<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bagus, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bagus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Mar 2024 15:54:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bagus, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Prestasi Atlet Berkuda Cukup Bagus, Pordasi Targetkan Raih Juara Umum di Porprov Jatim 2025</title>
		<link>https://memontum.com/prestasi-atlet-berkuda-cukup-bagus-pordasi-targetkan-raih-juara-umum-di-porprov-jatim-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagus,]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[pordasi]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205283</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Prestasi olah raga berkuda Kota Malang saat ini diakui cukup bagus sekali. Karena itu, ditargetkan nantinya dalam gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Poprov) Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2025 mendatang, bisa meraih juara umum. Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa tolak ukur kecukupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Prestasi olah raga berkuda Kota Malang saat ini diakui cukup bagus sekali. Karena itu, ditargetkan nantinya dalam gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Poprov) Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2025 mendatang, bisa meraih juara umum.</p>



<p>Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa tolak ukur kecukupan prestasi berkuda itu, seatim. Apalagi dalam pertandingan Horseback Archery (HBA).</p>



<p>“Prestasi olah raga berkuda di Kota Malang, ini cukup bagus sekali. Kita harapkan di Porprov Jatim ke IX nanti, itu menjadi juara umum dan kita punya optimisme. Apalagi HBA kita mengikuti di beberapa kali kejuaraan nasional,” ujar Hari, Sabtu (27/01/2024) tadi.</p>



<p>Disebutkan Hari, jika atlet berkuda Kota Malang pada Porprov VIII, telah mendapat sederet medali dari tiga divisi yang dipertandingkan. Untuk Equestrian, kontingen Kota Malang meraih medali perak dan perunggu dari empat kelas yang diikuti.</p>



<p>“Pada saat Porpov kemarin, Equestrian hanya mengikuti empat kelas, kita pun tiga kelasnya mendapat medali perak dan perunggu. Harapannya nanti kita bisa full di 12 kelas di Equestrian dan paling tidak 10 kelas menjadi juaranya di Equestrian,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, untuk di divisi Pacu, Hari optimis bahwa dari lima kelas yang dipertandingkan, tiga kelas dipastikan mendapat juara. Sedangkan, untuk divisi HBA menurutnya para atlet Kota Malang tidak perlu diragukan lagi kemampuannya.</p>



<p>&#8220;Di pacu kita ada lima kelas, tiga kelas nanti kita proyeksikan di atas kertas jadi juara. Kalau HBA Malang ini selalu jadi juara. Kemarin dari enam kelas kita dapat lima kelas yang mendominasi,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, diakui bahwa atlet berkuda di Kota Malang saat ini sudah cukup banyak. Namun, masih ada kelemahannya, salah satunya yakni belum didukungnya sarana dan prasarana (Sarpras) penunjang yang optimal.</p>



<p>“Namun kita punya kendala sarpras di Kota Malang ini belum memenuhi. Hanya baru Equestrian ini kita banggakan karena lapangan mencukupi, kemudian sarpras yang lain seperti kandang atau yang lainnya menyusul. Yang penting sarana utamanya ini sudah tercapai. Nanti tinggal nunggu yang pacu dan HBA,” imbuh Hari. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kualitas Mangga Podang Tetap Bagus, Mas Dhito Lakukan Pengecekan dan Dialog dengan Petani</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kualitas-mangga-podang-tetap-bagus-mas-dhito-lakukan-pengecekan-dan-dialog-dengan-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagus,]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[podang,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199359</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Memasuki musim panen Mangga Podang, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pengecekan Pasar Buah Banyakan, Jumat (06/10/2023) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu untuk memastikan bahwa buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon. Untuk memastikan, selain melihat-lihat buah mangga yang dijual, Mas Dhito-sapaan akrabnya, juga berdialog dengan petani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Memasuki musim panen Mangga Podang, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pengecekan Pasar Buah Banyakan, Jumat (06/10/2023) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu untuk memastikan bahwa buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon.</p>



<p>Untuk memastikan, selain melihat-lihat buah mangga yang dijual, Mas Dhito-sapaan akrabnya, juga berdialog dengan petani yang tengah menjual mangga panenannya di pasar. Bahkan, Mas Dhito mencoba mencicipi langsung mangga yang dijual petani.</p>



<p>&#8220;Kita tes untuk memastikan petani tidak melakukan boosting atau booster terhadap tanamannya. Tadi ada yang kita cek dan alhamdulilah ternyata masak dari pohon langsung,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Sebagai salah satu komoditas unggul tanaman hortikultura, khususnya di wilayah barat sungai, Mas Dhito serius untuk melakukan pengawasan terhadap petani Mangga Podang. Pengawasan itu, untuk menjaga petani tidak melakukan booster atau memacu buah supaya cepat matang dengan ethrel.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan pengawasan yang dilakukan, diharapkan kualitas Mangga Podang tetap terjaga yang diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan berdampak pada kesejahteraan petani. &#8220;Pesannya buat petani Mangga Podang, jangan di booster supaya cepat matang. Nanti cepat busuk seperti pengalaman tahun kemarin,&#8221; pesan Mas Dhito kepada para petani Mangga Podang.</p>



<p>Dalam kunjungannya ke pasar buah itu, Mas Dhito juga memborong Mangga Podang dari Damis, petani yang diajak berdialog. Setidaknya, terdapat dua kwintal Mangga Podang yang dibeli Mas Dhito dan diminta dibagikan kepada warga.</p>



<p>Petani asal Dusun Gunung Butak, Bulusari, Tarokan, itu mengaku dari luasan lahan perkebunan Mangga Podang yang dimiliki, setiap dua hari dirinya selalu menjual hasil panenan sekitar 4 kwintal. &#8220;Buahnya saya jaga supaya masak alami dari pohon, saya tidak pernah booster,&#8221; akunya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menerangkan bahwa musim buah mulai pada September, dimana setiap hari rata-rata bisa mencapai dua ton Mangga Podang dari petani masuk ke pasar buah. &#8220;Nanti di November ini bisa sampai lima ton, peak season (puncak berbuah) nanti di bulan November dan Desember,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pemasaran buah Mangga Podang itu tidak hanya lokal Kediri, melainkan juga dikirim sampai ke Kalimantan, Bali, Surabaya dan beberapa daerah lain di sekitar Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199359</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
