<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>arjasa, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/arjasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Nov 2025 09:58:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>arjasa, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkuat Infrastruktur, Pemkab Jember Lakukan Peningkatan Jalan Wuluhan dan Arjasa</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-infrastruktur-pemkab-jember-lakukan-peningkatan-jalan-wuluhan-dan-arjasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[arjasa,]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[wuluhan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227867</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemkab Jember terus berupaya meningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten. Salah satu yang menjadi perhatian serius, yaitu pekerjaan peningkatan jalan di sepanjang ruas Wuluhan serta penambalan lubang di wilayah Arjasa. Pekerjaan ini, juga menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menunggu hadirnya akses jalan yang lebih layak, aman dan mendukung aktivitas ekonomi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemkab Jember terus berupaya meningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten. Salah satu yang menjadi perhatian serius, yaitu pekerjaan peningkatan jalan di sepanjang ruas Wuluhan serta penambalan lubang di wilayah Arjasa.</p>



<p>Pekerjaan ini, juga menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menunggu hadirnya akses jalan yang lebih layak, aman dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.</p>



<p>Kepala Desa Ampel Wuluhan, Sholeh, mengatakan jika peningkatan jalan ini menjadi salah satu yang ditunggu dan paling besar harapannya untuk warga. Bahkan, masyarakat telah menunggu perbaikan ini sejak bertahun-tahun lalu.</p>



<p>“Ini sudah lama, kalau tidak salah hampir 5 tahun sebelumnya. Alhamdulillah pada hari ini, pembangunan sudah terlaksana. Masyarakat tentu berharap, hasilnya bisa diterima dengan baik,&#8221; ujarnya, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p>Sholeh juga menyampaikan kebutuhan jangka panjang masyarakat di Desa Ampel. “Yang kami inginkan kelangsungannya. Dari sini sampai ke balai desa itu sudah lama sekali belum dibangun. Dulu sempat dibangun, tapi karena kendaraan besar semuanya lewat sini, jalan cepat rusak. Tapi alhamdulillah sekarang sudah dimulai. Mudah-mudahan ini bisa membawa Desa Ampel ke depan lebih baik,” ujarnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Korwil Bina Marga Wilayah Ambulu, Nurcahyono, menjelaskan jika secara teknis bahwa perbaikan di Desa Ampel dilakukan di beberapa titik prioritas. “Total ada empat titik. Pertama di kawasan Al-Falah, yang kedua di sebelah balai desa ke barat, kemudian dari barat ke timur ada dua titik lagi. Lalu satu titik tambahan di Sambiringik,” terangnya.</p>



<p>Dirinya memaparkan, bahwa pekerjaan ini dilakukan secara bertahap, mengikuti sistem giliran dari pihak penyedia AMP. “Banyak yang menunggu giliran. Setelah pekerjaan penutupan selesai, desa bisa request ke KBMP untuk melanjutkan kegiatan overlay, supaya kontur jalannya benar-benar siap dan hasilnya lebih maksimal,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu di wilayah Arjasa, perbaikan dilakukan melalui penambalan lubang jalan oleh UPT setempat. Mandor pelaksana wilayah Arjasa, Arif, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan terus-menerus mengikuti tingkat kerusakan di lapangan.</p>



<p>“Tiga nanti, yang banyak. Ini muter terus, tergantung seberapa parah kerusakannya,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya juga menerangkan, bahwa ukuran tambalan tidak seragam karena menyesuaikan kondisi tiap titik. “Lebarnya bisa satu ruas jalan penuh, tergantung kerusakan. Hari ini kami melakukan penambalan di sepanjang wilayah Arjasa dan lanjut sampai jembatan di sebelah sana,” jelasnya.</p>



<p>Pengaspalan jalan ini disambut gembira oleh warga. Seperti dituturkan oleh pemuda setempat bernama Halif, warga Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan. Menurutnya dengan perbaikan jalan ini, aktivitas lalu lintas akan menjadi lebih lancar. Kualitas jalan yang baik tanpa akan mengurangi resiko kecelakaan pengguna jalan. &#8220;Perbaikan jalan ini ditunggu warga. Saat jalan kualitasnya baik, maka resiko kecelakaan akan semakin kecil. Lalu lintas akan menjadi lebih lancar,&#8221; katanya.</p>



<p>Halif juga mengapresiasi upaya pemerintahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tempat tinggalnya. &#8220;Meski perbaikan jalan adalah kewajiban dari pemerintah, tapi tetap harus diapresiasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perbaikan dilakukan serentak agar ruas-ruas yang rusak dapat segera aman kembali dilalui masyarakat. Rangkaian kegiatan peningkatan dan penambalan jalan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperbaiki kualitas jalan sebagai sarana vital mobilitas masyarakat.</p>



<p>Pemerintah memastikan bahwa perbaikan infrastruktur akan terus berlanjut sesuai kebutuhan, prioritas dan kesiapan teknis di lapangan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga di Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227867</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Hadiri Pelaksanaan Hyang Argopuro Festival di Desa Wisata Adat Arjasa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-hadiri-pelaksanaan-hyang-argopuro-festival-di-desa-wisata-adat-arjasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[arjasa,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hyang Argopuro Festival ke-8 Tahun 2024 kembali digelar di Desa Wisata Adat Arjasa, Kecamatan Arjasa, Minggu (15/09/2024). Dalam momen itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Event tahunan yang masuk dalam lima besar event Desa Wisata Nasional tahun 2024, itu menampilkan upacara Adat Mendhak Tirta Manggala Hyang di Sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Hyang Argopuro Festival ke-8 Tahun 2024 kembali digelar di Desa Wisata Adat Arjasa, Kecamatan Arjasa, Minggu (15/09/2024). Dalam momen itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat.</p>



<p>Event tahunan yang masuk dalam lima besar event Desa Wisata Nasional tahun 2024, itu menampilkan upacara Adat Mendhak Tirta Manggala Hyang di Sedang Tirtha Amertha Rajasa. Ini sebagai bentuk rasa syukur atas sumber mata air yang menghidupi masyarakat setempat.</p>



<p>Hyang Argopuro Festival sendiri, diisi dengan beragam penampilan adat yang juga menjadi upaya pengembangan dan pelestarian adat budaya hingga promosi wisata. Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember serta Kelompok Sadar Wisata Desa Arjasa.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu berharap agar pelaksanaan senantiasa dikemas sangat apik. Termasuk, selalu melibatkan UMKM dalam rangka mengangkat perekonomian di masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kearifan lokal yang ada di Jember harus terus dioptimalkan. Begitu juga keberadaan UMKM, harus terus dibina dan dimaksimalkan,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Jember, Bambang Rudianto, mengatakan bahwa Desa Wisata Arjasa merupakan salah satu dari enam desa yang dinobatkan oleh Kemenparekraf RI untuk menyelenggarakan Senandung Dewi. Pelaksanaan rangkaian Senandung Dewi Hyang Argopuro Festival sendiri diawali upacara adat Mendak Tirta Manggala Hyang, yang berlangsung di Sendang Tirta Amerta Rajasa, Desa Arjasa. Mendak Tirta Manggala Hyang merupakan prosesi pengambilan air suci untuk pembersihan dan penyucian diri. Ritual ini dimulai dengan berdoa, yang diiringi dengan tabuhan musik tradisional.</p>



<p>&#8220;Desa wisata Arjasa merupakan salah satu dari enam desa yang dinobatkan oleh Kemenparekraf RI untuk menyelenggarakan Senandung Dewi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa dalam rangkaian festival itu juga ditampilkan tarian Ta&#8217; Butaan yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Kemudian, sajian unik berupa nasi Gudug yang merupakan kuliner khas Desa Arjasa berupa nasi dengan sari daun gempol, disajikan dengan aneka sayuran seperti nangka muda, kacang panjang dan daun singkong. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Jatim Serahkan Bantuan 20 Unit RTLH untuk Warga di Kecamatan Arjasa Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/bank-jatim-serahkan-bantuan-20-unit-rtlh-untuk-warga-di-kecamatan-arjasa-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[arjasa,]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211033</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bank Jatim menyerahkan bantuan berupa sebanyak 20 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk beberapa warga di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jumat (21/06/2024) tadi. Bantuan renovasi rumah sebagai bentuk kepedulian pihak bank terhadap masyarakat kurang mampu, itu diberikan kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam rangkaian penandatanganan kartu kredit dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bank Jatim menyerahkan bantuan berupa sebanyak 20 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk beberapa warga di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jumat (21/06/2024) tadi. Bantuan renovasi rumah sebagai bentuk kepedulian pihak bank terhadap masyarakat kurang mampu, itu diberikan kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam rangkaian penandatanganan kartu kredit dengan Pemkab Situbondo. Hadir dalam pelaksanaan itu, SEVP Korporasi Sindikasi dan Kelembagaan Bank Jatim Pusat, Pimpinan cabang Bank Jatim Situbondo, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan penerima bantuan RTLH.</p>



<p>SEVP Korporasi Sindikasi dan Kelembagaan Bank Jatim Pusat, Kurniawan, mengatakan bahwa bantuan yang dilakukan Bank Jatim sebagai bentuk kegiatan sosial terhadap masyarakat. Sehingga, masyarakat dapat merasakan manfaat atas keberadaan Bank Jatim.</p>



<p>“Bank Jatim inikan miliknya masyarakat Jawa Timur dan pemegang sahamnya itu Pemda dan masyarakat Jawa Timur. Jadi, sudah sepantasnya dan kewajiban harus memberikan sesuatu, peduli kepada masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Kemudian, Kurniawan juga memastikan bahwa bantuan RTLH untuk warga Situbondo, ke depan akan ditambah. Ini dilakukan, agar masyarakat bisa memiliki rumah yang nyaman untuk dijadikan tempat tinggal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sekarang 20 unit RTLH yang diserahkan kepada masyarakat. Insyallah, ke depan renovasi terhadap rumah tidak layak huni akan ditambah,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Karna Suswandi mengapresiasi langkah yang dilakukan Bank Jatim. Bantuan yang diberikan, tentunya sangat membantu masyarakat. Sehingga, rumah bantuan bisa ditempati dengan nyaman.</p>



<p>“20 unit rumah yang sudah direhabilitasi oleh Bank Jatim, itu alhamdulillah progresnya sudah bagus. Tinggal, bagaimana ke depan kita mampu meningkatkan kerja sama yang kita bangun antara pemerintah daerah dan Bank Jatim,” kata bupati yang akrab disapa Bung Karna.</p>



<p>Bung Karna menambahkan, pembangunan RTLH akan terus dilakukan. Ini sebagai upaya pemerintah untuk memberikan bantuan tempat tinggal yang lebih baik.</p>



<p>“Ke depan tentu akan menjadi prioritas kami. Selain menggunakan dana APBD, kita terus membangun juga melalui CSR untuk bisa lebih banyak membangun RTLH,” papar Bupati Karna. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Padi BK 01 di Desa Lamongan Arjasa, Bupati Situbondo Sampaikan 1 Hektare Hasilkan 8 Ton </title>
		<link>https://memontum.com/panen-padi-bk-01-di-desa-lamongan-arjasa-bupati-situbondo-sampaikan-1-hektare-hasilkan-8-ton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 13:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[arjasa,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hasilkan]]></category>
		<category><![CDATA[hektare]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207593</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, panen padi jenis BK 01 Agritan di lahan persawahan Harapan Makmur, Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kamis (21/03/2024) tadi. Seperti diketahui, Padi BK 01 Agritan menjadi produk andalan di Kabupaten Situbondo dan hasilnya sangat memuaskan. &#8220;Alhamdulillah, hasil ubinan tadi setelah ditimbang mencapai 5,3 kilogram. Sehingga, dalam satu hektarenya kurang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, panen padi jenis BK 01 Agritan di lahan persawahan Harapan Makmur, Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kamis (21/03/2024) tadi. Seperti diketahui, Padi BK 01 Agritan menjadi produk andalan di Kabupaten Situbondo dan hasilnya sangat memuaskan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hasil ubinan tadi setelah ditimbang mencapai 5,3 kilogram. Sehingga, dalam satu hektarenya kurang lebih bisa menghasilkan 8,48 ton,&#8221; kata Bupati Karna, sesuai melakukan panen raya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bung Karna-sapaan akrab Bupati Situbondo menjelaskan, dengan hasil panen yang mencapai 8 ton lebih per hektare, maka dapat dipastikan Padi BK mampu meningkatkan pendapat ekonomi para petani. &#8220;Beras yang dihasilkan dari Padi BK 01 dan 02 Agritan, cukup pulen. Sehingga, sangat disukai oleh masyarakat dan petani pun juga turut suka, karena padi ini tidak terlalu banyak memerlukan Pupuk Urea,&#8221; jelas Bupati Situbondo. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207593</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
