<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ayam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ayam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jul 2023 11:26:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ayam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PHRI Kota Batu Gandeng Peternak Lokal Ayam Petelur untuk Penuhi Hotel dan Restoran</title>
		<link>https://memontum.com/phri-kota-batu-gandeng-peternak-lokal-ayam-petelur-untuk-penuhi-hotel-dan-restoran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[penuhi]]></category>
		<category><![CDATA[petelur]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[PHRI]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193485</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu membuka peluang penyerapan kerja sama dari peternak lokal ayam petelur. Ini dilakukan, sebagai bagian Program Satu Tiket Satu Apel, kerja sama PHRI dengan petani apel. Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan bahwa saat ini hotel, restoran maupun taman rekreasi bisa memenuhi permintaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu membuka peluang penyerapan kerja sama dari peternak lokal ayam petelur. Ini dilakukan, sebagai bagian Program Satu Tiket Satu Apel, kerja sama PHRI dengan petani apel.</p>



<p>Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan bahwa saat ini hotel, restoran maupun taman rekreasi bisa memenuhi permintaan untuk menyerap hasil petani atau peternak lokal. Apalagi, jika produsen lokal Batu bisa memenuhi kriteria standar untuk suplai ke hotel dan resto dengan harga yang bersaing.</p>



<p>&#8220;Jadi, di sini PHRI membuka peluang untuk menyerap produk lokal. Seperti telur yang diproduksi dari peternak ayam petelur. Kami di sini juga bisa kerja sama,&#8221; terangnya, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, PHRI akan sangat terbantu karena kebutuhan telur ayam dari anggota cukup tinggi. Apalagi saat akhir pekan atau saat tertentu seperti waktu liburan. &#8220;Misalnya saja, dari telur yang sudah memenuhi standar, kemudian pasokan kebutuhan bagi hotel dan restoran yang konsisten. Jelas, ini sangat terbantu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Peluang kerja sama dengan peternak ayam petelur ini, tambah Sujud, tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh pelaku usaha lain. Salah satunya adalah petani apel. &#8220;Kami selama ini juga menyerap produk lokal salah satu di antaranya apel. Dengan Program Satu Tiket Satu Apel yang sudah berjalan di hotel-hotel untuk welcome fuit ini, maka peluang besar juga bekerjasama dengan peternak ayam petelur untuk memasok hasil produk telurnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, PHRI memang mengutamakan produk lokal untuk penyerapannya. Ini bisa dilakukan di semua lini mulai produk sayuran, buah-buahan, peternakan serta UMKM. &#8220;Yang jelas, kami membuka peluang kerja sama dengan peternak telur untuk kebutuhan hotel dan restoran. Bahkan, yang terjadi saat ini pun untuk buah apel lokal, pihak hotel juga membeli dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar,” tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sehari Jelang Hari Raya Kurban, Harga Daging Ayam di Probolinggo Tembus Rp 45 Ribu</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-jelang-hari-raya-kurban-harga-daging-ayam-di-probolinggo-tembus-rp-45-ribu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192067</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam di Pasar Tradisional Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tembus hingga di angka Rp 45 ribu perkg. Harga tersebut, terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, yakni sebesar Rp 40 ribu perkg. Seperti yang disampaikan salah satu pedagang daging ayam potong di Pasar Semampir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam di Pasar Tradisional Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tembus hingga di angka Rp 45 ribu perkg. Harga tersebut, terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, yakni sebesar Rp 40 ribu perkg.</p>



<p>Seperti yang disampaikan salah satu pedagang daging ayam potong di Pasar Semampir, Zulfikar, bahwa di hari biasa harga paling tinggi daging ayam mencapai Rp 42 ribu perkg. Namun, sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, harga daging mencapai hingga Rp 45 ribu perkg.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>&#8220;Paling tinggi di hari biasa itu Rp 42 perkilo. Namun sekarang, justru naik,&#8221; ujar Fikar, Rabu (28/06/2023) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, ada beberapa tingkatan daging dengan nilai harga berbeda. Seperti daging yang masih fresh dan daging frozen. Lalu, daging yang masih fresh seperti daging ayam yang baru saja di potong dan langsung dijual di pasaran. Serta, daging frozen adalah daging yang sudah dibekukan supaya awet.</p>



<p>&#8220;Jadi, daging yang fresh ini yang mahal. Sekarang tembus sampai Rp 45 ribu perkilonya. Bahkan, ada yang Rp 47 ribu perkilonya. Kalau yang frozen, ini paling tinggi Rp 42 ribu perkilo,&#8221; paparnya.</p>



<p>Menurutnya, melonjaknya harga daging ayam di pasaran, dikarenakan momen Hari Raya Idul Adha. Dimana, daging ayam maupun daging sapi dan lainnya, memang diburu oleh pembeli untuk merayakan Hari Raya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192067</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
