<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>antisipasi pemudik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/antisipasi-pemudik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2020 12:12:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>antisipasi pemudik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Video Masuk Kota Malang Sembunyi di &#8220;Terpal Penutup Barang&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/video-masuk-kota-malang-sembunyi-di-terpal-penutup-barang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2020 09:13:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115045-vidio-masuk-kota-malang-sembunyi-di-terpal-penutup-barang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Modus angkut barang ternyata di dalamnya terpal isinya orang, ditemukan anggota Dinas Perhubungan Kota Malang, dinihari (25/5/2020) di pospam Adiputro (Hawai Water Park). Demikian diinfokan Kadishub Kota Malang, Handi Priyanto. &#8220;Setelah kita BAP, cek sesuai protokol covid, langsung kita suruh putar balik. Ada 3 (tiga) orang yang disembunyikan di belakang dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Modus angkut barang ternyata di dalamnya terpal isinya orang, ditemukan anggota Dinas Perhubungan Kota Malang, dinihari (25/5/2020) di pospam Adiputro (Hawai Water Park). Demikian diinfokan Kadishub Kota Malang, Handi Priyanto.</p>
<p>&#8220;Setelah kita BAP, cek sesuai protokol covid, langsung kita suruh putar balik. Ada 3 (tiga) orang yang disembunyikan di belakang dengan ditutupi terpal. Tanpa ada surat keterangan jalan, lebih-lebih sudah ada indikasi dan modus masuk kota Malang dengan sembunyi sembunyi, &#8221; tutur mantan Kasatpol PP Kota Malang tersebut.</p>
<p>Diinfokan pula oleh Pejabat Eselon II jebolan STPDN ini, dari data pada pospam (pos penyekatan dan cek poin), hingga tanggal 25 Mei 2020 (siang, red) terdata jumlah kendaraan roda dua yang diperiksa sebanyak 57.904, dan yang diputar balik sebanyak 2.866. Untuk roda 4 terperiksa sebanyak 33.521 kendaraan, dan yang diputar balik sejumlah 1.549.</p>
<p>&#8220;Ada pun untuk blanko teguran PSBB telah kita keluarkan sebanyak 1.611 blanko teguran, &#8221; ujar Handi.</p>
<p>Blanko teguran diberikan karena pengguna kendaraan tidak menggunakan masker, suhu tubuh pengendara di atas normal, R2 berbasis aplikasi mengangkut orang, pengendara R2 membonceng orang tidak satu alamat (bukan keluarga, red), penumpang pada R4 yang tidak memperhatikan posisi physical distancing atau mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari kapasitas, melebihi batas jam operasional (diatur jam.aktifitas selama PSBB pukul 04.00 s/d 22.00 wib, red).</p>
<p>&#8220;Tak bawa identitas diri dan juga memfungsikan angkutan tidak semestinya seperti kejadian tadi pagi juga kita beri blanko teguran,&#8221; imbuh Handi.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115045</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satlantas Polres Bondowoso Amankan 2 Mobil Travel</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polres-bondowoso-amankan-2-mobil-travel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 14:07:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[polres bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114429-satlantas-polres-bondowoso-amankan-2-mobil-travel</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso mengamankan dua mobil travel ilegal yang nekat membawa mudik penumpang yang melintas di depan posko cek point yang berbeda yakni posko cek point dijalan Raya Maesan kecamatan Maesan dan posko cek point Wringin kecamatan Wringin Bondowoso Jawa timur Selasa (12/5/2020) malam. Masing-masing satu travel melintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso mengamankan dua mobil travel ilegal yang nekat membawa mudik penumpang yang melintas di depan posko cek point yang berbeda yakni posko cek point dijalan Raya Maesan kecamatan Maesan dan posko cek point Wringin kecamatan Wringin Bondowoso Jawa timur Selasa (12/5/2020) malam. Masing-masing satu travel melintas di kecamatan Maesan membawa dua penumpang dari Jember menuju Madura dan satu Travel membawa lima penumpang yang mau mudik ke kecamatan Pujer.</p>
<p>&#8220;Kemarin kami mengamankan dua travel gelap dengan membawa penumpang dari Jember menuju Madura. Sedangkan travel yang satunya membawa penumpang dari Madura menuju pujer. Dua travel itu sudah kami amankan di Polres Bondowoso dan penumpangnya sudah dikarantina,&#8221; terang Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Haryanto, Rabu (13/5/2020).</p>
<div id="attachment_114430" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114430" decoding="async" class="size-full wp-image-114430" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0192-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Haryanto saat memberikan keterangan terkait diamankan dua mobil travel. (dul)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0192-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0192-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0192-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0192-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114430" class="wp-caption-text">Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Haryanto saat memberikan keterangan terkait diamankan dua mobil travel. (dul)</p></div>
<p>Untuk travel yang dicegat di Maesan membawa dua penumpang dari Jember dengan tujuan Madura. Untuk penumpang telah dipulangkan ke Jember.</p>
<p>“Untuk penumpang yang dari jember kita pulangkan ,” jelasnya.</p>
<p>Sementara untuk yang di Wringin dari Madura menunju Kecamatan Pujer, Bondowoso dengan membawa lima penumpang. Setelah dilakukan cek point kepada ke-lima penumpang beserta sopir dan kernet, beruntung hasilnya tidak menunjukkan gejala positif Covid-19.</p>
<p>“Sementara kita cek suhu tubuh normal semua,” katanya.</p>
<p>Namun ke-lima penumpang yang merupakan warga Kecamatan Pujer diperintahkan untuk karantina mandiri selama empat belas hari dengan dipantau oleh unit penanganan Covid-19 Kecamatan setempat.</p>
<p>“Tapi kita minta gugus tugas Covid -19 unit Kecamatan setempat minta mengkarantina mandiri,” pungkasnya.</p>
<p>Selain gencar melakukan pemantauan di jalur utama, Satlantas Polres Bondowoso juga melakukan penjagaan di sejumlah akses masuk kota alternatif. Salah-satunya seperti di Kecamatan Ijen. Pemantaun tersebut guna memotong mata rantai penyebaran penyebaran Covid-19 ke Bondowoso.<strong> (dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114429</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pantau Pos Chek Point Perbatasan, Datang dari Luar Lumajang Wajib Periksa Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pantau-pos-chek-point-perbatasan-datang-dari-luar-lumajang-wajib-periksa-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2020 20:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113099-bupati-pantau-pos-chek-point-perbatasan-datang-dari-luar-lumajang-wajib-periksa-kesehatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Guna mengantisipasi penyebaran covid- 19 di perbatasan Kabupaten Lumajang Jawa Timur dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang datang dari luar kota (Pos Chek Point), Senin (27/4/2020) siang. Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama jajaran forkopimda turun langsung melakukan pemantauan di wilayah lumajang utara Ranuyoso &#8211; Klakah. Bupati menyampaikan, masyarakat yang mau datang atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Guna mengantisipasi penyebaran covid- 19 di perbatasan Kabupaten Lumajang Jawa Timur dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang datang dari luar kota (Pos Chek Point), Senin (27/4/2020) siang. Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama jajaran forkopimda turun langsung melakukan pemantauan di wilayah lumajang utara Ranuyoso &#8211; Klakah.</p>
<p>Bupati menyampaikan, masyarakat yang mau datang atau melintasi wilayah Kabupaten Lumajang diharapkan untuk mengecek kesehatannya dan tidak memaksakan diri dan apabila terdeteksi tidak sehat untuk memutar balik kendaraannya dan tidak melanjutkan perjalanannya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-113100" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200428-WA0017-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200428-WA0017-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200428-WA0017-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200428-WA0017-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200428-WA0017-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya minta yang tidak pakek masker untuk kembali tidak ada kompromi dan harus tidak melanjutkan perjalanan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dijelaskan, semua yang masuk ke wilayah Kabupaten Lumajang baik angkutan barang, pribadi dan kendaraan roda dua akan di lakukan pengecekan kesehatan.</p>
<p>&#8220;Saya dan pak dandim dan pak kapolres hari ini memantau langsung Pos chek point, memastikan semua bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Mudah-mudahan upaya kita dalam mengantisipasi merebaknya penyebaran covid- 19 bisa berjalan dengan baik,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Pihaknya berharap masyarakat bisa bekerja sama untuk menekan penyebaran covis- 19. Kita dapat mengurangi risiko terinfeksi atau menyebarkan Covid-19 dengan cara melakukan beberapa langkah pencegahan:</p>
<p>1. Seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Karena dengan mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik dapat membunuh virus di tangan kita.</p>
<p>2. Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang yang batuk-batuk atau bersin-bersin. Karena Ketika batuk atau bersin, orang mengeluarkan percikan dari hidung atau mulutnya dan percikan ini dapat membawa virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda dapat menghirup percikan ini dan juga virus Covid-19 jika orang yang batuk itu terjangkit penyakit tersebut.</p>
<p>3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Denga tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh kita sehingga kita menjadi sakit.</p>
<p>4. Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda mengikuti etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu dan Covis-19.</p>
<p>5. Tetaplah tinggal di rumah jika merasa kurang sehat. Jika Anda demam, batuk dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu.</p>
<p>6. Ikuti arahan Dinas Kesehatan setempat. Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan daerah akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di wilayah Anda. Dengan memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan yang akan merawat Anda dapat segera mengarahkan Anda ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tepat. Langkah ini juga melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.</p>
<p>7. Tetap ikuti informasi terbaru tentang hotspot-hotspot Covid-19 (kota atau daerah di mana Covid-19 menyebar luas). Jika memungkinkan, hindari bepergian ke tempat-tempat tersebut, terutama bagi Anda yang sudah berusia lanjut atau mengidap diabetes, sakit jantung atau paru-paru. Karena kemungkinan tertular Covid-19 lebih tinggi di tempat-tempat tersebut.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekat Jalan, Petugas Belum Temukan Pengendara Mudik</title>
		<link>https://memontum.com/sekat-jalan-petugas-belum-temukan-pengendara-mudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2020 10:28:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112957-sekat-jalan-petugas-belum-temukan-pengendara-mudik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Merebaknya wabah Covid-19 memaksa pemerintah melarang seluruh masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Hal ini membuat Satlantas Polres Bangkalan secara aktif melakukan penyekatan untuk menghalau para pemudik yang datang. Larangan mudik ini tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Merebaknya wabah Covid-19 memaksa pemerintah melarang seluruh masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Hal ini membuat Satlantas Polres Bangkalan secara aktif melakukan penyekatan untuk menghalau para pemudik yang datang.</p>
<p>Larangan mudik ini tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.</p>
<div id="attachment_112958" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112958" decoding="async" class="size-full wp-image-112958" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Petugas Satlantas Polres Bangkalan saat melakukan penyekatan di akses jalan dari suramadu" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sekat-Jalan-Petugas-Belum-Temukan-Pengendara-Mudik.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112958" class="wp-caption-text">Petugas Satlantas Polres Bangkalan saat melakukan penyekatan di akses jalan dari suramadu</p></div>
<p>Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Andika Mizaldy Lubis mengatakan, pihaknya terus menerjunkan personil untuk melakukan penyekatan agar memutus penyebaran virus asal cina tersebut. Dikatakan, hingga hari ini belum ditemukan pemudik yang datang ke Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Sementara belum ada pemudik yang kami temukan. Kami terus melakukan penyekatan dan pemantauan agar mengetahui pergerakan para pendatang,&#8221; ucapnya, Minggu (26/4/2020).</p>
<p>Ia mengatakan, akan terus melakukan penyekatan dan akan meminta para pemudik untuk putar arah agar tidak mudik terlebih dahulu. Hal itu sesuai dengan peraturan pemerintah agar melarang para pemudik untuk datang.</p>
<p>&#8220;Kami sesuaikan dengan aturan dari pemerintah tentang larangan mudik, jadi akan kami arahkan untuk putar balik,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang tidak bisa terlihat secara kasat mata. Ia mengatakan, meski pemudik dalam keadaan sehat justru akan menjadi carrier virus tersebut jika di tempat sebelumnya telah terpapar.</p>
<p>&#8220;Kasian keluarga yang ada dirumah, semisal ada pemudik membawa virus tersebut dan menyebarkan ke keluarga yang selama ini terhindar dari virus tersebut. Maka, ini kami lakukan demi keselamatan bersama,&#8221; pungkasnya. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112957</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Trenggalek Akan Berikan Insentif Bagi Masyarakat Yang Menunda Mudik</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-trenggalek-akan-berikan-insentif-bagi-masyarakat-yang-menunda-mudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2020 09:29:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112331-pemkab-trenggalek-akan-berikan-insentif-bagi-masyarakat-yang-menunda-mudik</guid>

					<description><![CDATA[Trenggalek, Memontum &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan jika Pemerintah Daerah telah menyiapkan insentif bagi masyarakat yang menunda mudik ke kota Keripik Tempe. Besaran insentif yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat Trenggalek yang ada diluar kota senilai Rp 600 ribu per bulan. Pemberian insentif bagi masyarakat Trenggalek yang menunda mudik ini dimaksudkan agar mata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Trenggalek, Memontum</strong> &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan jika Pemerintah Daerah telah menyiapkan insentif bagi masyarakat yang menunda mudik ke kota Keripik Tempe. Besaran insentif yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat Trenggalek yang ada diluar kota senilai Rp 600 ribu per bulan.</p>
<p>Pemberian insentif bagi masyarakat Trenggalek yang menunda mudik ini dimaksudkan agar mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 bisa ditekan.</p>
<div id="attachment_112332" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112332" decoding="async" class="size-full wp-image-112332" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200418-WA0057-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Bupati Trenggalek bersama OPD terkait saat melakukan video conference bersama Menteri di gedung Smart Center. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200418-WA0057-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200418-WA0057-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200418-WA0057-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200418-WA0057-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112332" class="wp-caption-text">Bupati Trenggalek bersama OPD terkait saat melakukan video conference bersama Menteri di gedung Smart Center. (ist)</p></div>
<p>&#8220;Disiapkan anggaran Rp. 600 ribu bagi masyarakat asli Trenggalek yang menunda mudik tersebut dengan syarat mendaftarkan diri melalui kanal yang disediakan dan ber KTP asli Trenggalek,&#8221; ungkap Bupati saat dikonfirmasi, Sabtu (18/04/2020) siang.</p>
<p>Kabar ini disampaikan langsung oleh Bupati Arifin, usai mengikuti video conference dengan beberapa Menteri terkait arahan recofusing dan realokasi APBD tahun anggaran 2020 untuk penanganan Corona di Gedung Smart Center Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Jadi masyarakat yang tidak melakukan mudik akan kita berikan insentif sebesar Rp 600 ribu setiap bulan. Sekarang prosesnya yang sedang merantau dan mempunyai KTP Trenggalek silahkan mendaftar, nanti tinggal check lokasi. Terus upload KTP, foto diri dan foto rumah yang sekarang, alamat lengkap dan kodepos jelas di tempat rantau,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dengan begitu, lanjut Arifin, kartu ini bisa segera dicetak dan dikirimkan ke alamat tersebut serta dapat segera digunakan. Dengan syarat tidak boleh mudik ke Trenggalek.</p>
<p>Sebagai konsekwensi, jika sudah mendapatkan insentif tapi tetap mudik, maka uang harus dikembalikan. Bila tidak akan diancam pidana, karena salah satu kesepakatannya menunda mudik.</p>
<p>&#8220;Salah satu kesepakatannya kan untuk menunda mudik ke Trenggalek. Jika ada masyarakat yang sudah menerima insentif dan tetap nekat mudik akan terancam pidana. Selain itu uang juga harus dikembalikan,&#8221; tegas Arifin.</p>
<p>Perlu diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek memang sangat getol meminta masyarakatnya di perantauan untuk menunda mudik.</p>
<p>&#8220;Ini dikarenakan, kita takut para pemudik yang datang bisa memindahkan virus yang memungkinkan terbawa dalam perjalanan ke daerah asal, sehingga penyebaran Covid bisa tidak terkendali,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek : Warga Nekat Mudik ke Trenggalek Harus Masuk Rumah Singgah dan Observasi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-warga-nekat-mudik-ke-trenggalek-harus-masuk-rumah-singgah-dan-observasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 11:49:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112129-bupati-trenggalek-warga-nekat-mudik-ke-trenggalek-harus-masuk-rumah-singgah-dan-observasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, meninjau rumah singgah dan observasi di Kecamatan Pogalan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan jika rumah singgah dan observasi ini disediakan bagi mereka yang masih memaksa untuk mudik. &#8220;Kemudian bagi masyarakat yang nekat mudik dan kemungkinan tidak bisa melakukan isolasi diri dirumah akan di observasi di tempat yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, meninjau rumah singgah dan observasi di Kecamatan Pogalan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan jika rumah singgah dan observasi ini disediakan bagi mereka yang masih memaksa untuk mudik.</p>
<p>&#8220;Kemudian bagi masyarakat yang nekat mudik dan kemungkinan tidak bisa melakukan isolasi diri dirumah akan di observasi di tempat yang sudah disediakan. Yang kebetulan ada di Kecamatan Pogalan tepatnya di SMP Negeri 1 Pogalan,&#8221; ungkap M Nur Arifin saat dikonfirmasi, Rabu (15/04/2020) sore.</p>
<div id="attachment_112130" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112130" decoding="async" class="size-full wp-image-112130" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Bupati Arifin saat meninjau rumah singgah dan observasi di SMP Negeri 1 Pogalan Trenggalek. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Trenggalek-Warga-Nekat-Mudik-ke-Trenggalek-Harus-Masuk-Rumah-Singgah-dan-Observasi.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112130" class="wp-caption-text">Bupati Arifin saat meninjau rumah singgah dan observasi di SMP Negeri 1 Pogalan Trenggalek. (ist)</p></div>
<p>Dikatakan M Nur Arifin, memilih di Kecamatan Pogalan, karena di daerah ini termasuk daerah yang memiliki Orang Dalam Pemantauan yang cukup banyak. Artinya kunjungan pemudik maupun orang dari luar kota khususnya zona merah seperti Malang dan Surabaya banyak yang bermukim di Kecamatan Pogalan.</p>
<p>Jika ini diteruskan tentu akan meningkatkan resiko penyebaran virus Corona kepada masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Kalau orang tersebut tidak memungkinkan untuk mengisolasi diri dirumah maka wajib hukumnya untuk masuk ke rumah singgah dan observasi ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disinggung terkait kapasitas yang ada di rumah singgah dan observasi ini, M Nur Arifin menegaskan jika dimaksimalkan semua ruangan baik lantai bawah dan atas dengan masing-masing ruangan diisi 5 kasur (bed), maka kapasitasnya ada sekitar 100.</p>
<p>&#8220;Disini juga dilengkapi dengan dapur umum dan untuk kebutuhan logistik akan disediakan Dinas Sosial,&#8221; kata M Nur Arifin.</p>
<p>Nantinya, lanjut Bupati, setiap kecamatan akan ada 1 rumah singgah dan observasi. Tetapi dari Dinas Pendidikan sesuai arahan dari Gubernur Jawa Timur, sekolah yang ada di daerah bisa dijadikan rumah singgah sementara.</p>
<p>&#8220;Saya berharap meski tempat ini disiapkan sedemikian rupa, agar tetap kosong. Artinya semua orang bisa disiplin untuk tidak mudik sehingga tidak menjadi resiko bagi Kabupaten/Kota yang kedatangan orang tersebut,&#8221; harapnya.</p>
<p>Suami Novita Hardiny ini juga berharap ada edukasi kepada masyarakat sehingga tidak ada stigma buruk. Selain itu, M Nur Arifin juga menghimbau untuk tidak ada pemikiran negatif, seperti ada penularan ketika siswa sudah masuk sekolah nantinya.</p>
<p>Dijelaskan bahwa virus Covid-19 memiliki masa inkibasi selama 14 hari, sehingga setelah lebih itu virus akan mati secara sendirinya. Bupati Nur Arifin memastikan akan dilakukan disinfeksi sebelum digunakan kembali sebagai ruang kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>&#8220;Kabupaten Trenggalek menyiagakan rumah singgah sekaligus ruang observasi pelayanan Covid ini ditujukan bagi mereka yang masih memaksa mudik dan tidak memungkinkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah, maka kita obsevasi dahulu di tempat yang telah disediakan,&#8221; tutur M Nur Arifin.</p>
<p>Terkait mekanisme menghadapi kedatangan para pemudik, Nur Arifin menegaskan akan ada observasi terlebih dahulu dan bisa isolasi diri di rumah. Namun jika tidak disiplin akan ditempatkan di rumah singgah.</p>
<p>&#8220;Perlu ditegaskan, siapapun yang masuk adalah saudara kita, sehingga akan tetap kita layani, namun mereka juga harus mematuhi protokol kesehatan, jadi daripada mudik tidak ketemu keluarga, atau harus tidur disini dahulu selama 14 hari, lebih baik tunda mudiknya,&#8221; pungkasnya.<strong> (mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112129</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deteksi Gelombang Pemudik, Satgas Covid-19 Sekat Akses Masuk Bangkalan</title>
		<link>https://memontum.com/deteksi-gelombang-pemudik-satgas-covid-19-sekat-akses-masuk-bangkalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2020 09:20:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111829-deteksi-gelombang-pemudik-satgas-covid-19-sekat-akses-masuk-bangkalan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Berubahnya status Bangkalan yang saat ini menjadi zona merah membuat gugus tugas penanganan covid 19 memperketat pemeriksaan pada masyarakat yang masuk ke Bangkalan. Tak hanya melakukan pemeriksaan, petugas juga mendata setiap pendatang yang masuk ke Bangkalan. Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron yang memantau langsung di lokasi mengatakan, pihaknya terus melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Berubahnya status Bangkalan yang saat ini menjadi zona merah membuat gugus tugas penanganan covid 19 memperketat pemeriksaan pada masyarakat yang masuk ke Bangkalan. Tak hanya melakukan pemeriksaan, petugas juga mendata setiap pendatang yang masuk ke Bangkalan.</p>
<p>Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron yang memantau langsung di lokasi mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya untuk menekan penyebaran virus covid19 paska penetapan zona merah untuk Bangkalan. Kini, seluruh pendatang yang masuk ke Bangkalan melalui akses jembatan Suramadu akan diperiksa.</p>
<div id="attachment_111830" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111830" decoding="async" class="size-full wp-image-111830" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Penyekatan di akses jalan suramadu" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Deteksi-Gelombang-Pemudik-Satgas-Covid-19-Sekat-Akses-Masuk-Bangkalan.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111830" class="wp-caption-text">Penyekatan di akses jalan suramadu</p></div>
<p>&#8220;Kami melakukan upaya pemeriksaan ketat pada setiap pengunjung yang masuk selama 24 jam. Setiap pendatang akan diarahkan masuk kedalam posko lalu disemprot cairan desinfektan, di cek suhu tubuh dan didata,&#8221; jelasnya, Sabtu (11/4/2020).</p>
<p>Dari data pendatang tersebut, pihaknya memperoleh beberapa pendatang yang memiliki suhu diatas 37. Dari data tersebut, nantinya akan diarahkan untuk mendatangi puskesmas dan rumah sakit yang letaknya dekat dengan ruma masing-masing pendatang itu.</p>
<p>&#8220;Sudah ada beberapa pemudik yg suhu badan diatas 37 dan kami mengarahkan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat, kami berharap pada masyarakat agar menunda untuk mudik untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, sebanyak 45 personil gabungan diterjunkan untuk mengantisipasi gelombang pemudik yang datang.</p>
<p>&#8220;Ada 45 personil gabungan. Dan upaya yang kami lakukan hanya pemeriksaan dan bukan menutup akses jalan. Hanya di screening agar terdata,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, pemeriksaan ini akan terus dilakukan termasuk saat bulan puasa. Diperkirakan, lonjakan pemudik akan terus meningkat hingga menjelang hari raya idul fitri nanti.<strong> (Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111829</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
