<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>APKASI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/apkasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 14:05:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>APKASI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Produk UMKM Situbondo Naik Kelas di Ajang Apkasi Otonomi Expo 2025</title>
		<link>https://memontum.com/produk-umkm-situbondo-naik-kelas-di-ajang-apkasi-otonomi-expo-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225659</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Stand UMKM Pemkab Situbondo berhasil menjadi salah satu yang paling populer dan menarik perhatian ribuan pengunjung, dalam gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025, di ICE BSD Tangerang, Provinsi Banten, pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2025. Hal ini, tentunya sangat membanggakan, karena ajang pameran ini diikuti 416 pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Stand UMKM Pemkab Situbondo berhasil menjadi salah satu yang paling populer dan menarik perhatian ribuan pengunjung, dalam gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025, di ICE BSD Tangerang, Provinsi Banten, pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2025. Hal ini, tentunya sangat membanggakan, karena ajang pameran ini diikuti 416 pemerintah kabupaten se-Indonesia.</p>



<p>Dalam gelaran itu, bahkan Ketua Apkasi, Bursah Zarnubi, yang juga Bupati Lahat, turut mengapresiasi kerajinan kerang Situbondo. Khususnya, seperti sistem keranjang yang dinilainya sangat menarik dan unik. Keberhasilan ini, tidak lepas dari peran Pemkab Situbondo melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo, yang memamerkan berbagai produk unggulan dari beberapa UMKM ternama. Diantaranya, Kopi Kopral Sumbermalang, serta kerajinan tangan seperti Batik Maronggi dan kerajinan kerang dari wilayah Kecamatan Panarukan.</p>



<p>Apkasi Otonomi Expo 2025 sendiri, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta sejumlah Mentri Kabinet Merah Putih. Gelaran ini, menjadi ajang bergengsi bagi kabupaten se Indonesia. Bahkan, Presiden Prabowo secara langsung mengapresiasi produk-produk daerah yang dipamerkan para pelaku UMKM.</p>



<p>Partisipasi Kabupaten Situbondo di ajang ini, tidak hanya mendapat pengakuan, tetapi juga membuka lebar peluang jaringan pemasaran dan investasi. Seperti Presiden Direktur PT Turkodom Investasi Konsorsium, mengatakan ketertarikannya pada kopi dan kerajinan kerang Kabupaten Situbondo. Bahkan, pihaknya berencana memperkenalkan kopi Situbondo kepada pembeli potensial di Jepang dan mengagendakan kunjungan langsung ke Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, beberapa pemerintah kabupaten lain juga menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama dengan Kabupaten Situbondo. Seperti, Kabupaten Sleman, Tapanuli Utara dan Jombang. Beberapa kabupaten tersebut, tertarik untuk mempelajari manajemen UMKM di Situbondo, terutama terkait pengembangan Kopi Arabika.</p>



<p>Kepala Diskoperindag Situbondo, H Edy Wiyono, mengatakan bahwa pameran ini berhasil memperkenalkan produk-produk unggulan daerah Kabupaten Situbondo ke pasar yang lebih luas. &#8220;Beberapa kepala daerah yang berkunjung ke stand UMKM Pemkab Situbondo tertarik untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha UMKM Situbondo,&#8221; kata Edy Wiyono, Senin (01/09/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Edy, produk yang menarik perhatian para pengunjung stand UMKM Situbondo, yakni Tembakau Thambeng, Mangga, Rengginang, aneka abon Ikan Cakalang, Tuna dan Ayam, serta kerajinan Kayu Jati dan Udang Vanamei. &#8220;Ketertarikan dari berbagai pihak ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi pengusaha UMKM Situbondo. Mengingat Kabupaten Situbondo telah dinobatkan sebagai satu-satunya Kabupaten UMKM,&#8221; terang Edy.</p>



<p>Keberhasilan menarik para pengusaha ke stand UMKM Situbondo tersebut, menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Situbondo memiliki potensi besar untuk terus memajukan perekonomian daerah melalui produk-produk unggulan dan pelaku UMKM yang inovatif. &#8220;Pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2025 di Kabupaten Tanggerang, Provinsi Banten ini stand produk-produk unggulan UMKM Situbondo menjadi primadona para pengunjung dan para pengusaha,&#8221; imbuh Edy Wiyono. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wapres Ma&#8217;ruf Amin Buka Apkasi Expo 2023, Pemkab Tampilkan Lima Produk Unggulan Kediri Berbudaya</title>
		<link>https://memontum.com/wapres-maruf-amin-buka-apkasi-expo-2023-pemkab-tampilkan-lima-produk-unggulan-kediri-berbudaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[amin]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[Expo]]></category>
		<category><![CDATA[kediri berbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[ma’ruf]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bakesbangpol Kabupaten Kediri mengikuti pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2023. Kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 20 juli hingga 22 Juli 2023 yang bertempat di Indonesia Convention Exhibition BSD Kabupaten Tangerang. Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma&#8217;ruf Amin, membuka secara resmi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bakesbangpol Kabupaten Kediri mengikuti pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2023. Kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 20 juli hingga 22 Juli 2023 yang bertempat di Indonesia Convention Exhibition BSD Kabupaten Tangerang.</p>



<p>Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma&#8217;ruf Amin, membuka secara resmi acara, Jumat (21/07/2023) tadi. Dalam sambutannya, Wapres Ma&#8217;ruf Amin menjelaskan bahwa guna mewujudkan otonomi daerah yang bermanfaat bagi masyarakat, hendaknya pemerintah daerah terus meningkatkan gagasan dan langkah inovasi. Mulai dari tataran kebijakan maupun penggunaan anggaran yang tepat guna, sehingga pertumbuhan ekonomi di wilayahnya dapat berkelanjutan dan inklusif.</p>



<p>&#8220;Harus dipastikan implementasi program maupun anggaran yang efektif dan akuntabel dimulai dari desa, kelurahan dan kecamatan. Tujuannya, agar mendukung upaya pemerintah Kabupaten dalam mewujudkan perekonomian yang maju. Expo Apkasi Otonomi 2023, diharapkan menjadi platform yang penting bagi para pemimpin daerah, akademisi, pengusaha dan praktisi untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman dan menggali potensi-potensi daerah dalam rangka mendorong pembangunan yang berkelanjutan di tingkat lokal,&#8221; tegas Wapres Ma&#8217;ruf Amin.</p>



<p>Sebagai informasi, Kabupaten Kediri mengirim lima produk andalan dalam pameran ini. Kelima produk tersebut, diantaranya mulai dari tahu kuning, Teh Rosella, Mangga Podang, olahan makanan berbahan Ikan Lele dan olahan produk berbahan dasar Nanas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, menyampaikan sesuai arahan dari Mas Bup Dhito (Bupati Kediri, red), pada pameran ini meminta agar untuk menonjolkan tagline Kediri Berbudaya. Karena itu adalah warisan dari leluhur agar nantinya bisa dipelajari oleh kaum milenial yang ada di Kabupaten Kediri khususnya dan Indonesia umumnya.</p>



<p>&#8220;Tolong untuk Kabupaten Kediri, untuk Kediri Berbudayanya itu ditonjolkan. Karena, itu sebuah tagline bagaimana kita berbudaya menghargai peninggalan nenek moyang atau leluhur kita yang dimana bisa dipelajari oleh kaum milenial khususnya di wilayah Kabupaten Kediri dan umumnya di wilayah Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Expo Apkasi Otonomi 2023 ini, juga mendapat sambutan yang sangat positif dari peserta dan pengunjung. Mereka mengapresiasi upaya Apkasi dalam menciptakan platform yang mendukung kolaborasi dan pertukaran informasi antardaerah. Acara ini, diharapkan menjadi awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan di seluruh Indonesia.</p>



<p>Yuli Marwantoko menambahkan, harapan dari kegiatan ini masyarakat Kabupaten Kediri, agar jangan mudah menyerah. Jadi, terus kembangkan potensi yang ada di wilayah, agar nantinya bisa mengangkat Kabupaten Kediri menuju wilayah yang maju.</p>



<p>&#8220;Untuk masyarakat Kabupaten Kediri, jangan berhenti berkarya, berbudaya, cintailah budaya kita karena budaya kita besar di negara lain kayak di negara tetangga. Karenanya, Mas Bup membuat inovasi agar kita menghargai budaya kita sendiri,&#8221; harapnya.</p>



<p>Expo Apkasi Otonomi 2023 ini sendiri, diikuti kurang lebih 130 kabupaten yang ada di Indonesia. Dengan mengangkat beberapa produk unggulan yang ada di wilayah, diharapkan dapat menarik investor lokal maupun asing untuk ikut berinvestasi di wilayahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Raker APKASI Korwil Jatim, Bupati Jember Ajak Bupati di Jatim Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://memontum.com/raker-apkasi-korwil-jatim-bupati-jember-ajak-bupati-di-jatim-kolaborasi-kembangkan-ekonomi-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[korwil]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[raker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Korwil Jawa Timur, mengajak seluruh bupati se-Jawa Timur untuk saling berkolaborasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif (Ekraf) di daerahnya masing-masing. Hal itu disampaikannya, saat membuka rapat kerja APKASI Korwil Jawa Timur tahun 2023 di Surabaya, Kamis (22/06/2023) tadi. Dalam kesempatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Korwil Jawa Timur, mengajak seluruh bupati se-Jawa Timur untuk saling berkolaborasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif (Ekraf) di daerahnya masing-masing. Hal itu disampaikannya, saat membuka rapat kerja APKASI Korwil Jawa Timur tahun 2023 di Surabaya, Kamis (22/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy menyampaikan bahwa sejak diberlakukannya kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah dituntut inovatif dan kreatif dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Sedangkan sektor ekonomi kreatif, merupakan instrumen yang efektif bagi pengembangan ekonomi daerah.</p>



<p>&#8220;Saat ini Presiden RI telah mencabut status pandemi Covid-19. Namun, sakitnya masih terasa yaitu di sektor ekonomi kita. Oleh sebab itu, mari kita berkolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif, karena sektor ini terbukti efektif memulihkan ekonomi nasional,” jelas Ketua APKASI Korwil Jawa Timur, Hendy Siswanto.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Pria yang juga Bupati Jember itu mengingatkan kepada seluruh bupati se-Jawa Timur, bahwa pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab dalam pelaksanaan otonomi daerah. Antara lain sebagai fasilitator, regulator dan motivator bagi masyarakat daerahnya masing-masing.</p>



<p>“Oleh karenanya, tanpa kita melakukan kolaborasi dan sinergi, maka akan sulit rasanya kalau kita hanya berdiri di dalam kabupaten kita sendiri,” lanjutnya.</p>



<p>Hendy Siswanto juga menyampaikan, hasil dari rapat kerja yang berlangsung selama dua hari ini. Nantinya, hasil itu akan direkomendasikan kepada pemerintah pusat.</p>



<p>Dalam rapat kerja APKASI Korwil Jawa Timur, turut hadir Wakil Gubernur Jatim, H Emil Elestianto Dardak, Sekjen APKASI yang juga Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan seluruh bupati se-Jawa Timur.&nbsp;<strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Munas V APKASI, Jokowi : Di Tengah Pandemi Kewaspadaan Harus Tetap Dijaga</title>
		<link>https://memontum.com/buka-munas-v-apkasi-jokowi-di-tengah-pandemi-kewaspadaan-harus-tetap-dijaga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2021 07:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137869</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Presiden RI, Joko Widodo, membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar secara hybrid di Istana Negara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah atas kerja kerasnya melayani dan mendampingi masyarakat dalam menghadapi pandemi serta membantu mengeksekusi program Pemerintah Pusat. Baca juga: Bupati Ajak Para Siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Presiden RI, Joko Widodo, membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (<a href="https://pemerintahan.memontum.com/tag/apkasi">APKASI</a>) yang digelar secara hybrid di Istana Negara.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah atas kerja kerasnya melayani dan mendampingi masyarakat dalam menghadapi pandemi serta membantu mengeksekusi program Pemerintah Pusat.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137438-bupati-ajak-para-siswa-wujudkan-trenggalek-lebih-hijau">Bupati Ajak Para Siswa Wujudkan Trenggalek Lebih Hijau</a></strong></p>



<p>Meski demikian, Presiden juga mengingatkan bahwa tugas penanganan Covid-19 belum berakhir. Risiko penyebaran Covid-19 masih ada namun aktivitas ekonomi juga harus digerakkan. Untuk itu, meski kasus saat ini cenderung mengalami penurunan, namun tidak boleh lengah. Kewaspadaan harus tetap dijaga.</p>



<p>Hal lain yang ditekankan Presiden Joko Widodo adalah terkait program-program strategis di kabupaten yang memecahkan masalah mendasar dan bisa membawa lompatan besar ke depan harus terus dikawal dan diprioritaskan.</p>



<p>“Oleh sebab itu saya titip, yang pertama, ini penting sekali yang namanya konsolidasi anggaran betul-betul harus kita lakukan, apalagi ditengah anggaran kita yang goncang seperti sekarang ini karena pandemi Covid,” pesan Presiden Jokowi, Sabtu (27/03/2021) siang.</p>



<p>Presiden juga meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan perencanaan secara matang. &#8220;Dan yang paling penting adalah manajemen kontrol atau pengawasan sehingga kualitasnya bagus dan dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dalam hal penanganan Covid-19, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan, hal itu berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten. Saat membuka sektor tertentu, kepala daerah harus terus memantau.</p>



<p>“Sekolah tatap muka terbatas, cek betul ada kasus harian naik atau tidak, begitu naik hati-hati, harus ada kebijakan yang cepat, begitu juga misalnya membuka pasar Covidnya naik dua kali, stop, kalau tidak Covidnya naik terus ekonominya juga tidak dapat,” jelas Presiden Jokowi.</p>



<p>Selanjutnya adalah program vaksinasi harus dikawal dengan detail dan pelaksanaannya dimonitor.</p>



<p>&#8220;Saya meminta Kepala Daerah untuk mengontrol prioritas penerima vaksin dan memastikan vaksinasi berlangsung dengan cepat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait percepatan pemulihan ekonomi, Presiden menekankan pada program-program padat karya yang harus diperbanyak serta adanya dukungan bantuan bagi sektor UMKM.</p>



<p>&#8220;Setiap program yang ada, wajib menggunakan produk-produk lokal,&#8221; tutur Presiden.</p>



<p>Dan yang terakhir adalah terkait ekspor dan investasi, Presiden Joko Widodo meminta untuk diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.</p>



<p><strong>Kabar</strong> <strong>Selebihnya Kabupaten Trenggalek, <a href="https://trenggalek.memontum.com/"><em>KLIK DISINI…</em></a></strong></p>



<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyambut baik pesan Presiden Jokowi untuk selanjutnya ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Semua pesan dari Presiden akan segera dilakukan percepatan di Kabupaten Trenggalek. Dengan begitu, semua sektor yang ada, insyaallah akan menjadikan Trenggalek benar-benar meroket,&#8221; ungkap Bupati Arifin. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137869</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang, Hadiri APKASI di Jakarta</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-hadiri-apkasi-di-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2019 00:56:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87285-pemkab-malang-hadiri-apkasi-di-jakarta</guid>

					<description><![CDATA[Tampilkan Sejumlah Produk Unggulan Daerah &#160; Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menghadiri Rapat Kerja Nasional XIV Asosiasi Pemerintah Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tahun 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) siang tadi. Rombongan yang dipimpin langsung Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Tampilkan Sejumlah Produk Unggulan Daerah</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menghadiri Rapat Kerja Nasional XIV Asosiasi Pemerintah Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tahun 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) siang tadi.</p>
<p>Rombongan yang dipimpin langsung Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang juga mengunjungi Apkasi Otonomi Expo tahun 2019 dengan meninjau satu per satu stand pameran yang diikuti oleh 416 Kabupaten se Indonesia.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Pemkab Malang juga turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang dibuka oleh Menko Polhukam, Wiranto ini dengan menampilkan sejumlah produk unggulan milik Kabupaten Malang.</p>
<p>APKASi menilai, Pemerintah Daerah (Pemda), diibaratkan sebuah organisasi atau perusahaan besar yang punya banyak divisi. Meskipun Pemda khitahnya berbeda dengan perusahaan swasta yang jelas-jelas profit oriented, namun tata kelola Pemda ujungnya adalah membawa kesejahteraan masyarakatnya masing-masing. Untuk itu menjadi penting semua SDM pemda yang terlibat di dalamnya, harus memiliki mindset, skill dan wawasan yang tidak kalah dengan para professional di sektor swasta.</p>
<p>Dengan demikian, Pemda tidak ada salahnya juga lincah menjalin kerjasama, serta terpenting menawarkan atau me-marketing-kan Pemda ke dunia luar.</p>
<p>Pemda punya beragam produk komoditas unggulan, destinasi pariwisata hingga peluang investasi yang bisa menarik minat para buyer maupun investor. Sehingga di sinilah pentingnya peran Apkasi Otonomi Expo sebagai sebuah wadah bersama.</p>
<p>Kalau semua itu dijalankan sendiri-sendiri, tentu diperlukan sebuah daya dan upaya sangat besar guna meraih pasar lebih luas dalam skala nasional, regional, hingga mendunia.</p>
<p>&#8220;Dengan mengusung semangat “Dari dan untuk Kita Semua”, kegiatan Rakernas Apkasi dan pameran ini semua potensi disatukan bersama hingga menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Ini merupakan ajang promosi antar Kabupaten atau Pemda agar nanti saling mengisi kekurangan produk-produknya. Ajang memperkenalkan diri. Dengan ini, produk Kabupaten Malang dapat dikenal oleh berbagai daerah lain sehingga ada saling silang produk antar daerah,” terang Plt. Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM kepada awak media didampingi Humas dan Protokol Kabupaten Malang di Jakarta.</p>
<p>Dalam Apkasi Otonomi Expo tahun ini, Pemkab Malang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung buah menampilkan sejumlah produk unggulan Kabupaten Malang. Diantaranya, produk Kopi Tango Karlos yang tercatat berasal dari Desa Tawang Argo, Kecamatan Karangploso. Serta, olahan produk susu perahan dan kerajinan lokal yang diharapkan dapat menjadi industri rumah tangga yang menghasilkan dan menguntungkan.</p>
<p>Sanusi pun meyakini, produk unggulan Kabupaten Malang dapat dikenal daerah lain yang berkunjung ke stand pameran milik Kabupaten Malang. Mereka kemudian mengetahui jika di Kabupaten Malang juga memiliki banyak potensi.</p>
<p>‘’Pengunjung dari daerah lain dapat melihat langsung produk unggulan Kabupaten Malang. Seperti, Kopi Tango Karlos, pengunjung bisa menjajal dan mengetahui rasanya. Rasa kopi Tango Karlos yang ditanam di lereng Gunung Arjuno ini rasanya lain dibanding kopi dari daerah lainnya. Harapannya, kemudian ada pertukaran dan perpindahan produk dari satu daerah ke daerah lainnya. Potensi selain kopi juga ada pertanian tebu dengan predikat penghasil gula terbesar di Jawa Timur dengan penghasilan 40 juta kuintal, dengan perluasan 40 ribu hektar,” terangnya.</p>
<p>Sanusi juga menyampaikan bahwa,Kabupaten Malang juga punya potensi pertanian lainnya, seperti padi yang memiliki luas 5 ribu hektar dengan menghasilkan 10 ton padi. Di sektor ini, Pemkab Malang juga ciptakan beni sendiri jenis Brang Biji yang dapat menghasilkan 15 ton per hektarnya.</p>
<p>‘’Semoga hasil padi dari Malang untuk Indonesia. Ada juga pariwisata berbasis desa salah satunya yakni Café Sawah Pujon Kidul Kecamatan Pujon yang sudah menasional. Café Sawah ini dikelola Bumdes Pujon Kidul dengan raihan pendapatan APBDes sebesar Rp 12 Miliar per tahun, sehingga sudah memberikan keuntungan kepada desa. Sampai-sampai Pak Presiden Joko Widodo membuat dan mengupload video tentang Café Sawah tersebut di instagram beliau. Potensi tangkapan Ikan Tuna di Pelabuhan Ikan Sendang Biru yang mampu menghasilkan 40-200 ton per harinya. Hanya masih belum dikelola secara professional dan baru hanya untuk kebutuhan lokal saja,” tambahnya.</p>
<p>Selain dari Pemkab Malang,juga ada beberapa kepala daerah dan perwakilan daerah tampak mengunjung stand pameran milik Pemkab Malang pada Apkasi Otonomi Expo. Salah satunya, adalah Wakil Bupati Gresik, Dr. H. Moh. Qosim, M. Si.</p>
<p>Qosim menilai, stand milik Pemkab Malang bagus sekali, setelah keliling stand milik Kabupaten se Indonesia. Stand Kabupaten Malang sangat luar biasa, disebutkanya, juga berpenampilan bagus dengan secara lengkap menyuguhkan beberapa hal sesuai kebutuhan masyarakat. Wabup terkesan dengan rasa kopi Tango Karlos dan olahan Ikan Gabus yang dimasak dengan daun Kelor milik Pemkab Malang.</p>
<p>&#8220;Pertama,adalah hasil tanaman biji kopi Tango Karlos milik Kabupaten Malang ini mantap sekali rasanya. Tepat sekali dengan perkembangan jaman saat ini. Kita boleh berkelakar, kopi itu sekarang lagi nge-trend baik di dunia dan akherat. Jadi di akhirat nanti kita bisa ngopi, kopinya dari Kabupaten Malang. Kedua, ada perpaduan olahan makanan antara ikan Gabus atau Kutuk dengan daun Kelor. Padahal daun kelor ini selama ini sangat sakti untuk menghalau makhluk halus. Sementara, Ikan Gabus bisa menambah albumin, sehingga orang-orang yang takut kena liver dan diabetes, bisa makan olahan yang dibuat Kabupaten Malang ini, tentu luar biasa. Maka saya wajib mampir ke stand milik Pemkab Malang,” puji Moh. Qosim, saat diwawancari awak media. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87285</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
