<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Argopuro &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/argopuro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 17:03:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Argopuro &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba</link>
					<comments>https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[healing]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[lereng]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231032</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah mempersiapkan destinasi wisata untuk healing libur Lebaran 2026. Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, mengatakan bahwa sisi utara Jember saat ini sedang cantik-cantiknya untuk dikunjungi. Bagi para pecinta wisata alam dengan udara segar dan pemandangan hijau, Lereng Gunung Argopuro adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah mempersiapkan destinasi wisata untuk healing libur Lebaran 2026. Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, mengatakan bahwa sisi utara Jember saat ini sedang cantik-cantiknya untuk dikunjungi.</p>



<p>Bagi para pecinta wisata alam dengan udara segar dan pemandangan hijau, Lereng Gunung Argopuro adalah jawaban paling tepat. Di sini, wisatawan tidak hanya sekadar melihat pohon, tapi juga bisa belajar sejarah.</p>



<p>Di kawasan ini juga, menyimpan banyak jejak purbakala yang asik buat dikunjungi bersama keluarga atau bersama teman. &#8220;Alam kita luar biasa lengkap. Di lereng Argopuro, selain wisata alam, ada sensasi kebun teh di Gunung Gambir yang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berkemah (camping),&#8221; ujar Bobby, saat ditemui Minggu (15/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di lokasi ini, wisatawan bisa bangun pagi, lalu buka tenda dengan langsung disambut hamparan kebun teh yang berkabut. Tak ayal, membuat suasana menjadi segar.</p>



<p>Bagi wisatawan pecinta gunung dan suka dengan tantangan, Jember juga menyiapkan spot canyoneering. Aktivitas ekstrem menyusuri sungai dan air terjun, ini bisa ditemukan di wilayah Klungkung (Kecamatan Sukorambi) dan Andongrejo (Kecamatan Tempurejo). Destinasi ini, diprediksi bakal jadi primadona buat para pemburu adrenalin tahun ini.</p>



<p>Selain itu, Jember juga tetap menjaga tradisinya sebagai destinasi wisata religi. Makam tokoh besar seperti Habib Sholeh dan Mbah Shiddiq, dipastikan bakal dipadati peziarah dari berbagai penjuru kota. Jadi, mau cari ketenangan alam atau ketenangan batin, semuanya ada di sisi utara dan tengah Jember. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231032</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Jember Bakal Tutup Simpang Empat Argopuro</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-jember-bakal-tutup-simpang-empat-argopuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[simpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal menutup Simpang Empat Argopuro, Kecamatan Kaliwates. Penutupan itu dilakukan, sebagai bentuk uji coba atau rekayasan lalu lintas, yang akan dilakukan, Jumat (04/07/2025) besok. Bahkan, kesepakatan ini telah melibatkan beberapa pihak. Salah satunya, adalah Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Plt Kepala Dishub [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal menutup Simpang Empat Argopuro, Kecamatan Kaliwates. Penutupan itu dilakukan, sebagai bentuk uji coba atau rekayasan lalu lintas, yang akan dilakukan, Jumat (04/07/2025) besok.</p>



<p>Bahkan, kesepakatan ini telah melibatkan beberapa pihak. Salah satunya, adalah Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ).</p>



<p>Plt Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, mengatakan bahwa keputusan tersebut sudah berdasarkan rapat koordinasi dengan lintas instansi, guna mengevaluasi kinerja lalu lintas. Hasil evaluasi menunjukkan, simpang tersebut akan diubah menjadi simpang tiga tidak bersinyal.</p>



<p>“Simpang tersebut akan ditutup dan diubah menjadi simpang tidak bersinyal atau persimpangan jalan tanpa lampu lalu lintas, untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” kata Kadishub Gatot Triyono, Kamis (03/07/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, langkah preventif ini perlu diambil oleh pemerintah, sebagai upaya meningkatkan manajemen lalu lintas di Jember. Tujuannya, adalah untuk meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.</p>



<p>“Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan manajemen lalu lintas di Jember, termasuk pengkajian rutin pada Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, secara terpisah menyampaikan bahwa sebenarnya ide penutupan simpang empat Argopuro sudah direncanakan sejak September hingga Oktober 2024. Itu karena, kemacetan jalan dikawasan tersebut banyak dikeluhkan oleh warga.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Memng sudah banyak keluhan dari masyarakat. Tapi kita baru berani melangkah setelah ada kajian teknis dari Dishub, akademisi dan juga Polres Jember,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, tambahnya, jalan di kawasan simpang empat Argopuro dinilai overload kendara, sehingga menyebabkan kemacetan. Namun, saat dilakukan penutupan jalan, maka juga akan disiapkan secara matang mengenai jalur alternatifnya.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Ketika ditutup, nanti akan disediakan jalanan alternatif. Terutama jalan alias arus putar balik pasti disiapkan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagai informasi, rapat Dishub dengan FLLAJ Jember juga menghasilkan beberapa kesimpulan. Diantaranya, penutupan median dan perubahan simpang bersinyal Argopuro menjadi simpang tak bersinyal untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Lalu, penutupan Simpang Argopuro dapat dibuka insidentil pada kondisi diskresi lalu-lintas pada event atau kegiatan-kegiatan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Hasil lainnya, yaitu aktivasi simpang tiga Sentot Prawirodirjo perlu dipersiapkan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, kajian teknis terkait penempatan simpang dan bukaan sepanjang jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada dilakukan secara berkala.</p>



<p>Uji coba penutupan Simpang empat Argopuro akan dimulai pada Jumat 4 Juli 2025 mulai pukul 16.00 WIB dan akan dievaluasi secara berkala. Rekayasa sendiri, diberlakukan pada 4 jalur penghubung antara Jl. Hayam Wuruk, Jl. Gajah Mada, Jl. Imam Bonjol, dan Jl. Argopuro.</p>



<p>Kendaraan dari Jl. Imam Bonjol tidak bisa lagi belok kanan ke arah alun-alun atau lurus ke Jl. Argopuro. Kendaraan hanya bisa mengarah ke kiri, ke arah Mangli. Kemudian, kendaraan dari arah Perumahan Argopuro tidak lagi bisa ke arah Jl. Imam Bonjol atau belok kanan ke arah Mangli. Kendaraan hanya bisa belok kiri ke arah alun-alun.</p>



<p>Selanjutnya, kendaraan dari arah alun-alun hanya bisa lurus ke arah Mangli atau belok ke kiri Jl. Imam Bonjol. Kemudian, kendaraan dari arah Mangli hanya bisa lurus ke alun-alun atau belok kiri ke arah Jl. Argopuro. <strong>(st12/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Hadiri Pelaksanaan Hyang Argopuro Festival di Desa Wisata Adat Arjasa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-hadiri-pelaksanaan-hyang-argopuro-festival-di-desa-wisata-adat-arjasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[arjasa,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hyang Argopuro Festival ke-8 Tahun 2024 kembali digelar di Desa Wisata Adat Arjasa, Kecamatan Arjasa, Minggu (15/09/2024). Dalam momen itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Event tahunan yang masuk dalam lima besar event Desa Wisata Nasional tahun 2024, itu menampilkan upacara Adat Mendhak Tirta Manggala Hyang di Sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Hyang Argopuro Festival ke-8 Tahun 2024 kembali digelar di Desa Wisata Adat Arjasa, Kecamatan Arjasa, Minggu (15/09/2024). Dalam momen itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat.</p>



<p>Event tahunan yang masuk dalam lima besar event Desa Wisata Nasional tahun 2024, itu menampilkan upacara Adat Mendhak Tirta Manggala Hyang di Sedang Tirtha Amertha Rajasa. Ini sebagai bentuk rasa syukur atas sumber mata air yang menghidupi masyarakat setempat.</p>



<p>Hyang Argopuro Festival sendiri, diisi dengan beragam penampilan adat yang juga menjadi upaya pengembangan dan pelestarian adat budaya hingga promosi wisata. Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember serta Kelompok Sadar Wisata Desa Arjasa.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu berharap agar pelaksanaan senantiasa dikemas sangat apik. Termasuk, selalu melibatkan UMKM dalam rangka mengangkat perekonomian di masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kearifan lokal yang ada di Jember harus terus dioptimalkan. Begitu juga keberadaan UMKM, harus terus dibina dan dimaksimalkan,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Jember, Bambang Rudianto, mengatakan bahwa Desa Wisata Arjasa merupakan salah satu dari enam desa yang dinobatkan oleh Kemenparekraf RI untuk menyelenggarakan Senandung Dewi. Pelaksanaan rangkaian Senandung Dewi Hyang Argopuro Festival sendiri diawali upacara adat Mendak Tirta Manggala Hyang, yang berlangsung di Sendang Tirta Amerta Rajasa, Desa Arjasa. Mendak Tirta Manggala Hyang merupakan prosesi pengambilan air suci untuk pembersihan dan penyucian diri. Ritual ini dimulai dengan berdoa, yang diiringi dengan tabuhan musik tradisional.</p>



<p>&#8220;Desa wisata Arjasa merupakan salah satu dari enam desa yang dinobatkan oleh Kemenparekraf RI untuk menyelenggarakan Senandung Dewi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa dalam rangkaian festival itu juga ditampilkan tarian Ta&#8217; Butaan yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Kemudian, sajian unik berupa nasi Gudug yang merupakan kuliner khas Desa Arjasa berupa nasi dengan sari daun gempol, disajikan dengan aneka sayuran seperti nangka muda, kacang panjang dan daun singkong. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelajar Tewas di Argopuro, BPBD Terjunkan 5 Tim Pusdalops Evakuasi Jenazah</title>
		<link>https://memontum.com/pelajar-tewas-di-argopuro-bpbd-terjunkan-5-tim-pusdalops-evakuasi-jenazah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2019 14:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=87434</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo tanggap bencana dengan menerjunkan Tim Pusdalops untuk mencari seorang pelajar di Kabupaten Bondowoso yang dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di pegunungan Argopuro sisi timur tepatnya yang berlokasi di Kecamatan Curahdami dan Pakem, Kecamatan Bondowoso, Jawa Timur. “Tim Pusdalops dari BPBD Kabupaten Situbondo dipimpin oleh koordinator Puryono sudah meluncur dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo tanggap bencana dengan menerjunkan Tim Pusdalops untuk mencari seorang pelajar di Kabupaten Bondowoso yang dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di pegunungan Argopuro sisi timur tepatnya yang berlokasi di Kecamatan Curahdami dan Pakem, Kecamatan Bondowoso, Jawa Timur.</p>
<p>“Tim Pusdalops dari BPBD Kabupaten Situbondo dipimpin oleh koordinator Puryono sudah meluncur dari kemarin (Jum&#8217;at) pagi, sekitar jam 8 an kelokasi,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Ir.H.Agus Fauzi,M.Si saat dikonfirmasi Wartawan Memontum.com, Sabtu (6/7/2019) pagi.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-87437" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0107-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sambung dia, untuk perkembangan sementara pencarian dan evakuasi telah ditemukan survivor tanda-tanda jenazah Thoriq di TKP terhadap korban, BPBD Situbondo telah mengirimkan Tim Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) yang berjumlah 5 (lima) personil.</p>
<p>“Selain itu, tim juga membawa alat-alat perlengkapan untuk pendakian, seperti tenda, tali dan tandu serta peralatan lainnya untuk membantu evakuasi dilokasi perbukitan gunung piramid Bondowoso itu,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara untuk bantuan lainnya, BPBD Kabupaten Situbondo akan berkoordinasi dengan Kabupaten Bondowoso serta pihak-pihak terkait lainnya untuk membantu keluarga korban nantinya.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-87438" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190706-WA0108-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Diketahui, setelah beredarnya kabar ada siswa hilang telah ditemukan tanda-tanda survivor atas nama Thoriq Rizky Maulidan yang hilang di gunung piramid Bondowoso oleh Tim SAR susulan WANADRI (perhimpunan penempuh rimbah dan pendaki gunung) upaya pencarian dari beberapa pihak gabungan, Tim Wanadri, Tim Basarnas, SAR Jember, Dinsos, Polres, Kodim dan Yonif Raider 514 Bondowoso serta Tim Wanadri melakukan evakuasi korban bersama BPBD Kabupaten Bondowoso juga masyarakat setempat sejak pagi hingga malam harinya.</p>
<p>Mereka juga mencari keberadaan Thoriq Rizky Maulidan dengan melakukan penyisiran ke tempat-tempat yang dicurigai hilangnya pelajar tersebut dengan menggunakan peralatan seadanya dan bergantian naik ke atas perbukitan yang berlokasi di Kecamatan Curahdami dan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.</p>
<p>Sementara itu, Puryono selaku Koordinator Pusdalops BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Situbondo mengatakan, berdasarkan informasi dari radio HT rekannya di pos 2 dikabarkan bahwa korban sudah di evakuasi sudah turun dari pos 2 area perbukitan gunung piramid Bondowoso dengan jarak tempuh sekitar dua jam tiba di pos 1.</p>
<p>&#8221; Saya bersama tim SAR gabungan ada di pos 1, sementara untuk teman-teman anggota Tim Pusdalops BPBD Situbondo juga ada di pos 2 di area perbukitan tersebut, &#8220;kata Puryono saat dihubungi Wartawan Memontum.com melalui telepon selulernya. Sabtu (6/07/2019) siang.</p>
<p>Lebih lanjut Puryono menjelaskan, petugas gabungan dari pihak terkait sudah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk mobil ambulans dan lainnya untuk membawa jenazah Thoriq ke RSU Bondowoso, ujarnya.<strong> (im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87434</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eko Sunarko : Lereng pegunungan Argopuro Jember Akan &#8221; MURKA &#8221; Jika Hutan Terus Ditebang</title>
		<link>https://memontum.com/eko-sunarko-lereng-pegunungan-argopuro-jember-akan-murka-jika-hutan-terus-ditebang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2018 12:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[PTPN Gunung Gambir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68800-eko-sunarko-lereng-pegunungan-argopuro-jember-akan-murka-jika-hutan-terus-ditebang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Terjadinya longsor di Wilayah PTPN Gunung Gambir yang berada di Lereng pegunungan Argopuro tepatnya Dusun Tampingan Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember Sabtu (15/12/2018) diduga karena banyaknya hutan lindung yang sudah beralih fungsi akibat dari penebangan secara terus menerus. Kalau penebangan hutan ini tidak segera dihentikan maka akan berdampak sangat luas khususnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Terjadinya longsor di Wilayah PTPN Gunung Gambir yang berada di Lereng pegunungan Argopuro tepatnya Dusun Tampingan Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember Sabtu (15/12/2018) diduga karena banyaknya hutan lindung yang sudah beralih fungsi akibat dari penebangan secara terus menerus.</p>
<p>Kalau penebangan hutan ini tidak segera dihentikan maka akan berdampak sangat luas khususnya warga yang tinggal di belahan barat kaki Gunung Argopuro mulai dari Kecamatan Jelbuk, patrang, Kaliwates, Panti, Sukorambi, Rambipuji, Bangsal, Tanggul dan Suberbaru, dan sekitarnya seperti Kencong dan lain-lain.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181216-WA0019-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181216-WA0019-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-68801" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181216-WA0019-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181216-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181216-WA0019-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Bukan hanya ancaman banjir dan longsor saat musim penghujan, sebaliknya di musim kemarau juga akan mengalami kekeringan. Demikian disampaikan Eko Sunarko anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumberdaya Air (TKPSDA) Bondoyudo Baru yang membawai Wilayah kabupaten Lumajang, Jember dan Banyuwangi, Minggu (16/12/2018).</p>
<p>“Banjir dan longsor ini terjadi lantaran sumber mata airnya mati, karena tegakan kayu yang berfungsi sebagai resapan air habis, dampaknya saat hujan akan banjir dan krisis air saat kemarau, karenanya Pemerintah dan masyarakat harus bisa menyelamatkan hutan sebagai denyut nadi kehidupan manusia ini”, harapnya. </p>
<p>Boleh Perhutani dan perkebunan itu membuat kebun kopi atau tanaman lain untuk kesejahteraan warga sekitar, tetapi jangan sampai tanaman kayu keras ditebang. &#8220;Kopi itu kan tanaman tumpang sari, tetapi jangan sampai mengabaikan fungsi hutan untuk menyerap air, terutama hutan lindung,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8221; Pasalnya sumber penghidupan akan air untuk warga Jember ini sangat bergantung pada aliran sungai yang mengalir dari hulu Gunung Argopuro, karena menyuplay 37 anak sungai yang mengalir ke Kali Tanggul,  Bedadung,  Rambipuji,  Bondoyudo dan Mayang, terbanyak adalah Kali tanggul”, jelasnya.</p>
<p>Jika Gunung Argopuro sudah tidak bisa lagi menyediakan air dan mengalirkan ke ke sungai-sungai, maka hal ini merupakan ancaman atau bencana besar bagi warga Jember. “Disamping ancaman banjir dan longsor, juga sawah-sawah  terancam kekeringan, dan mengancam swasembada pangan”, lanjutnya.</p>
<p>Eko mencontohkan Dam induk (DI) karang lo Desa Tanggul wetan saat kemarau tiba, debit airnya kini sudah kuang 1 kubik,  bahkan hanya 0.5 kubik, padahal sebelumnya antara 1.5 hingga 2 kubik, apalagi sungai ini mengairi ribuan ha sawah mulai dari Tanggul sebagian Semboro, hingga Umbulsari. </p>
<p>Penyebabnya karena lemahnya pengawasan BKSDA, Perhutani, mudahnya izin tebang tanpa survey lapangan dan minimnya reboisasi.”Untuk itu Pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk mengembalikan fungsi hutan, dan memberi tindakan tegas  oknum dan pihak terkait yang bermain”, pungkasnya. <strong>(yud/oso) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68800</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
