<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>APTISI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/aptisi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2020 12:56:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>APTISI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>APTISI Imbau Kampus-Kampus PTS Bantu Warga Terdampak Covid -19</title>
		<link>https://memontum.com/aptisi-imbau-kampus-kampus-pts-bantu-warga-terdampak-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2020 12:56:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[APTISI]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wabah Covid-19 sangat berdampak besar bagi perekonomian masyarakat. Tentunya hal ini harus terus diperhatikan bagaimana kelangsungan hidup warga terdampak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VI Jawa Timur, Prof Dr Suko Wiyono, SH, MH, terus mengimbau PTS -PTS di Jawa Timur untuk ikut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wabah Covid-19 sangat berdampak besar bagi perekonomian masyarakat. Tentunya hal ini harus terus diperhatikan bagaimana kelangsungan hidup warga terdampak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VI Jawa Timur, Prof Dr Suko Wiyono, SH, MH, terus mengimbau PTS -PTS di Jawa Timur untuk ikut berpartisipasi membantu warga terdampak Covid-19.</p>
<p>&#8220;APTISI Jawa Timur punya kebijakan untuk membantu teman-teman kita yang terdampak Covid-19. Pedagang kaki lima yang biasanya jualan di sekitaran sekolah, jadi sepi karena sekolahnya libur. Di sekitaran kampus juga banyak penjual-penjual yang tidak bisa lagi jualan. Kalapun saat ini tetap jualan juga sepi pembeli,&#8221; ujar Prof Suko, pada Selasa (31/1/2020) siang.</p>
<p>Dari bentuk keprihatinan ini APTISI Jawa Timur terus melakukan pengalangan. &#8220;Komisariat 1 meliputi wilayah Surabaya dan Madura, Komisariat 2 meliputi Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Komisariat 3 meliputi Probolinggo, Jember hingga Banyuwangi, Komisariat 4 meliputi Malang Raya dan Pasuruan, Komisariat 5 meliputi Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Komisariat 6 meliputi Blitar, Tulungagung, Nganjuk hingga Ngawi. Saya sangat yakin PTS-PTS akan banyak yang peduli dengan para korban yang terdampak Covid-19. Membantu pemerintah dalam menangani Corona. Mereka sudah merespon dengan baik dan melaksanakan,&#8221; ujar Prof Suko.</p>
<p>Tentunya bagi yang disumbangkan sesuai dengan kemampuan masing-masing PTS. &#8221; Sudah banyak yang action dan partisipasi, namun ada juga yang belum. Mungkin karena masih sibuk. Saat ini sudah banyak yang siap. Saat ini memang sudah banyak, ada yang atas nama APTISI maupun memakai identitas sendiri. Bisa mendonasikan sembako, masker, Hand Sanitizer. Apa yang disumbangkan terserah . Saya yakin ini akan terus mengelinding di semua PTS. Semuanya peduli sesuai dengan kemapuannya,&#8221; ujar Prof Suko.</p>
<p>Dalam memberikan sumbangan juga diimbau supaya berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar tidak salah dan tumpang tindih. &#8221; Saya berharap alangkah baiknya koordinasi dengan Pemda jangan sampai tumpang tindih sasarannya. Dikuatirkan ada yang sudah dapat beberapa kali, namun ternyata ada juga warga yang belum dapat. Titip ke Pemda boleh, tidak titip juga boleh. Tapi tetap harus koordinasi dengan Pemda,&#8221; ujar Prof Suko saat bertemu Memontum.com di Kampus Universitas Wisnu Wardhana Kota Malang.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Aptisi Komisariat IV Wilayah VI Jatim pada Senin (30/3/2020) telah menyumbangkan beruoa sembako, Hand Sanitizer serta masker. Sumbangan itu secara simbolis telah diterima langsung di Balaikota Malang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako dari APTISI</title>
		<link>https://memontum.com/bantuan-hand-sanitizer-dan-paket-sembako-dari-aptisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 12:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APTISI]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat IV Wilayah VII Jawa Timur memberikan bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako kepada Pemerintah Kota Malang. Selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Senin (30/3/2020) di balaikota Malang. Walikota Malang Drs H Sutiaji, didampingi dengan Wakil Walikota Malang dan Sekda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat IV Wilayah VII Jawa Timur memberikan bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako kepada Pemerintah Kota Malang. Selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Senin (30/3/2020) di balaikota Malang.</p>
<p>Walikota Malang Drs H Sutiaji, didampingi dengan Wakil Walikota Malang dan Sekda Kota Malang menerima bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako dari para akademisi ini. Prof Suko Wiyono Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jatim menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud kepedulian APTISI dalam menghadapi problematika yang ada sekarang ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110287" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200330-WA0239-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200330-WA0239-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200330-WA0239-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200330-WA0239-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200330-WA0239-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ini tahap pertama tentunya saya berharap melihat teman-teman PTS yang lain terpanggil untuk melanjutkan ide bagus dari teman-teman APTISI Komisariat IV Wilayah Jawa Timur. Kalau dilihat dari nilainya mungkin tidak seberapa dibanding kebutuhan, tapi ini semata-mata bentuk kepedulian kita terkait problem yang dihadapi sekarang ini,“ ujarnya.</p>
<p>Pemerintah Kota Malang mengapresiasi atas inisiasi APTISI ini. Walikota Malang Sutiaji dalam sambutannnya menyampaikan ribuan terima kasih atas kepedulian ini, dan merupakan wujud kolaborasi pentahelix. “Kita hidup ini tidak selamanya, maka ketika ada saudara kita yang kurang, yang susah maka selayaknya kita sebagai manusia biasa untuk mengingatnya dan mengulurkan tangan kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” ujarnya.</p>
<p>Selain ini, perguruan tinggi juga ikut menyumbangkan secara keilmuan dan teknologi seperti hand sanitazer yang dikembangkan oleh banyak perguruan tinggi, SiCo oleh Universitas Brawijaya dan bilik Bevico (Berantas Virus Corona) 193 dari Unisma dan masih akan banyak lagi.</p>
<p>Untuk penanganan virus Covid-19 ini, sudah ada 6 dinas Kota Malang yang siap, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Dinas Kesehatan; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.</p>
<p>Lebih lanjut Walikota Malang Sutiaji menyampaikan bentuk sumbangan barang ini adalah yang terbaik agar tidak tumpang tindih dengan bantuan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah Kota Malang. “Ini (bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako) menjadi bagian yang nanti akan kita distribusikan, supaya tidak tumpah tindih maka kami harapkan inilah yang bagus bentuk barang bukan uang karena kami dikhawatirkan nanti ada tumpang tindih dari anggaran yang sudah kami anggarkan,” ujar Pak Aji sapaan Akrab Walikota Malang.</p>
<p>Pemkot Malang sudah menganggarkan 55 Milliar untuk penanggulangan dampak covid 19 ini dan akan bisa langsung digunakan dalam minggu ini. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Terus Sinergi dengan Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-terus-sinergi-dengan-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2018 15:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[APTISI]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tematik]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51360-pemkot-malang-terus-sinergi-dengan-perguruan-tinggi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen bersinergi dan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dalam upaya membangun daerah. Hal ini ditunjukkan pada saat audiensi Plt Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi Sekertaris Daerah Kota Malang, Wasto bersama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Komisariat IV Jawa VII pada Senin (13/8) di Ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen bersinergi dan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dalam upaya membangun daerah. Hal ini ditunjukkan pada saat audiensi  Plt Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi Sekertaris Daerah Kota Malang, Wasto bersama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Komisariat  IV Jawa VII pada Senin (13/8) di Ruang Kerja Wali Kota.</p>
<p>Ketua APTISI  Dyah Sawitri, dalam kesempatan itu mengapresiasi Pemerintah Kota Malang yang selama ini menjalin komunikasi dengan baik bersama perguruan tinggi termasuk perguruan tinggi swasta (PTS). Ada beberapa ide, gagasan serta masukan dari APTISI dalam forum audiensi tersebut. Termasuk diantaranya yakni pengembangan kampung tematik, kampung entrepreneur, kampung IT hingga kampung Inggris.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/IMG-20180813-WA0114-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-11265" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Gagasan membentuk Kampung Inggris ini nanti kita akan libatkan PKK dan Dharmawanita. Nantinya ibu-ibu rumah tangga akan dilatih berbahasa inggris dengan harapan nanti bisa digunakan  pada saat mendampingi wisatawan asing,&#8221; kata Dyah Sawitri.</p>
<p>Bukan itu saja, Dyah Sawitri yang juga Rektor Universitas Gajayana Malang itu menekankan jika kampus siap bersinergi dengan Kota Malang untuk mengawal program smart city termasuk bagaimana membantu penghijauan dan peduli terhadap sampah. </p>
<p>&#8220;Kedepan Kami juga akan mengadakan KKN terpadu di Kota Malang dimana di setiap kelurahan nanti akan dibina dan diharapkan ada nilai tambah,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Plt Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan keberadaan perguruan tinggi termasuk perguruan tinggi swasta sangat penting dalam upaya membangun daerah. Kajian bersifat ilmiah dan akademis dari perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi bagian dalam upaya membangun Kota Malang. &#8220;Apa yang disampaikan oleh APTISI ini adalah gayung bersambut dengan rencana pembangunan yang ada di Kota Malang,&#8221; kata Sutiaji.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51360</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
