<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Antusias &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/antusias/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 15:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Antusias &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sektor Ekonomi Menggeliat, Pemkab Jember Sebut Pengunjung Karnaval SCTV 2026 Disambut Antusias</title>
		<link>https://memontum.com/sektor-ekonomi-menggeliat-pemkab-jember-sebut-pengunjung-karnaval-sctv-2026-disambut-antusias</link>
					<comments>https://memontum.com/sektor-ekonomi-menggeliat-pemkab-jember-sebut-pengunjung-karnaval-sctv-2026-disambut-antusias#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[disambut]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[menggeliat,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat jika gelaran acara Karnaval SCTV 2026 di Alun-Alun Jember, bukan hanya sekedar memberikan tontonan panggung hiburan semata, namun dengan target utama menggerakkan roda ekonomi masyarakat di lapisan bawah. Acara ini, bahkan mampu menyedot perhatian ratusan ribu pasang mata, baik dari warga lokal maupun luar daerah. Melalui data [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat jika gelaran acara Karnaval SCTV 2026 di Alun-Alun Jember, bukan hanya sekedar memberikan tontonan panggung hiburan semata, namun dengan target utama menggerakkan roda ekonomi masyarakat di lapisan bawah. Acara ini, bahkan mampu menyedot perhatian ratusan ribu pasang mata, baik dari warga lokal maupun luar daerah.</p>



<p>Melalui data berkala yang dirilis di lapangan, pergerakan massa yang masif ini berbanding lurus dengan transaksi keuangan yang terjadi di sekitar area festival. Berdasarkan data resmi yang dihimpun oleh panitia bersama jajaran pemerintah daerah, sejak hari pertama, Sabtu (15/05/2026) hingga, Minggu (17/05/2026) siang, tren kehadiran penonton terus mengalami lonjakan yang signifikan.</p>



<p>Kehadiran masyarakat dari berbagai kecamatan itu, membuktikan bahwa kebutuhan akan hiburan berkualitas di dalam daerah sangat tinggi. Pola pergerakan pengunjung ini, dipantau secara ketat untuk melihat sejauh mana dampaknya terhadap titik-titik perdagangan UMKM yang telah disediakan oleh pihak panitia di sepanjang jalur karnaval.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan keterangan langsung di lokasi acara pada Minggu (17/05/2026) tadi. Dalam penjelasannya, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memaparkan rincian statistik kunjungan yang dihimpun oleh tim pemantau lapangan secara berkala. Angka-angka ini, menjadi indikator utama keberhasilan manajemen arus massa dalam sebuah acara berskala nasional yang ditempatkan di daerah.</p>



<p>&#8220;Hari pertama pada Sabtu malam, tercatat sekitar 17.564 orang memadati area utama karnaval. Ini adalah awal yang sangat baik untuk sebuah acara pembuka di akhir pekan. Kemudian pada hari Minggu, hingga pukul 10.00 pagi tadi, jumlah pengunjung sudah menyentuh angka 19.948 orang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan arus warga yang terus mengalir masuk ke pusat kota, pihaknya sangat optimistis total pengunjung akan menembus angka 30.000 orang pada sore hingga malam nanti. &#8220;Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, tetapi merepresentasikan jumlah pembeli potensial bagi produk-produk lokal yang dijajakan di sini,&#8221; tambah Gus Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa sebuah acara daerah harus memiliki target dampak yang terukur dan luas. Dirinya menyatakan keberatannya terhadap konsep acara yang dibuat setengah-setengah, karena kontribusinya terhadap masyarakat kecil sangat minim.</p>



<p>Menurutnya, sinergi dengan media nasional seperti SCTV, merupakan salah satu langkah taktis untuk membawa perhatian publik nasional ke Kabupaten Jember. &#8220;Saya selalu sampaikan kepada jajaran dinas, kalau bikin acara jangan yang kecil-kecil karena tidak akan berdampak pada apa pun bagi masyarakat. Event seperti ini tidak boleh hanya jadi seremoni atau formalitas tahunan, tapi harus memberikan multiplier effect yang nyata. Kita bisa melihat bagaimana sektor transportasi lokal, jasa parkir, hingga penginapan semuanya bergerak secara simultan karena skala acara yang kita pilih adalah skala besar,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p>Dampak positif dari pelaksanaan karnaval ini, dirasakan secara langsung oleh berbagai sektor usaha di Jember. Sektor perhotelan menjadi salah satu yang paling awal, menerima dampak tersebut. Tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di pusat Kabupaten Jember, meningkat tajam karena kedatangan tim produksi yang berjumlah ratusan orang, ditambah dengan para pelancong dari luar kota yang sengaja datang untuk menyaksikan artis idola mereka secara langsung.</p>



<p>Di sisi lain, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan ruang promosi gratis yang sangat efektif. Puluhan ribu warga yang berkumpul, menjadi konsumen langsung bagi pedagang makanan, minuman, kerajinan, hingga pakaian khas daerah. Fenomena ini, meratakan penyebaran pendapatan, mengingat pengunjung yang datang berasal dari wilayah yang cukup jauh dari pusat kota.</p>



<p>&#8220;Warga Jember dari berbagai pelosok, mulai Silo, Kalisat, hingga Kecamatan Jombang, tumpah ruah menikmati hiburan berkualitas tanpa harus keluar kota. Ini membuktikan adanya pemerataan akses hiburan. Sektor kuliner kita, khususnya pedagang kaki lima, merasakan lonjakan omzet yang berkali-kali lipat dibanding hari biasa. Ini yang kita sebut dengan distribusi ekonomi yang inklusif,&#8221; tambah Gus Fawait.</p>



<p>Momen pelaksanaan karnaval yang bertepatan dengan long weekend atau libur panjang akhir pekan ini, juga diakui sebagai bagian dari strategi manajemen keuangan daerah. Dengan adanya acara ini, masyarakat Jember tidak perlu menghabiskan uang liburan mereka ke kota-kota besar lain seperti Surabaya, Malang atau Bali. Uang tetap berputar di dalam ekosistem ekonomi Jember sendiri, yang pada akhirnya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat lokal.</p>



<p>&#8220;Masyarakat Jember hari ini punya akses hiburan kelas atas di rumah sendiri. Di libur panjang ini, mereka lebih memilih berlibur di Jember saja, tidak perlu ke luar kota menghabiskan ongkos besar. Ini semua karena rasa cinta kita pada Jember dan pemerintah wajib memfasilitasi ruang-ruang kebahagiaan seperti ini,&#8221; imbuh Gus Fawait.</p>



<p>Sinergi yang kuat antara stasiun televisi nasional dan pemerintah daerah ini berhasil memposisikan Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang potensial di Jawa Timur. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sektor-ekonomi-menggeliat-pemkab-jember-sebut-pengunjung-karnaval-sctv-2026-disambut-antusias/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Sambang Kelurahan, Warga Madyopuro Sambut Antusias Bayar Pajak di Bapenda Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menggelar layanan jemput bola pembayaran pajak melalui program Sambang Kelurahan, Selasa (12/05/2026) tadi. Kegiatan kali ini, dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor Kelurahan Madyopuro dan Kantor Kelurahan Lesanpuro. Kepala Sub Bidang Pajak Daerah I Bapenda Kota Malang, Nico Dadik Prayoga, mengatakan bahwa antusiasme [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menggelar layanan jemput bola pembayaran pajak melalui program Sambang Kelurahan, Selasa (12/05/2026) tadi. Kegiatan kali ini, dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor Kelurahan Madyopuro dan Kantor Kelurahan Lesanpuro.</p>



<p>Kepala Sub Bidang Pajak Daerah I Bapenda Kota Malang, Nico Dadik Prayoga, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat di kedua titik layanan cukup tinggi, terutama pada pelaksanaan hari pertama program tersebut. “Alhamdulillah antusiasmenya di dua titik ini bagus dan ramai, karena ini hari pertama Bapenda sambang ke kelurahan,” ujar Nico.</p>



<p>Di Kelurahan Madyopuro, tercatat sekitar 60 wajib pajak (WP) melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Atau, total transaksi yang berhasil dihimpun mencapai Rp7.566.925 dengan 191 ketetapan pajak.</p>



<p>Menurut Nico, mayoritas masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk membayarkan PBB. Ke depan diharapkan juga akan digelar Sobo RW dan Sambang Perumahan, yang dilaksanakan pada malam hari.</p>



<p>“Kita tidak memasang target nominal pembayaran. Yang penting masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini sebanyak-banyaknya,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain PBB, layanan pembayaran opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) rencananya juga akan dihadirkan dalam program Sambang Kelurahan. Namun, untuk pelaksanaannya masih menunggu jadwal pelayanan gabungan bersama Samsat Malang Kota.</p>



<p>“Kami masih menunggu jadwal dari Samsat,” tambahnya.</p>



<p>Salah satu warga Kelurahan Madyopuro, Fitria Ramadan, mengaku terbantu dengan hadirnya layanan pembayaran pajak di lingkungan kelurahan. Dia mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui grup RT.</p>



<p>&#8220;Dengan hadirnya program Sambang Kelurahan ini memudahkan masyarakat karena lokasi pembayaran lebih dekat dengan rumah. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan di kantor kelurahan,” ucap Fitria usai membayar PBB.</p>



<p>Selain kemudahan layanan, warga juga mendapatkan suvenir berupa minyak goreng sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak. &#8220;Alhamdulillah dapat minyak, sangat bermanfaat sekali,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230449</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berbeda dengan MAN 2 Kota Malang yang masih menunggu realisasi, SMAN 3 Kota Malang justru telah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan sejak Senin (23/02/2026) kemarin. Kepala SMAN 3 Kota Malang, Sasongko, menyampaikan bahwa program MBG tersebut sudah berjalan selama dua hari dan diterima oleh seluruh warga sekolah. “Alhamdulillah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berbeda dengan MAN 2 Kota Malang yang masih menunggu realisasi, SMAN 3 Kota Malang justru telah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan sejak Senin (23/02/2026) kemarin.</p>



<p>Kepala SMAN 3 Kota Malang, Sasongko, menyampaikan bahwa program MBG tersebut sudah berjalan selama dua hari dan diterima oleh seluruh warga sekolah. “Alhamdulillah ini sudah hari kedua kami mendapatkan MBG untuk 1.060 siswa serta 98 guru dan tenaga kependidikan,” kata Sasongko, saat ditemui, Selasa (24/02/2026) tadi.</p>



<p>Meski berlangsung di Bulan Puasa, program tersebut disambut antusias oleh para siswa. Paket makanan kering yang diberikan dapat dibawa pulang sebagai bekal berbuka.</p>



<p>“Saya melihat anak-anak cukup antusias karena bisa menjadi bekal mereka nanti untuk takjil saat berbuka puasa,” tambahnya.</p>



<p>Selama Ramadan, menu MBG yang diberikan berupa makanan kering dengan empat jenis isi. Di antaranya kue tahan lama, susu, buah, serta tambahan seperti keju. Jenis buah pun berganti setiap hari, mulai dari jeruk hingga pir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk pendistribusian ke siswanya dilakukan setiap hari sekitar pukul 10.00 WIB sebelum jam pulang sekolah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya keluhan dari orang tua siswa terkait pelaksanaan program MBG tersebut. Justru di awal pelaksanaan terlihat antusiasme tinggi dari para pelajar.</p>



<p>“Selama ini tidak ada protes dari wali murid. Biasanya di awal memang antusiasme anak-anak cukup tinggi. Harapan kami memang nanti ke depan ya semakin baik. Kami juga komunikasi secata intensif dengan pihak SPPG, agar menu yang diberikan sesuai kebutuhan dan selera siswa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, SMAN 3 Kota Malang juga menjadi salah satu lokasi kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam kunjungannya, Zulhas-sapaannya, memberikan motivasi kepada siswa dan tenaga pendidik untuk semakin berprestasi dan berani menyampaikan pendapat.</p>



<p>“Motivasi yang diberikan luar biasa, tidak hanya untuk siswa tetapi juga guru dan tenaga kependidikan agar semakin meningkatkan kinerja,” imbuh Sasongko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230449</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disambut Antusias Masyarakat, Alun-Alun Merdeka Kota Malang Resmi Dibuka untuk Umum</title>
		<link>https://memontum.com/disambut-antusias-masyarakat-alun-alun-merdeka-kota-malang-resmi-dibuka-untuk-umum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[disambut]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah melalui proses pengerjaan selama 105 hari, Alun-Alun Merdeka Kota Malang resmi dibuka untuk umum, mulai Rabu (28/01/2026) tadi. Pembukaan tersebut, disambut antusias oleh masyarakat yang sejak lama menantikan wajah baru alun-alun, terutama keberadaan air mancur. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa revitalisasi Alun-Alun Merdeka merupakan proses panjang yang melibatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah melalui proses pengerjaan selama 105 hari, Alun-Alun Merdeka Kota Malang resmi dibuka untuk umum, mulai Rabu (28/01/2026) tadi. Pembukaan tersebut, disambut antusias oleh masyarakat yang sejak lama menantikan wajah baru alun-alun, terutama keberadaan air mancur.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa revitalisasi Alun-Alun Merdeka merupakan proses panjang yang melibatkan banyak pihak. Dirinya menyebut, peresmian itu menjadi jawaban atas harapan masyarakat Kota Malang yang telah menunggu cukup lama.</p>



<p>“Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Malang. Perjalanan revitalisasi Alun-Alun Merdeka ini memang sangat panjang. Alhamdulillah, malam ini tanggal 28 Januari 2026, kita bisa meresmikannya,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak malam peresmian. Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, tampak menikmati suasana alun-alun dan pertunjukan air mancur.</p>



<p>“Kita lihat sendiri antusias masyarakat yang ingin menikmati, baik anak-anak, pemandangannya, maupun air mancurnya. Setiap saya tanya, mereka merasa sangat puas,” katanya.</p>



<p>Dalam perencanaan revitalisasi Alun-Alun Merdeka, menurutnya tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah, melainkan melibatkan berbagai komunitas. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap ruang publik tersebut.</p>



<p>“Membangun itu mudah, tetapi memelihara itu sulit. Karena itu saya ingin menumbuhkan rasa memiliki di masyarakat. Kalau sudah merasa memiliki, mereka pasti akan menjaga,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="450" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Disambut-Antusias-Masyarakat-Alun-Alun-Merdeka-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-untuk-Umum-2.jpg?resize=600%2C450&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-229814" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Disambut-Antusias-Masyarakat-Alun-Alun-Merdeka-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-untuk-Umum-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Disambut-Antusias-Masyarakat-Alun-Alun-Merdeka-Kota-Malang-Resmi-Dibuka-untuk-Umum-2.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">ALUN-ALUN: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kepala DLH Kota Malang, di momen peresmian Alun-alun. (memontum.com/rsy)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada CSR Bank Jatim, yang mendukung penuh revitalisasi Alun-Alun Merdeka melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Malang. Selain menghadirkan fasilitas hiburan, revitalisasi Alun-Alun Merdeka juga mengedepankan unsur edukasi dan pelestarian sejarah. Sejumlah titik bersejarah tetap dipertahankan, termasuk bagian-bagian awal berdirinya alun-alun yang telah ada sejak lama.</p>



<p>“Wujud aslinya tetap kita pertahankan. Kalau ada yang rapuh, kita perbaiki tanpa meninggalkan bentuk aslinya,” tambahnya.</p>



<p>Fasilitas baru yang kini dapat dinikmati masyarakat antara lain air mancur, tambahan arena bermain anak, amphitheater yang diperbarui, ruang menyusui, perbaikan toilet, serta perbaikan arena skateboard. Selain itu, nantinya juga akan dilengkapi dengan arena untuk membaca.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti ada tempat-tempat membaca dan mobil perpustakaan yang selalu standby di sini. Edukasi lainnya juga sebagai resapan ruang terbuka hijau. Jadi di tengah kota, kita tetap pertahankan terkait resapan airnya,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan bahwa pembukaan Alun-Alun Merdeka berjalan lancar dan dihadiri masyarakat di luar perkiraan. Bahkan, atas arahan Wali Kota Malang, masyarakat dilibatkan langsung sejak awal prosesi pembukaan.</p>



<p>&#8220;Di luar prediksi kami, rencananya pembukaannya itu setelah Pak Wali membuka banner, tetapi karena tadi yang antre banyak, yang datang banyak, maka atas arahan Pak Wali, masyarakat ikut dalam pembukaan mulai prosesi dari awal sampai akhir,&#8221; kata Raymond.</p>



<p>Dalam satu pekan ke depan, menurutnya DLH akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi alun-alun, termasuk pengaturan pengunjung di area playground dan air mancur. “Untuk playground nanti akan ada penjaga agar penggunaan bisa bergantian dan tetap aman,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bapenda Kota Malang Sobo Perumahan, Warga Antusias Lakukan Pelunasan Pajak dan Tunggakan</title>
		<link>https://memontum.com/bapenda-kota-malang-sobo-perumahan-warga-antusias-lakukan-pelunasan-pajak-dan-tunggakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelunasan]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226795</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Inovasi jemput bola terus digencarkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, untuk meningkatkan kesadaran warga dalam membayar pajak. Salah satunya, melalui Bapenda Singgah Perumahan, yang kali ini digelar di Perumahan Griya Asri Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (16/10/2025) tadi. Koordinator Lapangan Bapenda Kota Malang, Aji Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Inovasi jemput bola terus digencarkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, untuk meningkatkan kesadaran warga dalam membayar pajak. Salah satunya, melalui Bapenda Singgah Perumahan, yang kali ini digelar di Perumahan Griya Asri Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Koordinator Lapangan Bapenda Kota Malang, Aji Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sejak pagi pukul 09.00 WIB hingga siang hari pukul 14.00 WIB. Memanfaatkan momen ini, warga pun turut berdatangan dengan membawa berkas dan bukti pajak. Tidak hanya bisa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), warga juga bisa membayar berbagai Pajak Daerah Lainnya (PDL) di lokasi tersebut.</p>



<p>“Kegiatan sambang perumahan ini, intinya untuk menjemput bola. Dalam sebulan, kami bisa tiga kali turun di lima kecamatan. Jadi, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor,” ujar Aji-sapaannya.</p>



<p>Hingga pukul 12.18 WIB, ada sekitar 20 warga yang melakukan pembayaran dengan total mencapai Rp 3,1 juta. Menariknya, Bapenda juga memberikan berbagai souvenir seperti mug, jam, hingga payung bagi warga yang ikut membayar di tempat.</p>



<p>“Souvenir ini adalah bentuk apresiasi kami. Selain membayar PBB, ada juga warga yang melunasi pajak lainnya. Kegiatan ini juga tidak ada target, karena ini kan sifatnya pasif, kita menunggu orang bayar,” tambahnya.</p>



<p>Aji juga menjelaskan, kegiatan seperti ini memang digencarkan untuk memberikan kemudahan sekaligus edukasi kepada masyarakat. Termasuk bagi warga yang masih memiliki tunggakan pajak.</p>



<p>“Kalau ada yang menunggak, bisa langsung dicek dan dicicil. Pembayaran pun tidak harus lunas di tahun ini, kalau mau melunasi yang sebelumnya itu juga bisa,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="448" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/10/Bapenda-Kota-Malang-Sobo-Perumahan-Warga-Antusias-Lakukan-Pelunasan-Pajak-dan-Tunggakan-2.jpg?resize=600%2C448&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-226796" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/10/Bapenda-Kota-Malang-Sobo-Perumahan-Warga-Antusias-Lakukan-Pelunasan-Pajak-dan-Tunggakan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/10/Bapenda-Kota-Malang-Sobo-Perumahan-Warga-Antusias-Lakukan-Pelunasan-Pajak-dan-Tunggakan-2.jpg?resize=300%2C224&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Berdasarkan data, capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Malang hingga triwulan ketiga tahun 2025 sudah tembus 91 persen. Targetnya, hingga akhir tahun bisa surplus.</p>



<p>“Kegiatan sambang seperti ini hasilnya cukup efektif. Sebelumnya pernah juga sampai tembus Rp 20 juta di Perum Bumi Palapa, Lowokwaru,” katanya.</p>



<p>Ke depan, Bapenda Kota Malang berencana akan menggandeng Samsat dalam kegiatan pemungutan pajak. Karena untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), sudah diserahkan ke daerah.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan nanti bisa jadi rutinan juga. Sebelumnya, untuk jenis pajak kendaraan itu sudah pernah dilakukan dua kali,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga, Siska Kartika, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan Singgah Perumahan. Bahkan, dirinya memanfaatkan momen itu untuk melunasi tunggakan PBB tahun sebelumnya sebesar Rp 196 ribu.</p>



<p>“Tahun 2025 ini saya sudah bayar lewat Sobo RW. Dengan adanya singgah perumaha ini enak, lebih mudah dan cepat,&#8221; imbuh Siska. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226795</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Ramadan, WBP Malang Antusias Ikuti Salat Tarawih dan Tadarus di Masjid At-Taubah</title>
		<link>https://memontum.com/hikmah-ramadan-wbp-malang-antusias-ikuti-salat-tarawih-dan-tadarus-di-masjid-at-taubah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[at-taubah]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[tadarus]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selama Ramadan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, antusias mengikuti kegiatan ibadah Salat Tarawih dan tadarus Al-Quran yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah. Apalagi di pertengahan Ramadan ini, WBP terlihat memadati Masjid At-Taubah, Selasa (18/03/2025) tadi. Tentunya dengan pengawalan ketat dari petugas pembinaan dan regu pengamanan Lapas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selama Ramadan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, antusias mengikuti kegiatan ibadah Salat Tarawih dan tadarus Al-Quran yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah. Apalagi di pertengahan Ramadan ini, WBP terlihat memadati Masjid At-Taubah, Selasa (18/03/2025) tadi.</p>



<p>Tentunya dengan pengawalan ketat dari petugas pembinaan dan regu pengamanan Lapas Malang, guna memastikan ketertiban dan kekhusyukan ibadah.</p>



<p>Pada kesempatan kali ini, giliran warga binaan dari Blok Bukit Barisan yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan Salat Tarawih dan tadarus di luar kamar blok hunian. Sementara itu, warga binaan dari blok lainnya tetap melaksanakan ibadah dari dalam kamar masing-masing.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Lapas Malang, Ketut Akbar Herry Achjar, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan hak beribadah sekaligus pembinaan keagamaan secara optimal, terutama dalam momentum Bulan Ramadan ini. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperdalam keimanan mereka, salah satunya melalui kegiatan ibadah Ramadan seperti ini. Namun, tetap dengan pengawasan melekat oleh petugas,&#8221; katanya.</p>



<p>Rangkaian kegiatan pada malam ini, diawali dengan Salat Isya berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat bertema Berlomba Mencari Pahala dan Berkah di Bulan Ramadan. Setelah itu, warga binaan melaksanakan Salat Tarawih secara berjamaah dan mengakhiri ibadah malam dengan tadarus Al-Quran.</p>



<p>Kegiatan ini, selesai sebelum pukul 21.00 dan seluruh warga binaan yang mengikuti Salat Tarawih serta tadarus di masjid kembali ke kamar masing-masing dengan tertib. &#8220;Dengan adanya program pembinaan keagamaan ini, diharapkan warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi dan perbaikan diri,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Pelayanan Kesehatan Gratis Pemkab Lumajang Disambut Antusias Masyarakat </title>
		<link>https://memontum.com/program-pelayanan-kesehatan-gratis-pemkab-lumajang-disambut-antusias-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[disambut]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Program Layanan Kesehatan Gratis Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma, yang dijalankan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Lumajang, terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan, terhitung sejak pembaruan terakhir pada 6 Maret 2025 pukul 10.00, ribuan warga telah menerima layanan kesehatan. Baik itu melalui BPJS, maupun skema gratis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Program Layanan Kesehatan Gratis Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma, yang dijalankan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Lumajang, terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan, terhitung sejak pembaruan terakhir pada 6 Maret 2025 pukul 10.00, ribuan warga telah menerima layanan kesehatan. Baik itu melalui BPJS, maupun skema gratis yang disediakan Pemkab Lumajang.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memastikan setiap warga, terutama mereka yang kurang mampu, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai. “Kami terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama melalui fasilitas Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan,” ujarnya, Jumat (07/03/2025) tadi.</p>



<p>Dari data terbaru, sebanyak 2.834 warga terdaftar dalam layanan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), terdiri dari 940 laki-laki dan 1.894 perempuan. Sementara itu, terdapat 1.199 peserta yang menggunakan BPJS Non-PBI, termasuk 437 laki-laki dan 762 perempuan. Selain itu, skema layanan gratis juga telah dimanfaatkan oleh 2.411 warga, terdiri dari 820 laki-laki dan 1.591 perempuan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Layanan persalinan ini, juga menjadi perhatian utama dalam program ini. Bahkan hingga saat ini, sebanyak 26 persalinan telah ditanggung melalui BPJS, sementara 9 persalinan lainnya difasilitasi melalui skema bantuan lainnya. Hal ini, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi, serta mengurangi kematian ibu dan bayi di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Tempursari, Pronojiwo, Candipuro, hingga Ranuyoso, terus melayani masyarakat dengan optimal. Beberapa Puskesmas dengan jumlah penerima manfaat layanan kesehatan tertinggi antara lain Puskesmas Kedungjajang, Tempeh dan Rogotrunan, yang mencatat ratusan kunjungan pasien dalam berbagai kategori layanan.</p>



<p>Rosyidah menambahkan, bahwa Dinkes P2KB Lumajang akan terus mengawal dan mengevaluasi efektivitas program ini. “Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah penyakit sejak dini,” katanya.</p>



<p>Dengan adanya Program Layanan Kesehatan Gratis ini, diharapkan masyarakat Lumajang semakin mudah mendapatkan akses kesehatan yang layak, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat secara signifikan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prosesi Peringatan Ke-769 Harjalu Direspon Masyarakat dengan Antusias</title>
		<link>https://memontum.com/prosesi-peringatan-ke-769-harjalu-direspon-masyarakat-dengan-antusias</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[ke-769,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217585</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ribuan masyarakat dengan penuh antusias berkumpul di area Alun-alun Kabupaten Lumajang, Minggu (15/12/2024) tadi. Aktivitas sejumlah warga tersebut, untuk menyaksikan prosesi Hari Jadi ke-769 Kabupaten Lumajang (Harjalu) yang digelar Pemkab Lumajang. Prosesi Harjalu dengan penuh semangat tradisional tersebut, diawali pertunjukan teatrikal dengan cerita Penobatan Raja Lumajang yang tercatat dalam Prasasti Mula Malurung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ribuan masyarakat dengan penuh antusias berkumpul di area Alun-alun Kabupaten Lumajang, Minggu (15/12/2024) tadi. Aktivitas sejumlah warga tersebut, untuk menyaksikan prosesi Hari Jadi ke-769 Kabupaten Lumajang (Harjalu) yang digelar Pemkab Lumajang.</p>



<p>Prosesi Harjalu dengan penuh semangat tradisional tersebut, diawali pertunjukan teatrikal dengan cerita Penobatan Raja Lumajang yang tercatat dalam Prasasti Mula Malurung, yakni Nararya Kirana, putra Nararya Sminingrat.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa Harjalu ke-769 kali ini mengusung tema &#8216;Terus Melaju dan Berdaya Saing&#8217;. Tema itu memiliki arti tetap konsisten berupaya membangun Lumajang di berbagai bidang, tetap tumbuh dan berkembang serta dapat bersaing di era kemajuan teknologi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita menginginkan proses pembangunan di Lumajang terus meningkat. Apapun ceritanya kita harus bisa mengangkat teknologi informasi dan hasil-hasil komoditas yang ada di Lumajang, sehingga bisa berdaya saing dan mengangkat roda ekonomi di Lumajang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai pentingnya membangun sinergisitas antar berbagai pihak, khusus Forkopimda dalam mewujudkan Lumajang yang berdaya saing, sejahtera dan berkelanjutan. &#8220;Sinergi harus kita bangun untuk saling mendukung terwujudnya Lumajang yang berdaya saing, sejahtera dan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Prosesi Harjalu semakin memukau dengan penampilan seni dari siswa-siswi di Kabupaten Lumajang. Tarian-tarian seperti Gelipang Rodat, Jaran Slining, Tari Pajurampak, Tari Topeng Kaliwungu, Jaran Kencak dan Tari Kopyah menambah warna dan keindahan acara.</p>



<p>Rangkaian prosesi ditutup dengan Grebeg Gunungan Hasil Bumi, yang mengandung filosofi sebagai bentuk doa, dengan harapan bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217585</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Tunjung Randuagung Antusias Ikuti Jalan Santai Bareng Bunda Indah &#8211; Mas Yudha</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-warga-tunjung-randuagung-antusias-ikuti-jalan-santai-bareng-bunda-indah-mas-yudha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[bareng,]]></category>
		<category><![CDATA[randuagung]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[santai]]></category>
		<category><![CDATA[tunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Bunda Indah dan Mas Yudha, turut berbaur dengan ribuan warga di acara Jalan Santai bertema &#8216;Menuju Lumajang Aman&#8217;. Pelaksanaan tersebut, berlangsung di Lapangan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (03/11/2024) tadi. Di sela gelaran itu, Paslon Bunda Indah dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Bunda Indah dan Mas Yudha, turut berbaur dengan ribuan warga di acara Jalan Santai bertema &#8216;Menuju Lumajang Aman&#8217;. Pelaksanaan tersebut, berlangsung di Lapangan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (03/11/2024) tadi.</p>



<p>Di sela gelaran itu, Paslon Bunda Indah dan Mas Yudha, nampak sesekali berinteraksi langsung dengan warga. Bahkan, tidak sedikit yang memanfaatkan momen untuk meminta foto bersama.</p>



<p>&#8220;Lihat rakyat senang, saya juga ikut senang. Bahkan, bisa dikatakan lebih senang,&#8221; kata Bunda Indah, disela bersama warga.</p>



<p>Politisi Partai Gerindra itu juga menyampaikan, bahwa tidak seharusnya warga itu hidup susah. Apalagi, jika nantinya program yang ditawarkan selama Pilkada, bisa berjalan karena dirinya dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seperti untuk petani, tidak susah lagi dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Begitu juga dalam pembangunan desa, pun akan berjalan dengan baik. Sehingga, ketika infrastruktur mendukung, maka perekonomian akan bangkit,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di waktu yang sama, tokoh PDI-Perjuangan Lumajang, Desa Tunjung, Buari, mengaku sangat optimis dan yakin bahwa program bersahaja Cabup-Cawabup dari Bunda Indah dan Mas Yudha, dipastikan akan mendapat dukungan penuh masyarakat. Itu karena, programnya sangat bersentuhan langsung dengan keinginan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Janji politik Bunda Indah-Mas Yudha, dipastikan akan betul-betul berjalan demi kepentingan rakyat. Saya jamin dan jika luput, silahkan minta ke saya. Ini saya tegaskan, karena Bunda Indah dan Mas Yudha, merupakan sosok yang sudah terbukti kinerja baiknya,&#8221; tegas Buari.</p>



<p>Karenanya, tambah Buari, warga Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, akan mutlak memilih Bunda Indah dan Mas Yudha.</p>



<p>Selain jalan santai dengan menyuguhkan sejumlah hadiah, di waktu yang sama juga dilaksanakan pelepasan burung merpati, yang dihadiri sejumlah tokoh partai koalisi pemenangan Bunda Indah dan Mas Yudha serta paguyuban burung merpati se-Lumajang. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216090</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
