<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>asusila &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/asusila/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Feb 2025 12:30:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>asusila &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap</title>
		<link>https://memontum.com/peras-pengasuh-ponpes-atas-dugaan-asusila-oknum-wartawan-dan-aktivis-perlindungan-anak-kota-batu-ditangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengasuh]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219387</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dua pelaku dugaan pemerasan berinisial YLA atau Lukman (40) oknum wartawan, warga Blimbing, Kota Malang dan FDY atau Fuad (51), aktivis yang bertugas di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Batu (P2TP2A), akhirnya dirilis di Polres Batu, Selasa (18/02/2025) tadi. Petugas melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) keduanya, setelah menerima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dua pelaku dugaan pemerasan berinisial YLA atau Lukman (40) oknum wartawan, warga Blimbing, Kota Malang dan FDY atau Fuad (51), aktivis yang bertugas di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Batu (P2TP2A), akhirnya dirilis di Polres Batu, Selasa (18/02/2025) tadi. Petugas melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) keduanya, setelah menerima uang Rp 150 juta hasil memeras salah seorang pengasuh pondok pesantren di Kota Batu, Rabu (12/02/2025) sebelumnya.</p>



<p>Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menjelaskan bahwa kejadian bermula dengan adanya laporan dugaan pencabulan di Polres Batu. &#8220;Pada 22 Januari 2025, ada pelaporan dugaan pencabulan. Pelaporan itu masih kami tindak lanjuti, masih dalam penyelidikan dan masih terus berjalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat pelaporan tersebut, pihak korban pencabulan didampingi tersangka Fuad selaku petugas dari P2TP2A. Sementara itu, salah satu keluarga korban menghubungi tersangka Lukman, yang diketahui oleh keluarga korban sebagai seorang wartawan. Dari sinilah, Fuad dan Lukman bertemu untuk mengawal kasus pencabulan ini.</p>



<p>Namun, baik Fuad maupun Lukman, ujarnya, malah berkolaborasi untuk memeras dengan memanfaatkan kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh salah pengurus pondok pesantren di Kota Batu. &#8220;Setelah beberapa hari adanya laporan dugaan pencabulan itu, YLA dan FDY melakukan pertemuan dengan salah satu pengurus pondok tersebut di sebuah kafe di Kota Batu. Keduanya menyampaikan peristiwa-peristiwa dengan materi pengumpulan alat bukti. Saat itulah, pihak pondok diminta menyerahkan uang Rp 40 juta untuk menutup kasus ini. Pelaku juga membuat narasi kalau uang itu juga untuk diberikan kepada sejumlah awak media,&#8221; jelas AKBP Andi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihak pengurus pondok sendiri, kemudian menyerahkan uang Rp 40 juta kepada pera pelaku. &#8220;Uang itu kemudian dibagi. YLA mendapat Rp 22 juta, FDY mendapat 3 juta dan F, seorang pengacara yang mendampingi keluarga korban mendapat bagian Rp 15 juta. Uang itu kini sudah habis,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Ternyata, lanjutnya, aksi itu tidak cukup sampai di situ. Kedua pelaku, kembali membuat narasi yang disampaikan kepada pihak pondok pada 8 Februari 2025. Kemudian pada 11 Februari, mendapat respon dari pihak pondok yang diminta menyiapkan uang Rp 340 juta. Dengan alasan, uang itu untuk korban pencabulan, untuk menyelesaikan perkara dan untuk pengembalian nama baik.</p>



<p>&#8220;Modusnya menakut-nakuti untuk mendapat keuntungan berupa uang. Pihak pondok kemudian memberikan seperti yang diminta. Termin pertama Rp 150 juta dan sisanya dijanjikan 5 hari kemudian. Proses penyerahan uang dilakukan pada 12 Februari 2025 di sebuah resto di kawasan Beji, Kota Batu. Karena di kasus ini ada aktivitas pemerasan, dilaporkanlah ke Polres Batu. Kemudian kedua tersangka ini kami tangkap setelah menerima uang Rp 150 juta, &#8221; jelas AKBP Andi.</p>



<p>Saat ini, petugas Polres Batu masih terus melakukan pengembangan. &#8220;Kedua tersangka kami kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun. Bahwa F, adalah pengacara. Uang Rp 15 juta tersebut adalah honor mendampingi keluarga korban. Selain itu, F juga tidak menjadi bagian konspirasi kedua tersangka. Saat ini masih kami kembangkan,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Tindak Asusila di Bawah Umur, Mbak Cicha Ajak Kader PKK Lebih Peduli Lingkungan Sekitar</title>
		<link>https://memontum.com/respon-tindak-asusila-di-bawah-umur-mbak-cicha-ajak-kader-pkk-lebih-peduli-lingkungan-sekitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tindak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218284</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mendapati laporan adanya tindakan asusila oleh anak-anak di bawah umur. Mendengar laporan itu, Mbak Cicha-sapaannya, mengaku merasa prihatin atas insiden tersebut hingga membuatnya meneteskan air mata. Tindakan asusila yang dimaksud, yaitu perbuatan kekerasan seksual yang melibatkan kalangan pelajar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mendapati laporan adanya tindakan asusila oleh anak-anak di bawah umur. Mendengar laporan itu, Mbak Cicha-sapaannya, mengaku merasa prihatin atas insiden tersebut hingga membuatnya meneteskan air mata.</p>



<p>Tindakan asusila yang dimaksud, yaitu perbuatan kekerasan seksual yang melibatkan kalangan pelajar di bawah umur hingga adanya laporan anak hamil di luar nikah. “Saya dengar anak-anak hingga bisa melakukan perbuatan seperti itu (tindak asusila). Kaget banget,” kata Mbak Cicha, saat Rapat Pengurus dan Pleno PKK Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (08/01/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perbuatan menyimpang tersebut. Termasuk perkembangan teknologi yang masif, kurangnya bimbingan, pengawasan keluarga dan individu terdekat bagi anak, serta kurangnya pemahaman pendidikan karakter pada anak.</p>



<p>Menyikapi hal itu, Mbak Cicha mendorong peran kader PKK untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Termasuk, melakukan kolaborasi bersama pihak Puskesmas, Posyandu dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) sebagai salah satu tempat pembentukan karakter pada anak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, para kader PKK juga diminta untuk bersinergi dengan pihak sekolah di kecamatan masing-masing. Yakni dalam hal memberikan sosialisasi pencegahan tindakan asusila terhadap generasi muda.</p>



<p>“Mohon bantuannya untuk melakukan pendekatan. Kita ciptakan lingkungan yang lebih sehat, tidak menormalisasi tindakan yang menyimpang, bisa ditegur secara halus demi masa depan yang terbaik untuk anak-anak Kabupaten Kediri,” paparnya.</p>



<p>Istri Bupati Mas Dhito itu menilai, para generasi muda memerlukan perhatian khusus supaya dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal tanpa memerlukan tindakan asusila, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual.</p>



<p>Mbak Cicha mencontohkan, pengembangan sumber daya manusia seperti sosialisasi perihal pencegahan tindakan asusila di sekolah telah dilakukan di Kecamatan Kandat dan Banyakan. Dengan begitu, pihaknya berharap hal serupa dapat dilakukan kader PKK di kecamatan masing-masing. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Guru Ngaji yang Berbuat Asusila hingga Hamil di Probolinggo Ditetapkan Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/guru-ngaji-yang-berbuat-asusila-hingga-hamil-di-probolinggo-ditetapkan-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[berbuat]]></category>
		<category><![CDATA[ditetapkan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206097</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo akhirnya menetapkan SN (50) sebagai tersangka, atas dugaan kasus asusila hingga hamil yang dilakukannya kepada muridnya, HM (18). Penetapan tersangka ini, seperti yang dijelaskan oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa, Senin (19/02/2024) tadi. Diterangkan, bahwa penetapan tersangka ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap korban, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo akhirnya menetapkan SN (50) sebagai tersangka, atas dugaan kasus asusila hingga hamil yang dilakukannya kepada muridnya, HM (18). Penetapan tersangka ini, seperti yang dijelaskan oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa, Senin (19/02/2024) tadi.</p>



<p>Diterangkan, bahwa penetapan tersangka ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap korban, saksi dan tersangka. &#8220;Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Kami akan pastikan bahwa kasus ini berjalan sampai tuntas hingga ke pengadilan,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat ini, tambahnya, tersangka telah ditahan di Polres Probolinggo. Untuk langkah lanjutan, terhadap tersangka masih dilakukan pemeriksaan.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, rumah terduga sempat digeruduk warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas mencuatnya dugaan asusila ini, Jumat (16/02/2024) malam. Akibat peristiwa itu, petugas kepolisian harus terjun ke lokasi untuk mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan. Sementara korbannya, diketahui akibat peristiwa itu, membuatnya hamil. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206097</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Marak Tindak Asusila di Ruang Terbuka, DPRD Kota Malang Ingatkan Pentingnya Edukasi Seksual</title>
		<link>https://memontum.com/marak-tindak-asusila-di-ruang-terbuka-dprd-kota-malang-ingatkan-pentingnya-edukasi-seksual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 12:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183053</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banyaknya kasus muda-mudi yang berbuat tindak asusila di ruang publik, tentu membuat beberapa orang merasa tidak nyaman. Karena itu, selain perlu adanya penertiban dari Satpol PP Kota Malang, tentu juga harus ada edukasi mengenai pendidikan seksual. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, menekankan jika seharusnya ada keterkaitan antar dua OPD, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banyaknya kasus muda-mudi yang berbuat tindak asusila di ruang publik, tentu membuat beberapa orang merasa tidak nyaman. Karena itu, selain perlu adanya penertiban dari Satpol PP Kota Malang, tentu juga harus ada edukasi mengenai pendidikan seksual.</p>



<p>Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, menekankan jika seharusnya ada keterkaitan antar dua OPD, yakni Satpol PP dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Karena keduanya, memiliki peran penting dalam menindak dan memberikan edukasi. Kini, edukasi seksual saat ini menjadi nilai penting.</p>



<p>“Tentu Satpol PP dan Dinas Pendidikan ini terintegrasi seharusnya. Perlu adanya penguatan yang lebih massif lagi dalam memberika edukasi pendidikan di lingkungan sekolah,” ujar Suryadi, Minggu (12/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Melalui edukasi seks, taambahnya, maka anak nantinya bisa memahami dampak yang terjadi jika melewati batasan privasi mengenai tubuhnya sendiri maupun tubuh orang lain. &#8220;Edukasi seks tentu diperlukan. Guna, untuk melindungi diri dan berani menolak atas sikap yang tidak pantas. Baik yang dilakukan oleh orang terdekat, teman, kerabat maupun orang lain yang kadang bersifat memaksa,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, kontrol dari pemerintah juga harus lebih diperketat lagi. Yakni mulai dari polisi taman untuk lebih diaktifkan lagi, dan operasi satpol PP perlu masif untuk dilakukan, dengan menyasar ruang publik seperti kafe dan khalayak keramaian lainnya.</p>



<p>“Peran pemerintah sebagai kontrol dalam hal ini sangat penting, dan diperlukan. Apalagi jika tindak asusila dilakukan di ruang terbuka,” imbuh Suryadi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183053</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Pasang Bambu di Bangku Taman Jalan Ijen Akibat Kerap Digunakan Bermesraan</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-pasang-bambu-di-bangku-taman-jalan-ijen-akibat-kerap-digunakan-bermesraan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182539</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Maraknya tindak asusila yang terjadi di bangku taman Jalan Ijen Kota Malang, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan penyegelan bangku dengan bambu kayu. Langkah itu, mulai dilakukan Jumat (03/02/2023) tadi. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika hal itu dilakukan karena pihaknya masih akan mengkaji kembali terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Maraknya tindak asusila yang terjadi di bangku taman Jalan Ijen Kota Malang, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan penyegelan bangku dengan bambu kayu. Langkah itu, mulai dilakukan Jumat (03/02/2023) tadi.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika hal itu dilakukan karena pihaknya masih akan mengkaji kembali terkait dengan perlu atau tidaknya kursi dekor yang telah terpasang di taman Jalan Ijen. &#8220;DLH Kota Malang melakukan upaya preventif kembali. Hal ini dilakukan, karena kami akan mengkaji kembali tentang perlu dan tidaknya kursi dekor disepanjang Jalan Ijen pasca terjadinya tindak asusila di lokasi tersebut,” kata Rahman.</p>



<p>Dalam pantauan Memontum.com saat melintasi taman di kawasan Jalan Ijen, masih didapati beberapa muda-mudi yang duduk santai. Namun, akibat penyegelan itu, mereka terpaksa memilih untuk duduk lesehan atau jongkok di dekat bawah kursi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Salah satu remaja yang kerap kali duduk santai di bangku kawasan Jalan Ijen, Lutfia Indah, sangat menyayangkan penyegelan bangku tersebut. Sebab, akibat dari kesalahan salah satu orang, kini berdampak kepada semuanya.</p>



<p>“Saya sangat menyayangkan penyegelan itu. Karena seperti saya, suka duduk di kawasan ini, karena suasananya adem dan keluar tanpa mengeluarkan uang,” kata Indah.</p>



<p>Tak hanya Indah, salah satu pengendara ojek online, Fathan, juga menyayangkan hal itu. Sebab, dirinya sering menunggu orderan di bangku taman tersebut. &#8220;Saya sering ke sini untuk menunggu dapat orderan,” ujar Fathan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Tindak Asusila di Taman Kota Malang, Komisi A DPRD Tekankan Tiga Poin Penting</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-tindak-asusila-di-taman-kota-malang-komisi-a-dprd-tekankan-tiga-poin-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2023 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi A]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182445</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Maraknya kasus tidak senonoh yang terjadi di taman Kota Malang, terutama di Jalan Ijen Kota Malang, menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Malang. Ada tiga poin yang ditekankan kepada Pemkot Malang, agar tindak asusila tidak terjadi lagi di ruang publik. Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Rahman Nurmala, mengatakan jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Maraknya kasus tidak senonoh yang terjadi di taman Kota Malang, terutama di Jalan Ijen Kota Malang, menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Malang. Ada tiga poin yang ditekankan kepada Pemkot Malang, agar tindak asusila tidak terjadi lagi di ruang publik.</p>



<p>Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Rahman Nurmala, mengatakan jika dalam upaya pencegahan tindak asusila tersebut, harus ada pengawasan lebih ketat atau intens dari Satpol PP Kota Malang. Sebab, taman di Jalan Ijen sendiri menjadi wajah dari Kota Malang.</p>



<p>“Intensitas patroli harus lebih ditingkatkan. Kami memang mengetahui Satpol PP sering melakukan patroli, tapi masih kurang,” ujar Nurmala, Kamis (02/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menilai jika di kawasan taman Jalan Ijen tersebut, kurang dari penerangan. Sehingga, menurutnya perlu dilakukan penambahan penerangan di kawasan tersebut.</p>



<p>“Seharusnya yang ditempatkan disitu lampu PJU, bukan lampu taman. Karena sangat gelap sekali. Coba dibandingkan dengan Kayutangan, meski bentuk kursinya sama, tidak ada tindakan asusila di tempat itu. Karena rame dan terang,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut disampaikan, pihaknya juga meminta agar ada penambahan CCTV di kawasan tersebut. Menurutnya, dengan hanya satu CCTV yang terpasang saja, sangat tidak efektif untuk melakukan pengawasan, karena jangkauan dinilai terlalu kecil.</p>



<p>“Selain itu perlu ada edukasi. Pengingat juga imbauan lebih kepada muda mudi yang nongkrong di sana. Kami minta sosialiasi lebih ditingkatkan bahwa kursi kursi itu dimanfaatkan bukan untuk melakukan hal tidak senonoh,” lanjutnya.</p>



<p>Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menjanjikan adanya peningkatan intensitas kegiatan pantauan dan patroli di sepanjang Jalan Ijen dan sekitarnya. Jika sebelumnya dalam sehari pemantauan di kawasan tersebut dilakukan enam kali, maka pihaknya akan meningkatkan jumlah pemantauannya di waktu-waktu tertentu.</p>



<p>“Taman Ijen ini menjadi salah satu titik prioritas pemantauan. Di kawasan itu, disiagakan satu regu yang berisikan delapan personel Satpol PP. Sebelumnya patroli dilakukan sehari enam kali, saat ini kami akan tingkatkan apalagi kalau ramai malam minggu dan sebagainya,” tegas Heru. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182445</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Gantung Diri Blitar Ternyata Terlapor Kasus Asusila di Bawah Umur</title>
		<link>https://memontum.com/korban-gantung-diri-blitar-ternyata-terlapor-kasus-asusila-di-bawah-umur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2022 14:04:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tewas mengenaskan. Pria tersebut, ditemukan gantung diri di sebuah kebun di Desa Banjarsari, Rabu (01/06/2022) kemarin. Saat ditemukan, tubuhnya masih tergantung pada seutas tali yang diikatkan pada pohon di tepi tebing. Sementara badannya, sudah membusuk dan bahkan antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tewas mengenaskan. Pria tersebut, ditemukan gantung diri di sebuah kebun di Desa Banjarsari, Rabu (01/06/2022) kemarin.</p>



<p>Saat ditemukan, tubuhnya masih tergantung pada seutas tali yang diikatkan pada pohon di tepi tebing. Sementara badannya, sudah membusuk dan bahkan antara tengkorak kepala, telah terpisah dari tubuh dan menggelinding ke tanah.</p>



<p>Belakangan diketahui, bahwa korban teridentifikasi bernama Budiono (54), warga setempat. Korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak dua minggu lalu. Diketemukan jazad Budiono, menguak fakta baru yang tengah diselidiki oleh petugas kepolisian. Yakni, korban yang gantung diri tersebut, adalah terduga pelaku tindak asusila kepada anak di bawah umur yang kini tengah hamil 7 bulan.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvita Sari, membenarkan dugaan itu. Dijelaskan, bahwa pria gantung diri tersebut merupakan salah satu terlapor yang akan menjalani pemeriksaan polisi terkait dugaan kasus pencabulan terhadap gadis di bawah umur.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ya benar, yang bersangkutan merupakan salah satu terduga pelaku pencabulan terhadap anak dibawa umur. Seharusnya, 19 Mei 2022 lalu, dia menjalani pemeriksaan di Mapolres Blitar. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan,&#8221; kata AKP Tika Pusvita Sari, Kamis (02/06/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut AKP Tika menjelaskan, sebelumnya polisi menerima laporan kasus dugaan pencabulan yang dialami gadis di bawah umur di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar pada pertengahan Mei 2022. &#8220;Dalam kasus tersebut, ada dua orang yang dilaporkan ke polisi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Tika menambahkan, sedangkan untuk terduga pelaku lainnya, berinisial S dan sudah pernah menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Blitar. &#8220;Hingga saat ini, kasusnya masih terus dalam proses penyelidikan dan pendalaman Satreskrim Polres Blitar,&#8221; paparnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lakukan Asusila pada Anak Tiri, Bapak Bejad Dipolisikan Usai Korban Lakukan Masturbasi</title>
		<link>https://memontum.com/lakukan-asusila-pada-anak-tiri-bapak-bejad-dipolisikan-usai-korban-lakukan-masturbasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 08:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kasus dugaan korban tindak asusila dialami anak di bawah umur, sebut saja Bunga (12). Korban diduga menjadi korban tindakan tidak terpuji oleh ayah tirinya, MT. Kasus ini berhasil terungkap, setelah korban kepergok oleh ibu kandungnya, saat melakukan masturbasi. Saat ketahuan dan ditanya itulah, Bunga dengan polos mengaku secara terus terang yang mengajarinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Kasus dugaan korban tindak asusila dialami anak di bawah umur, sebut saja Bunga (12). Korban diduga menjadi korban tindakan tidak terpuji oleh ayah tirinya, MT.</p>



<p>Kasus ini berhasil terungkap, setelah korban kepergok oleh ibu kandungnya, saat melakukan masturbasi. Saat ketahuan dan ditanya itulah, Bunga dengan polos mengaku secara terus terang yang mengajarinya adalah ayah tirinya, hingga melakukan tindak asusila.</p>



<p>Hal tersebut, pun dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori. Pelaku MT melakukan aksi bejatnya terakhir pada Jumat (13/05/2022) pukul 19.00 di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. &#8220;Benar, pelaku ditangkap petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung pada Selasa (17/052022), pukul 19.30,&#8221; ujar Iptu M Anshori, Kamis (18/05/2022) tadi.</p>



<p>Iptu M Anshori menjelaskan, kronologi awal asusila, yaitu pertama dilakukan oleh pelaku pada tahun 2019 sekira pukul 16.30, di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Ngunut. Korban mengatakan, kejadian itu dilakukan di saat rumah dalam kondisi sepi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Kejadian terakhir, dilakukan pada hari Jumat (13/05/2022), sekira pukul 19.00, saat itu kondisi lampu rumah mati. Sementara ibu serta kakak korban, sedang tidur. &#8220;Korban mengaku kalau dirinya sudah dipaksa ayah tirinya sebayak lima kali. Insiden tersebut, membuat keluarga korban tidak terima dan akhirnya melaporkan ke Polres Tulungagung,&#8221; jelas Iptu Anshori.</p>



<p>Dirinya menambahkan, jika pelaku saat mengajak korban melakukan asusila, selalu merayu dan membujuk korban terlebih dulu. Selain itu, pelaku juga melakukan ancaman agar korban tidak bilang kepada siapa siapa. &#8220;Petugas UPPA telah mengamakan barang bukti berupa pakaian korban,&#8221; imbuh Iptu Anshori.</p>



<p>Pihak kepolisian bakal menjerat pelaku dengan Pasal 76 D Jo pasal 81 ayat(1) (2) dan UURI No 23 Tahun 2002 sebagai mana di ubah dengan dengan UU RI1 No 35 Tahun 2014. Pasal tersebut tentang Perlindungan Anak. &#8220;Hingga saat ini pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani penahanan di Rutan Mapolres Tulungagung guna proses penyidikan lebih lanjut,&#8221; terangnya. <strong>(jaz/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169275</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cabuli Anak Kandung, Tukang Becak di Situbondo Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/cabuli-anak-kandung-tukang-becak-di-situbondo-ditangkap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 14:11:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Berdalih tidak tahan melihat kemolekan tubuh anaknya sendiri, seorang tukang becak yang berinisial RB (38), nekat mencabuli anaknya yang masih dibawa umur, sebut saja Bunga (14). Akibat perbuatan nekatnya, pria asal kawasan Kecamatan Panji, Situbondo, ditangkap di rumahnya. Bahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, RB langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo. Terungkapnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Berdalih tidak tahan melihat kemolekan tubuh anaknya sendiri, seorang tukang becak yang berinisial RB (38), nekat mencabuli anaknya yang masih dibawa umur, sebut saja Bunga (14).</p>



<p>Akibat perbuatan nekatnya, pria asal kawasan Kecamatan Panji, Situbondo, ditangkap di rumahnya. Bahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, RB langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo.</p>



<p>Terungkapnya tukang becak mencabuli anaknya sendiri itu, berawal saat&nbsp;korban melaporkan kepada ibu kandungnya, jika buah dadanya sering diremas-remas oleh bapaknya. Setelah mendapat informasi tersebut, ibu korban langsung melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, setelah sebelumnya melaporkan ke Mapolsek Panji, Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Sesuai pengakuan anak saya, suami saya sering meremas-remas susu anaknya. Itupun dilakukan sejak awal September 2021 lalu,&#8221; ujar ibu korban kepada sejumlah wartawan di Mapolres Situbondo, Selasa (12/10/2021).</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agus Widodo SH membenarkan penangkapan terhadap RB. Dia ditangkap karena telah dilaporkan mencabuli anaknya yang masih di bawah umur.&nbsp; &#8220;Untuk pengembangan kasusnya, RB masih dimintai keterangannya oleh penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo. Bahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, RB langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo,&#8221; ujar AKP Agus Widodo. <strong>(mam/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155743</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
