<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>arifin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/arifin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 18:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>arifin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Polemik, Bupati Arifin Dorong Sekolah Melakukan e-Transparansi Dana Komite</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-polemik-bupati-arifin-dorong-sekolah-melakukan-e-transparansi-dana-komite</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[e-transparansi]]></category>
		<category><![CDATA[komite]]></category>
		<category><![CDATA[melakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225686</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengumumkan paket kebijakan pendidikan di daerahnya. Adalah e-Transparansi, yang dorong bupati guna menghindari polemik pengelolaan dana sumbangan sukarela wali murid. Pendapatan sumbangan, baik berupa uang tunai maupun berupa barang, yang dihimpun oleh komite sekolah diwajibkan untuk transparansi penggunaannya. Sekolah diberikan waktu dua minggu sejak paket kebijakan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengumumkan paket kebijakan pendidikan di daerahnya. Adalah e-Transparansi, yang dorong bupati guna menghindari polemik pengelolaan dana sumbangan sukarela wali murid.</p>



<p>Pendapatan sumbangan, baik berupa uang tunai maupun berupa barang, yang dihimpun oleh komite sekolah diwajibkan untuk transparansi penggunaannya. Sekolah diberikan waktu dua minggu sejak paket kebijakan ini diumumkan, dan Kominfo Trenggalek diminta Bupati Trenggalek untuk menyaring datanya tersebut menjadi satu data konsolider yang nantinya bisa diakses melalui portal resmi Pemkab Trenggalek.</p>



<p>Paket kebijakan ini sendiri berlaku bagi sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Baik SMP sederajat, SD sederajat maupun PAUD, bilamana ada. Meskipun untuk sekolah di bawah kewenangannya, kepala daerah muda ini menyambut baik sekolah-sekolah lain yang ada diluar kewenangannya untuk ikut melakukan hal yang sama.</p>



<p>&#8220;Bapak atau ibu seluruh masyarakat Trenggalek, hari ini kami ingin menyampaikan bahwa hari ini kami mengumumkan sepakat dengan paket kebijakan pendidikan. Utamanya, dalam mendukung terselenggaranya pendidikan yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan,&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (03/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada objek-objek perbendaharaan, lanjutnya, yang itu selama ini tidak masuk ke dalam pemeriksaan internal oleh Inspektorat maupun BPK, masyarakat dirasa perlu untuk mengetahuinya. Contohnya, dana yang dihimpun melalui komite sekolah.</p>



<p>&#8220;Maka, kami bersepakat untuk melakukan e-Transparansi dana komite kepada publik. Kami telah memanggil dari Dinas Pendidikan kami beri waktu paling lambat dua minggu untuk setiap satuan pendidikan. Khususnya yang ada di dalam lingkup kewenangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Jadi SMP sederajat, SD sederajat dan juga PAUD, DAK maupun Bansos,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Melalui langkah ini, ujarnya, diharapkan menjadi budaya baru yang lebih baik. Sehingga, semuanya berjalan dengan baik dan wali murid juga tenang menyekolahkan putra-putrinya dan bisa memantau apa saja fasilitas, apa saja kegiatan yang kemudian bisa dinikmati oleh para peserta didik dana sukarela yang selama ini dihimpun oleh Komite.</p>



<p>&#8220;Saya harap nanti satuan-satuan pendidikan bisa segera menindaklanjuti. Dan saya juga berharap, masyarakat juga menyambut ini dengan positif. Jalannya kualitas pendidikan bisa kita kawal bersama-sama,&#8221; imbuhnya</p>



<p>Disinggung mengenai dana BOS, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menegaskan jika dana BOS sudah ada mekanismenya dan ada pengawasannya. &#8220;Kalau dana BOS pemeriksaannya kan sudah ada sedangkan untuk dana komite karena sukarela menjadikan kita tidak bisa masuk. Jadi kita fokus di situ,&#8221; ungkap Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225686</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi Trenggalek Ke 831, Ini Harapan Bupati Arifin</title>
		<link>https://memontum.com/hari-jadi-trenggalek-ke-831-ini-harapan-bupati-arifin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Perayaan Hari Jadi ke-831 Kabupaten Trenggalek, terasa semarak. Itu karena, ribuan warga yang memadati rute Kirab Pusaka mulai dari depan Kantor Dinas Pendidikan hingga ke Pendapa Manggala Praja Nugraha, turut memeriahkan serangkaian pelaksanaan. Kirab pusaka sendiri, dipimpin langsung Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama Wakil Bupati Syah Natanegara beserta jajaran Forkopimda, serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Perayaan Hari Jadi ke-831 Kabupaten Trenggalek, terasa semarak. Itu karena, ribuan warga yang memadati rute Kirab Pusaka mulai dari depan Kantor Dinas Pendidikan hingga ke Pendapa Manggala Praja Nugraha, turut memeriahkan serangkaian pelaksanaan.</p>



<p>Kirab pusaka sendiri, dipimpin langsung Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama Wakil Bupati Syah Natanegara beserta jajaran Forkopimda, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Dengan berjalan kaki, rombongan kirab pusaka menyapa hangat masyarakat yang menunggu sejak pagi dengan membagikan sedekah berupa bingkisan, hasil bumi, hingga buah dan sayur.</p>



<p>Jika sepanjang rute Kirab pusaka dipadati ribuan warga, di halaman Pendapa Manggala Praja Nugraha juga dipadati ribuan bibit pohon yang nantinya akan dibagikan untuk masyarakat sekitar usai prosesi Hari Jadi usai.</p>



<p>“Masih sama seperti tahun sebelumnya, niatnya (Hari Jadi) ini adalah sedekah tolak balak. Doanya semoga rejekinya warga dilancarkan, hidupnya tentram, dan semua diberikan kebahagiaan serta keselamatan oleh Yang Maha Kuasa,” ungkap Bupati Arifin, Minggu (31/08/2025) tadi.</p>



<p>Prosesi kirab pusaka sendiri, merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-831 Trenggalek. Sebelumnya, pusaka-pusaka kabupaten telah di jamasi lalu disemayamkan di Balai Desa Kamulan, Durenan, sementara pusaka milik bupati disemayamkan di Balai Desa Karangrejo, Kampak. Setelahnya, pusaka dikirab kembali menuju Pendapa Manggala Praja Nugraha untuk disimpan.</p>



<p>&#8220;Tahun ini Hari Jadi Trenggalek mengusung tema Neng, Ning, Nang. Filosofi tersebut bermakna setiap manusia yang lahir (jumeneng) diharapkan mampu menjaga kejernihan hati (hening), sehingga pada akhirnya dapat meraih kemenangan sejati,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Konsep ini, menurut Bupati Arifin sejalan dengan filosofi Sankan Paraning Dumadi. Filosofi Sankan Paraning Dumadi mengajak manusia untuk memahami tujuan kelahirannya. Juga untuk mengetahui apa yang harus dilakukan selama hidup, serta ke mana pada akhirnya akan kembali. Pemahaman ini menjadi landasan spiritual dalam setiap langkah kehidupan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Ipin sapaan akrabnya, menyampaikan sejumlah paket kebijakan sebagai kado hari jadi untuk masyarakat. Dengan harapan Kabupaten Trenggalek bisa memberikan kebijakan yang berpihak ke masyarakat serta refleksi diri terhadap situasi nasional yang tengah berduka.</p>



<p>&#8220;Peringatan Hari Jadi ini kita juga menyesuaikan dengan dinamika kebijakan yang ada di pusat, kemudian kita melihat situasi kondisi terkini, maka perlu kita mengambil kebijakan-kebijakan. Yang terbesar yang kita ambil adalah paket kebijakan ekonomi. Mulai dari pengurangan beban, insentif, termasuk juga pertumbuhan ekonomi kita dorong dengan adanya moda transportasi yang terkoneksi. Harapannya nanti bisa menjadi daya ungkit untuk daerah, bisa lebih mempunyai kesempatan untuk lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&#8221; jelas Bupati Arifin.</p>



<p>Menanggapi adanya permasalahan dana komite di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kampak, suami Novita Hardini itu sudah memerintahkan Sekda Trenggalek untuk bergerak mengambil langkah. &#8220;Kita tengah menyusun kebijakan bagaimana transparansi di dunia pendidikan dengan memerintahkan Sekda agar Kepala Dinas agar anggaran dari Komite sekolah baik yang masuk maupun keluar agar di upload secara transparan didalam website. Sehingga hal ini mampu mengurangi suudzon bagi murid maupun wali murid di masing-masing sekolah,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Bupati Arifin menegaskan, dalam minggu depan ini pihaknya akan melaunching, mulai dari sistem yang sederhana terlebih dahulu agar semua masyarakat bisa mengakses website yang menjelaskan soal dana komite masing-masing sekolah baik SD maupun SMP. &#8220;Sama seperti transparansi dana desa, tetapi ini akan dilakukan secara digital sehingga wali murid, orang tua murid, masyarakat atau LSM bisa melihat anggaran yang ada di tiap-tiap sekolah,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geliatkan Perekonomian Daerah, Bupati Arifin Buka Jalur Transportasi Baru Stasiun Tulungagung-Pasar Pon</title>
		<link>https://memontum.com/geliatkan-perekonomian-daerah-bupati-arifin-buka-jalur-transportasi-baru-stasiun-tulungagung-pasar-pon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[geliatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[tulungagung-pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke Pasir Putih di Kecamatan Watulimo serta dari Pasar Pon keliling kota-kota hingga Pasar Pon lagi untuk di area perkotaan di Trenggalek.</p>



<p>Pembukaan jalur ini, diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat serta memberikan alternatif lain bagi masyarakat untuk mengakses transportasi umum di daerahnya. &#8220;Kali ini kami sampaikan, ada berita menggembirakan bagi masyarakat yang ingin hadir menghabiskan waktu bersama keluarga, untuk datang di Trenggalek. Dalam sebulan ke depan, kita akan melakukan uji coba dan melakukan survei dimen atau permintaan, terkait dengan Angkutan Trans Trenggalek,&#8221; kata Bupati Arifin, dalam konferensi pers di Gedung Smart Center Trenggalek, Rabu (27/08/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkan suami Novita Hardini itu, untuk rute transportasi umum, diantaranya Pasar Pon-Stasiun Tulungagung dan Stasiun Tulungagung-Pasar Pon. Sedangkan untuk jadwal keberangkatan untuk Trenggalek Trans, pertama dari Pasar Pon menuju Stasiun Tulungagung mulai pukul 05.00. Untuk keberangkatan kedua, mulai pukul 09.00, keberangkatan tiga, pada pukul 13.00 dan keberangkatan selanjutnya pukul 17.00.</p>



<p>&#8220;Ini sesuai dengan masukan yang dijaring oleh Dinas Perhubungan yang berkoordinasi dengan KAI, yang dalam hal ini Stasiun Tulungagung. Selanjutnya dari Stasiun Tulungagung ke Pasar Pon, akan ada keberangkatan dari Stasiun Tulungagung jam 07.00. Kemudian pukul 11.00, pukul 15.30 dan yang terakhir pukul 19.00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Maka itu, sambungnya, sebagai bentuk komitmen bahwa Pasar Pon menjadi Sentra Hub, Mobility Hub atau pusat transportasi dan mobilitas bagi warga masyarakat Trenggalek. Selanjutnya, Pemkab masih memiliki moda City Integrated Car (Cikar). Dan, ini akan melayani rute Pasar Pon ke Prigi 360. Untuk keberangkatannya, yaitu mulai dari pukul 08.00, kemudian pukul 09.00 Kemudian dari Prigi 360 pukul 14.00 dan pukul 15.00.</p>



<p>Setelah Pasar Pon ke Prigi 360, tambahnya, juga akan ada Tour Bus yang keliling dari Prigi 360 sampai ke Pasir Putih. Ini nanti, menyesuaikan kedatangan kendaraan dari Pasar Pon ke Prigi 360. Jadi, masyarakat yang ingin ke Prigi 360 sudah gratis mungkin ingin mampir ke Pasir Putih, tidak perlu membawa kendaraan sendiri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi parkir saja sepeda motornya dan&nbsp; parkir saja mobilnya ke Pasar Pon. Belanja-belanja di Pasar Pon sebelum keberangkatan. Nanti setelah itu berangkat ke sana, muter-muter rute yang saya sampaikan tadi sudah ada Tour Bus,&#8221; ujar Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek.</p>



<p>Masih kata bupati muda ini, ada lagi yang baru Atraktif Tour Bus yang itu akan keliling seputaran kota. Di seputaran kota, jadwalnya nanti pukul 07.30 sampai 11.30. Kemudian yang sore, nanti pukul 15.30 sampai pukul 20.00. Dengan rute, Pasar Pon, Jalan Brigjen Soetran, Soekarno-Hatta, Sudirman, Hayam Wuruk kemudian Alun-alun hingga Pasar Pon.</p>



<p>&#8220;Yang paling penting uji coba ini dilaksanakan sebulan. Kalau dirasa antusiasnya cukup baik, akan kita teruskan. Dan ini, menjadi komitmen untuk menyediakan transportasi umum bagi masyarakat di luar kendaraan angkutan pelajar dan jalur wajar, kita ingin menambah jalur-jalur umum yang mungkin bisa mengungkit ekonomi di Kabupaten Trenggalek,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Adapun Hotline yang bisa dihubungi, yakni di 082-143-371-443 untuk mengetahui jadwal dan sebagainya. Atau juga bisa di lihat di Instagram @radardishubtrenggalek. Terpenting lagi disetiap moda transportasi, akan ada petugas Dishub yang akan mensurvei. Yakni terkait berapa tarif yang di inginkan, kemudian rutenya dimana saja. Masyarakat dipersilahkan berpartisipasi untuk bisa memberikan masukan.</p>



<p>&#8220;Insyaallah besok, disela-sela kegiatan juga akan mencoba sensasinya keliling kota menggunakan Tour Bus itu. Saya harap, ini mendapatkan respon yang bagus bagi masyarakat. Sehingga, kita nanti bisa menambah armadanya. Saya juga menekankan kepada Dishub, untuk ditambah armadanya dan komunikasi dengan perantau-perantau, dengan pemilik trayek,&#8221; imbuh Bupati Arifin.</p>



<p>Ditambahkannya, nanti juga bisa berkolaborasi dengan pengusaha MPU, yang selama ini sudah existing. Hal ini juga bisa jadi peluang usaha baru, juga bagi masyarakat, misalnya menjadi operator Tour Bus di Watulimo dan sebagainya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paripurna KUA PPAS 2026, Bupati Arifin Sampaikan Fokus Peningkatan PAD Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/paripurna-kua-ppas-2026-bupati-arifin-sampaikan-fokus-peningkatan-pad-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224762</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyerahkan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, dalam rapat paripurna DPRD Trenggalek. Penyerahan nota itu, bersamaan dengan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2025 menjadi peraturan daerah (Perda). “Kita fokus pada peningkatan potensi peningkat PAD. Seperti, percantikan beberapa objek yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyerahkan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, dalam rapat paripurna DPRD Trenggalek. Penyerahan nota itu, bersamaan dengan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2025 menjadi peraturan daerah (Perda).</p>



<p>“Kita fokus pada peningkatan potensi peningkat PAD. Seperti, percantikan beberapa objek yang meningkatkan pendapatan. Selain itu, kita juga fokus kepada langkah-langkah yang mengurangi beban masyarakat, seperti wacana memberi insentif. Tapi aset-aset produktif bisa kita kerjasamakan,” ungkap Bupati Arifin, Jumat (09/08/2025) tadi.</p>



<p>Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Pembangunan jalan, tetap akan menjadi fokus dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2026 mendatang.</p>



<p>“Itu pasti, infrastruktur akan tetap menjadi fokus. Yang penting jalan, jalan, jalan,” tegasnya.</p>



<p>Terkait potensi kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB), Mas Ipin justru mewacanakan pembebasan pajak bagi lahan produktif. Seperti pertanian, yang bertujuan untuk mendongkrak pendapatan petani.</p>



<p>“Sebagai contoh, lahan pertanian itu dipertahankan. Kita ingin memberikan itu sebagai bagian dari insentif,” terang Bupati Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, ketika pendapatan petani meningkat, maka daya beli ikut naik. Efek berantainya, aktivitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) meningkat dan berujung pada naiknya penerimaan pajak.</p>



<p>“Tapi kita belum resmi membuat kebijakan. Tapi itu kebijakan umum yang akan kita ambil. Saya tidak mau omong lebih jauh, ditunggu saja rilis resminya,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa dalam pemaparan bupati juga disebut adanya pinjaman daerah untuk menopang pembangunan infrastruktur tahun ini dan tahun depan. “Tadi di pemaparannya Pak Bupati, yang tahun 2025 ini pinjamannya Rp 56 miliar dan 2026 itu Rp 50 miliar. Untuk peningkatan infrastruktur, yang menopang pendapatan kita,” kata Doding.</p>



<p>Politisi PDI-Perjuangan ini menambahkan, bahwa DPRD akan membahas lebih lanjut dokumen KUA-PPAS. Pembahasan dilakukan bersama fraksi, komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya sebelum kesepakatan bersama.</p>



<p>“Di dalamnya kita masih belum tahu karena baru hari ini pemaparan oleh Pak Bupati dan akan dipelajari oleh teman-teman fraksi, komisi dan seterusnya. Kita punya waktu sekitar tujuh hari, untuk mencapai kesepakatan bersama dengan bupati terkait arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2026 mendatang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Doding juga berharap, agar dana alokasi khusus (DAK) tidak lagi mengalami pemotongan. Sebab, itu menyulitkan daerah dalam menjalankan program yang berdampak langsung pada masyarakat.</p>



<p>“Kalau kekurangan terus, daerah mengalami kesulitan. Apalagi, pemerintah pusat sekarang langsung, seperti sekolah rakyat. Semua langsung dikelola pusat. Kita hanya sediakan lahan,” papar Doding. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paripurna DPRD Trenggalek, Bupati Arifin Sampaikan Visi Misi 5 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/paripurna-dprd-trenggalek-bupati-arifin-sampaikan-visi-misi-5-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Trenggalek Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024, Kamis (06/03/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, didampingi Wakil Ketua I DPRD, M Hadi, Wakil Ketua II DPRD, Subadianto, Wakil Ketua III DPRD, Arik Sri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Trenggalek Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024, Kamis (06/03/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, didampingi Wakil Ketua I DPRD, M Hadi, Wakil Ketua II DPRD, Subadianto, Wakil Ketua III DPRD, Arik Sri Wahyuni dan dihadiri anggota DPRD, Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita menyampaikan pidato awal pasca ditetapkan kembali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek. Adapun yang kita sampaikan, adalah soal visi misi dan perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK),&#8221; kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, seusai rapat paripurna.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga turut mendengarkan arahan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Assisten Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Joko Irianto. Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh kepala daerah, untuk kerja cepat, kerja keras serta memberikan yang terbaik untuk masyarakat bangsa dan negara.</p>



<p>Gubernur mengungkapkan, pentingnya kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan keberhasilan. Kepala daerah harus bekerja cepat, tetapi yang lebih penting adalah bekerja keras.</p>



<p>Disinggung soal efisiensi anggaran, Bupati Arifin menegaskan jika hal itu selaras dengan apa yang menjadi instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. &#8220;Sesuai Inpres No 1 tahun 2025, Pak Presiden menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Penerapannya, ada belanja untuk publik dan ada belanja untuk aparatur. Artinya, jika ada penghematan maka harus dilakukan dua sisi (publik dan aparatur, red),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Namun jika harus memilih, lanjut Mas Ipin-sapaan akrabnya, untuk belanja publik jangan sampai terkurangi haknya. Artinya, jika sudah dianggarkan di dalam Musrenbang, misal pembangunan infrastrukturnya, maka harus diprioritaskan.</p>



<p>&#8220;Makanya, tadi saya sampaikan di penyisiran tahap pertama seperti honor dan rapat-rapat. Bahkan, saya dan Pak Wakil Bupati juga diberi honor untuk membeli kendaraan baru, tetapi kita bilang tidak usah dan bisa dialihkan untuk yang lebih prioritas. Termasuk anggaran makan minum, juga bisa dikurangi. Seperti itu,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari penyisiran awal ini, lanjutnya, pihaknya sudah mengumpulkan sedikitnya Rp 49 miliar. Sesuai dengan arahan, untuk e-mart juga akan dikembalikan untuk pendidikan dan kesehatan. Sedangkan sisanya Rp 14 miliar, akan dimaksimalkan untuk Satuan Tugas Daya Anti Jalan Berlubang.</p>



<p>&#8220;Jadi, Satgas ini merupakan bagian dari petugas dan kelompok swadaya untuk antisipasi jalan berlubang yang ada di Kabupaten Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengungkapkan jika rapat paripurna kali ini merupakan pertama untuk Bupati periode baru. &#8220;Agenda kita, itu rapat paripurna perdana untuk bupati yang baru. Karena untuk yang periode lama, itu sudah habis masanya. Dan dalam pertama ini adalah penyampaian visi misi Bupati untuk periode lima tahun ke depan,&#8221; ujar Doding.</p>



<p>Terkait efisiensi anggaran, dirinya juga menyebut bahwa hal itu merupakan gambaran terbaru dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten atau Kota. Dari total APBD Trenggalek sebesar Rp 1,9 triliun, itu terpotong efisiensi sekitar Rp 54 hingga Rp 60 miliar.</p>



<p>&#8220;Ini juga masih menjadi pembahasan di tingkat eksekutif dan baru nanti akan kita bahas di tingkat legislatif. Jadi, mana saja yang terdampak efisiensi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sesuai dengan Inpres dan SE Menteri Dalam Negeri, DPRD terdampak efisiensi sekitar 50 persen. Dari prosentase itu, yang terbesar adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 25 miliar. Kemudian, ditambah dengan dana pembangunan infrastruktur, pendidikan dan irigasi terdampak efisiensi sebesar Rp 4 miliar.</p>



<p>&#8220;Yang jelas kita tunggu hasil pembahasan di eksekutif terlebih dahulu, baru kita lakukan pembahasan bersama,&#8221; papar Politisi PDI-Perjuangan ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekankan Efisiensi Anggaran, Bupati Arifin Pimpin Apel Perdana bersama ASN Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/tekankan-efisiensi-anggaran-bupati-arifin-pimpin-apel-perdana-bersama-asn-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, beserta Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara, memimpin apel perdana ASN di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (03/03/2025) tadi. Pelaksanaan apel perdana ASN ini, dilakukan setelah pasangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan wakilnya Syah Natanegara, resmi dilantik untuk periode kepemimpinan ke-2 tahun 2025-2030. Dalam kesempatan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, beserta Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara, memimpin apel perdana ASN di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (03/03/2025) tadi. Pelaksanaan apel perdana ASN ini, dilakukan setelah pasangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan wakilnya Syah Natanegara, resmi dilantik untuk periode kepemimpinan ke-2 tahun 2025-2030.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Arifin menyampaikan sejumlah harapan dan penekanan kepada seluruh aparatur lingkup Pemkab Trenggalek, untuk bersepakat mendonasikan sebagian TPPnya untuk pembangunan. Di periode kedua masa kepemimpinannya itu, Bupati Arifin dihadapkan pada kondisi yang sulit dan tidak menguntungkan.</p>



<p>Pada periode pertamanya itu, kepala daerah ini dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang pada waktu itu menghantam seluruh sendi perekonomian yang ada. &#8220;Di awal kepemimpinan sebelumnya, kita dihadapkan dengan kondisi yang sulit saat pandemi Covid-19. Kita tahu, saat itu perekonomian masyarakat sangat terdampak parah. Dan sekarang, di periode ke 2 kita kembali dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Padahal yang menjadi harapan masyarakat adalah perbaikan infrastruktur. Banyak infrastruktur yang rusak dan bahkan mengancam keselamatan masyarakat, maka ini yang menjadi PR kita saat ini&#8221; kata Bupati Arifin.</p>



<p>Tidak hanya itu, suami Novita Hardiny ini berharap di kepemimpinan keduanya ini, ASN bisa semakin bersinergi satu dengan yang lain. Artinya, antara kepala daerah dan perangkatnya bisa lebih menyatu lagi dengan visi yang sama, melayani masyarakat lebih baik lagi.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya saya sedih mendengar kabar ada warga kecelakaan akibat jalan rusak. Tapi kita belum bisa berbuat banyak karena dihadapkan dengan adanya efisiensi anggaran. Karena dilema ini makanya, kita mengajak kepada seluruh ASN nya untuk bergotong royong bersama. Dengan jalan menyisihkan sebagian hak ASN (TPP) untuk membiayai pembangunan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan Mas Ipin-sapaan akrabnya, crowdfunding ASN ini nantinya akan dipadukan dengan penghematan penghematan anggaran untuk menutupi beberapa kegiatan yang tidak jadi turun akibat efisiensi anggaran. Bupati Trenggalek juga menegaskan bahwa esensi efisiensi adalah mengurangi haknya penyelenggara negara bukan haknya masyarakat, sehingga upaya-upaya ini dilakukan untuk mempertahankan hak rakyat agar bisa terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Tadi saya sampaikan ini bulan puasa, termasuk di dalam bertata negara kita sedang berpuasa, yang dinamakan efisiensi. Kemudian saya tekankan lagi, efisiensi itu mengurangi haknya kita bukan jatahnya rakyat. Maka kalau ada jatahnya rakyat yang kemarin DAK tidak jadi turun, Inpres jalan daerah nggak jadi turun, yaitu besarnya berapa ya kita harus carikan gantinya,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, kalau anggaran rutin sudah nggak bisa dikurangi, biaya-biaya yang lain-lain sudah tidak bisa dikurangi. Rapat sudah tidak ada, SPPD sudah tidak ada, maka yang dikurangi Take Home Pay nya.</p>



<p>&#8220;Daripada tak potong kan lebih enak kamu bersedekah. Kami mengajaknya begitu dan tadi kan juga dengar semuanya sepakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bupati Arifin pun juga tidak akan tinggal diam. Berkaca dari tahun sebelumnya Pemkab Trenggalek banyak mencari alternatif pendanaan agar program prioritas tetap berjalan di tengah APBD Kabupaten Trenggalek yang terbatas.</p>



<p>Dirinya mencontohkan, keberhasilan mengakses alternatif pembiayaan adalah pembangunan ruas jalan di Kecamatan Pule dan Kecamatan Dongko. &#8220;Kalau tidak ada itu (alternatif pembiayaan) beberapa ruas di Kecamatan Pule dan Kecamatan Dongko, ya masih jelek. Lalu rumah sakit kita juga punya fasilitas yang meningkat, semua hal akan kita tempuh yang penting tidak merugikan masyarakat,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembali Launching Program MBG, Bupati Arifin Minta Trenggalek Jadi Prototipe Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/kembali-launching-program-mbg-bupati-arifin-minta-trenggalek-jadi-prototipe-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Prototipe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218829</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali launching Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk lembaga SMP Gotong Royong 2 dan SMP Negeri Satu Atap, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Langkah ini, sebagai upaya mendukung progam prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Didampingi istri, Novita Hardini dan jajaran Forkopimda Trenggalek, Mas Ipin-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali launching Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk lembaga SMP Gotong Royong 2 dan SMP Negeri Satu Atap, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Langkah ini, sebagai upaya mendukung progam prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>



<p>Didampingi istri, Novita Hardini dan jajaran Forkopimda Trenggalek, Mas Ipin-sapaan akrabnya melihat prototipe Program Makan Siang Bergizi Gratis di dua sekolah, yang terlihat lebih hemat dan efisien. &#8220;Hari ini kita meninjau pelaksanaan MBG di SMP Negeri Satu Atap Suruh dan SMP swasta. Dari uji coba yang kesekian kalinya ini, saya jelaskan dahulu sumber dananya. Ini dari sedekah yang kita kumpulkan melalui Baznas,&#8221; kata Bupati Arifin, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, dari pelaksanaan MBG ini dinilai hemat dan efisien, karena siswa membawa alat makan sendiri dari rumah. Sehingga, tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli wadah makan. Kedua, salah satu sekolah melibatkan orang tua murid, sehingga mengetahui menu apa yang disukai anak. Untuk sekolah satunya melibatkan kantin, dengan begitu pengelola tidak dirugikan kehilangan pendapatan karena mereka terlibat dalam program ini.</p>



<p>Bupati Arifin melihat, dengan keterlibatan orang tua murid dan kantin sekolah, program MBG untuk anak akan bisa di makan dengan lahap. Tidak ada komplain makanan sudah dingin, tidak enak dan alasan lainnya karena makanan disediakan dalam posisi hangat.</p>



<p>&#8220;Tidak ada ceritanya antri, kemudian makanannya dingin. Terus kedua, dengan pelibatan kantin. Sedangkan untuk sekolah yang sebelumnya, kita melibatkan wali murid. Karena wali murid tahu kesukaan anak-anak itu apa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk cakupan kalorinya, sambung Mas Ipin, sudah tercukupi sepertiga, karena ada karbohidratnya dari nasi. Kemudian vitamin dan mineralnya, itu dari pisang dan proteinnya dari ayam dan juga dari tahu. Kemudian sopnya berisi sawi, buncis dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Mungkin ke depan untuk menghemat anggaran, tidak haruslah membeli wadah makan atau harus dikerjakan di katering. Jadi cara-cara seperti ini, melibatkan masyarakat, bahan-bahan lokal, rasanya ini nanti bisa menjadi prototipe yang baik demi tercapainya program prioritas Pak Presiden Prabowo, makan siang bergizi gratis,&#8221; jelas Bupati Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bukan tanpa alasan memilih lokasi di daerah pegunungan, sebab menurutnya karena biasanya program pemerintah yang pertama mendapatkan di daerah seputaran kota. &#8220;Kita tahu anak-anak pegunungan ini effort-nya mau ke sekolah lebih. Ini saja melihat sekolahnya naik, maka butuh kalori yang lebih banyak, jadi kita dahulukan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Masih terang bapak tiga anak ini, selanjutnya Program MBG ini akan menyasar ke Sekolah Luar Biasa (SLB) dan SMA di Kabupaten Trenggalek. Meskipun SMA menjadi kewenangannya provinsi, sebagai pemerintah daerah pihaknya ingin memastikan prototipe yang seperti ini bisa dijalankan di SMA-SMA di Trenggalek. Sehingga lebih hemat, lebih higienis dan lahap makannya.</p>



<p>Belum adanya penunjukan untuk Trenggalek, bupati muda itu menjelaskan, yakni karena Trenggalek masih mempersiapkan dapurnya. Dijelaskannya, bahwa dapur umum di Trenggalek tidak ideal karena satu dapur hanya melayani 3 ribu porsi. Namun, menurutnya, dengan melibatkan kantin-kantin sekolah seperti ini dan diawasi standart gizinya oleh Dinas Kesehatan, maka itu sudah jauh lebih cukup.</p>



<p>&#8220;Mungkin Presiden Prabowo nanti bisa lebih berhemat. Tidak perlu mendirikan dapur-dapur tapi SDMnya yang dikuatkan. Kemudian nanti keliling ngajari kantin-kantin. Nanti harapannya, tidak ada lagi berita kantin nangis omsetnya turun karena makan siang bergizi gratis. Jadi kalau ini ibu kantinnya terlibat, wali muridnya terlibat. Nanti ibu PKKnya akan menanam bahan baku pangan, sayuran di sekitar pekarangan dan pekarangan sekolah,&#8221; kata Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya juga berpesan kepada pihak sekolah, untuk memperhatikan pengelolaan limbah pangannya. Semuanya harus memiliki komposter-komposter. Nantinya kompos itu bisa digunakan untuk menanam lagi untuk bahan pangan program ini biar dapat harga murah.</p>



<p>&#8220;Jadi meski dengan anggaran Rp 10 ribu perporsi, Insyaallah cukup jika dengan metode seperti ini. Ibu-ibu itu juga pasti tahu makanan kesukaan anak-anak apa. Terbukti, di hari pertama percobaan ini meraka lahap dan makanan mereka habis semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Program MBG yang dicoba Pemkab Trenggalek itu mendapat tanggapan positif siswa-siswi SMP Gotong Royong, Suruh. Salah satunya, Devi, yang mengatakan sangat suka dengan menunya. Menurutnya nasi dengan sayur sup yang masih hangat dengan lauk Tahu Krispy, Chiken Katsu serta tambahan pisang sangat cocok dengan selera mereka.</p>



<p>&#8220;Makanannya tadi enak, ada nasi, sup sayur, Tahu Krispy, Chiken Katsu dan pisang. Saya suka, teman-teman saya lihat juga suka. Terima kasih Pak Bupati, semoga program ini terus berlanjut,&#8221; ujar Devi. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218829</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Terjun Langsung Pimpin Penanganan Bencana Banjir di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-terjun-langsung-pimpin-penanganan-bencana-banjir-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217606</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Kota Keripik Tempe sejak Minggu (15/12/2024) sore hingga Senin (16/12/2024) tadi. Tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Trenggalek, Pogalan dan Kecamatan Karangan, terendam banjir. Banjir juga merendam sejumlah titik mulai dari pemukiman warga, hingga ruas akses jalan nasional yang mengakibatkan tidak bisa dilalui kendaraan. Tercatat, 4.314 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Kota Keripik Tempe sejak Minggu (15/12/2024) sore hingga Senin (16/12/2024) tadi. Tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Trenggalek, Pogalan dan Kecamatan Karangan, terendam banjir.</p>



<p>Banjir juga merendam sejumlah titik mulai dari pemukiman warga, hingga ruas akses jalan nasional yang mengakibatkan tidak bisa dilalui kendaraan. Tercatat, 4.314 KK yang tersebar pada 9 desa atau kelurahan di Kecamatan Trenggalek terdampak bencana banjir tersebut.</p>



<p>Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, merespon kejadian itu terjun langsung untuk meninjau dan melakukan penanganan bencana banjir. Dirinya mengecek langsung kondisi warganya di lapangan, dengan didampingi jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Dinsos PPPA dan Baznas Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Curah hujan tinggi menyebabkan volume air Sungai Ngasinan meluap ke pemukiman warga. Ditambah tanggul yang ada di sampingnya jebol, jadi air semakin deras dan cepat masuk ke dalam rumah-rumah,&#8221; katanya, saat dikonfirmasi, Senin (16/12/2024) tadi. Seperti yang terlihat di lokasi, aliran Sungai Ngasinan yang berada di Dusun Pucung, Kelurahan Tamanan, perlahan-lahan surut. Selain melihat langsung kondisi banjir, Bupati Arifin juga menyapa dan memastikan kondisi warga terdampak dalam kondisi aman dan sehat. Pihaknya menginstruksikan BPBD Kabupaten Trenggalek, untuk tetap siaga apabila kawasan terdampak banjir meluas.</p>



<p>&#8220;Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak baik-baik saja. Jika memang perlu dievakuasi mohon segera hubungi petugas yang ada,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Trenggalek, memang selalu terjadi setiap musim hujan. Namun, pihaknya terus membantu mengerahkan segala upaya yang bisa dilakukan untuk menangani banjir tahunan ini, termasuk bantuan makanan dan obat-obat serta kebutuhan lain.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Setiap musim hujan beberapa wilayah di Trenggalek, salah satunya Kelurahan Kelutan ini memang menjadi daerah langganan banjir. Karena lokasinya dekat dengan aliran Sungai Ngasinan. Tentu ke depannya kita upayakan solusi segera,&#8221; tambah Bupati Arifin.</p>



<p>Mas Ipin-sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh upaya untuk menanggulangi bencana banjir di Kecamatan Trenggalek ini. Terkait banjir yang terjadi setiap tahun, dirinya memastikan pemerintah daerah akan melakukan segala upaya yang perlu dilakukan untuk menanggulangi banjir.</p>



<p>Selain itu, suami Novita Hardiny ini juga meninjau kesiapan dapur umum yang terpusat di Dinsos PPPA Trenggalek. Di tahap awal, dapur umum menyiapkan 3000 nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak dan masih akan bertambah menyusul permintaan lanjutan di lapangan. Kemudian, juga ada makanan lain berupa roti dan biskuit.</p>



<p>Selanjutnya, Bupati Arifin juga memimpin langsung proses pembersihan material luapan banjir berupa kayu dan rumpun bambu yang tersangkut pada pilar Jembatan Punjung Kelutan arah Salamrejo menggunakan alat berat ekskavator. Langkah cepat pembersihan ini diambil, agar fisik jembatan tidak rusak akibat material yang tersangkut.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Ipin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mengatasi dampak bencana banjir. “Saya berharap, masyarakat, pemerintah daerah dan semua pihak dapat bersinergi untuk membersihkan lingkungan dari lumpur dan puing-puing banjir,&#8221; imbuhnya. Di sisi lain, masyarakat juga terpantau mulai bergotong royong membersihkan rumah dan jalan sisa lumpur dari banjir. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Trenggalek Terdampak Bencana, Bupati Arifin Ingatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-trenggalek-terdampak-bencana-bupati-arifin-ingatkan-kewaspadaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kewaspadaan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217243</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memberikan himbauan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi kerawanan bencana alam. Seperti diketahui, jika saat ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga mengakibatkan bencana alam di Kota Keripik Tempe. Saat meninjau lokasi bencana di Kecamatan Panggul, Bupati Arifin meminta masyarakat untuk berhati-hati dan lebih meningkatkan kewaspadaan. Utamanya, bagi masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memberikan himbauan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi kerawanan bencana alam. Seperti diketahui, jika saat ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga mengakibatkan bencana alam di Kota Keripik Tempe.</p>



<p>Saat meninjau lokasi bencana di Kecamatan Panggul, Bupati Arifin meminta masyarakat untuk berhati-hati dan lebih meningkatkan kewaspadaan. Utamanya, bagi masyarakat yang tinggal di lereng-lereng perbukitan. Kemiringan serta kontur tanah di Kabupaten Trenggalek menjadikan kerawanan terhadap longsor dan tanah gerak di musim penghujan. Untuk itu, menurutnya kewaspadaan perlu terus ditingkatkan.</p>



<p>&#8220;Curah hujan yang tinggi ini, saya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati. Khususnya yang berada di daerah lereng ya. Kemudian untuk jangka panjang, dikawasan hutan jangan lagi ada perubahan pemanfaatan,&#8221; kata Bupati Trenggalek, saat dikonfirmasi Rabu (04/12/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, jika daerah tersebut masuk kawasan hutan. Sehingga, setidaknya ditanami tanaman yang produktif. Jadi tidak, perlu dirubah menjadi lahan tegalan pangan. Apalagi jika dikeruk dan diambil batu dan lain sebagainya tentu itu lebih ilegal.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita mengecek beberapa lokasi. Kemarin juga dinas teknis sudah mengecek langsung. Yang terpenting sekarang, warga-warga yang terdampak dipastikan kita kolaborasi pendanaannya hanya untuk meringankan teknis,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, infrastruktur-infrastruktur yang terdampak ini perlu cost (anggaran) yang nggak sedikit. Jadi Pemerintah Daerah harus putar otak bagaimana percepatan pemulihan infrastruktur tersebut.</p>



<p>&#8220;Yang tahun-tahun kemarin saja kita masih punya beberapa PR. Sembari melihat kondisi yang begini, nanti saya bisa menugaskan atau kita mencari sumber pembiayaan untuk membiayai defisit sekian banyaknya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ibaratnya, sambung suami Novita Hardiny ini, membangun yang belum terbangun saja, finansialnya cukup sulit. Lebih-lebih yang sudah terbangun. &#8220;Jika seperti ini, jalannya masih bagus, terus terkena longsor inikan ibaratnya kerja dua kali. Bahasa Jawanya mindon gaweni,&#8221; tegas Mas Ipin.</p>



<p>Sementara itu, Camat Panggul, Darmujiadi menambahkan ini kejadian beruntun tersebut karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi setelah Pilkada. Kebetulan, setelah Pilkada selesai kejadiannya.</p>



<p>&#8220;Mulai tanggal 27 atau 28 November hingga tanggal 1 Desember, intensitas curah hujan cukup tinggi. Hal ini mengakibatkan beberapa kejadian bencana. Beberapa titik mengalami tanah longsor, banjir dan juga pergeseran abrasi sungai,&#8221; paparnya</p>



<p>Selain melakukan peninjauan dan pendataan, bupati muda itu juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Kemudian juga membagikan buku tulis kepada siswa-siswa di SD terdampak longsor di Kecamatan Panggul. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217243</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
