<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>asli &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/asli/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jul 2023 09:50:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>asli &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Kota Malang Rapat Paripurna Pemberhentian Wali Kota dan Wakil, Berharap Pj Asli dari Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-rapat-paripurna-pemberhentian-wali-kota-dan-wakil-berharap-pj-asli-dari-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[asli]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberhentian]]></category>
		<category><![CDATA[rapat]]></category>
		<category><![CDATA[wakil]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk pertama kalinya, DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna pemberhentian Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, untuk masa jabatan 2018-2023 di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (27/07/2023) tadi. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa paripurna pemberhentian Wali Kota Malang dan Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk pertama kalinya, DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna pemberhentian Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, untuk masa jabatan 2018-2023 di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (27/07/2023) tadi.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa paripurna pemberhentian Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang masa jabatan 2018-2023, dilakukan berdasarkan surat dari Kementerian dalam negeri (Kemendagri) yang telah masuk pada DPRD Kota Malang. &#8220;Setelah usulan pemberhentian ini, nanti kita rapat lagi penentuan tiga nama dan langsung di paripurnakan. Pemanggilannya, maksimal 7 Agustus 2023, karena di 8 Agustus 2023 kita sudah paripurna dan 9 Agustus 2023, kita kirimkan di sela-sela pembahasan KUA dan KUPA,” jelas Made.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa penggodokan tiga nama usulan Pj tersebut berdasarkan musyawarah mufakat. Untuk nama-nama tersebut, adalah mereka yang telah masuk pada tahap penjaringan yang telah dilakukan oleh DPRD Kota Malang.&nbsp;</p>



<p>“Sebelumnya, kita sudah melakukan tahap penjaringan yang lima nama itu. Nantinya, kita akan panggil kelima-limanya secara tertutup. Mereka tidak perlu menyampaikan visi misi, karena mereka tidak boleh menjalankan visi misi. Namun, hanya menjalankan RKPJ yang ditentukan,” tuturnya.</p>



<p>Made berharap, nantinya yang menjadi Pj Kota Malang adalah mereka yang berasal dari Kota Malang. Namun, jikalau nantinya yang terpilih dari luar calon yang sudah diusulkan oleh DPRD Kota Malang, maka pihaknya tetap harus menerima karena hal tersebut merupakan bagian dari demokrasi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kita harapkan Pj nantinya dari Kota Malang. Makanya kita tidak menerima usulan dari luar, karena itu bagian agar lebih gampang berkomunikasi dengan usulan dari Kota Malang, yang sudah berhubungan lama dengan kita. Tapi, keputusan tetap ada di Kemendagri dan presiden, karena kita tidak bisa memaksakan. Pertimbangan kita sampaikan di berita acara paripurna, yang kita usulkan ada dasarnya apa saja. Sepahit apapun harus kita terima,” ujar Made.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan perasaannya cukup lega apabila nantinya 24 September 2023, masa kepemimpinannya berakhir. Sebab, pertanggungjawaban yang sesungguhnya menurutnya bukan hanya kepada manusia tetapi yang berat adalah kepada Tuhan, yang memberikan amanah.</p>



<p>“Pertanggungjawaban yang paling berat ini kepada Tuhan yang maha kuasa. Manusia bisa dibohongi, tapi tuhan tidak bisa dibohongi. Hidup ini juga sudah ditentukan oleh tuhan, maka yang kami jalani tidak neko-neko. Bagi saya ini hal yang biasa,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Namun, ujarnya, masih ada beberapa program yang perlu dituntaskan. Sehingga, pihaknya berharap komitmen untuk membangun Kota Malang bebas dari banjir dan tidak macet bisa diselesaikan, meskipun masih terus berproses.</p>



<p>“Harapannya, kalau PR peninggalan yang lama selesai itu lega. Seperti tiga pasar, jeking, sehingga bagaimana membangun komitmen Kota Malang ini benar benar tidak banjir dan tidak macet, itu terus berproses dan mudah mudahan akan menjadikan sesuatu yang baik. Manusia tidak ada yang sempurna,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, masa hitungan non aktif jabatan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, periode 2018-2023, yaitu pada 24 September 2023 mendatang. Sehingga, nantinya Pj langsung dilantik oleh gubernur dan Ketua DPRD Kota Malang, akan datang menyaksikan. Kemudian, pada 25 September 2023, Pj Kota Malang sudah running memimpin Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>34 Durian Varietas Asli Unggulan Trenggalek Meriahkan Kontes Durian Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/34-durian-varietas-asli-unggulan-trenggalek-meriahkan-kontes-durian-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[asli]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kontes]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[Varietas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sebanyak 34 peserta mengikuti kontes durian yang terpusat di Kampung MTS Agrowisata Desa Karanganom, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. Seperti diketahui, bulan-bulan ini di Kota Keripik Tempe, tengah memasuki musim durian. Seluruh buah yang diikutkan kontes, itu merupakan durian dengan varietas unggul yang ada di wilayah tersebut. Harapannya, melalui kontes ini akan muncul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sebanyak 34 peserta mengikuti kontes durian yang terpusat di Kampung MTS Agrowisata Desa Karanganom, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. Seperti diketahui, bulan-bulan ini di Kota Keripik Tempe, tengah memasuki musim durian.</p>



<p>Seluruh buah yang diikutkan kontes, itu merupakan durian dengan varietas unggul yang ada di wilayah tersebut. Harapannya, melalui kontes ini akan muncul varietas baru yang lebih unggul.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Didik Susanto, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang menggali potensi durian lokal berkualitas unggul. &#8220;Kontes durian ini dilaksanakan guna menjaring potensi durian asli Trenggalek, dengan kualitas unggul. Kalau untuk totalnya pesertanya, ada 34 dan semuanya nanti akan masuk penjurian dari tim,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Senin (26/06/2023) siang.</p>



<p>Dari total peserta, tambahnya, masing-masing pemilik durian memberi nama tersendiri varietas yang diikutsertakan dalam kontes. Hanya saja, kesamaannya semua merupakan varietas lokal asli Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Biasanya yang ikut kontes ini, mereka yang berasal dari daerah penghasil buah durian. Seperti Kecamatan Watulimo, Kampak, Dongko, Pule dan kecamatan lain,&#8221; kata Didik.</p>



<p>Dirinya menambahkan, hasil dari penilaian tim juri, nantinya akan diberikan kepada panitia untuk diumumkan. Dalam kontes durian ini, terdapat 12 kriteria penilaian, mulai dari rasa, aroma hingga ketebalan daging.</p>



<p>&#8220;Penilaiannya nanti akan menghasilkan tiga terbaik. Kalau untuk varietasnya, tergantung dari pesertanya menamai masing-masing durian itu. Ada yang dinamai orang yang menanam, bentuk durian, nama daerah, dan juga ciri khas durian tersebut. Tidak lupa, tim akan menilai rasa dari buah durian itu sendiri,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Didik menyampaikan, kontes durian ini merupakan salah satu agenda tahunan yang digelar oleh Pemkab Trenggalek. Meski sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, namun pada 2023 kontes durian dapat digelar kembali.</p>



<p>&#8220;Karena pandemi Covid-19 semakin melandai, kegiatan kontes durian ini bisa gelar kembali. Tahun-tahun sebelumnya, kontes ini digelar di Kecamatan Watulimo dan Kampak,&#8221; terang Didik.</p>



<p>Tidak hanya menggelar kontes, dalam acara ini juga diadakan bursa durian murah. Pengunjung bisa memilih buah durian dengan harga yang terjangkau. Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu daerah penghasilan durian terbesar di Indonesia, karena memiliki 650 hektare hutan durian.</p>



<p>&#8220;Di sini juga ada Bazar UMKM, Bazar bibit durian dan tanaman lainnya. Jadi masyarakat masyarakat yang datang bisa ikut melihat durian-durian yang ikut kontes sekaligus belajar,&#8221; paparnya.</p>



<p>Perlu diketahui, kontes durian ini dilaksanakan 2 hari sejak Minggu (25/06/2023) hingga Senin (26/06/2023) dimulai pukul 08.00 hingga selesai. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191849</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
