<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>antisipasi kemacetan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/antisipasi-kemacetan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Apr 2023 13:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>antisipasi kemacetan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan Kendaraan hingga Sabtu Malam, Dishub dan Polresta Kota Malang Siapkan Tim Urai</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-kendaraan-hingga-sabtu-malam-dishub-dan-polresta-kota-malang-siapkan-tim-urai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187537</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, memperkirakan mulai H+4 pasca perayaan Idul Fitri, tepatnya pada Rabu malam (26/04/2023) hingga Sabtu (29/04/2023) lusa malam, akan mengalami lonjakan arus wisata. Karena itu, beberapa strategi telah dipersiapkan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika strategi tersebut mulai dari pembentukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, memperkirakan mulai H+4 pasca perayaan Idul Fitri, tepatnya pada Rabu malam (26/04/2023) hingga Sabtu (29/04/2023) lusa malam, akan mengalami lonjakan arus wisata. Karena itu, beberapa strategi telah dipersiapkan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika strategi tersebut mulai dari pembentukan tim urai. Dimana, pihaknya juga bekerjasama dengan Polresta Malang Kota. “Untuk mempersiapkan itu, kami sudah membentuk tim urai bersama dengan Polresta Malang Kota. Dimana 10 personel dari kami (Dishub) dan 10 dari Polresta. Selain itu, juga on call yang siap siaga untuk bergerak,” kata Widjaja, Kamis (27/04/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan jika telah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik yang rawan kemacetan. Seperti, di Jembatan Tunggulmas, Jalan Ahmad Yani hingga menuju pintu masuk Tol Karanglo dan Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Strategi yang dilakukan adalah dengan tidak mengaktifkan traffic light di Jembatan Tunggulmas. Kemudian, menutup jalur u-turn di area yang mengarah masuk menuju Perumahan Graha Kencana, Kecamatan Blimbing. Karena kepadatan begitu tinggi, maka kita tutup dengan barrier dan kami arahkan lurus ke arah utara, itu yang dari selatan. Ini lah kebijakan yang bersifat sementara,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya peningkatan kepadatan volume kendaraan di Kota Malang, rawan terjadi pada pukul 09.00 atau 10.00. Kemudian lenggang pada siang hari, dan kembali padat ketika sore hari.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Kepadatan kalau kami perhatikan itu mulai siang hari dan sore hari. Karena biasanya orang mau bergerak itu diantara pukul 09.00 atau 10.00. Kemudian sore, itu arus baliknya, jadi mereka sudah mau pulang dari berwisata ataupun berpergian itu,” katanya.</p>



<p>Untuk destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan saat di Kota Malang, yakni adalah pusat perbelanjaan. Sehingga, menurutnya banyak pergerakan yang mengarah menuju mal, dan menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.</p>



<p>Karena itu, Dishub Kora Malang berusaha semaksimal mungkin, untuk mengoptimalkan infrastruktur jalanan yang ada, serta melakukan rekayasa lalu lintas di jalan-jalan utama. “Karena Kota Malang infrastruktur jalannya terbatas, kalau memanfaatkan jalur alternatif, malah akan mengganggu wilayah jalurnya itu sendiri. Jadi yang sudah kami lakukan adalah membuka arus di jalan utama, misalnya dari dua jalur kita tambah tiga, istilahnya begitu. Jadi kami optimalkan infrastruktur yang ada, untuk mengurai kepadatan volume kendaraan,” ujar Widjaja.</p>



<p>Saat disinggung, mengenai Kawasan Kayutangan Heritage, menurutnya saat ini bisa tertangani dengan baik. Tidak terlalu mengalami kepadatan kendaraan. Namun, akan tetap diantisipasi ketika nantinya terjadi lonjaka arus wisata.</p>



<p>“Sementara ini, Alhamdulillah tidak terlalu, masih bisa tertangani dengan baik. Yang kita antisipasi nanti di hari Jumat, Sabtu dan Minggu ini, akan full. Kita perkirakan begitu,” imbuh Widjaja. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Macet di Jalan Pendem menuju Kota Batu, Pemkot Tunggu Keseriusan Pemprov</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-macet-di-jalan-pendem-menuju-kota-batu-pemkot-tunggu-keseriusan-pemprov</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Apr 2023 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Rencana pelebaran Jalan Ir Soekarno dari pertigaan Desa Pendem sampai ke pertigaan Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, yang notabene Jalan Provinsi Jatim, hingga kini masih belum ada tanda-tanda. Padahal, tujuan pelebaran jalan tersebut, dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi ke arah Kota Batu. Sekda Kota Batu, Zadiem Efisiensi, saat dikonfirmasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Rencana pelebaran Jalan Ir Soekarno dari pertigaan Desa Pendem sampai ke pertigaan Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, yang notabene Jalan Provinsi Jatim, hingga kini masih belum ada tanda-tanda. Padahal, tujuan pelebaran jalan tersebut, dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi ke arah Kota Batu.</p>



<p>Sekda Kota Batu, Zadiem Efisiensi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa rencana pelebaran jalan di sepanjang jalur Ir Soekarno sampai pertigaan Jalan Dewi Sartika, memang masih belum ada perkembangan. Yaitu, masih menunggu respon dari Pemprov Jatim.</p>



<p>&#8220;Memang rencana pelebaran jalan di Jalan Soekarno, sampai sekarang masih belum jelas. Ini karena, sampai sekarang belum ada respon dari Pemprov Jatim,&#8221; terang Zadiem saat berada di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Senin (10/04/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Selama ini, ujarnya, arus lalu lintas yang melewati jalan tersebut padat merayap. Karenanya, perlu dilakukan Pelebaran, dengan mengajukan ke provinsi. &#8220;Pelebaran jalan itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 miliar dan bahkan lebih Dan, setahu saya itu sudah disurvei berulangkali. Namun, Pemkot Batu masih menunggu realisasi dari Provinsi Jatim,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkan Zadiem, urgensi pelebaran Jalan Ir Soekarno, didasari atas keluhan masyarakat hingga wisatawan dari luar daerah. “Menjelang libur Lebaran mendatang, pasti Kota Batu akan diserbu oleh banyak wisatawan atau kendaraan bus. Jadi, infrastruktur jalannya ya harus memadai. Sehingga, tidak sampai mengakibatkan macet,&#8221; tambahnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Titik di Kota Malang Terpantau Alami Kemacetan saat Weekend</title>
		<link>https://memontum.com/empat-titik-di-kota-malang-terpantau-alami-kemacetan-saat-weekend</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Weekend dan macet, mulai terlihat di beberapa titik di jalan Kota Malang, Minggu (22/01/2023) tadi. Dari pantauan Memontum.com, titik macet setidaknya terlihat di kawasan Jalan Semeru, Jalan Kayutangan, Jalan Martadinata, hingga Jalan Pasar Besar, Kota Malang. Kemacetan itu, terjadi mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Salah satu sebab, diantaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Weekend dan macet, mulai terlihat di beberapa titik di jalan Kota Malang, Minggu (22/01/2023) tadi. Dari pantauan Memontum.com, titik macet setidaknya terlihat di kawasan Jalan Semeru, Jalan Kayutangan, Jalan Martadinata, hingga Jalan Pasar Besar, Kota Malang.</p>



<p>Kemacetan itu, terjadi mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Salah satu sebab, diantaranya karena banyak bus wisata yang terparkir di bahu jalan. Kemudian, parkir motor yang juga membludak, hingga ada empat saf kendaraan. Bahkan di Jalan Zainul Arifin, juga ditutup total untuk parkir dan pejalan kaki.</p>



<p>Salah satu pengguna jalan, Santi Wahyu (23), berharap agar kondisi itu bisa dicarikan solusi. Sehingga saat weekend, baik pengguna jalan atau wisatawan, tidak merasa terganggu. Dengan begitu, wisatawan tetap selalu dan menikmati Kota Malang, tanpa terganggu macet.</p>



<p>&#8220;Kondisi ini pastinya menjadi keluhan. Namun, akan lebih baik dicarikan solusi. Sehingga, tidak memunculkan macet dan wisatawan yang datang ke Kota Malang, juga nyaman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Terlebih, tambahnya, ketika Kota Malang, ada even-even. Sehingga, semua tetap berjalan lancar dan sesuai dengan harapan masing-masing.</p>



<p>&#8220;Kalau macet, pastinya juga akan merugikan semua. Warga enggan keluar rumah, sampai wisatawan juga berpikir dua kali untuk datang. Apalagi, seperti saya tadi, butuh waktu hampir 45 menit, untuk melakukan perjalanan dari Jalan Martadinata hingga Stadion Gajayana. Seperti di Jalan Kayutangan, tadi juga macet sekali,” terang Santi, Minggu (22/01/2023) tadi.</p>



<p>Hal senada, juga dirasakan oleh Hariani (30). Dirinya juga akan sangat menyayangkan, jika Kota Malang semakin hari semakin macet. Terlebih, ketika hari libur atau banyak even.</p>



<p>“Seharusnya, pemerintah bisa menambah kantong parkir untuk mengantisipasi, apabila ada bus-bus wisata yang masuk ke Kota Malang. Ketika ada acara, juga agar tidak sembarang parkirnya. Sehingga, tidak mengganggu perjalanan,” imbuh Hariani. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan Depan Gedung MCC, Dishub Kota Malang Siapkan Kajian Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-depan-gedung-mcc-dishub-kota-malang-siapkan-kajian-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178222</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan. Kepala Dishub Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan jika beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Malang memang telah memanfaatkan gedung tersebut. Hal itu sebagai bentuk testimoni kondisi keramaian, dengan kapasitas pengunjung yang padat.</p>



<p>“Menghadapi situasi itu, tentu pasti akan kita lakukan rekayasa Lalin di pertigaan depan MCC. Dari berbagai kegiatan, merupakan tes kondisi keramaian bagi kami, bagaimana dengan kapasitas pengunjung seperti demikian. Lalu kira-kira rekayasa apa yang nantinya akan kita lakukan,” ujar Widjaja saat dikonfirmasi, Jumat (11/11/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dikatakannya, jika nanti kemungkinan rekayasa tersebut, yakni akan dilakukan penutupan dari arah Jalan A Yani Utara ke Jalan LA Sucipto. Tentunya, itu dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan dari arah utara menuju ke selatan saat lampu merah.</p>



<p>“Sama seperti di Jalan Letjen Sutoyo, yang dari arah utara yang mau belok ke kanan itu sekarang tidak boleh. Karena yang belok kanan itu sedikit. Maka ini dihilangin, begitu juga arah sebaliknya, itu dibuat lurus saja,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, nantinya para pengendara akan diarahkan untuk berbelok di U-turn yang telah disediakan. Untuk pembahasan rencana rekayasa Lalin di sekitar MCC tersebut, menurutnya dapat dijadikan bahasan diskusi di Forum Lalin nantinya.</p>



<p>“Ini bagian dari analisis-analisis kami dengan Forum Lalin kedepan. Ini merupakan agenda kami dan harus dilakukan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan Arus Mudik, Kapolres Situbondo Minta Personel Pos Pam Proaktif</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-arus-mudik-kapolres-situbondo-minta-personel-pos-pam-proaktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2022 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Pam]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Meningkatnya volume kendaraan di sepanjang Jalur Pantura Situbondo pada H-2 Idul Fitri 1443 H, menjadi atensi Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya. Karenanya, secara kontinue pemantauan arus lalu lintas di wilayah timur Situbondo hingga kawasan Hutan Baluran, terus dilakukan hingga Sabtu (30/04/2022) tadi. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, mengunjungi Pos [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Meningkatnya volume kendaraan di sepanjang Jalur Pantura Situbondo pada H-2 Idul Fitri 1443 H, menjadi atensi Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya. Karenanya, secara kontinue pemantauan arus lalu lintas di wilayah timur Situbondo hingga kawasan Hutan Baluran, terus dilakukan hingga Sabtu (30/04/2022) tadi.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, mengunjungi Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2022. Dalam kunjungan itu, dirinya memberikan arahan kepada personel yang bertugas di Pos Pam.</p>



<p>&#8220;Kepada seluruh personel harus berpedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelaksanaan tugas. Terutama dalam merespon situasi arus lalu lintas, agar sigap dan cepat melakukan intervensi pengaturan lalu lintas. Dengan kehadiran Polisi melakukan pengaturan lalin maupun patroli saat terjadi peningkatan jumlah kendaraan khususnya sepanjang Jalan Raya Hutan Baluran,&#8221; ujar AKBP Andi Sinjaya, kepada personel di Pos Pam Baluran dan Asembagus.</p>



<p>Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan ataupun mencegah kecelakaan lalu lintas, diharapkan personel yang bertugas jaga di Pos Pam lebih aktif turun kejalan mengatur arus lalu lintas dan juga berpatroli di lokasi rawan kecelakaan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Personel yang berjaga harus prediktif dalam melihat perkembangan situasi, baik gangguan Kamtibmas maupun Kamseltibcar lantas. Respon cepat manakala terjadi kecelakaan lalu lintas maupun membantu pemudik yang membutuhkan pertolongan. Segera laporkan apabila ada kejadian menonjol ke Posko Ketupat Semeru 2022,&#8221; ucap AKBP Andi Sinjaya.</p>



<p>Mengingat ramainya aktivitas kendaraan di sepanjang jalur Pantura, AKBP Andi Sinjaya, mengimbau masyarakat khususnya pengguna kendaraan untuk berhati-hati disaat berkendara dan tertib berlalu lintas. “Jangan ugal-ugalan, berhati-hati dan harus mengutamakan keselamatan bukan kecepatan,&#8221; imbau AKBP Andi Sinjaya.</p>



<p>Setelah menyampaikan arahan, Kapolres Situbondo memberikan bingkisan kepada personel gabungan di Pos Pam Baluran dan Pos Pam Asembagus agar lebih semangat bertugas melayani masyarakat dan pemudik. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168590</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Macet Selama Lebaran, Dishub Kota Malang Bingung Pola Pas di Jembatan Tunggulmas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-macet-selama-lebaran-dishub-kota-malang-bingung-pola-pas-di-jembatan-tunggulmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 09:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pemberlakukan arus baru selama Idul Fitri atau rekayasa lalu lintas di Jembatan Tunggulmas di Jalan Tlogomas, Kota Malang, terus disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Jika sebelumnya mewacanakan pola satu arah untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik, namun rencana itu diurungkan dan merubah dengan tiga pola rekayasa. Kepala Dinas Perhubungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pemberlakukan arus baru selama Idul Fitri atau rekayasa lalu lintas di Jembatan Tunggulmas di Jalan Tlogomas, Kota Malang, terus disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Jika sebelumnya mewacanakan pola satu arah untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik, namun rencana itu diurungkan dan merubah dengan tiga pola rekayasa.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas di sekitar Jembatan Tunggulmas, perlu dilakukan agar tidak terjadi kemacetan saat terjadinya arus mudik pra Lebaran atau saat Lebaran. &#8220;Minggu lalu telah ada pertemuan dan pembahasan bersama dengan Forum Lalu Lintas. Dimana ada usulan untuk penerapan satu arah dan sudah kami rapatkan. Hasilnya, ada tiga pola yang akan diterapkan di jembatan tersebut,” ujar Heru, Kamis (21/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, untuk pola yang akan diterapkan pertama, yakni pemasangan traffice light (TL) portable. Pemanfaatan ini untuk mengatur dan menghambat arus lalu lintas, agar tidak terjadi kepadatan.</p>



<p>“Ini nanti akan kita lihat, jika kendaraan mengalami kemacetan sampai di RS UMM, kita laksanakan pola yang kedua,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Untuk pola yang kedua, yakni penerapan satu arah di Jembatan Tunggulmas. Hanya kendaraan yang dari arah Tlogomas, yang diperbolehkan melewati jembatan Tunggulmas. Sementara kendaraan dari Tunggulwulung, tidak diperbolehkan melintas atau melewati jembatan tersebut.</p>



<p>“Jika dengan kedua pola itu masih belum mampu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Tlogomas, pola terakhir akan kita terapkan yaitu menutup seluruh akses masuk jembatan Tunggulmas,” terangnya.</p>



<p>Menanggapi penerapan tiga pola yang direncanakan Dishub, Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan jika sebaiknya perencanaan tersebut dimatangkan terlebih dahulu dengan pihak Polresta Malang Kota dan Forum Masyarakat Transportasi atau Lalu Lintas. &#8220;Penerapan tiga pola itu dimatangkan dulu, kemudian dilanjutkan atau disimulasikan dulu di lapangan. Setelah itu, kalau sudah menemukan hasil yang paling efektif tentu itu yang dilakukan,” ungkap Bung Edi. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Kemacetan, Walikota Sidak Lalin Kawasan Puntodewo-Ranugrati</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kemacetan-walikota-sidak-lalin-kawasan-puntodewo-ranugrati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2019 19:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78004-atasi-kemacetan-walikota-sidak-lalin-kawasan-puntodewo-ranugrati</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Membelah kemacetan pagi hari, Walikota Malang Sutiaji menaiki kendaraan roda dua menuju kawasan jalan Puntodewo dan jalan Ranugrati, Kota Malang, Selasa (12/2/2019) pagi. Kenakan jaket kulit, pria berkacamata itu menyusuri setiap sudut jalan yang sering dikeluhkan warga lantaran macet. Berdasarkan laporan warga dan uploadan media sosial, kawasan Jalan Sulfat dan Puntodewo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Membelah kemacetan pagi hari, Walikota Malang Sutiaji menaiki kendaraan roda dua menuju kawasan jalan Puntodewo dan jalan Ranugrati, Kota Malang, Selasa (12/2/2019) pagi. Kenakan jaket kulit, pria berkacamata itu menyusuri setiap sudut jalan yang sering dikeluhkan warga lantaran macet.</p>
<p>Berdasarkan laporan warga dan uploadan media sosial, kawasan Jalan Sulfat dan Puntodewo sering terjadi kemacetan. Sehingga harus ada upaya untuk mencari solusi. Karena pada Senin pekan depan, akan diadakan pertemuan dalam forum lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Sekarang kami kumpulkan data, mana saja kawasan yang memang sangat parah kemacetannya. Kemudian akan dilakukan upaya untuk menyelesaikannya saat forum lalin nanti,&#8221; jelas Sutiaji, disela monitoring.</p>
<p>Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) itu, Wali Kota Malang Sutiaji memetakan sementara pelebaran jalan sebagai opsi pertama di kawasan jalan Puntodewo, sebagai titik simpul perhatian kemacetan. Dimana saat ini titik ini sering terjadi kemacetan.</p>
<p>&#8220;Ada satu pelebaran jalan yang akan kami lakukan. Seperti di kawasan Puntodewo, ada trotoar tinggal dilebarkan,&#8221; ungkap suami Widayati Sutiaji ini.</p>
<p>Selain melakukan pelebaran jalan, Sutiaji menyampaikan jika upaya lain yang dilakukan adalah larangan belok kanan bagi kendaraan dari arah Puntodewo yang akan menuju Ranugrati. Penerapan larangan berbelok itu akan diberlakukan di jam-jam khusus saja, utamanya saat jam padat pagi dan sore. Selain itu, ada titik lainnya yang tidak belok langsung, melainkan harus putar balik dulu melalui kawasan ruko WOW. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78004</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pjs Walikota Malang Gagas Moda Transportasi Massal</title>
		<link>https://memontum.com/pjs-walikota-malang-gagas-moda-transportasi-massal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 04:51:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35368-pjs-walikota-malang-gagas-moda-transportasi-massal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Hampir setiap hari pemandangan arus lalu lintas di Kota Malang selalu diwarnai kemacetan. Kini kondisi Kota Malang tidak jauh berbeda dengan Jakarya dan Bandung. Setiap hari selalu terjadi kemacetan arus lalu lintas. Penjabat sementara (Pjs) Walikota Malang Dr Ir Wahid Wahyudi menegaskan, ada tiga persoalan pokok yang dihadapi Pemkot Malang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Hampir setiap hari pemandangan arus lalu lintas di Kota Malang selalu diwarnai kemacetan. Kini kondisi Kota Malang tidak jauh berbeda dengan Jakarya dan Bandung. Setiap hari selalu terjadi kemacetan arus lalu lintas.</p>
<p>Penjabat sementara (Pjs) Walikota Malang Dr Ir Wahid Wahyudi menegaskan, ada tiga persoalan pokok yang dihadapi Pemkot Malang dan masyarakatnya.</p>
<p>Pertama soal kamacetan arus lalu lintas, soal sampah dan masalah banjir. &#8220;Paling mendesak harus segera dicarikan solusinya adalah mengurai kemacetan arus lalu lintas,&#8221; tegas Wahid.</p>
<p><div id="attachment_7649" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7649" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180404-WA0172-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Pjs Walikota Malang Dr Ir Wahid Wahyudi membuka acata seminar membedah masalah transportasi di Kota Malang dan kondisi lalu lintas di Kota Malang saat ini ( man )" width="650" height="366" class="size-full wp-image-35369" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180404-WA0172-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180404-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180404-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180404-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7649" class="wp-caption-text"><em><strong>Pjs Walikota Malang Dr Ir Wahid Wahyudi membuka acata seminar membedah masalah transportasi di Kota Malang dan kondisi lalu lintas di Kota Malang saat ini ( man )</strong></em></p></div></p>
<p> Data yang masuk kepada Wahid, jumlah pertambahan kendaraan di Kota Malang mencapai 122 ribu per tahunnya. Pertumbuhan jumlah kendaraan tidak sebanding dengan penambahan luas jalan di Kota Malang.</p>
<p>Menurutnya, moda transportasi yang ada di Kota Malang usianya sudah tua. Jalurnya ditetapkan untuk angkot perlu direvisi lagi disesuaikan dengan perkembangan penduduk dan unit usaha.</p>
<p>&#8220;Untuk menangani masalah kemacetan ini perlu duduk satu meja antara Pemkot Malang, Pemkab Malang dan Pemkot Batu serta Pemprov Jatim. Soal moda transportasi saatnya disediakan bus dalam kota. Atau membangun rel dalam kota. Moda transportasi berbadan besar bisa menampung banyak orang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wahid yakin Kota Malang menjadi kota megapolitan bersama Surabaya. Karena saat ini sudah didukung dengan jalan tol Malang-Surabaya, bandar udara dan jalur kereta api.</p>
<p>&#8220;Dishub Jatim berusaha memperpanjang runway di bandara Abdul Rahman Shaleh. Supaya pesawat Garuda bermesin boing 737 bisa lepas landas dari Kota Malang. Kalau hal itu segera terwujud. Maka kunjungan wisatawan ke Malang Raya bisa naik 5-10 kali lipat dari yang ada sekarang. Sebab moda transportasi mudah dijangkau oleh masyarakat,&#8221; jelasnya, Rabu (4/4/2018) siang.</p>
<p>Pakar transportasi dari Universitas Brawijaya Malang Agus Dwi Wicaksoni menyatakan, faktor penyebab kemacetan di Kota Malang karena beberapa hal. Antara lain karena jumlah kendaraan tidak sebanding dengan luas jalan. Badan jalan sempit, jumlah penduduk besar, pemisah arah tidak ada. Trafiklight sering mati.</p>
<p>&#8220;Badan jalan digunakan untuk berjualan, badan jalan untuk perumahan, struktur tata ruang kota yang kurang benar. Untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas tidak sekedar membuat rekayasa saja. Tapi perlu dipikirkan jangka panjangnya. Supaya Kota Malang bebas dari macet,&#8221; pungkasnya. <strong>( man/nay )</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35368</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
