<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>autisme &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/autisme/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 13:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>autisme &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembacaan 10 Resolusi Dukungan untuk Anak Autisme Jadi Penutup Gelaran MAS24</title>
		<link>https://memontum.com/pembacaan-10-resolusi-dukungan-untuk-anak-autisme-jadi-penutup-gelaran-mas24</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[pembacaan]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215046</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penutupan gelaran Malang Autism Summit 2024 (MAS24), diakhiri dengan pembacaan 10 resolusi untuk mendukung anak berkebutuhan khusus dan pemberian plakat piagam resolusi kepada pihak Pemerintah Kota Malang, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, di Gedung Malang Creative Center, Sabtu (05/10/2024) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penutupan gelaran Malang Autism Summit 2024 (MAS24), diakhiri dengan pembacaan 10 resolusi untuk mendukung anak berkebutuhan khusus dan pemberian plakat piagam resolusi kepada pihak Pemerintah Kota Malang, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, di Gedung Malang Creative Center, Sabtu (05/10/2024) tadi.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Ida, itu menyampaikan apresiasinya pada gelaran MAS24 yang telah terselenggara selama tiga hari. Dengan diberikan plakat resolusi tersebut, nantinya akan diteruskan pada Pj Wali Kota Malang untuk dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Timur bahkan pusat.</p>



<p>“Kegiatan ini sangat positif sekali, 10 resolusi yang telah disampaikan ini nantinya akan saya teruskan pada bapak Pj Wali Kota Malang agar bisa diteruskan pada Provinsi Jawa Timur atau pun sampai dengan pusat,” kata Ida.</p>



<p>Sementara itu, seorang Aktivis yang juga orangtua dari anak berkebutuhan khusus, Amelia Azis Daeng Matadjo, menekankan pentingnya keberlanjutan perjuangan dari MAS24. Diharapkan dari 10 resolusi tersebut dapat menggerakkan pemerintah, orang tua, hingga masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita bersama sama membantu anak-anak berkebutuhan khusus mulai dari pendidikan, maupun kesehatan. Perhatian pemerintah masih pada tahap awal dan butuh tindakan nyata serta dukungan yang lebih luas lagi,” ujar Amelia.</p>



<p>Diantara poin resolusi yang disampaikan, beberapa yang menjadi sorotan diantaranya peningkatan program deteksi dini autisme, integrasi pelatihan autisme dalam kurikulum medis, serta peningkatan akses pendidikan khusus bagi anak-anak autistik. Amelia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk perawatan holistik dan kesempatan kerja yang inklusif bagi individu autistik.</p>



<p>Amelia berharap, pemerintah juga akan lebih proaktif dengan mengajak berbagai pihak yang peduli terhadap anak autistik untuk bekerja sama.</p>



<p>“Banyak anak-anak yang belum mendapatkan penanganan optimal. Ini PR besar yang tidak bisa selesai hanya dengan pertemuan seperti ini,” imbuhnya.</p>



<p>Diakhir, melalui MAS24 diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya memberikan hak yang setara bagi anak-anak dengan autisme. Termasuk menciptakan ekosistem yang mendukung, agar ke depan anak dengan autism dapat berkembang secara optimal. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215046</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Malang Autism Summit 2024, Beri Edukasi dan Kesadaran tentang Autisme</title>
		<link>https://memontum.com/malang-autism-summit-2024-beri-edukasi-dan-kesadaran-tentang-autisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[autism]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[summit,]]></category>
		<category><![CDATA[tentang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang dipilih sebagai tuan rumah kegiatan Internasional, yakni Malang Autism Summit 2024 (MAS24), yang diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Oktober 2024. Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pemahaman mendalam tentang autisme. Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Ruwinah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang dipilih sebagai tuan rumah kegiatan Internasional, yakni Malang Autism Summit 2024 (MAS24), yang diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Oktober 2024. Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pemahaman mendalam tentang autisme.</p>



<p>Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Ruwinah Abdul Karim, menyampaikan jika MAS24 nantinya akan mendorong dan memfasilitasi tindakan afirmatif dalam mengatasi autisme. Termasuk, akan mengulas topik-topik seperti terapi, penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup anak autis.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya ingin memberikan ilmu pengetahuan untuk sadar terkait dengan anak anak autism di Indonesia,&#8221; kata Wina dalam konferensi pers di MCC, Senin (23/09/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, paparnya, juga menyajikan seminar, konferensi umum, screening gratis bagi anak autis serta workshop yang dihadiri oleh para ahli terapi. Sehingga, para orang tua dan guru mendapatkan ilmu bagaimana menangani anak autis di rumah atau di kelas, termasuk teknik untuk menghadapi anak yang tantrum dan meningkatkan fokus kognitif anak autis di sekolah.</p>



<p>“Guru-guru juga diajarkan cara mengatasi disleksia, yang sering membuat anak sulit membaca dan menulis. Autisme ini tidak bisa disembuhkan, tetapi kita bisa memaksimalkan kehidupan mereka. Anak autis bisa menikah, kuliah dan berkarir jika mendapat perawatan yang tepat sejak kecil,&#8221; kata Ruwinah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kegiatan tersebut, nantinya para peserta juga mendapatkan panduan tentang diet yang tepat untuk anak autis. Termaduk juga tantangan di masa depan, mengenai peningkatan jumlah anak autis yang akan menjadi perhatian global.</p>



<p>“Lima tahun ke depan, autisme bisa menjadi pandemi. Saat ini, belum ada peneliti yang dapat menemukan penyebab pasti autisme, namun faktor lingkungan seperti paparan gadget, makanan dengan bahan kimia, dan penggunaan zat berbahaya selama kehamilan bisa berkontribusi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Wina berharap bahwa melalui MAS24, para masyarakat, guru dan pemerintah dapat bekerja sama untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak autis, serta meningkatkan pemahaman tentang kondisi ini di Indonesia.</p>



<p>Sebagai informasi, gelaran tersebut juga bekerja sama dengan Tugu Media Group. CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq, menyampaikan bahwa di Indonesia terdapat 24 juta anak autis dan berkebutuhan khusus, berdasarkan data Kemenkes RI. Tingginya jumlah anak autis ini menjadi spirit dalam kegiatan Malang Autism Summit 2024.</p>



<p>&#8220;Melalui kegiatan ini, kami harap pemerintah dan masyarakat bisa peduli pada anak autis. Nantinya dalam gelaran MAS24 juga ada gerakan kampanye dukungan untuk anak-anak autis dan anak berkebutuhan khusus,” imbuh Thoriq. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk Gelar Pondok Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-peduli-autisme-sedunia-smalb-shanti-kosala-mastrip-nganjuk-gelar-pondok-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[kosala]]></category>
		<category><![CDATA[mastrip]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[shanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan 1445 H, Selasa (02/04/2024) tadi. Kegiatan tersebut digelar, untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan memupuk ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK). Perlu diketahui, Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati di setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan 1445 H, Selasa (02/04/2024) tadi. Kegiatan tersebut digelar, untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan memupuk ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK).</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati di setiap tahun pada tanggal 2 April. Peringatan Hari Internasional ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2007 lalu.</p>



<p>Salah satu guru di SMALB Shanti Kosala Mastrip, Agus Trianto, menjelaskan bahwa Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme adalah gangguan perkembangan otak dan saraf yang membuat seseorang sulit berinteraksi dengan orang lain. Gangguan ini, banyak terjadi pada anak-anak, dengan gejala diantaranya menghindari kontak mata, perilaku berulang, kecemasan, perubahan suara, ketidakmampuan belajar dan kepekaan terhadap suara.</p>



<p>&#8220;Setiap individu dengan autisme memiliki keunikan dan kekuatan mereka sendiri. Beberapa mungkin memiliki kemampuan matematika atau pemecahan masalah yang luar biasa. Sementara yang lain mungkin memiliki kepekaan sensorik yang tinggi atau ingatan yang kuat,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Autisme merupakan gangguan perkembangan neurologis yang mempengaruhi interaksi sosial, komunikasi, minat dan perilaku seseorang. Spektrum autisme mencakup berbagai tingkat, mulai dari orang yang memiliki kesulitan dalam berinteraksi sosial dan komunikasi yang terbatas.</p>



<p>&#8220;Bahkan ada yang memiliki keterampilan berkomunikasi dan interaksi sosial yang lebih daripada orang normal lainnya. Namun, memiliki minat yang sangat khusus dan repetitif atau berulang-ulang,&#8221; terang Agus Trianto.</p>



<p>Pihaknya juga mengatakan, bahwa Hari Peduli Autisme merupakan kesempatan untuk memperkuat kesadaran semua orang agar lebih peduli terhadap autisme. Selain itu, diharapkan masyarakat bisa menghargai keberadaan para penderita autisme ini dengan tidak memandang sebelah mata dan memperlakukan selayaknya orang biasa.</p>



<p>&#8220;Ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang mendukung orang-orang dengan autisme. Pada metode pembelajaran Kurikulum Merdeka, harus diciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif bagi mereka anak-anak berkebutuhan khusus demi menuju Indonesia Emas,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208061</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
