<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>asrama &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/asrama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Nov 2025 14:07:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>asrama &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>AHY Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi Jadi Kawasan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/ahy-tinjau-progres-revitalisasi-pasar-induk-dan-asrama-inggrisan-banyuwangi-jadi-kawasan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[inggrisan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227328</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage. Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage.</p>



<p>Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan sendiri, ditargetkan tuntas akhir 2025 dan bisa beroperasi Januari 2026. Kedua bangunan tersebut, mulai direvitalisasi oleh Kemen PU pada Oktober 2024, dengan anggaran total Rp 152 miliar. Sementara hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 52 persen.</p>



<p>&#8220;Kami meninjau lokasi Pasar Induk Banyuwangi yang saat ini tengah direvitalisasi. Proyek ini sudah dikerjakan kurang lebih selama satu tahun dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2025 agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,&#8221; kata AHY, didampingi Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Kemen PU dan Forkopimda Banyuwangi.</p>



<p>Pasar Induk Banyuwangi dibangun di atas lahan 10.600 meter persegi, dengan 2 bangunan utama, yakni pasar sisi utara setinggi 2 lantai terdiri dari 209 los atau kios dan pasar sisi selatan dengan 2 lantai memiliki 568 kios atau los. Secara keseluruhan, luas bangunan utama pasar adalah 15.872 meter persegi dengan kapasitas 777 kios atau los, yang terdiri dari 194 kios dan 583 los.</p>



<p>“Harapannya, ini bisa semakin menghidupkan pasar dari sebelumnya. Dengan hadirnya Pasar Induk yang telah direvitalisasi ini, mudah-mudahan semakin menggeliatkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi,” papar AHY.</p>



<p>Diharapkan, para penjual dan para pembeli bisa nyaman datang ke tempat Pasar Induk, berbelanja dan berjualan. &#8220;Sekali lagi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan Kabupaten Banyuwangi,” imbuhnya.</p>



<p>AHY juga mengaku terkesan, dengan arsitektur Pasar Induk Banyuwangi dan Inggrisan yang tetap mempertahankan sejarah serta menonjolkan kearifan lokal. “Arsitekturnya menarik sekali karena tetap berusaha mempertahankan kekhasan Banyuwangi. Bahkan tadi ada sebagian yang juga dipertahankan sebagai heritage,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pasar Induk Banyuwangi didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas 2 lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.</p>



<p>Sementara Asrama Inggrisan, merupakan salah satu obyek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya.</p>



<p>Orisinalitas bangunannya, akan tetap dipertahankan. Nantinya, akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.</p>



<p>Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.</p>



<p>AHY sendiri juga mengaku senang, revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Saya senang ada 250 pekerja setiap hari, yang sebagian berasal dari Banyuwangi. Mudah-mudahan proyek ini juga terus bisa membuka lapangan pekerjaan yang baik,” tambahnya.</p>



<p>Project Manager Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan, Ikhwan Fatoni, menambahkan saat ini progres telah mencapai 52 persen. “Ini sudah secara keseluruhan, baik Pasar Induk maupun Asrama Inggrisan karena memang satu paket. Memang masih ada pekerjaan struktur sedikit yang harus kita selesaikan. Seperti ram tangga dan penyelesaian atap. Selebihnya sudah mulai ke pekerjaan pembuatan kios-kios dan nanti finishing kios,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya optimis, proyek akan rampung tepat waktu, pada Desember 2025 mendatang. “Kami akan berupaya, kalau memang diperlukan kami akan segera tambah jumlah pekerja agar selesai sesuai target,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang terus mendukung kemajuan Banyuwangi. “Semoga nantinya Pasar Induk dan Asrama Inggrisan yang tampil dengan wajah baru ini bisa menjadi destinasi baru bagi wisatawan sehingga semakin menggeliatkan ekonomi warga kami,” harap Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SRMP 16 Kota Malang Terapkan Kurikulum SMP Reguler dengan Penyesuaian Asrama</title>
		<link>https://memontum.com/srmp-16-kota-malang-terapkan-kurikulum-smp-reguler-dengan-penyesuaian-asrama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyesuaian]]></category>
		<category><![CDATA[reguler]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223915</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang resmi memulai kegiatan belajar mengajar, Senin (14/07/2025) tadi. Di hari pertama itu, para siswa tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tetapi juga mulai tinggal di asrama sebagai bagian dari sistem pendidikan berbasis boarding school. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang resmi memulai kegiatan belajar mengajar, Senin (14/07/2025) tadi. Di hari pertama itu, para siswa tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tetapi juga mulai tinggal di asrama sebagai bagian dari sistem pendidikan berbasis boarding school.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa kurikulum yang diterapkan di SRMP tetap mengacu pada kurikulum Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada umumnya. Hanya saja, karena konsep sekolah tersebut berbasis asrama, terdapat sejumlah penyesuaian.</p>



<p>&#8220;Kurikulum kurang lebih sama dengan sekolah reguler. Tapi karena ini boarding school, tentu ada penyesuaian. Misalnya terkait aturan asrama, kegiatan keimanan dan ketakwaan (imtaq), serta pendampingan melalui wali asuh,&#8221; jelas Suwarjana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa peran wali asuh sangat penting dalam sistem asrama, karena para siswa tinggal penuh di lingkungan sekolah. Terlebih, wali asuh sendiri telah dipilih melalui proses seleksi oleh pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Kalau di rumah, anak-anak diasuh orang tua. Tapi di sini, semua siswa harus berasrama, meskipun rumahnya dekat. Maka, wali asuh dibutuhkan untuk mendampingi kehidupan mereka sehari-hari di asrama. Beda dengan wali kelas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, para guru yang bertugas di SRMP merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Hal itu dilakukan untuk memastikan kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa berjalan optimal.</p>



<p>Sementara itu, Kepala SRMP 16 Kota Malang, Rida Afrilyasanti, menyampaikan bahwa pembiasaan hidup mandiri menjadi bagian penting dalam pendidikan di SRMP. &#8220;MPLS hampir sama dengan sekolah reguler, tetapi ada tambahan pembiasaan kehidupan berasrama. Anak-anak belajar mandiri dan mengatur waktu belajar secara disiplin,&#8221; ucap Rida. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Pelaksanaan SR di Kota Malang, Wali Kota bersama Kemensos Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Asrama</title>
		<link>https://memontum.com/hari-pertama-pelaksanaan-sr-di-kota-malang-wali-kota-bersama-kemensos-pastikan-kesiapan-fasilitas-dan-asrama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223906</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau langsung pelaksanaan hari pertama masuk di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang, Senin (14/07/2025) tadi. Kunjungan itu dilakukan, untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama hingga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sementara pelaksanaan peninjauan itu, dilakukan bersama perwakilan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau langsung pelaksanaan hari pertama masuk di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang, Senin (14/07/2025) tadi. Kunjungan itu dilakukan, untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama hingga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).</p>



<p>Sementara pelaksanaan peninjauan itu, dilakukan bersama perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos), mengingat Kota Malang termasuk dalam tahap 1A pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa percepatan program tersebut merupakan instruksi dari Presiden RI, agar masyarakat segera merasakan manfaat pendidikan berbasis asrama.</p>



<p>&#8220;Ini saya didampingi Pak Direktur dari Kemensos. Hari ini adalah hari pertama anak-anak masuk Sekolah Rakyat. Ada tes kesehatan, MPLS dan nanti mereka juga mulai masuk ke asrama. Alhamdulillah semua sudah siap, baik ruang belajar maupun fasilitas asrama seperti kasur, guling, bantal, almari dan kamar mandi,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Di hari pertama tersebut, ada sebanyak 100 siswa yang terbagi dalam empat Rombongan Belajar (Rombel) menjalani tes kesehatan. Secara umum, menurutnya seluruh siswa tersebut dinyatakan sehat dan siap mengikuti proses belajar-mengajar.</p>



<p>&#8220;Secara umum, insyaallah sehat semua. Tadi kami juga sudah bertemu dengan keluarga, wali murid siswa SRMP. Yang selama ini mungkin tidak bisa merasakan, membayangkan bisa meneruskan pendidikan anaknya dan masuk ke SR. Karena SR ini berbeda. Konsen pemerintah ke SR ini juga istimewa,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menyampaikan, bahwa akan melakukan evaluasi menyeluruh selama bulan pertama tahun ajaran baru ini. Apabila ditemukan kekurangan, akan segera dikoordinasikan dan disampaikan pada pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Kalau ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, saya sudah minta kepada Ibu Kepala Sekolah agar segera berkoordinasi. Termasuk kalau ada keluhan dari orang tua siswa, silakan sampaikan ke kami,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Di akhir, Wali Kota Wahyu juga memberikan pesan kepada para siswa SRMP agar rajin belajar. Terlebih, seluruh sarana dan prasarana sudah terfasilitasi seluruhnya.</p>



<p>&#8220;Mereka harus belajar, belajar dan belajar. Karena semua Sarpras, fasilitas juga sudah dicukupi. Sudah disediakan dari pemerintah pusat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Pemerintah Kota Malang juga telah menandatangani perjanjian pinjam pakai bangunan milik Politeknik Kota Malang (Poltekom) selama lima tahun, sebagai lokasi sementara SRMP. Setelah masa pinjam pakai berakhir, sekolah direncanakan akan dipindahkan ke lahan milik Pemkot yang sudah disiapkan, yakni di Jalan Mayjens Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asrama SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/asrama-smk-muhammadiyah-1-kota-malang-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2024 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ruang asrama siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, di Jalan Galunggung, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendadak terbakar, Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 12.00. Ruangan yang berada di Lantai III gedung sekolah tersebut, terbakar hebat hingga membuat para siswa yang baru saja melaksanakan jamaah Salat Dhuhur, pun panik. Tidak ada korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ruang asrama siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, di Jalan Galunggung, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendadak terbakar, Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 12.00. Ruangan yang berada di Lantai III gedung sekolah tersebut, terbakar hebat hingga membuat para siswa yang baru saja melaksanakan jamaah Salat Dhuhur, pun panik.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 70 juta.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa setelah Salat Dhuhur berjamaah di masjid sekolah, salah seorang siswa penghuni asrama melihat kepulan asap keluar dari salah satu kamar asrama laki-laki yang berada di Lantai III gedung. Mengetahui ada kamar yang diduga terbakar, para siswa lari menuju kamar asrama untuk mengecek. Sesampainya di kamar asrama tersebut, saksi melihat kasur yang berada di sebelah pojok utara terbakar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Siswa yang melihat, awalnya berupaya memadamkan dengan cara memukulkan baju ke api. Namun karena usaha tersebut gagal, siswa tersebut kemudian berlari keluar untuk meminta bantuan. Sehingga, sdah ada upaya memadamkan api, namun saat itu api sudah membesar,&#8221; ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto.</p>



<p>Kejadian itu, ujarnya, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Klojen dan PMK Kota Malang. Petugas kemudian melakukan pemadaman. &#8220;Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Kami masih melakukan proses penyelidikan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala UPT Damkar Kota Malang, Agoes Soebekti, mengatakan bahwa setelah mendapat laporan pihaknya mengerahkan 3 unit mobil pemadam dengan 15 personel. Sesampai di lokasi kami segera melakukan pemadaman. Area yang terdampak 105 m2. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 70 juta,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216873</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Probolinggo Ground Breaking Gedung Asrama Santri Putra Ponpes Riyadlus Sholihin</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-probolinggo-ground-breaking-gedung-asrama-santri-putra-ponpes-riyadlus-sholihin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 13:45:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[breaking]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[ground]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[riyadlus]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[sholihin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212929</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menghadiri acara Ground breaking atau Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Asrama Santri Putra di Ponpes Riyadlus Sholihin, Jalan Lawu, Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (12/08/2024) tadi. Gedung tersebut direncanakan akan dibangun dua lantai dengan luas 1600 m2. Pembangunan ini, merupakan tindak lanjut program hibah untuk pondok pesantren [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menghadiri acara Ground breaking atau Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Asrama Santri Putra di Ponpes Riyadlus Sholihin, Jalan Lawu, Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (12/08/2024) tadi. Gedung tersebut direncanakan akan dibangun dua lantai dengan luas 1600 m2.</p>



<p>Pembangunan ini, merupakan tindak lanjut program hibah untuk pondok pesantren (Ponpes) dalam bentuk bangunan, mulai dari perencanaan hingga pembangunannya dilaksanakan oleh pemerintah. Gedung asrama dengan nilai kontrak Rp 8,6 miliar itu, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2024.</p>



<p>Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, didampingi Sekda Kota, Ninik Ira Wibawati dan Kepala Dinas PUPR-PKP, Setyorini Sayekti bersama Pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihin, Habib Hadi Zainal Abidin, melakukan peletakan batu pertama. Dalam kesempatan itu, juga sekaligus memastikan pihak pelaksana agar menjalankan progres pembangunan sesuai dengan target. Dengan begitu, kebutuhan asrama santri bisa segera dipenuhi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pembangunan ini harus selesai tepat waktu. Saya titip kepada semua terutama kepada pihak kontraktor pelaksana, gedung asrama ini dibangun sesuai spek dan tepat waktu. Begitu juga nanti dalam pengawasannya, progresnya harus benar-benar jelas,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengurus Ponpes Riyadhus Sholihin, Hafid Ahmad Salim, mengatakan bahwa bantuan hibah pembangunan gedung asrama ini akan sangat membantu kebutuhan hunian para santri yang saat ini terus bertambah tiap tahun. “Memang kebutuhan kamar untuk santri sangat mendesak, karena kamar yang sekarang itu tidak representatif untuk hunian santri. Setiap tahun santrinya bertambah. Tahun ini saja hampir 600 santri baru. Total ada lebih 4000 santri,” ungkapnya.</p>



<p>Hafid menambahkan, ikatan alumni dari Ponpes Riyadlus Sholihin juga kompak menjadi donatur untuk kelanjutan pembangunan asrama tersebut. Namun pihaknya harus menunggu tahun depan untuk dilanjutkan sesuai rencana. Dikarenakan pasca penyerahan bangunan itu oleh pemerintah setempat, juga harus menunggu hingga usai masa pemeliharaan.</p>



<p>Selepas kegiatan peletakan batu pertama, agenda dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Pj Nurkholis yang diserahkan kepada Pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihin, Habib Hadi Zainal Abidin. Turut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Wawan Soegiyantono dan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kota Probolinggo, Slamet Suwantoro. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212929</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Banyuwangi, Menteri PUPR Tinjau Progres Rencana Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-banyuwangi-menteri-pupr-tinjau-progres-rencana-revitalisasi-pasar-induk-dan-asrama-inggrisan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[inggrisan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau secara langsung progres rencana revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan destinasi wisata berupa bangunan bersejarah Asrama Inggrisan yang merupakan eks Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi, Sabtu (13/07/2024) tadi. Peninjauan tersebut, dilakukan Menteri Basuki dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. &#8220;Alhamdulillah, sekarang sudah tahapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau secara langsung progres rencana revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan destinasi wisata berupa bangunan bersejarah Asrama Inggrisan yang merupakan eks Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi, Sabtu (13/07/2024) tadi. Peninjauan tersebut, dilakukan Menteri Basuki dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, sekarang sudah tahapan lelang pekerjaan. Tinggal nanti pelaksanaan,&#8221; kata Menteri PUPR kepada Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Menteri Basuki dan rombongan melihat secara langsung kondisi Pasar Banyuwangi, yang saat ini sudah dibongkar dan siap untuk dilakukan pekerjaan pembangunan. Selanjutnya, rombongan berjalan kaki ke Asrama Inggrisan yang lokasinya cukup berdekatan.</p>



<p>&#8220;Untuk desainnya, kedua bangunan itu juga sudah disetujui. Untuk Asrama Inggrisan ini desainernya Yori Antar, desainer nasional yang sudah membangun banyak ikon heritage di Indonesia. Pasti hasilnya bagus,&#8221; tambah Menteri Basuki.</p>



<p>Revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk kemajuan Banyuwangi yang terus berinovasi. Dengan dukungan sarana dan prasarana infrastruktur, Menteri Basuki yakin Banyuwangi ke depan akan mengalami lompatan yang semakin tinggi.</p>



<p>&#8220;Apalagi nanti, kalau tol Probowangi dan jalan lintas selatan sudah selesai, pasti ke depan lompatannya (Banyuwangi) akan lebih jauh lagi,&#8221; tambah Menteri yang akrab Pak Bas itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang telah mendukung pembangunan infrastruktur Banyuwangi. Pasar Banyuwangi didesain menjadi kawasan perbelanjaan rakyat, yang akan terintegrasi dengan Asrama Inggrisan yang merupakan bangunan bersejarah eks kantor dagang Inggris sebagai satu kesatuan kawasan heritage.</p>



<p>Bangunan bagian depan Pasar Banyuwangi, lanjutnya, termasuk cagar budaya. Pembangunannya akan tetap mempertahankan fasad bangunan asli, karena pintu gerbangnya adalah bangunan bersejarah.</p>



<p>&#8220;Harapannya, dengan revitalisasi ini akan meningkatkan kunjungan orang ke pasar. Sehingga pasar bisa benar-benar menjadi pusat belanja yang menjanjikan bagi para pedagangnya serta nyaman bagi para pembelinya,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bupati meyakini, revitalisasi pasar Banyuwangi akan memperkuat daya tarik wisata mengingat letak pasar induk ini berada tepat di jantung kota Banyuwangi. Apalagi, di dekat pasar juga terdapat bangunan cagar budaya eks kantor Kamar Dagang Inggris.</p>



<p>Asrama Inggrisan adalah salah satu bangunan cagar budaya di Banyuwangi yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1776. Gedung itu kemudian diambil alih British East India Company-Kantor Dagang Inggris pada abad 18. Tempat ini, lantas dijadikan kantor kabel jaringan telegram bawah laut yang menghubungkan Eropa hingga Australia.</p>



<p>Dr Thor Kerr dari Curtin University Perth Australia dan Irfan Wahyudi, PhD dari Universitas Airlangga, pun telah melakukan riset tentang keterkaitan Banyuwangi dan Australia masa itu dan salah satu jantung aktivitasnya adalah di Asrama Inggrisan. &#8220;Dukungan Pak Basuki terhadap pembangunan ini sangat penting artinya bagi Banyuwangi. Karena tidak hanya membuat fungsi kedua kawasan tersebut menjadi lebih maksimal, tetapi juga menghidupkan kembali warisan heritage yang sarat akan sejarah. Termasuk yang lebih penting adalah mendorong peningkatan perekonomian rakyat,” kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim dan Bupati Banyuwangi Resmikan Asrama Wisma Artyasatya SMAN 2 Taruna Bhayangkara</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-dan-bupati-banyuwangi-resmikan-asrama-wisma-artyasatya-sman-2-taruna-bhayangkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2024 14:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[artyasatya]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[taruna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206197</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Banyuwangi, Minggu (11/02/2024) tadi. Selain melakukan groundbreaking pembangunan hunian sementara (Huntara) warga terdampak banjir, Gubernur Khofifah juga meresmikan Asrama Wisma Artyasatya SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Peresmian tersebut, diikuti Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani serta Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Banyuwangi, Minggu (11/02/2024) tadi. Selain melakukan groundbreaking pembangunan hunian sementara (Huntara) warga terdampak banjir, Gubernur Khofifah juga meresmikan Asrama Wisma Artyasatya SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Peresmian tersebut, diikuti Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani serta Kepala Dinas Pemprov Jawa Timur, Aries Agung Paewai dan segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jatim. Tidak ketinggalan, juga hadir para pelajar SMAN 2 Taruna Bhayangkara</p>



<p>SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur yang berlokasi di Kecamatan Genteng Banyuwangi, merupakan sekolah dengan sistem boarding school yang diasuh langsung oleh tenaga pendidik dari guru dan Polri. Awalnya, sekolah ini adalah SMAN 2 Genteng, namun sejak 2019 menjadi SMAN 2 Taruna Bhayangkara.</p>



<p>Menggunakan kurikulum khusus selain Kurikulum Nasional 2013 yang diampu langsung oleh pengasuh dari Polri meliputi Pendidikan Bela Negara dan Kebhayangkaraan, Pendidikan Mental Kepribadian dan Pendidikan Kesamaptaan Jasmani. &#8220;Semoga, asrama ini melengkapi dan meningkatkan kegiatan pendidikan di sekolah ini,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pada kesempatan itu, dirinya meminta para guru dan semua pihak untuk menjaga intelektualitas hingga integritas para pelajar. Karena, merekalah generasi VVIP yang akan menjadi generasi emas 2045.</p>



<p>“Para siswa ini yang akan mengambil alih berbagai posisi di masa depan. Termasuk menjadi pemimpin-pemimpin negara. Karena itu, saya minta agar kita semua membangun karakter mereka, membangun intelektualitasnya, kapasitas sosial serta integritasnya,” ujar Gubernur Khofifah.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Ipuk juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Pemprov Jatim yang telah memberikan perhatian kepada dunia pendidikan di Banyuwangi. “Terima kasih Ibu Gubernur atas dukungan Pemprov kepada Banyuwangi dalam berbagai sektor. Semoga sinergitas yang baik antara Pemkab Banyuwangi dan Pemrov Jatim akan menghantarkan anak-anak menjadi generasi emas yang kita semua harapkan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan Asrama Wisma Artyasatya SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara dibangun Pemprov Jatim pada 2023 dengan kapasitas untuk 238 siswa. Saat ini, telah dimanfaatkan oleh angkatan Tama Bhayangkara (TB) tahun ke lima tahun 2023/2024.</p>



<p>“Pembangunan asrama ini melengkapi sarana dan prasarana di sekolah dengan sistem boarding school ini. Sekolah ketarunaan di Jatim trennya positif, sehingga kami semua berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan Sarpras-nya,&#8221; kata Aries.</p>



<p>Saat ini, lanjutnya, di Jawa Timur terdapat lima SMA berbasis ketarunaan. Yakni, SMA Negeri 1 Taruna Madani di Pasuruan, SMA Taruna Nala di Malang yang bekerja sama dengan TNI AL, SMA Taruna Brawijaya yang bekerja sama dengan TNI AD di Kediri, SMA Taruna Angkasa yang bekerja sama dengan TNI AU di Madiun serta SMA Taruna Bhayangkara yang bekerja sama dengan Polri berlokasi di Banyuwangi. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206197</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
