<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>antrean &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/antrean/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 14:55:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>antrean &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</title>
		<link>https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi</link>
					<comments>https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antrean]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membludak]]></category>
		<category><![CDATA[munculkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antusiasme warga terhadap program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) cukup tinggi. Hal itu terlihat, dari antrean panjang meski memunculkan sedikit kecewa, saat berlangsung di Kecamatan Lowokwaru, Senin (09/03/2026) tadi. Menanggapi hal itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, akan melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antusiasme warga terhadap program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) cukup tinggi. Hal itu terlihat, dari antrean panjang meski memunculkan sedikit kecewa, saat berlangsung di Kecamatan Lowokwaru, Senin (09/03/2026) tadi.</p>



<p>Menanggapi hal itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, akan melakukan evaluasi dengan menambah meja pelayanan agar proses distribusi lebih cepat. “Nanti akan saya tambah meja pelayanan supaya lebih cepat melayani masyarakat,” ucap Eko.</p>



<p>Tingginya jumlah warga yang datang, menurutnya melebihi dari ekspektasi. Kegiatan tersebut dilakukan, untuk menekan inflasi dan mengurangi permintaan yang ada di pasar.</p>



<p>&#8220;Harapannya agar harga-harga yang ada di pasaran ini tidak naik,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam program tersebut, setiap kecamatan mendapatkan kuota sekitar 1.300 paket sembako. Satu paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula 1 kilogram yang dijual seharga Rp 50 ribu. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, pembelian dibatasi satu paket untuk satu keluarga dengan menunjukkan KTP dan fotokopi Kartu Keluarga.</p>



<p>“Kita tidak bagi kupon. Siapa yang datang duluan dan menunjukkan KTP, satu KK satu paket,” katanya.</p>



<p>Pasar murah tersebut akan dilaksanakan secara bergantian di lima kecamatan di Kota Malang selama beberapa hari ke depan. Meski kuota terbatas, Eko berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara tertib dan tidak mengambil lebih dari satu paket agar kesempatan bisa dirasakan lebih banyak warga.</p>



<p>“Yang penting satu KK satu paket, supaya tidak ada yang dobel dan bisa dinikmati masyarakat yang membutuhkan,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</title>
		<link>https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket</link>
					<comments>https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antrean]]></category>
		<category><![CDATA[kebagian]]></category>
		<category><![CDATA[Kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[mengular]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) di Kantor Kecamatan Lowokwaru, diserbu warga, Senin (09/03/2026) tadi. Bahkan, antrean warga sempat terlihat mengular sejak pagi. Mirisnya, dalam pelaksanaan itu tidak semua warga yang datang, berhasil mendapatkan paket Sembako murah karena kuota terbatas. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) di Kantor Kecamatan Lowokwaru, diserbu warga, Senin (09/03/2026) tadi. Bahkan, antrean warga sempat terlihat mengular sejak pagi.</p>



<p>Mirisnya, dalam pelaksanaan itu tidak semua warga yang datang, berhasil mendapatkan paket Sembako murah karena kuota terbatas. Salah satu warga Kendalsari, Kecamatan Lowokwaru, Ayu, mengaku datang jauh-jauh dengan sepeda kayuh setelah mendapat informasi dari temannya. Saat tiba di lokasi, dirinya justru mendapati paket Sembako sudah habis.</p>



<p>“Katanya hanya 1.000 paket. Saya infonya dari grup teman, langsung meluncur ke sini jauh-jauh. Sampai sini tidak ada,” ujar Ayu.</p>



<p>Dirinya mengaku, sudah mengantre sekitar dua jam sebelum akhirnya mengetahui bahwa paket Sembako telah habis. Dirinya datang, setelah mengantar anaknya sekolah.</p>



<p>“Sudah antre sekitar dua jam-an. Saya habis nganter anak sekolah langsung ke sini,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ayu berharap, penyaluran pasar murah dapat lebih tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. “Harusnya dipilih tiap kampung yang memang enggak mampu beli beras. Yang sudah bisa beli, ya sudah,” keluhnya.</p>



<p>Sementara itu, warga lainnya, Rusmini, rela mengantre sejak pukul 08.00 WIB, demi mendapatkan paket Sembako murah tersebut. “Antre dari pukul 08.00 WIB dan dibuka pukul 09.00 WIB. Sementara baru dapatnya sekitar pukul 10.00 WIB. Tadi juga ada yang nyerobot antrean, kasihan yang tua-tua,” ucap Rusmini.</p>



<p>Dirinya mengaku, program pasar murah cukup membantu meringankan pengeluaran rumah tangga. Dalam satu paket Sembako tersebut, berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula 1 kilogram yang dijual seharga Rp 50 ribu.</p>



<p>“Kalau di toko kan enggak mungkin dapat harga segitu,” imbuh Rusmini. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Wahyu Tinjau Pelaksanaan Warung Tekan Inflasi yang Disambut Antrean Warga</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-wahyu-tinjau-pelaksanaan-warung-tekan-inflasi-yang-disambut-antrean-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antrean]]></category>
		<category><![CDATA[disambut]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207374</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warung Tekan Inflasi yang berada di salah satu pasar tradisional, yakni Pasar Blimbing, Kota Malang, mulai diaktifkan kembali oleh Pemerintah Kota Malang, Rabu (06/03/2024) tadi. Kondisi itu, kontan direspon masyarakat dengan antrean di sekitar lokasi. Salah satu pembeli, Suciati, mengaku jika harga yang dijualkan di Warung Tekan Inflasi tersebut memang jauh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warung Tekan Inflasi yang berada di salah satu pasar tradisional, yakni Pasar Blimbing, Kota Malang, mulai diaktifkan kembali oleh Pemerintah Kota Malang, Rabu (06/03/2024) tadi. Kondisi itu, kontan direspon masyarakat dengan antrean di sekitar lokasi.</p>



<p>Salah satu pembeli, Suciati, mengaku jika harga yang dijualkan di Warung Tekan Inflasi tersebut memang jauh lebih murah dan berbeda dengan harga di pasaran. Seperti, harga beras yang dijualkan per 5 kgnya hanya Rp 51 ribu. Sementara, di luar bisa mencapai Rp 77 ribu hingga Rp 82 ribu.</p>



<p>“Saya tadi beli beras 2 sak, itu Rp 102 ribu. Per 5 kg itu Rp 51 ribu. Kalau di luar mahal dan itu memberatkan. Apalagi sekarang kerja juga susah. Tentu ini berpengaruh, tetapikan tidak bisa mengurangi porsi di rumah. Karena itu kebutuhan untuk makan,” ujar Suciati.</p>



<p>Dirinya pun berharap, agar ke depan harga yang saat ini melonjak naik, bisa menjadi stabil dan tidak memberatkan. Apalagi, yang mengalami kenaikan harga bukan hanya satu komoditi, namun melainkan ada beberapa yang lain.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Sekarangkan minyak goreng, beras, telur, itu mahal semua. Cabai, bawang itu juga naik perkg nya. Keinginannya ya bahan-bahan itu murah,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang memantau pelaksanaan menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi bersama dengan Badan Usaha Logistik (Bulog) Malang. Sehingga, diharapkan subsidi yang ada dapat digelontorkan di Warung Tekan Inflasi.</p>



<p>“Pasar murah juga masih tetap berjalan, supaya nanti kemampuan daya beli masyarakat tetap terjaga. Subsidi nanti bisa mengarah ke ongkos perjalanan. Contohnya seperti beras di Warung Tekan Inflasi di Pasar Blimbing, itu Harga Eceran Tertinggi (HET) nya Rp 54 ribu dan kita jual Rp 52 ribu,” kata Pj Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207374</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
