<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Antisipasi Banjir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/antisipasi-banjir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 15:02:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Antisipasi Banjir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kurangi Resiko Banjir, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan Manado</title>
		<link>https://memontum.com/kurangi-resiko-banjir-presiden-jokowi-resmikan-bendungan-kuwil-kawangkoan-manado</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 15:02:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Manado &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Anggota Komisi V DPR RI, Djenri Alting Keintjem dan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, meresmikan pemanfaatan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (19/01/2023) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Manado</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Anggota Komisi V DPR RI, Djenri Alting Keintjem dan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, meresmikan pemanfaatan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (19/01/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, presiden mengatakan bahwa Bendungan Kuwil Kawangkoan, dibangun sejak 2016 dengan anggaran Rp 1,9 triliun.</p>



<p>&#8220;Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 26 juta metwr persegi dan luas genangan 157 hektare. Nantinya, ini difungsikan untuk mengurangi banjir di Kota Manado dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 2 x 0,70 MW,&#8221; kata Presiden Jokowi.</p>



<p>Dalam peresmian kali ini, pemandangan berbeda terlihat. Yakni, rombongan presiden disambut oleh marching band pelajar dari SMA, SMP dan SD di sekitar Manado. Hal ini, merupakan bagian dari upaya edukasi kepada generasi muda akan pentingnya bendungan, sebagai salah satu upaya pengelolaan air.</p>



<p>Presiden sendiri, dalam kesempatan itu juga berinteraksi dan bertanya jawab seputar fungsi bendungan kepada para pelajar yang hadir. Salah satu pertanyaannya, adalah menyebutkan manfaat dari bendungan, yakni untuk penyediaan air baku, pengendalian banjir, penyediaan air irigasi dan pembudidayaan ikan.</p>



<p>Menteri PUPR Basuki, juga menambahkan bahwa pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, utamanya bertujuan untuk mengurangi banjir Kota Manado dan sekitarnya sebesar 25 persen (146,6 m3/detik). Kota Manado sendiri, pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014. &#8220;Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun setelah banjir besar di Manado pada 2014. Mudah-mudahan dengan adanya Bendungan Kuwil Kawangkoan, risiko banjir dapat dikurangi saat terjadi hujan besar,&#8221; kata Menteri Basuki.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Selain manfaat yang telah disebutkan Presiden, Bendungan Kuwil Kawangkoan, juga bermanfaat bagi penyediaan air baku untuk Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, serta pengembangan pariwisata.</p>



<p>&#8220;Bendungan ini bisa menjadi kawasan wisata baru, selain Likupang dan Bunaken. Di bendungan ini ada kawasan Wisata Waruga sebagai wisata budaya untuk mengenal para leluhur di Sulawesi Utara. Bisa juga untuk wisata air, karena airnya bening terkoneksi dengan Sungai dan Danau Tondano,&#8221; kata Menteri Basuki.</p>



<p>Untuk itu, Menteri Basuki berpesan kepada pengelola bendungan nantinya, untuk dapat menjaga kebersihan dengan menyediakan sarana tempat sampah sebanyak-banyaknya. &#8220;Perilaku pengunjung agar dibiasakan bersih agar kawasan wisata terpelihara,&#8221; pesannya.</p>



<p>Terakhir, Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya kepada para kontraktor dan konsultan pengawas atas metode dan hasil kerjanya yang sangat baik. &#8220;Saya ucapkan selamat kepada kontraktor dan konsultan pengawas atas selesainya Bendungan Kuwil Kawangkoan. Menurut saya, hasil kerjanya rapi dan bagus kualitasnya,&#8221; kata Menteri Basuki.</p>



<p>Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya &#8211; DMT (KSO), paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya &#8211; PT Nindya Karya (KSO). <strong>(kom/pu/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana Banjir dan Tanah Longsor, BPBD Kota Malang Rencanakan Tambah EWS</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-banjir-dan-tanah-longsor-bpbd-kota-malang-rencanakan-tambah-ews</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sistem peringatan dini pada bencana yakni early warning system (EWS) di Kota Malang, akan ditambah satu lagi. Penambahan dilakukan sebab bencana tanah longsor dan banjir masih mengancam Kota Malang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, menyampaikan bahwa di Kota Malang sendiri saat ini sudah ada enam titik EWS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sistem peringatan dini pada bencana yakni early warning system (EWS) di Kota Malang, akan ditambah satu lagi. Penambahan dilakukan sebab bencana tanah longsor dan banjir masih mengancam Kota Malang.</p>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, menyampaikan bahwa di Kota Malang sendiri saat ini sudah ada enam titik EWS yang terpasang. Yakni di Jalan Sudimoro, Jalan Danau Ranu Sawojajar, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bareng, Jalan Bukit Barisan dan Jalan Candi.</p>



<p>“Keenam EWS itu masih berfungsi sebagai mitigasi bencana awal untuk masyarakat. Kami rencanakan ada penambahan satu EWS lagi di tahun depan,” jelas Prayitno, Jumat (21/10/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan, penambahan tersebut akan dipasang di dekat bantaran sungai. Namun, untuk pemasangannya sendiri masih dikaji di mana titik yang pas. Saat ini BPBD mencatat setidaknya ada 17 titik banjir yang masih rawan terjadi secara rata di lima kecamatan yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Kami masih mau ngobrol dulu dengan komisi D, selaku mitra kerja kami. Untuk anggaran juga masih belum tau besaran yang dibutuhkan, karena saat ini masih penyusunan APBD 2023,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, EWS yang sudah terpasang dibeberapa titik tersebut akan berbunyi ketika debir air sungai mulai tinggi. Hal itu juga telah disiagakan di kelurahan tangguh yang ada di Kota Malang. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana Hidrometorologi, Wali Kota Malang Intruksikan BPBD Pantau Pintu Air</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-hidrometorologi-wali-kota-malang-intruksikan-bpbd-pantau-pintu-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177240</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antisipasi fenomena bencana alam yang terjadi di Kota Malang, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengintruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus melakukan penjagaan dan memantau kondisi pintu air yang berada di perbatasan menuju Kota Malang. Salah satu pintu air tersebut, yakni berada di perbatasan kawasan Kelurahan Tlogomas, Kota Malang dan kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antisipasi fenomena bencana alam yang terjadi di Kota Malang, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengintruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus melakukan penjagaan dan memantau kondisi pintu air yang berada di perbatasan menuju Kota Malang. Salah satu pintu air tersebut, yakni berada di perbatasan kawasan Kelurahan Tlogomas, Kota Malang dan kawasan Sengkaling, Kabupaten Malang. Bahkan, penjagaan dilakukan karena dikhawatirkan volume air hujan dari barat Kota Malang, sangat deras.</p>



<p>“Antisipasi hidrometorologi ini kita terus melakukan penjagaan di pintu-pintu air. Ini sudah kita sampaikan juga pada masing-masing lurah, jangan sampai mereka lengah,” jelas Sutiaji, Jumat (21/10/2022) tadi.</p>



<p>Hal itu, tambahnya, disiapkan karena berkaca pada kejadian beberapa tahun lalu. Dimana pintu air di wilayah Sengkaling tidak bisa menampung limpahan air akibat curah hujan tinggi di kawasan Kota Batu. Yang kemudian, membanjiri kawasan Kota Malang. Kewaspadaan ini, diperuntukan untuk pemantauan lebih jeli.</p>



<p>“Bisa saja di Kota Malang ini tidak hujan deras, tapi Batu hujan deras. Makanya pintu air ini penting dijaga. Kalau kondisinya debit air mulai tinggi yang didaerah rawan banjir bisa diperingatkan untuk antisipasi dan lainnya,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Upaya untuk mengantisipasi banjir di Kota Malang, menurutnya juga sudah dilakukan sudetan, pemasangan gorong-gorong dan sebagainya. Itu terus dilakukan di beberapa wilayah yang ada di Kota Malang, seperti di Sawojajar dan Raya Langsep.</p>



<p>“Sudetan, itu sudah dilakukan oleh DPUPRPKP, pelan-pelan di Sawojajar sudah. Jalan Raya Langsep juga sudah dilakukan sudetan dan normalisasi, kita ngeruk sampai sedimen,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan antisipasi akibat cuaca buruk sudah dilakukan. Salah satunya mengaktifkan seluruh Early Warning System (EWS) yang tersebar di seluruh kecamatan Kota Malang.</p>



<p>“Kalau ada yang debit air sungai mulai tinggi EWS akan bunyi. Itu kita siagakan juga. Teman-teman di kelurahan tangguh sejak pekan lalu kita juga sudah minta siaga. Kalau ada banjir dikit langsung lapor,” ucap Prayitno. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177240</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Tinjau Proses Pengerukan Sedimen untuk Antisipasi Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tinjau-proses-pengerukan-sedimen-untuk-antisipasi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2022 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan pemantauan tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, dalam melakukan pengerukan sedimen dengan membongkar konstruksi bangunan di atas sungai, di Jalan Raya Langsep, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (06/09/2022) tadi. Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa pengerukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan pemantauan tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, dalam melakukan pengerukan sedimen dengan membongkar konstruksi bangunan di atas sungai, di Jalan Raya Langsep, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (06/09/2022) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa pengerukan dilakukan secara rutin dan bersama-sama. Upaya pembersihan dari sampah dan sedimen merupakan bentuk normalisasi, untuk menyongsong musim hujan yang akan tiba, mengingat sebagian besar saluran juga masih perlu penanganan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kemarin ketika turun hujan pada beberapa titik yang sebelumnya sudah dikeruk sudah bisa mengurangi risiko genangan. Insyaallah bisa 30 sampai 40 persen,” terang Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya optimis, jika pengerukan yang dilakukan tersebut bisa mengurangi genangan yang sering dikeluhkan oleh warga. Terlebih, Pemkot Malang juga membuat beberapa sudetan di Jalan Dieng dan Jalan Kelapa Sawit.</p>



<p>“Insyaallah, karena di Dieng sudah ada sudetan, itu sudah agak mengurangi banyak. Ketika disini akan disudet langsung harapannya nanti di Jalan Bareng juga sudah mulai berkurang,” lanjutnya.</p>



<p>Terkait dengan masterplan drainase, dikatakan bahwa saat ini sedang dalam proses finalisasi, dan akan menjadi basis penataan ke depan yang lebih terukur. Dimana nantinya di tahun 2023 akan menyelesaikan beberapa wilayah, dan di tahun 2028 Kota Malang bisa bebas dari banjir.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>“Insyaallah tahun 2028 kita sudah clear banjir. Makanya ini ada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) di 2024 kita tata sekarang. Sehingga nanti ketika ada kepemimpinan yang plt itu, mengikuti RPJMD kan kita selesai tahun 2023, kita sudah ada rencana pembangunan daerahnya di 2024,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala DPUPRPKP, Diah Ayu Kusumadewi, menambahkan bahwa lokasi di Pisang Candi adalah area ke-15 yang sudah tertangani. Itu akan terus dilakukan ke beberapa wilayah lain yang ada di Kota Malang. &#8220;Perkiraan untuk disini kita kerjakan empat hari sampai seminggu ini. Untuk masterplan drainase target selesai November 2022,” ucap Diah.</p>



<p>Selain itu, salah satu Ketua RW 02 Kelurahan Pisang Candi, Karifin, mengatakan bahwa memang di beberapa lokasi kelurahan Pisang Candi tersebut, sering mengalami banjir. Jika bangunan diatas sungai tersebut tidak dibongkar dan tidak dikeruk, maka air akhirnya meluap ke jalan.</p>



<p>“Itu memang kalau ada bangunannya, air jadi terhambat menjadi kurang lancarnya. Karena adanya hambatan itu yang mestinya alirannya bisa sampai 100 km jadi larinya terhambat cuma 50 km,” ungkapnya.</p>



<p>Dengan dilakukan pengerukan tersebut, pihaknya berharap agar tidak terjadi banjir dengan genangan air yang tinggi dikawasan tersebut. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Banjir, Babinsa Ketah Situbondo bersama Warga Bersihkan Drainase</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-banjir-babinsa-ketah-situbondo-bersama-warga-bersihkan-drainase</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2022 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Babinsa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162302</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Luapan air yang acapkali menggenangi jalan setelah terjadi hujan, menjadi perhatian Babinsa Desa Ketah dari Koramil 12/Suboh, Kodim Situbondo. Merespon ada kondisi yang ganjil pada drainase atau saluran air warga, bersama kepala lingkungan dan masyarakat sekitar langsung gotong royong membersihkan selokan yang tersumbat karena banyak sampah dan tanah yang menyumbat, Selasa (25/01/2022). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Luapan air yang acapkali menggenangi jalan setelah terjadi hujan, menjadi perhatian Babinsa Desa Ketah dari Koramil 12/Suboh, Kodim Situbondo. Merespon ada kondisi yang ganjil pada drainase atau saluran air warga, bersama kepala lingkungan dan masyarakat sekitar langsung gotong royong membersihkan selokan yang tersumbat karena banyak sampah dan tanah yang menyumbat, Selasa (25/01/2022).</p>



<p>Babinsa Desa Ketah, Koramil 12/Suboh, Serda Zaenudin, mengatakan bahwa salah satu sebab banjir adalah akibat saluran air yang tersumbat. Karenanya, mengantisipasi bencana dan genangan air yang bisa mengganggu pengguna jalan, maka dilakukan normalisasi pada drainase.</p>



<p>&#8220;Tanpa disadari, drainase yang lama tidak dibersihkan, maka akan banyak endapan dan sampah. Karenanya, dilakukan pembersihan bersama-sama dengan melibatkan warga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Pjs Danramil 0823/12 Suboh, Letnan Satu Kav Suyitno, ditempat berbeda membenarkan aktifitas yang dilakukan anggotanya. Karenanya, pihaknya mengapresiasi kesigapan Babinsa, karena sudah peduli terhadap kondisi di desa binaannya. Mampu tanggap dan segera memberikan bantuan penangganan awal, terhadap segala permasahan sosial di tengah masyarakat.</p>



<p>&#8220;Selain itu, anggota juga terus kita minta untuk menghimbau kepada masyarakat, agar tetap mewaspadai kondisi cuaca yang kurang baik. Serta, mengajak semua untuk menjaga lingkungan sekitar dengan budayakan hidup bersih dan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Termasuk, tetap jaga protokol kesehatan,&#8221; ujarnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162302</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relokasi Warga di Rawan Banjir Masih Wacana, Pemkot Malang Bangun Drainase Blueprint untuk Atasi Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/relokasi-warga-di-rawan-banjir-masih-wacana-pemkot-malang-bangun-drainase-blueprint-untuk-atasi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 05:19:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Blueprint]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[rawan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[siaga banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya meminimalisir penyebab terjadinya banjir. Selain melalui Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan bahwa pihaknya kuatkan zero tolerance terhadap bangunan yang menghambat saluran aliran air. Meski begitu, hingga kini belum ada rencana untuk merelokasi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya meminimalisir penyebab terjadinya banjir. Selain melalui Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan bahwa pihaknya kuatkan zero tolerance terhadap bangunan yang menghambat saluran aliran air. Meski begitu, hingga kini belum ada rencana untuk merelokasi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir.</p>



<p>&#8220;Karena melibatkan banyak orang, relokasi masih wacana,&#8221; tegas Wali Kota Sutiaji, Senin (15/11/2021).</p>



<p>Oleh sebab itu, pihaknya saat ini tengah mencari solusi lain. Yakni, berupa pembangunan drainase blueprint. &#8220;Yang dilakukan Pemkot, kita lagi bangun drainase blueprint. Sistem di sini yang dipakai adalah irigasi. Kalau irigasi kan bentuk alirannya dari besar ke kecil,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tak hanya itu, dengan mengetahui data eksisting drainase di Kota Malang, pihaknya menelusuri dari hulu ke hilir dimana letak penyebab banjir. &#8220;Sehingga ini harapannya bisa mengurangi volume air dan bisa tidak banjir. Terlebih ketika jacking di Tidar bisa difungsikan, akan mengurangi banjir di daerah Klaseman, Tidar, dan Galunggung,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>Beberapa titik banjir lainnya, diakui Sutiaji, sebenarnya sudah ada solusi. Seperti di Jalan Bareng Raya yang rencananya dilakukan penyudetan dengan biaya Rp 20 miliar, namun anggaran tersebut harus direfocusing.</p>



<p>&#8220;Kemudian di Jalan Kedawung itu kami sudah minta kepala dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dengan Pemerintah Provinsi. Nanti dibelokkan, kita buat besar dari Ringin Asri sampai ke Sungai Brantas, sehingga bisa mengurangi mulai Suhat, Lowokwaru, sampai Kedawung. Detail Engineering Design (DED) sudah, kurang lebih kemarin anggarannya Rp 128 miliar, tapi dari Pemprov,&#8221; bebernya.</p>



<p>Namun, untuk sektor Sawojajar, pihaknya masih mencari solusi berkaitan dengan penataan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). &#8220;Kita kan hanya bisa menginventarisir beberapa wilayah seperti itu. Apa yang bisa dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kerjasama dengan DPUPRPKP untuk penanganan sementara. Staff dari BPBD juga ada yanga menjadi satgas di beberapa titik,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di samping itu, untuk penyelesaian plengsengan, Sutiaji menyatakan bahwa itu bukan otoritas Pemkot Malang, melainkan BBWS Brantas. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri PUPR Minta Warga di Bantaran Sungai Direlokasi, Empat Kilometer Jalur Banjir Bandang Batu dari Hulu Akan Dilebarkan</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-pupr-minta-warga-di-bantaran-sungai-direlokasi-empat-kilometer-jalur-banjir-bandang-batu-dari-hulu-akan-dilebarkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 09:41:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri PUPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Bencana banjir bandang di Kota Batu juga menyita perhatian Pemerintah Pusat. Hal itu terbukti dengan hadirnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. M Basuki Hadimuljono, M.Sc, yang datang dan meninjau langsung lokasi bencana di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11/2021). Dalam kesempatan itu, turut mendampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Bencana banjir bandang di Kota Batu juga menyita perhatian Pemerintah Pusat. Hal itu terbukti dengan hadirnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. M Basuki Hadimuljono, M.Sc, yang datang dan meninjau langsung lokasi bencana di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11/2021).</p>



<p>Dalam kesempatan itu, turut mendampingi Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, yang menyambut Menteri PUPR dengan didampingi Kepala Dinas PUPR Bina Marga, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala BPBD hingga Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan.</p>



<p>Menteri Basuki mengatakan, jika pihaknya sudah memonitor sejak awal kejadian dan langsung memerintahkan mengirim 13 dump truk untuk membersihkan sisa material. &#8220;Dan sekarang sudah bersih. Menurut saya, banjir bandang ini akibat ukuran sungai yang mengecil yang kemudian tertutup sampah dan material lain. Sehingga, menyumbat aliran sungai dan lama-kelamaan menjadi membendung. Setelah banyak air hujan, akhirnya jebol dan menjadi banjir bandang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya pun berharap, warga yang bermukim di bantaran sungai untuk direlokasi. Karena puncak hujan diprediksi pada bulan Februari atau saat badai El Nina.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Warga bantaran sungai harus direlokasi. Ini demi mencegah kejadian serupa, hingga korban jiwa terjadi kembali. Nanti, Kementerian PUPR yang membuatkan rumah, untuk lahan biar disiapkan oleh Pemkot Batu,&#8221; ujar Basuki.</p>



<p>Relokasi merupakan keharusan, pasalnya dirinya khawatir, bila sampai ada banjir bandang susulan, maka nanti pemerintah yang akan bersalah. &#8220;Jadi, sekitar 4 kilometer dari hulu akan kita lebarkan. Sehingga, bermuara di Sungai Brantas, lalu rumah-rumah yang ada dibantaran harus relokasi. Koordinasi harus secepatnya dilakukan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, prioritas lain yaitu perbaikan pipa air bersih, jembatan dan pelebaran gorong-gorong menjadi paling utama.</p>



<p>&#8220;Pengerjaan kita kejar secepatnya, agar ketika puncak hujan sudah rampung,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko menerangkan akan berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk memakai sebagian lahan tanah kas desa untuk dijadikan lahan relokasi. &#8220;Nanti regulasi dan segalanya akan disiapkan. Karena Pak Menteri memerintahkan rumah yang ada di bantaran dan sempadan sungai harus direlokasi,&#8221; kata Dewanti.</p>



<p>Untuk rencana relokasi Pemkot Batu sudah menyiapkan lahan di salah satu desa yang ada di Kecamatan Bumiaji. Namun pihaknya akan mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada warga agar mengerti dan sadar sehingga mau direlokasi.</p>



<p>&#8220;Rencananya kapan, segera saya rapatkan sehabis ini,&#8221; terangnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batu dan PAI Malang Raya Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-batu-dan-pai-malang-raya-galang-dana-untuk-korban-banjir-bandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 16:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kiriman]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Banjir bandang yang melanda Kota Batu dan berimbas pada kota yang dilalui daerah aliran sungai (DAS) Brantas, memunculkan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya, datang dari Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya dan Pemkot Batu, menggelar kegiatan Malam Penggalangan Dana bagi korban terdampak di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Banjir bandang yang melanda Kota Batu dan berimbas pada kota yang dilalui daerah aliran sungai (DAS) Brantas, memunculkan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya, datang dari Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya dan Pemkot Batu, menggelar kegiatan Malam Penggalangan Dana bagi korban terdampak di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Senin (08/11/2021) malam.</p>



<p>Acara ini, dihadiri oleh perwakilan Lions Club, J99 Corp, perwakilan Perbankan se-Malang Raya, BNN, BPJS, Kepala OPD Pemkot Batu dan tamu undangan.</p>



<p>Upaya penggalangan dana dilakukan dengan cara memberikan anggrek juara hasil lomba yang digelar di lokasi Batu Shining Orchid Week 2021. Penerima anggrek, disarankan untuk memberikan donasi bagi penanggulangan bencana banjir bandang.</p>



<p>Ketua Panitia Acara, Fathul Yasin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian pada korban banjir bandang. Sekitar 30 anggrek pemenang lomba disediakan khusus hari ini, yang oleh pemiliknya diberikan demi membantu para korban bencana.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dalam bentuk anggrek. Kami tidak bisa membantu banyak. Namun dengan donasi dari penerima anggrek, kami harap bisa bermanfaat,&#8221; ujar Yasin.</p>



<p>Malam penggalangan dana untuk korban bencana ini berhasil mengumpulkan total donasi senilai Rp 107 juta. Donasi tersebut berasal dari para peserta Batu Shining Orchid Week 2021 sebesar Rp 10 juta dan hasil lelang/donasi malam ini sebesar Rp 97 juta. Harga anggrek termahal yang berhasil dilelang adalah senilai Rp 25 juta. J99 Corp merupakan undangan yang mendapatkan hasil lelang terbanyak, yaitu 9 anggrek.</p>



<p>Menutup acara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para undangan yang antusias membantu korban bencana di Kota Batu. &#8220;Kami tidak menerima dana cash. Silahkan dibawa panitia terlebih dahulu, tolong dibelikan material bangunan dan keperluan lain yang bisa membantu korban bencana,&#8221; ujar Wali Kota.<strong> (bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Banjir, Pemkab Sumenep Normalisasi Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-banjir-pemkab-sumenep-normalisasi-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2021 13:13:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan yang segera datang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan pengerukan sedimentasi Sungai Sokra di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Proyek tersebut merupakan pemeliharaan berkala yang rutin dilakukan Pemkab Sumenep dalam mencegah sedimentasi. Proyek pengerjaannya sendiri akan dilaksanakan selama 90 hari kalender. Baca Juga: Kepala Dinas PU Sumber Daya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan yang segera datang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan pengerukan sedimentasi Sungai Sokra di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.</p>



<p>Proyek tersebut merupakan pemeliharaan berkala yang rutin dilakukan Pemkab Sumenep dalam mencegah sedimentasi. Proyek pengerjaannya sendiri akan dilaksanakan selama 90 hari kalender.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Kab Sumenep, Chainur Rasyid, menyebutkan tujuan normalisasi sungai tersebut untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada musim hujan yang akan segera datang. &#8220;Kita keruk untuk memperlancar aliran air sehingga mengurangi terjadinya banjir,&#8221; jelas Inung sapaan akrabnya saat ditemui di kantornya, Senin (06/09).</p>



<p>Senada dengan Inung, Kepala Bidang (Kabid) Waduk Sungai dan Pantai Dinas PU SDA Sumenep, Nor Risal Ambiya, menyatakan pengerukan Sungai Sokra merupakan pemeliharaan rutin dalam menyambut musim hujan.</p>



<p>&#8220;Sebelum musim hujan terjadi, kita mengangkat sedimen itu. Tujuannya, supaya nanti ketika musim hujan, saluran itu bisa menampung debit banjir,&#8221; ujar Risal saat ditemui di ruangannya.</p>



<p>Lebih lanjut, Risal, menyebutkan pengerjaan pengerukan yang akan dilakukan total panjang 1.500 meter pada kedua sisi sungai. &#8220;Kurang lebih 1.500 meter kanan kiri, secara kontrak. Tapi mungkin nanti ada perubahan di lapangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain normalisasi Sungai Sokra di Kecamatan Lenteng, Risal menyebutkan ada total delapan sungai yang juga dilakukan pengerukan di tahun ini. &#8220;Untuk pengerukan sedimentasi tahun ini ada delapan titik. Lokasinya yakni Afor C1 Kecamatan Batuan, Afor C3 Kecamatan Batuan, Sungai Sokra Lenteng, Sarang Pembuangan C7 Saronggi, Sungai Saroka Saronggi, Sungai Ambat Gapura dan Kali Patrean Kecamatan Kota,&#8221; sebut Risal menjelaskan. Dengan adanya proyek normalisasi tersebut, Risal berharap dapat mengantisipasi terjadinya banjir pada musim hujan. &#8220;Mudah-mudahan upaya yang dilakukan untuk normalisasi ini bisa mengantisipasi banjir. Mudah-mudahan tidak terjadi lah, karena sudah diperlebar dan diperdalam sungainya,&#8221; harap Risal. <strong>(roz/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152874</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
