<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>atas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/atas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jun 2023 13:49:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>atas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Trenggalek Gelar Paripurna Jawaban PU Fraksi Atas LKPj Bupati Tahun 2022</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-trenggalek-gelar-paripurna-jawaban-pu-fraksi-atas-lkpj-bupati-tahun-2022</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 13:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[atas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[LKPJ]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[pu]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2022. Pelaksanaan yang berlangsung di Graha Paripurna Kantor DPRD, dipimpin oleh Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2022. Pelaksanaan yang berlangsung di Graha Paripurna Kantor DPRD, dipimpin oleh Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi dan Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara.</p>



<p>&#8220;Agenda kita hari ini adalah penyampaian jawaban Bupati atas PU fraksi-fraksi terhadap nota pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022-2023,&#8221; ungkap Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam, saat dikonfirmasi usai rapat, Selasa (27/06/2023) sore.</p>



<p>Dikatakan Politisi PKB ini, dalam paripurna kali ini, dirinya menawarkan agar jawaban Bupati atas PU fraksi-fraksi akan dipelajari lebih lanjut melalui rapat-rapat Komisi. &#8220;Karena jawaban itu nantinya akan ditindaklanjuti dan dicermati di tingkat komisi. Maka, jawaban bupati atas PU fraksi-fraksi tadi sudah disampaikan atau diberikan kepada semua anggota DPRD untuk dibahas lebih lanjut,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Disinggung terkait pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi, Samsul menyebut, salah satunya adalah soal Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang perlu menjadi perhatian khusus bagi eksekutif. &#8220;Pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi kemarin termasuk Silpa, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pelayanan serta infrastruktur. Kritik dan saran tetap di sampaikan ini bersifat kompleks yang mana tujuannya untuk meningkatkan kinerja eksekutif kedepannya,” terang Samsul.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Masih menurut Samsul, secara umum, fraksi-fraksi DPRD mendukung penuh upaya Pemerintah Daerah dengan memaksimalkan penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang telah disepakati dan direncanakan. Serta memaksimalkan upaya-upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah.</p>



<p>Pihaknya juga akan terus mendukung program-program pembangunan baik fisik maupun non fisik yang telah dan akan dilaksanakan, dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, karena ini masuk tahun politik, kita kasih waktu pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022 ini selesai dan tidak ada yang molor. Dengan demikian, hasil dari rapat komisi nantinya bisa dibawa dalam rapat paripurna pengambilan keputusan,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Hendy Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-hendy-sampaikan-jawaban-atas-pandangan-umum-fraksi-dprd-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[atas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi]]></category>
		<category><![CDATA[hendy]]></category>
		<category><![CDATA[jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[pandangan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191159</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; DPRD Jember menggelar rapat paripurna dengan agenda Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi dalam menanggapi Penyampaian Nota Pengantar Raperda LPP APBD Tahun Anggaran 2022, Jumat (16/06/2023) tadi. Pelaksanaan yang digelar di Gedung DPRD Jember, dihadiri langsung Bupati Jember, Hendy Siswanto, Forkopimda hingga Kepala OPD. Dalam paripurna itu, Bupati Hendy membacakan langsung Jawaban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; DPRD Jember menggelar rapat paripurna dengan agenda Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi dalam menanggapi Penyampaian Nota Pengantar Raperda LPP APBD Tahun Anggaran 2022, Jumat (16/06/2023) tadi. Pelaksanaan yang digelar di Gedung DPRD Jember, dihadiri langsung Bupati Jember, Hendy Siswanto, Forkopimda hingga Kepala OPD.</p>



<p>Dalam paripurna itu, Bupati Hendy membacakan langsung Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi. &#8220;Terima kasih atas tanggapan semua fraksi yang sudah disampaikan. Kami akan selalu intropeksi dan ke depan untuk meminimalisir kesalahan. Dan tentunya, terus berbenah untuk yang lebih baik,&#8221; kata Bupati Jember.</p>



<p>Semua tahapan rapat paripurna ini, paparnya, semata-mata untuk memajukan dan mengembangkan Kabupaten Jember. Sehingga, dapat melangkah lebih jauh dalam mengharumkan nama Kabupaten Jember.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Bupati Jember berharap dengan adanya kerja sama antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif yang ada di daerah, maka akselerasi semua sektor bisa berjalan. Sehingga nantinya, proyeksi ke depan lebih cerah dan tertata.</p>



<p>Ditegaskan Bupati Hendy, Kabupaten Jember harus bisa mempertahankan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih dari Badan Pemeriksa Keuangan (WTP). Karena, setelah 5 Tahun baru pada 2023 ini Predikat WTP diperoleh lagi oleh Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191159</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Adat Longkangan, Wujud Syukur Nelayan Munjungan Atas Hasil Laut Melimpah</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-adat-longkangan-wujud-syukur-nelayan-munjungan-atas-hasil-laut-melimpah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<category><![CDATA[atas]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[longkangan,]]></category>
		<category><![CDATA[melimpah]]></category>
		<category><![CDATA[munjungan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[wujud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, menghadiri Pahargyan Adat Longkangan di Kecamatan Munjungan. Longkangan ini, merupakan upacara adat masyarakat dan nelayan Munjungan. Upacara adat ini, dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas melimpahnya tangkapan hasil melaut. Tradisi ini, juga sebagai peringatan kepada leluhur yang membuka kawasan Munjungan utamanya Rara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, menghadiri Pahargyan Adat Longkangan di Kecamatan Munjungan. Longkangan ini, merupakan upacara adat masyarakat dan nelayan Munjungan. Upacara adat ini, dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas melimpahnya tangkapan hasil melaut.</p>



<p>Tradisi ini, juga sebagai peringatan kepada leluhur yang membuka kawasan Munjungan utamanya Rara Puthut yang konon oleh Ratu Pantai Selatan dipercaya menguasai kawasan Pantai Ngampiran, Blado, Sumbreng dan Ngadipuro Munjungan. Adat Longkangan sendiri, rutin diperingati di Pantai Blado yang terletak di Desa Munjungan, Kecamatan Munjungan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil laut yang dilakukan warga masyarakat nelayan di Teluk Sumbreng, Kecamatan Munjungan, yakni larungkan tumpeng agung ke lautan. Pelarungan tumpeng ini dilakukan turun temurun dan rutin digelar setiap tahun. Diharapkan, ini mampu menggeliatkan perputaran ekonomi masyarakat,&#8221; ungkap Wabup Syah, Selasa (13/06/2023) siang.</p>



<p>Mantan anggota DPRD Trenggalek ini mengatakan, bahwa semakin banyaknya event yang digelar, membuktikan perekonomian yang ada di Trenggalek kian menggeliat. &#8220;Longkangan ini adalah salah satu adat yang ada di Kecamatan Munjungan yang dikatakan sudah berusia sekitar 174 tahun, jadi sudah ada sejak lama,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk waktu pelaksanaan sedekah laut Longkangan, tambahnya, dilakukan di tiap Selo penanggalan Jawa. Upacara adat ini biasa dilakukan pada siang hari menjelang sore. Dengan diawali Kirab Tumpeng Agung dari Pendopo Kecamatan Munjungan sampai di Pantai Blado yang dipimpin langsung oleh Camat Munjungan dan semua Kepala Desa se Kecamatan Munjungan.</p>



<p>Kirab ini diiringi oleh dayang-dayang serta rombongan jaranan yang berpakaian adat Jawa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sesampainya di Pantai Blado, prosesi Longkangan dimulai. Seperti Labuh Larung Sembonyo, dalam tradisi Longkangan ini juga wajib ada kesenian tayub untuk pelengkap prosesi ini.</p>



<p>&#8220;Ini juga salah satu upaya untuk menjaga kelestarian alam, jadi tidak hanya kelestarian budaya tapi alamnya juga. Karena masyarakat Munjungan meyakini ketika menjaga lautnya InsyaAllah kita juga akan dijaga oleh laut,&#8221; terang Wabup Syah.</p>



<p>Suami Fatihatur Rohmah ini menambahkan, bahwa hal ini menunjukkan bahwasannya di Trenggalek utamanya di masing-masing daerah mempunyai sejarah yang akrab dengan ritual-ritual suci. Salah satunya Longkangan ini.</p>



<p>&#8220;Yang jelas acara seperti ini perlu kita lestarikan, pasalnya Trenggalek ada karena memang sejarahnya seperti ini. Ini merupakan bentuk perwujudan rasa syukur masyarakat. Saya harap Allah berkenan memberikan keselamatan dan kemakmuran khususnya Munjungan dan Kabupaten Trenggalek,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Camat Munjungan, Yusuf Widharto, berharap melalui adat Longkangan sebagai wujud syukur, tidak hanya nelayan namun seluruh masyarakat. Agar ke depan hasil laut semakin melimpah. &#8220;Semoga melalui kearifan lokal ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling berkolaborasi dan bergotong royong menuju Kecamatan Munjungan yang sumbut,&#8221; kata Yusuf.</p>



<p>Seperti yang terlihat di lokasi, setiap Longkangan ini digelar, masyarakat Munjungan dan sekitarnya maupun wisatawan selalu berduyung-duyung menyaksikan upacara adat ini. Baik di sepanjang jalan yang dilewati rombongan kirab maupun di lokasi upacara adat ini.</p>



<p>&#8220;Sebagai puncak acara adat Longkangan ini, masyarakat menghanyutkan (melarung, red) Tumpeng Agung di tengah lautan Pantai Blado. Nelayan bersama-sama melarung tumpeng usai itu mereka berpesta dan nelayan diperbolehkan melaut lagi. Sebab sebelumnya beberapa hari sebelum upacara dimulai, dilarang melaut terlebih dulu,&#8221; jelasnya.&nbsp;<strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190790</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
