<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Atasi Stunting &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/atasi-stunting/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Dec 2022 14:31:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Atasi Stunting &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>45 Anak Terindikasi Stunting, Wawali Kota Bengkulu Minta Penanganan Serius</title>
		<link>https://memontum.com/45-anak-terindikasi-stunting-wawali-kota-bengkulu-minta-penanganan-serius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2022 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali Kota Bengkulu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179641</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Wakil Wali (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengaku cemas karena ada sekitar 45 anak terindikasi stunting di Kota Bengkulu. Pernyataan itu disampaikannya, saat pelaksanaan desiminasi hasil audit kasus stunting di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Kamis (08/12/2022) tadi. &#8220;Kita menargetkan zero stunting. Namun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Wakil Wali (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengaku cemas karena ada sekitar 45 anak terindikasi stunting di Kota Bengkulu. Pernyataan itu disampaikannya, saat pelaksanaan desiminasi hasil audit kasus stunting di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Kamis (08/12/2022) tadi.</p>



<p>&#8220;Kita menargetkan zero stunting. Namun, melihat data tadi, saya menjadi cemas. Apalagi, di kota ini semua fasilitas pendukung ada, masyarakat melek akan gizi dan faktor pendukung lainnya tersedia. Kalau seperti ini semua, maka harus dievaluasi mulai kader dan lainnya,&#8221; ungkap Wawali Dedy, saat didampingi Kepala DP3AP2KB, Dewi Dharma dan Satgas stunting.</p>



<p>Berdasarkan data statistik, kata Dedy Wahyudi, ada sekitar 82 anak terindikasi stunting. Dirinya pun meminta, agar Satgas maupun kader jangan abai dengan data tersebut. Harus ada langkah yang disipkan, agar kasus stunting di Kota Bengkulu bisa tuntas.</p>



<p>&#8220;Insyaallah, apabila kerjanya keroyokan, kita pasti bisakan mampu mencapai target zero stunting,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-penggelapan-uang-penjualan-emas-rp-33-miliar-divonis-3-tahun-6-bulan-penjara">Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara</a></li>
</ul>


<p>Dedy Wahyudi juga menegaskan, bahwa 37 anak yang belum terdata, ini harus menjadi perhatian dan jangan diabaikan. Tentunya, harus fokus pada inti masalah dalam penanganan stunting.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai sudah capek kerja, tetapi hasilnya tidak ada. Penanganan harus lebih ekstra lagi. Tolong dipantau juga kesehatan mereka,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Hasil temuan Satgas stunting, tambahnya, rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar, menjadi salah satu faktor penyebab masalah stunting. Bahkan, ada temuan beberapa penyakit penyerta terhadap anak sejak lahir.</p>



<p>Berdasarkan data desiminasi audit stunting di Kota Bengkulu, Kecamatan Teluk Segara ada 6 orang, Selebar 9 orang, Kampung Melayu 8 orang, Singaran Pati 13 orang, Gading Cempaka 7 orang, Muara Bangkahulu 2 orang. Kemudian, 3 kecamatan lagi yakni Ratu Agung, Ratu Samban dan Sungai Serut, masih bersih atau belum ada anak terindikasi stunting. <strong>(bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179641</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komunitas Tionghua Situbondo Siap Partisipasi dalam Menurunkan Angka Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/komunitas-tionghua-situbondo-siap-partisipasi-dalam-menurunkan-angka-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 13:30:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174189</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Komunitas Tionghua Xihua Situbondo, turut berpartisipasi khusus terhadap penanganan masalah stunting di Kabupaten Situbondo. Perhatian itu diberikan, saat hadir di acara senyum 1000 Balita, dengan mengajak masyarakat Situbondo melawan stunting. Kegiatan ini, diselenggarakan di halaman Makodim 0823 Situbondo, Selasa (23/08/2022) tadi. Ketua Komunitas Tionghua Xihua Situbondo, Linda Indrawati, mengatakan bahwa perhatian itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Komunitas Tionghua Xihua Situbondo, turut berpartisipasi khusus terhadap penanganan masalah stunting di Kabupaten Situbondo. Perhatian itu diberikan, saat hadir di acara senyum 1000 Balita, dengan mengajak masyarakat Situbondo melawan stunting. Kegiatan ini, diselenggarakan di halaman Makodim 0823 Situbondo, Selasa (23/08/2022) tadi.</p>



<p>Ketua Komunitas Tionghua Xihua Situbondo, Linda Indrawati, mengatakan bahwa perhatian itu diberikan dengan memperbanyak edukasi dan mensosialisasikan ke instansi hingga diharapkan meluas ke lingkungan rumah. &#8220;Kami Komunitas Tionghua berpartisipasi bersama Dandim 0823 Situbondo, untuk pengentasan stunting di Situbondo. Apalagi, karena angka kasus stunting masih tinggi. Harapan ke depan, Situbondo sudah bebas stunting. Dengan ikut peran serta, Komunitas Tionghua Situbondo akan turun langsung bersama dengan Dandim melaksanakan mobile stunting dan ingin membantu pemerintah mengentaskan stunting di lokus stunting,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-penggelapan-uang-penjualan-emas-rp-33-miliar-divonis-3-tahun-6-bulan-penjara">Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara</a></li>
</ul>


<p>Komunitas Tionghua, tambahnya, akan memberi edukasi dan berpartisipasi dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Situbondo. &#8220;Di daerah pesisir Situbondo merupakan penghasil ikan laut terbanyak. Oleh karenanya, kami memberikan edukasi ke masyarakat, agar salah satunya banyak mengkonsumsi ikan laut karena bergizi tinggi,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Bahkan, pihaknya mengatakan akan melaksanaka mobile stunting di daerah terpencil di Situbondo. &#8220;Stunting menjadi indikator tingkat kemiskinan. Untuk itu, nantinya akan memaksimalkan peran kami dengan melaksanakan kegiatan mobile stunting di daerah-daerah terpencil agar dapat terjangkau. Bahkan, nantinya akan diperluas ke masyarakat pegunungan,&#8221; bebernya.</p>



<p>Linda menyebut, upaya ikut andil pencegahan stunting akan dilakukan serius, dengan menggandeng Dandim 0823 dan DP3AP2KB Situbondo. &#8220;Ke depan kita coba melakukan kerjasama dengan DP3AP2KB untuk melaksanakan program ini supaya bisa memaksimalkan peran Komunitas Tionghua Xihua Situbondo,&#8221; jelasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174189</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Surabaya bagikan Tiga Jurus Atasi Stunting pada Anak</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-surabaya-bagikan-tiga-jurus-atasi-stunting-pada-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2021 06:20:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156168</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) mempunyai jurus jitu untuk mencegah anak tidak terlahir stunting di Kota Surabaya. Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita, menjelaskan tiga cara pencegahan anak terlahir stunting, yang pertama adalah memberikan tablet Zat Besi (Fe) penambah darah pada remaja putri. Pemberian tablet FE ini penting untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) mempunyai jurus jitu untuk mencegah anak tidak terlahir stunting di Kota Surabaya.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita, menjelaskan tiga cara pencegahan anak terlahir stunting, yang pertama adalah memberikan tablet Zat Besi (Fe) penambah darah pada remaja putri. Pemberian tablet FE ini penting untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Tablet ini bisa didapatkan di seluruh Puskesmas di Surabaya.</p>



<p>&#8220;Karena, ketika remaja putri menstruasi akan mengalami kekurangan Zat Besi. Oleh sebab itu, selain mengkonsumsi tablet FE, remaja putri juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan vitamin,&#8221; kata Febria, Senin (18/10/2021).</p>



<p>Sedangkan strategi kedua, adalah Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin). Setelah remaja putri beranjak dewasa dan akan melaksanakan pernikahan, Dinkes Surabaya bekerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) memberikan Pendidikan Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin).</p>



<p>&#8220;Orang tidak bisa menikah kalau belum mendapatkan pendidikan pranikah. Tidak hanya itu, kesehatannya pun juga kita periksa melalui laboratorium untuk diketahui kondisi kesehatannya. Apakah normal kondisinya, terkena HIV atau tidak, thalassemia-Nya normal atau tidak itu semua kita periksa,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Feny menjelaskan, tidak hanya Pendidikan Pranikah untuk Catin, tetapi setelah melaksanakan pernikahan, pasangan suami istri (pasutri) masih dipantau kesehatannya dengan Pendidikan Ibu Hamil.</p>



<p>&#8220;Pendampingan itu mulai dari pemberian asupan gizi saat hamil dan menyusui harus dipantau. Biasanya kan ada keengganan atau kurang percaya diri Ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya, padahal ASI itu penting untuk pertumbuhan anak dan mencegah stunting,” ujarnya.<br>Sementara itu, dirinya menambahkan pemberian ASI pada anak itu wajib dilakukan oleh Ibu selama enam bulan berturut-turut pasca melahirkan. Karena selama enam bulan pasca melahirkan, ASI memiliki kandungan gizi tinggi bagi anak.</p>



<p>“Jadi jangan menggunakan susu bubuk instan, sebaiknya menggunakan ASI eksklusif supaya anak tercukupi kebutuhan gizinya dan anak bisa tinggi, terangnya. Ditambahkan Feny, bahwa di Kota Surabaya bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI eksklusif angkanya sangat bagus. Bahkan, mencapai 78 persen lebih dari angka nasional.<strong> (ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156168</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
