<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Arsitektur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/arsitektur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Sep 2024 11:16:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Arsitektur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tawarkan Destinasi Wisata Bangunan Arsitektur Belanda, Bupati Jember Resmikan Kampung Belgia</title>
		<link>https://memontum.com/tawarkan-destinasi-wisata-bangunan-arsitektur-belanda-bupati-jember-resmikan-kampung-belgia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[belgia]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214203</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan Wisata Kampung Belgia, Minggu (15/09/2024) tadi. Destinasi wisata ini, terletak di Dusun Sumberwadung, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Bupati Hendy dalam kesempatan itu mengatakan bahwa destinasi wisata Kampung Belgia merupakan area Perkebunan Sumberwadung yang dikelola PDP Kahyangan Jember. Perkebunan ini, merupakan perkebunan peninggalan Belanda dan secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan Wisata Kampung Belgia, Minggu (15/09/2024) tadi. Destinasi wisata ini, terletak di Dusun Sumberwadung, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu mengatakan bahwa destinasi wisata Kampung Belgia merupakan area Perkebunan Sumberwadung yang dikelola PDP Kahyangan Jember. Perkebunan ini, merupakan perkebunan peninggalan Belanda dan secara resmi mengalami nasionalisasi tahun 1969.</p>



<p>Setelah resmi menjadi perusahaan daerah perkebunan, PDP Sumberwadung mengalami beberapa kali peremajaan. Baik itu bangunan maupun peralatan pabrik. Meski begitu, peremajaan tersebut tidak sampai mengubah wajah arsitektur bangunan yang ada. Meskipun perkebunan tersebut telah berusia 100 tahun lebih, namun arsitektur bangunannya tidak berubah. Bahkan, masih ada peralatan pabrik yang masih beroperasi dengan baik.</p>



<p>Selain menawarkan pemandangan perkebunan dengan pohon karet yang menjulang tinggi, Wisata Kampung Belgia juga menawarkan tipologi bangunan arsitektur Belanda. &#8220;Wisata Kampung Belgia ini merupakan salah satu destinasi wisata heritage yang telah berusia 100 tahun lebih. Bahkan, ada gedung dan peralatan yang sudah berusia 100 tahun lebih. Ini tentunya menjadi kebanggaan,&#8221; kata Bupati Hendy saat melakukan peresmian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy berharap, bahwa keberadaan Wisata Kampung Belgia ini bisa kian meningkatkan ekonomi kerakyatan, selain PAD dari hasil perkebunan. Termasuk, PDP Kahyangan memaksimalkan potensi wisata yang ada di Gunung Pasang.</p>



<p>“Destinasi Kampung Belgia ini sangat bagus untuk terus dikembangkan. Bahkan, siswa yang ada di Jember, juga bisa direkomendasikan melakukan kunjungan ke sini,” ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, saat mengunjungi destinasi Kampung Belgia ini, maka wisatawan akan dibawa melintasi ruang dan waktu. Dimana, wisatawan seakan-akan kembali pada masa Hindia Belanda.</p>



<p>Terkait pengembangan, bupati menyampaikan bahwa Pemkab Jember melalui PDP Kahyangan, diharapkan terus berkolaborasi dengan pelaku wisata dalam mengembangkan perkebunan Sumberwadung menjadi destinasi wisata. Karena, Pemkab Jember akan memberikan dukungan terhadap pengembangan wisata, dengan membangun sarana dan prasarana, agar para pengunjung bisa betah dan nyaman.</p>



<p>Selain itu, Pemkab Jember juga akan memberikan pelatihan terhadap masyarakat setempat terkait pengembangan UMKM. Termasuk, akan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara penyambutan wisatawan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asian Contest Of The Architectural Rookie Award kembali Digelar</title>
		<link>https://memontum.com/asian-contest-of-the-architectural-rookie-award-kembali-digelar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2019 02:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Rookie Award]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Kristen Petra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/29541-dandim-0818-hadiri-peresmian-take-off-area-paralayang-di-lawang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rookie Award kembali digelar, tahun ini sudah memasuki yang ke &#8211; 8. Rookie Award ini merupakan kompetisi karya khusus mahasiswa arsitektur tingkat satu hingga tiga dari berbagai negara yang ada di Asian. Universitas Kristen Petra Surabaya dipilih menjadi tuan rumah seleksi nasional untuk mewakili Indonesia bersaing di Jepang. “Dulu di Organaizer dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rookie Award kembali digelar, tahun ini sudah memasuki yang ke &#8211; 8. Rookie Award ini merupakan kompetisi karya khusus mahasiswa arsitektur tingkat satu hingga tiga dari berbagai negara yang ada di Asian.</p>
<p>Universitas Kristen Petra Surabaya dipilih menjadi tuan rumah seleksi nasional untuk mewakili Indonesia bersaing di Jepang.</p>
<p>“Dulu di Organaizer dari UI, mulai dari 1-7, lalu kita mengajukan ke akara lbagaiamana kalau kita yang jadi tuan rumah di Rookie Award yang ke -8,” Tutur Sylviana Putri selaku ketua pelaksana</p>
<p>Tema yang diusung kali ini adalah tentang Man dan Nature. Dipilih karena ingin mengetahui pandangan dan tata cara dalam memaknai konsep hubungan antara manusia dengan alam didalam karya arsitektur.</p>
<p>Total peserta dalam seleksi nasional ini diikuti oleh 20 karya terbaik, yang sebelumnya ada 60 karya yang mengikuti kompetisi ini. Peserta diikuti dari beberapa universitas di Indonesia, antara lain Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Universitas Katolik Parahyangan Bandung serta Universitas Kristen Petra sendiri.</p>
<p>“Dalam sekarang 20 karya, sebelumnya ada 60 karya yang sudah kami seleksi secara internal. Nanti dari seleksi ini akan diambil 3 besar dan satu favorit. Nanti yang akan berangkat mewakili indonesia hanya 1 orang,” jelas sylviana.</p>
<p>Kriteria yang ditentukan untuk lolos mewakili indonesia adalah bagaimana karya itu dapat menunjukan kesinambungan antara arsitektur, human dan nature. Dalam hal ini nature harus mempertimbangkan titik lokasi. Bukan berarti disebuah pedesaan atau di hutan. Dalam mendirikan sebuah bangunan harus melihat kondisi alam disekitar. Dalam seleksi ini peserta diberi waktu 7 menit untuk presentasi.</p>
<p>Kalau dari Universitas Petra mengeluarakan rancangan tentang arsitektur simbolik. Arsitektur dengan mempunyai makna. Salah satu mahasiswa kami membuat arsitektur masjid.</p>
<p>Dalam seleksi ini menghadirkan 3 juri, diantaranya Youngil Lee President Of Asia United Architecture Association, Ketut Artahana-Arte Arcitect Associates dan Rudy Kelana Wahana Architects.</p>
<p>Salah satu peserta dari Universitas Katolik Parahayangan mengusung tema taman budaya Jawa Barat yang karyanya diberi nama Hyang Giri. Taman budaya yang dimaksud adalah Dagu Tea house bekas bangunan yang sebelumnya digunakan untuk meminum tea.</p>
<p>Karena desain dan fungsinya tidak tidak sesuai, maka Gevin Timotous disarankan untuk mengubah konsep ulang taman budaya. “Bandung daerah danau purba kala dikelilingi oleh daratan tinggi.untk membuat ringkasan alam bandung dalam skala mikro,” jelas Gevin yang berumur 20 tahun ini.</p>
<p>Dalam arsitektur budaya Jawa barat ini tidak memiliki desain khusus. Sehingga dibuat dengan pendekatan Neo Vernakular pendekatan dengan konstruksi penggunanaan material lokal tetapi strukturnya modern. Neo Vernakular sendiri mennggunakan material awi, bambu, dll. Proses membuat desainnya kuranh lebih dimuali dari bulan Januari &#8211; Mei.<strong> (Ard/Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29541</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB Kirim 4 Mahasiswa Arsitektur Sebagai Delegasi WUF9 PBB</title>
		<link>https://memontum.com/ub-kirim-4-mahasiswa-arsitektur-sebagai-delegasi-wuf9-pbb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 13:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[UN-HABITAT]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28678-ub-kirim-4-mahasiswa-arsitektur-sebagai-delegasi-wuf9-pbb</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; World Urban Forum (WUF) merupakan acara yang dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tepatnya UN-HABITAT. Forum WUF ke-9 ini mengambil tema “Cities 2030, Cities for All: Implementing the New Urban Agenda”, yang digelar di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), selama 7 hari (7-14/2/2018). Sebagai universitas yang menargetkan pencapaian World Class Entrepreneur University [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; World Urban Forum (WUF) merupakan acara yang dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tepatnya UN-HABITAT. Forum WUF ke-9 ini mengambil tema “Cities 2030, Cities for All: Implementing the New Urban Agenda”, yang digelar di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), selama 7 hari (7-14/2/2018).</p>
<p>Sebagai universitas yang menargetkan pencapaian World Class Entrepreneur University (WCEU), Universitas Brawijaya (UB) mengirimkan 4 delegasikan dari mahasiswa prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB), yaitu Dezzalina Dyana Paramita (A’15), Nailla Kirana (A’15), Windhy Frida (A’15) serta Alaa’ Geis Bawazier (A’15). &#8220;Menjadi suatu kebanggaan bagi kami menjadi delegasi acara ini,&#8221; jelas Nailla Kirana, mewakili rekan-rekannya.</p>
<p>Forum ini memiliki fokus tujuan sebagai alat untuk mencapai Agenda 2030 dan Sustainable Development Goals (SDGs), dengan memiliki lebih dari 500 forum dan acara lainnya. Dimana membebaskan peserta memilih forum apa saja yang akan diikuti. Selain forum, terdapat berbagai jenis kegiatan, seperti kegitan pelatihan, kunjungan teknis, forum tentang aksi yang telah dilakukan kota- kota tertentu, maupun kegiatan sampingan lainnya.</p>
<p>&#8220;Selama 7 hari, kami mengikuti forum. Dalam forum hadir juga Bu Risma, walikota Surabaya yang menjelaskan mengenai pencapaian Taman Bungkul di Asian Townscape Awards 2013, kemudian ada walikota Bogor Bima Arya yang menjelaskan mengenai slum upgrading,&#8221; jelas Dezzalina Dyana Paramita.</p>
<p>Setelah pembukaan pleno, Women’s Assembly, Business Assembly dan Children and Youth Assembly, bertemu secara paralel sepanjang hari untuk membahas aksi untuk memajukan pelaksanaan New Urban Agenda (NUA) dan Sustainable Development Goals 11 (SDG 11) di kota-kota.</p>
<p>&#8220;WUF9 UN-Habitat menekankan tujuan NUA, dan menggarisbawahi peran UN-Habitat sebagai focal point untuk pelaksanaannya,&#8221; ungkap Direktur Eksekutif UN-Habitat, Maimunah Mohd Sharif, sembari membuka sidang menyambut delegasi WUF9 yang bersedia datang ke negara asalnya.</p>
<p>&#8220;Kami mencatat bahwa lebih dari 50 persen populasi dunia sekarang tinggal di daerah perkotaan. Dan kami berharap peserta yang hadir dalam forum ini untuk memainkan peran masing-masing sebagai bagian lapisan masyarakat, dalam membuat kota-kota aman, inklusif, berkelanjutan dan sejahtera,&#8221; jelas Noh Omar, Menteri Perkotaan, Perumahan dan Pemerintah Daerah, Malaysia. </p>
<p>Dewan Perencanaan Kota Abu Dhabi, Falah Al Ahbabi, sekaligus Direktur Jenderal UN-Habitat, bersedia menyambut peserta WUF10 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada tahun 2020. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28678</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
