Jumat (27/9/2019) siang. Mereka bersama-sama siap memerangi berita hoax untuk menjaga Indonesia khususnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Ratusan netizen Jawa Timur berkomitmen perangi kabar Hoax yang banyak bermunculan di media sosial. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK. tampak akrab dengan para perwakilan Netizen se Jawa Timur saat berada di Kota Batu, Jumat (27/9/2019) siang. Mereka bersama-sama siap memerangi berita hoax untuk menjaga Indonesia khususnya Jawa Timur untuk selalu damai.</p>
<p>Para perwakilan netizen hadir bersama Kasubag Humas Polres/Polresta se Jawa Timur. Di sela-sela pertemuan ini, Kombes Pol Barung menyampaikan bahwa pertemuan ini untuk menghadapi opini negatif dan berita hoax yang masih sering bermunculan.</p>
<p>&#8220;Pertemuan ini sangat penting untuk menghadapi yang sekarang banyak bermunculan namanya pembentukan opini negatif. Opini-opini negatif masih terus bergulir. Oleh karena itu tugas kita menjaga supaya tidak ada perpecahan bangsa dan menjaga Indonesia khusunya Jawa Timur selalu damai,&#8221; ujar Kombes Pol Barung.</p>
<p>Para netizen ini bergerak di dunia Cyber tidak ingin ada perpecahan karena pembentukan opini negatif dan kabar hoax.</p>
<p>&#8220;Mereka adalah anak-anak kita. Mereka yang selalu konsisten untuk menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita tidak ingin terpecah belah karena hoax. Kita tidak ingin terpecah belah karena informasi yang tidak benar dan informasi yang sifatnya memecah belah,&#8221; ujar Kombes Pol Barung.</p>
<p>Menurutnya netizen adalah kunci untuk untuk memberikan informasi yang sebenar-benarnya.</p>
<p>&#8220;Ini kepedulian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk membangun bangsa dalam rangka memberikan informasi yang sebenarnya. Peran netizen, mereka nanti akan bersama-sama dengan semua penggiat cyber untuk melawan hoax, melawan kebencian dan sara di dunia cyber,&#8221; ujar Kombes Pol Barung.</p>
<p>Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni datang bersama para netizen Kota Malang. Diantaranya adalah Yoeni Achyar, salah satu pentolan grup media Sosial yang getol memerangi berita atau kabar hoax.</p>
<p>Menurut Ipda Marhaeni diharapkan para netizen ini bisa membantu patroli di dunia Cyber menciptakan suasana aman, sejuk damai dan kondusif. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Anti Hoax, Polres Malang Kota Bagi Takjil, Santuni 50 Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-anti-hoax-polres-malang-kota-bagi-takjil-santuni-50-anak-yatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2019 21:21:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=84425</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polres Malang Kota dan Bhayangkari, Kamis (16/5/2019) sore, turun ke jalan membagikan makanan buka puasa kepada pengguna jalan di Jl Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya depan Rumah Dinas Kapolres Malang Kota. Selain membagikan 250 porsi makanan berbuka, petugas juga melakukan sosialisasi anti hoax supaya masyarakat tidak mudah terprovokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polres Malang Kota dan Bhayangkari, Kamis (16/5/2019) sore, turun ke jalan membagikan makanan buka puasa kepada pengguna jalan di Jl Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya depan Rumah Dinas Kapolres Malang Kota.</p>
<p>Selain membagikan 250 porsi makanan berbuka, petugas juga melakukan sosialisasi anti hoax supaya masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu hoax yang saat ini banyak bertebaran di media-media sosial.</p>
<p>Petugas juga mengadakan pengajian di Rumah Dinas Kapolres Malang Kota dengan mengundang 50 anak yatim untuk berbuka puasa bersama. Mereka berbuka bersama menikmati kebersamaan yang humanis di bulan penuh berkah ini.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH, mengatakan bahwa pembagian buka puasa di Jl Ijen ini adalah wujud kebersamaan petugas kepolisian dan masyarakat.</p>
<p>&#8221; Kami juga melaksanakan sosialisasi imbauan kepada masyarakat supaya jangan mudah percaya dengan kabar hoax. Dikarenakan hoax dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa,&#8221; ujar AKBP Asfuri.</p>
<p>Para pejabat dan anggota Polres Malang Kota hadir dalam berbuka puasa bersama anak yatim dan masyarakat ini. Tampak kebersamaan diantara mereka, keceriaan anak-anak, bahkan mereka tidak canggung untuk makan bersama dengan petugas kepolisian.</p>
<p>&#8221; Kami mengundang anak yatim dan berbuka bersama. Ada sekitar 50 anak yatim,&#8221; ujar AKBP Asfuri. Selain berbuka bersama, AKBP Asfuri juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang datang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan Dhafir-Dayat Komitmen Kampanye Pilkada Anti Hoax</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-dhafir-dayat-komitmen-kampanye-pilkada-anti-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2018 17:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Dhafir-Dayat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/43554-relawan-dhafir-dayat-komitmen-kampanye-pilkada-anti-hoax</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Relawan Dhafir-Dayat berkomitmen untuk menjunjung kesantunan dalam berkampanye. Termasuk, mengedepankan kampanye damai tanpa berita hoaks. Menurut Mansur, anggota Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Dhafir-Dayat, demokrasi yang bermartabat harus dibangun dengan kesadaran kolektif yang mengedepankan kepentingan umum. Oleh karenanya, pentingnya kontestasi Pilkada ini dihindarkan dari informasi hoaks, dan fitnah. Ini untuk menjaga tradisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Relawan Dhafir-Dayat berkomitmen untuk menjunjung kesantunan dalam berkampanye. Termasuk, mengedepankan kampanye damai tanpa berita hoaks. Menurut Mansur, anggota Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Dhafir-Dayat, demokrasi yang bermartabat harus dibangun dengan kesadaran kolektif yang mengedepankan kepentingan umum. </p>
<p>        Oleh karenanya, pentingnya kontestasi Pilkada  ini  dihindarkan dari informasi hoaks, dan fitnah. Ini untuk menjaga tradisi demokrasi  bermartabat. “Demi menjaga tradisi demokrasi bermartabat yang menjadi tujuan kita berbangsa,”terangnya. </p>
<p>        Ditambahkan, perlunya kesadaran kolektif untuk menangkal hoax dan fitnah. </p>
<p> “Termasuk tidak memilih calon yg menebar kebencian dan hoaks,” jelasnya. Mansur menegaskan, seluruh relawan Dhafir-Dayat akan menjaga lisan dan tulisan untuk meraih simpati pemilih. Tanpa harus dengan berkata-kata yang tidak  semestinya. Atau bahkan memposting sesuatu hal yang tidak semestinya di media sosial.<strong> (sam/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43554</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tangkal Hoaks, Kapolresta Sidoarjo Silaturrahmi dengan Puluhan Wartawan</title>
		<link>https://memontum.com/tangkal-hoaks-kapolresta-sidoarjo-silaturrahmi-dengan-puluhan-wartawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2018 15:52:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39366</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Kapolresta Sidoarjo menggelar silahturahmi bersama wartawan Sidoarjo di aula Baradhaksa, Rabu (25/4/2018). Hal demikian sebagai wujud positif kemitraan awak media dengan Polresta Sidoarjo. Selain itu, acara ini juga sebagai upaya dalam menangkal adanya berita hoaks yang semakin marak di Media Sosial (Medsos). Dalam acara bertema Jurnalis Sidoarjo Anti Hoaks ini, Kapolresta Sidoarjo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Kapolresta Sidoarjo menggelar silahturahmi bersama wartawan Sidoarjo di aula Baradhaksa, Rabu (25/4/2018). Hal demikian sebagai wujud positif kemitraan awak media dengan Polresta Sidoarjo. Selain itu, acara ini juga sebagai upaya dalam menangkal adanya berita hoaks yang semakin marak di Media Sosial (Medsos).  </p>
<p>Dalam acara bertema Jurnalis Sidoarjo Anti Hoaks ini,  Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan kegiatan silaturahmi dengan insan pers ini adalah upaya menjaga sinergitas yang sudah terjaga dengan baik selama ini. Selain itu, meningkatkan kerjasama kemintraan untuk menangkal berita-berita hoaks.</p>
<p><a href="https://memontum.com/39366-tangkal-hoaks-kapolresta-sidoarjo-silaturrahmi-dengan-puluhan-wartawan/img-20180425-wa0049-copy" rel="attachment wp-att-39369"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0049-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-39369" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0049-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0049-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0049-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0049-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Hubungan Polresta dan rekan-rekan jurnalis Sidoarjo selama ini saling membutuhkan. Kemitraan ini harus dijaga sebagai sinergitas yang terjalin dengan baik antara Polri dengan jurnalis yang bekerja di wilayah hukum Polresta Sidoarjo,&#8221; terangnya di hadapan puluhan wartawan media cetak, elektronik, maupun online dan radio itu.</p>
<p>Selain itu, Akpol Tahun 1995 menguraikan saat ini wartawan merupakan salah satu penangkal adana berita hoaks. Menurutnya wartawan yang profesional bakal menyajikan fakta-fakta sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.</p>
<p><a href="https://memontum.com/39366-tangkal-hoaks-kapolresta-sidoarjo-silaturrahmi-dengan-puluhan-wartawan/img-20180425-wa0068-copy" rel="attachment wp-att-39370"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0068-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-39370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0068-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180425-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Kami (polisi) siap menyediakan fakta-fakta yang dibutuhkan wartawan. Jadi antara polisi dan wartawan saling mengisi serta saling membutuhkan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara perwakilan wartawan Sidoarjo, Eko Yudho mengapresiasi Polresta Sidoarjo dalam memberantas berita hoaks sebagai upaya dalam menjaga keutuhan NKRI. Menurutnya,  untuk mengklarifikasi maraknya media sosial yang memuat berita hoaks, dirinya menghimbau agar para pembaca tidak membaca sebuah berita hanya sepotong-sepotong.<strong> (wan/yan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Media Center : Dukung Kemerdekaan Pers dan Perangi Hoax</title>
		<link>https://memontum.com/media-center-dukung-kemerdekaan-pers-dan-perangi-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2018 14:56:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Media Center]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36831-media-center-dukung-kemerdekaan-pers-dan-perangi-hoax</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Kelompok wartawan, Sabtu (14/4/2018) sore, memberikan sambutan dalam peresmian Media Center di Polres Malang. Media center, diharap menjadi pendukung kerja jurnalistik dan mendukung kemerdekaan pers. Empat naungan atau kelompok pekerja pers, turut hadir memberikan sambutan. Diantaranya, Ariful Huda selaku ketua PWI Malang; Hari Istiawan, ketua AJI; Edy Cahyono, ketua IJTI Malang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Kelompok wartawan, Sabtu (14/4/2018) sore, memberikan sambutan dalam peresmian Media Center di Polres Malang. Media center, diharap menjadi pendukung kerja jurnalistik dan mendukung kemerdekaan pers. </p>
<p>Empat naungan atau kelompok pekerja pers, turut hadir memberikan sambutan. Diantaranya, Ariful Huda selaku ketua PWI Malang; Hari Istiawan, ketua AJI; Edy Cahyono, ketua IJTI Malang dan Aman Rochman, perwakilan PFI Malang. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180414_210353-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-36832" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180414_210353-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180414_210353-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180414_210353-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_20180414_210353-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ariful Huda, dalam sambutannya, mengibaratkan jurnalis sebagai &#8220;Singa&#8221;. Bila disiapkan kandang, kemudian &#8216;nyatek&#8217; atau melukai, diharapkan dapat menjadi permakluman. Walau dalam batas kewajaran.  </p>
<p>&#8220;Semoga media center ini dapat mendukung pers dan menentang hoax, &#8221; ungkap Arif. Pada kesempatannya, Arif menyebut pula jika gagasan media center telah belasan tahun di benak wartawan&#8221; old&#8221;.  </p>
<p>Hari Istiawan, ketua AJI menyambut baik ketersediaan media center untuk menunjang kerja jurnalistik wartawan. Namun demian, harapnya, keberadaan media centet tidak mengurangi independensi seorang jurnalis.  </p>
<p>&#8220;Perlu diingat loyalitas wartawan kepada publik. Semoga media center ini menjadi ruang untuk menyampaikan kritik dan&#8230;  Mencerdaskan masyarakat, &#8221; urai Hari.  </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36831</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Netizen, Polres Trenggalek Suarakan Anti Hoax</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-netizen-polres-trenggalek-suarakan-anti-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2018 12:46:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[netizen]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35712-gandeng-netizen-polres-trenggalek-suarakan-anti-hoax</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8212; Kepolisian bersama dengan netizen Trenggalek kompak menyuarakan anti hoax, isu Sara, ujaran kebencian dan radikalisme. Hal tersebut dideklarasikan bersamaan dengan acara sosialisasi penerimaan anggota Polri yang digelar di alun-alun Trenggalek. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Bambang Puji yang juga Admin Grup Facebook terbesar Info Seputar Trenggalek (IST) dari atas panggung kemudian diikuti oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8212; Kepolisian bersama dengan netizen Trenggalek kompak menyuarakan anti hoax, isu Sara, ujaran kebencian dan radikalisme. Hal tersebut dideklarasikan bersamaan dengan acara sosialisasi penerimaan anggota Polri yang digelar di alun-alun Trenggalek.</p>
<p>Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Bambang Puji yang juga Admin Grup Facebook terbesar Info Seputar Trenggalek (IST) dari atas panggung kemudian diikuti oleh seluruh pengunjung yang didominasi remaja dan generasi milenial Trenggalek. Deklarasi tersebut berisikan 5 poin yang pada intinya menolak segala bentuk hoax, ujaran kebencian, Isu Sara, dan radikalisme serta komitmen bersama untuk menjaga Kamtibmas Trenggalek yang kondusif.</p>
<p>Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, menuturkan deklarasi tersebut merupakan bentuk kesadaran, komitmen dan partisipasi netizen Trenggalek dalam mendukung terciptanya Kamtibmas kondusif terkait dengan maraknya berita Hoax, ujaran kebencian, isu Sara maupun radikalisme yang banyak beredar di media sosial atau media daring lainnya.</p>
<p>“Saya yakin dan percaya netizen Trenggalek tidak akan mudah terprovokasi apalagi di adu domba dengan berita Hoax. Mereka sudah cerdas memilih dan memilih informasi, &#8221; ucapnya, Minggu (8/4/2018).</p>
<p>Masih terang Didit, Deklarasi anti hoax ini merupakan salah satu upaya mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam bermedsos mengingat ada batasan-batasan tertenti yang tidak boleh dilanggar sesuai dengan undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang ITE.</p>
<p>“Harus lebih bijak dalam bermedsos, &#8221; imbuhnya. </p>
<p>Sementara itu, Koko salah seorang netizen Trenggalek yang ikut hadir dalam acara tersebut menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap berbagai upaya Polri untuk menekan dan meminimalisir berkembanya berita Hoax di media sosial. Menurutnya, selain edukasi harus dibarengi dengan tindakan tegas kepada pelaku penyebaran Hoax maupun ujaran kebencina.</p>
<p>“Sangat mendukung. Hoax sudah terbukti merusak dan bisa memecah belah bangsa, &#8221; tutur Koko.<strong> (mil/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Siswa Siswi MTs YPM 1 Wonoayu Belajar Tangkal Berita Hoaks</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-siswa-siswi-mts-ypm-1-wonoayu-belajar-tangkal-berita-hoaks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2018 12:39:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34158-ratusan-siswa-siswi-mts-ypm-1-wonoayu-belajar-tangkal-berita-hoaks</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Sejumlah aktivis pendidikan yang tergabung dalam Tim Ruangguru memberikan penyuluhan cara menangkal berita hoaks dan penggunaan Hand Phone (HP) sehat kepada ratusan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPM 1 Wonoayu. Penyuluhan ini diberikan kepada para siswa dengan tujuan siswa yang menggunakan gadget secara positif dan meminimalisir peredaran berita hoaks di Media [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Sejumlah aktivis pendidikan yang tergabung dalam Tim Ruangguru memberikan penyuluhan cara menangkal berita hoaks dan penggunaan Hand Phone (HP) sehat kepada ratusan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPM 1 Wonoayu. Penyuluhan ini diberikan kepada para siswa dengan tujuan siswa yang menggunakan gadget secara positif dan meminimalisir peredaran berita hoaks di Media Sosial (Medsos).</p>
<p>Dalam acara itu, para siswa dibeli cara menggunakan internet secara positif. Yakni internet tidak hanya dimanfaatkan untuk bermain game saja akan tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk sarana belajar. Selain itu juga dibekali menangkal berita hoaks yang tersebar melalui medsos.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/siswi-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34161" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/siswi-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/siswi-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/siswi-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/siswi-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saat ini memang marak berita bohong yang tersebar lewat Whatsapp (WA), Facebook (FB), Instagram (IG) dan medsos lainnya. Untuk menangkal berita hoaks para siswa harus mengecek dulu dan tidak menelan serta menyebarluaskan langsung berita hoaks itu,&#8221; terang salah satu aktivis pendidikan Ruangguru, Jefri Setyawan kepada Memo X, Rabu (28/03/2018).</p>
<p>Sedangkan Kepala MTs YPM 1 Wonoayu, Suhardi menjelaskan jika HP tidak hanya dimanfaatkan untuk game, akan tetapi untuk sarana belajar, maka para pelajar tidak mudah terpengaruh dengan peredaran berita hoaks. Oleh karenya pihaknya menyambut positif acara penyuluhan itu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/ruangguru-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34160" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/ruangguru-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/ruangguru-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/ruangguru-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/ruangguru-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya harap siswa dan siswi saya bisa menerapkan hasil penyuluhan dan menyampaikan ke orang lain penggunaan internet positif itu,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang siswi, Nisrina yang mengikuti acara itu mengaku dapat memahani penyampaian penyuluhan itu. Namun pihaknya menilai penyuluhan penggunaan internet positif tidak hanya dilakukan sekali dua kali akan tetapi rutin.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/hoaks-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34159" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/hoaks-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/hoaks-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/hoaks-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/hoaks-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Karena siswa setiap punya waktu luang kebanyakan tidak membaca buku melainkan mala bermain HP,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34158</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plt Sekda dan Humas Pemkot Batu Berharap Insan Pers Perangi Hoax dan Kedepankan Kode Etik</title>
		<link>https://memontum.com/plt-sekda-dan-humas-pemkot-batu-berharap-insan-pers-perangi-hoax-dan-kedepankan-kode-etik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2018 17:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34046-plt-sekda-dan-humas-pemkot-batu-berharap-insan-pers-perangi-hoax-dan-kedepankan-kode-etik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Pelaksana tugas (plt) Sekda Kota Batu bersama Humas Setda Pemkot Batu ajak insan pers perangi hoax. Sebab, hoax sangat berpengaruh besar dalam segala hal, dikhawatirkan bisa melunturkan kepercayaan dan menimbulkan disintegrasi bangsa dalam sekala yang luas terutama di Pemkot Batu kepada masyarakat. Drs Alwi Plt Sekda Kota Batu berharap jangan sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Pelaksana tugas (plt) Sekda Kota Batu bersama Humas Setda Pemkot Batu ajak insan pers perangi hoax. Sebab, hoax sangat berpengaruh besar dalam segala hal, dikhawatirkan bisa melunturkan kepercayaan dan menimbulkan disintegrasi bangsa dalam sekala yang luas terutama di Pemkot Batu kepada masyarakat. </p>
<p>Drs Alwi Plt Sekda Kota Batu berharap jangan sampai berita hoax gampang menyebar. Menurutnya, di Kota Batu terus tersambungnya hubungan baik demi menjalin komunikasi. </p>
<p>&#8220;Jurnalis/pers/wartawan harus bisa memahami suasana memang pergantian pemimpin dari era Pak Eddy Rumpoko ke Ibu Dewanti pasti ada yang berbeda. Karena setiap pemimpin punya cara, watak dan sudut pandang berbeda-beda, artinya style/gaya memimpin Pak Eddy dengan Bu Dewanti sangat berbeda, &#8221; ungkap Alwi, Selasa (27/3/2018).</p>
<p>&#8220;Teman wartawan harus memahami itu. Kami tidak akan membelenggu teman media untuk menyuarakan informasi kepada masyarakat,&#8221; sambung Alwi. </p>
<p>Sebab, tambah Alwi, eksepsi aktualisasi seorang jurnalis tidak akan dibatasi, namun harus memandang suatu informasi supaya bermanfaat serta lebih arif dan bijak. Kemudian, sumbangsih berita diharapkan bisa bermanfaat karena dari kepercayaan dipastikan melahirkan manfaat yang besar. </p>
<p>&#8220;Masing-masing dari kita memiliki peran demi manfaat bagi semua pihak. Semoga manfaat dan kepercayaan bisa tumbuh diantara kita semua, &#8221; harap Alwi. </p>
<p>Pihak pemkot, masih kata Alwi, tidak ingin masuk ranah wartawan apalagi membatasi, menghalangi dan membelenggu. Mari, bersama meelaksanakan kiprah masing-masing dengan mengedepankan manfaat dan saling percaya. </p>
<p>Shanti Restuningsasi Kabag Humas Setda Kota Batu berpesan supaya wartawan tetap mengedepankan kode etik jurnalistik. </p>
<p>&#8220;Saya harap dan berkeinginan semua wartawan di Batu tetap mengedepankannya dan menjabarkan serta menerapkannya saat meliput kegiatan di pemkot atau dimana pun, &#8221; pungkasnya. <strong>(lih/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34046</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perangi Hoax, Polres Jember Ajak Ulama dan Tokoh Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/perangi-hoax-polres-jember-ajak-ulama-dan-tokoh-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2018 13:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32351-perangi-hoax-polres-jember-ajak-ulama-dan-tokoh-masyarakat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Maraknya penyebaran hoax di Indonesia, utamanya terkait penyerangan ulama, membuat Polres Jember bergerak cepat. Gerak cepat ini ditunjukan dengan mengundang dan mengumpulkan sejumlah pihak tokoh agama, ulama, takmir masjid dan organisasi masyarakat untuk menangkal berita hoax ini. Kegiatan yang digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri Jember hari ini akan mendatangkan ulama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Maraknya penyebaran hoax di Indonesia, utamanya terkait penyerangan ulama, membuat Polres Jember bergerak cepat. Gerak cepat ini ditunjukan dengan  mengundang dan mengumpulkan sejumlah pihak tokoh agama, ulama, takmir masjid dan organisasi masyarakat untuk menangkal berita hoax ini.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri Jember hari ini akan mendatangkan ulama kondang Ustadz Arifin Ilham untuk menjadi pembicara ceramahnya. Yakni dalam acara seminar ‘Melawan Hoax, Intoleransi, dan Politisasi Agama’.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0179-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="alignleft size-full wp-image-32353" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0179-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0179-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0179-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0179-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam sambutannya menyatakan, diera digital saat ini orang mudah membuat berita bohong. “Dengan teknologi saya yang saat ini berdiri disini (podium) bisa dibuat berambut gondrong, memakai baju dengan lambang tertentu bahkan bisa juga dibuat seolah memakai rok. Kemudian hasil rekayasa tersebut dengan mudah bisa disebarkan kemana-mana,” katanya.</p>
<p>Kusworo menambahkan,berita hoax yang ada sangat meresahkan dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. “Ini bisa membuat situasi yang meresahkan. Berita bohong yang bisa beredar ke mana – mana yang bisa mengancam daripada persatuan dan kesatuan,” kata Kusworo, Senin (19/3/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0180-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="alignleft size-full wp-image-32352" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0180-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0180-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0180-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180319-WA0180-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Salah satu contohnya, lanjut Kusworo, adalah berita bohong tentang penganiayaan ulama. Juga berita bohong tentang kebangkitan PKI. “Nah, di sini kami menyampaikan untuk bertabayyun atau mengklarifikasi. Jangan mudah percaya, bertabayyun dulu,” kata Kusworo.</p>
<p>Demikian juga ketika ingin menyebarkan berita yang diterima. Masyarakat diharap melakukan cek dan ricek dulu. “Cek dulu, kemudian itu bermanfaat atau tidak. Sumbernya juga apakah dipercaya atau tidak. Kalau tidak, nggak perlu kita menyebarkannya,” ujar Kusworo.</p>
<p>Berkaitan dengan intoleransi, Kusworo berharap tidak ada kelompok – kelompok yang melakukan kegiatan intoleran terhadap kelompok lain. “Kita harus sadari Indonesia sudah lahir dengan kebhinekaannya. Itu harus kita hormati dan hargai,” tandasnya.</p>
<p>Mengenai politisasi agama, Kusworo menegaskan pihaknya sudah bersepakat dengan para ulama dan umaro, tidak menggunakan agama untuk berpolitik. Sehingga tidak terjadi keributan, apalagi debat politik yang mengatasnamakan agama.</p>
<p>“Akan ada kesepakatan bersama, seperti tidak melakukan kampanye saat khutbah Jumat atau pada saat kuliah subuh atau saat ceramah pada saat salat tarawih. Karena momennya sudah mau masuk bulan Ramadan,” terang Kusworo.</p>
<p>“Semuanya adalah bermuara untuk menjaga kondusifitas Jember. Oleh karenanya, kita juga mendatangkan ustadz Arifin Ilham dari Jakarta yang memberikan vitamin atau pencerahan bagi kita semua ulama dan umaro, agar menjaga kondusifitas kabupaten Jember,” sambung Kusworo.</p>
<p>Menurut Kusworo, secara nasional ada 46 berita soal penyerangan terhadap ulama. “Hanya empat berita yang benar. Yang 42 adalah berita bohong,” jelasnya. Dimana untuk empat kejadian sendiri pun itu tidak terorganisasi seperti seolah-olah berhubungan satu sama lain sehingga menimbulkan teror di masyarakat.<strong>(cw3/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32351</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
