<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bahagia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bahagia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Feb 2026 12:16:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bahagia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kontribusi Nyata di Bulan Ramadan, BRI Regional 13 Malang Gelar Aksi Berbagi Bahagia</title>
		<link>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia</link>
					<comments>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[regional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, BRI Region 13 Malang kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk &#8216;BRI Region 13 Berbagi Bahagia&#8217; yang disalurkan kepada sejumlah lembaga sosial dan keagamaan di wilayah Malang. Kegiatan yang dilaksanakan secara simbolis pada 25 Februari 2026 tersebut, menyasar sekitar empat penerima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, BRI Region 13 Malang kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk &#8216;BRI Region 13 Berbagi Bahagia&#8217; yang disalurkan kepada sejumlah lembaga sosial dan keagamaan di wilayah Malang. Kegiatan yang dilaksanakan secara simbolis pada 25 Februari 2026 tersebut, menyasar sekitar empat penerima manfaat, yakni Panti Asuhan Yasuka, Panti Asuhan Mabarrot Sunan Giri, Griya Lansia Husnul Khatimah, serta Pesantren Tahfidz Bani Yusuf Malang.</p>



<p>Melalui program ini, BRI Regional 13 Malang menyalurkan paket Sembako yang terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, mi instan, gula dan teh celup. Secara keseluruhan, total nilai bantuan di masing-masing lokasi tidak kurang dari Rp 10 juta.</p>



<p>Dalam momen itu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan berbagi di Bulan Suci, BRI Regional 13 Malang juga telah menyalurkan tidak kurang dari 700 paket Sembako kepada masyarakat sekitar Kantor BRI Regional 13 Malang yang berada di Kelurahan Sukoharjo, Kota Malang. Kegiatan ini, menjadi bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sekitar sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Regional CEO BRI Region 13 Malang, Arie Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan BRI sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus penguatan peran BRI sebagai institusi keuangan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Melalui program BRI Regional 13 Berbagi Bahagia, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan, para lansia, para santri tahfidz, serta masyarakat di sekitar Kantor BRI Region 13 Malang di Kelurahan Sukoharjo, Kota Malang, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini. BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan komitmen untuk terus memberikan dampak positif,” kata Arie, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Arie menegaskan, bahwa konsistensi pelaksanaan program sosial ini menjadi cerminan komitmen BRI dalam memperkuat nilai kebermanfaatan dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Termasuk, mempertegas posisi BRI sebagai bank yang peduli, inklusif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>Sementara itu, Pengasuh Griya Lansia Husnul Khatimah, Nur Hadi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan BRI. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari BRI Regional 13 Malang. Bantuan ini sangat berarti bagi para lansia di sini dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Nur Hadi.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, BRI Regional 13 Malang berharap dapat terus memperluas kontribusi sosialnya dan memperkuat citra perusahaan sebagai mitra terpercaya masyarakat. Termasuk, mendukung terciptanya kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di wilayah kerja BRI Regional 13 Malang. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diikuti Lebih 100 Anak, Wali Kota Malang Apresiasi Pelaksanaan Khitan Bahagia Polresta Malang Kota</title>
		<link>https://memontum.com/diikuti-lebih-100-anak-wali-kota-malang-apresiasi-pelaksanaan-khitan-bahagia-polresta-malang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[diikuti]]></category>
		<category><![CDATA[khitan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringati Hari Ibu, Polresta Malang Kota selenggarakan khitanan masal yang bertajuk &#8216;Khitan Bahagia&#8217; di Ballroom Sanika Satyawada Mapolresta Malang Kota, Sabtu (13/12/2025) tadi. Khitan massal gratis ini, diikuti lebih dari 100 anak se Malang Raya. Kegiatan ini, dibuka langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringati Hari Ibu, Polresta Malang Kota selenggarakan khitanan masal yang bertajuk &#8216;Khitan Bahagia&#8217; di Ballroom Sanika Satyawada Mapolresta Malang Kota, Sabtu (13/12/2025) tadi. Khitan massal gratis ini, diikuti lebih dari 100 anak se Malang Raya.</p>



<p>Kegiatan ini, dibuka langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Dinkes, Kepala Dinsos Kota Malang, serta tenaga medis dan Himpunan Pesunat Plasma Energy Indonesia (HPPEI) Kota Malang, membantu proses pelaksanaan khitan.</p>



<p>Selain ditangani tenaga medis profesional, kegiatan juga dilengkapi pendampingan, edukasi kesehatan, serta suasana ramah anak agar peserta merasa nyaman. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.</p>



<p>Menjadi salah satu bentuk komitmen Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, memberikan perlindungan pada anak, khususnya keluarga yang membutuhkan, dengan memberikan layanan khitan bahagia massal secara gratis.</p>



<p>Kombes Nanang, menegaskan bahwa Khitan Bahagia bukan hanya layanan medis Polresta Malang Kota untuk masyarakat, tapi salah satu bagian dari pengabdian dan pelayanan Polri dalam mendukung tumbuh kembang anak sehat dan berakhlak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Khitan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan dalam syariat Islam sekaligus memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota ingin hadir membantu masyarakat, menjaga kesehatan anak sejak dini, serta mempererat kedekatan Polri dengan warga,” ujar Kombes Nanang.</p>



<p>Kombes Pol Nanang juga menjelaskan, Khitan memiliki berbagai manfaat, antara lain menjaga kebersihan organ reproduksi, menurunkan risiko infeksi saluran kemih, mencegah penyakit menular tertentu, serta mendukung kesehatan jangka panjang.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi atas inisiatif Polresta Malang Kota yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Kami mengapresiasi Polresta Malang Kota yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga peduli pada aspek sosial, kemanusiaan dan kesehatan. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Polri,” jelas Wahyu. Polresta Malang Kota bersama Pemkota Malang juga memberikan bingkisan, selain sarung, songkok, juga ada obat-obatan dan vitamin untuk peserta khitan</p>



<p>Achmad Fuad orang tua dari peserta khitan, Ahmad Rehan, warga Kelurahan Karang Besuki, Sukun sangat bersyukur dan senang, sebab putranya bisa mengikuti khitan Polresta Malang Kota. “Alhamdulillah, kami orang tua dari Rehan sangat terbantu, sebab anak kami bisa ikut sunat gratis yang ditangani dengan baik dan penuh perhatian. Semoga Khitan Gratis Polresta Malang Kota terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan anak-anak kami,&#8221; tuturnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1.446 Anak Yatim Senyum Bahagia Ikuti Festival Muharam Ceria Pemkab Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/1-446-anak-yatim-senyum-bahagia-ikuti-festival-muharam-ceria-pemkab-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[muharam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Muharam Ceria yang diikuti sekitar 1.446 anak yatim, Kamis (01/08/2024) tadi. Pelaksanaan itu, tak ayal membuat peserta senyum bahagia saat mengikuti rangkaian pelaksanaan di wahana Banyuwangi Park. &#8220;Ini salah satu cara membahagiakan anak-anak yatim. Semoga ini bisa berdampak positif dan anak-anak bisa tambah semangat serta semakin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Muharam Ceria yang diikuti sekitar 1.446 anak yatim, Kamis (01/08/2024) tadi. Pelaksanaan itu, tak ayal membuat peserta senyum bahagia saat mengikuti rangkaian pelaksanaan di wahana Banyuwangi Park.</p>



<p>&#8220;Ini salah satu cara membahagiakan anak-anak yatim. Semoga ini bisa berdampak positif dan anak-anak bisa tambah semangat serta semakin termotivasi lagi untuk kedepannya,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Sebanyak 1.446 anak yatim tersebut, berasal dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Mereka dihadirkan untuk turut bergembira dan bersenang-senang guna mencoba wahana-wahana di destinasi Banyuwangi Park. Banyuwangi Park sendiri merupakan theme park di Banyuwangi yang menawarkan konsep rekreasi dan edukasi.</p>



<p>Anak-anak ada yang mengeksplorasi miniatur wisata dan kebudayaan, wahana edukasi terkait terumbu karang hingga Geopark Ijen. Ada juga area Science Centre yang cocok untuk menambah wawasan.</p>



<p>“Di sini mereka tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga bisa belajar tentang science serta kekayaan budaya Banyuwangi. Kita juga rangsang bakat dan minat mereka melalui berbagai kelas pengembangan diri. Tujuannya, supaya mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk menentukan cita-cita mereka kelak,” imbuh Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Banyuwangi, Yusdi Irawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Jumlahnya pun disesuaikan dengan tahun muharam.</p>



<p>“Mereka berasal dari 25 kecamatan yang dibagi rata di setiap desa dan kelurahan,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, mereka juga mendapatkan perlengkapan sekolah dan santunan sebesar Rp 500 ribu yang berasal dari donasi, sumbangan ASN, hingga sponsor ship. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport acara ini. Semoga menjadi berkah bagi semuanya,” ujar Yusdi.</p>



<p>Sepanjang acara, anak-anak terlihat sangat ceria dan menikmati seluruh rangkaian. Salah satu peserta, Aisya Ayunda, mengaku sangat gembira bisa bermain sepuasnya di Banyuwangi Park.</p>



<p>&#8220;Baru pertama ke sini. Senang sekali bisa main-main sepuasnya. Apalagi di sini juga disediakan banyak makanan,&#8221; katanya.</p>



<p>Rangkaian Festival Muharram Ceria sendiri diawali sejak Selasa (30/07/2024) lalu. Yaitu, dengan memberikan kelas pengembangan diri bagi anak-anak yatim sesuai dengan bakat dan minat. Seperti kelas musik, melukis, robotik, kerajinan tangan hingga fotografi. Dalam kesempatan itu, juga dilelang sejumlah karya seni yang dihasilkan anak-anak yatim. Mulai lukisan hingga foto. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Isak Tangis Bahagia Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/isak-tangis-bahagia-sambut-kedatangan-jamaah-haji-kabupaten-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[tangis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Isak tangis bahagia mewarnai penjemputan jamaah haji asal Kabupaten Kediri, Sabtu (13/07/2024) tadi. Pemandangan itu, nampak terlihat di Halaman Kantor Pemkab Kediri, yang digunakan sebagai titik kumpul. Secara bertahap atau diawali kloter 73 pukul 03.10, disusul kloter 74 sekitar 19.30 dan kloter 75 sekitar pukul 22.30 dan terakhir kloter 76 dini hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Isak tangis bahagia mewarnai penjemputan jamaah haji asal Kabupaten Kediri, Sabtu (13/07/2024) tadi. Pemandangan itu, nampak terlihat di Halaman Kantor Pemkab Kediri, yang digunakan sebagai titik kumpul. Secara bertahap atau diawali kloter 73 pukul 03.10, disusul kloter 74 sekitar 19.30 dan kloter 75 sekitar pukul 22.30 dan terakhir kloter 76 dini hari nanti.</p>



<p>Kepala Seksi (Kasi) Pemberangkatan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri, Abdul Khaliq Nawawi, menjelaskan bahwa tahun ini jamaah yang meninggal berjumlah empat orang. Dimana, jamaah yang meninggal merupakan 2 orang kloter 73, 1 orang dari kloter 74 dan sisanya dari kloter 75.</p>



<p>&#8220;Dari data itu, masih ada jamaah yang menjalani perawatan di RS karena sakit. Seluruh jamaah yang sakit, dirawat di RS King Salman Bin Abdul Aziz Arab Saudi,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam penjemputan itu, setelah seluruh jamaah haji turun dari bus, maka satu-persatu kendaraan penjemput secara teratur memasuki halaman Kantor Bupati Kediri, untuk menjemput jamaah haji. Suasana haru dan bahagia, pun mewarnai pertemuan keluarga yang sudah 40 hari lebih tidak bersua.</p>



<p>Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Kediri, To&#8217;in, dalam kesempatan itu mengatakan sangat rindu kepada anak-anaknya. Meski demikian, tidak lupa dirinya juga mendoakan keluarga serta anak-anaknya agar selalu diberikan kemudahan dalam segala hal. &#8220;Alhamdulillah, kami bisa bersama-sama lagi dengan anak dan keluarga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jamaah haji lain dari Kloter 74, Wahyu Sriwahyuni, menyampaikan bahwa dirinya merasa senang bisa beribadah di Tanah Suci bersama keluarga. Walaupun, selama di Makkah cuaca sedang panas. &#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kediri, Mas Dhito dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri atas pelayanan yang sangat baik sejak berangkat hingga kembali ke tanah air. Termasuk, kepada para petugas haji yang telah memberikan banyak bimbingan selama di Tanah Suci serta tim kesehatan yang selalu memberikan layanan prima kepada jamaah,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Haru Bahagia Keberangkatan CJH Kota Malang, Jamaah Tertunda Karena Covid-19 hingga Nunggu 12 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/haru-bahagia-keberangkatan-cjh-kota-malang-jamaah-tertunda-karena-covid-19-hingga-nunggu-12-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 00:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nunggu]]></category>
		<category><![CDATA[tertunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perasaan haru bahagia mengantarkan kedua orang tua untuk menjalankan ibadah haji, dirasakan oleh Alfiana Nikmah Fadhilah (21) warga Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (16/05/2024) pagi. Perasaan ini, tentunya satu dari ribuan keluarga yang turut mengantar 1.195 calon jamaah haji (CJH) Kota Malang, yang akan melaksanakan ibadah haji. “Saya merasa senang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perasaan haru bahagia mengantarkan kedua orang tua untuk menjalankan ibadah haji, dirasakan oleh Alfiana Nikmah Fadhilah (21) warga Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (16/05/2024) pagi. Perasaan ini, tentunya satu dari ribuan keluarga yang turut mengantar 1.195 calon jamaah haji (CJH) Kota Malang, yang akan melaksanakan ibadah haji.</p>



<p>“Saya merasa senang sekaligus sedih, karena ditinggal melaksanakan ibadah haji. Alhamdulillah, orang tua bisa berangkat dan alhamdulillah orang tua sudah menyiapkan semuanya. Mulai dari kesehatan fisik, mental dan semuanya,” kata Alfina.</p>



<p>Dirinya juga menceritakan, bahwa sebenarnya kedua orang tuanya itu dijadwalkan berangkat pada tahun 2021 lalu. Namun, karena terkendala Covid-19, maka baru bisa melaksanakan ibadah pada tahun 2024 ini.</p>



<p>“Karena Covid-19 dahulu, jadi ditunda (keberangkatan, red) dan baru bisa berangkat di 2024. Ini anugerah dan nikmat karena kedua orang tua masih bisa berangkat,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Calon Jamaah Haji Kota Malang 2024, Agus Widarko (61) dan Dzurrotul Farida (57), menyampaikan rasa bahagianya. Sebab, setelah menunggu 12 tahun akhirnya di tahun 2024 ini berangkat untuk melaksanakan ibadah haji.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Alhamdulillah senang bisa berangkat. Kami daftar di tahun 2012 dan sekarang baru berangkat. Tadi diantar oleh keluarga, ini berangkat bersama istri. Daftarnya waktu itu bersamaan,” ucap Agus.</p>



<p>Tentunya kesiapan mental, fisik dan kesehatan sudah dipersiapkan dengan matang. Termasuk juga rangkaian ibadah haji, seperti manasik.</p>



<p>“Persiapan perlengkapan pun juga sudah dilist sesuai dengan aturan yang ditetapkan KBIH kami. Jadi untuk koper bagasi, koper kabin, tas paspor, ini sudah dilist apa saja yang harus dibawa,” ucapnya.</p>



<p>Diakhir, Agus juga menyampaikan bahwa ibadah haji yang akan dilaksanakan tersebut berjalan selama kurang lebih 45 hari. Pada besok, Jumat (17/05/2024) pukul 06.00 WIB akan terbang menuju Madinah.</p>



<p>“Insyaallah kembali ke Kota Malang pada 28 Juni 2024. Kami mohon doa semoga dalam menjalankan ibadah haji diberi sehat, kemudahan dan kelancaran. Begitupun juga dengan keluarga, saudara, tetangga, mudah-mudahan selalu dalam kondisi sehat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyerahan 185 Bansos Rumah Tidak Layak Huni di Halaman Pemkot Malang Berlangsung Haru Bahagia</title>
		<link>https://memontum.com/penyerahan-185-bansos-rumah-tidak-layak-huni-di-halaman-pemkot-malang-berlangsung-haru-bahagia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[halaman]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197907</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penyerahan 185 Bantuan Sosial (Bansos) Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kepada warga Kota Malang, berlangsung haru bahagia, Senin (11/09/2023) tadi. Itu karena, banyak beberapa penerima bantuan, kondisi rumahnya sedang butuh perhatian. Seperti yang dialami warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Akhmad Ihwan (57). Pihaknya merasa bersyukur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penyerahan 185 Bantuan Sosial (Bansos) Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kepada warga Kota Malang, berlangsung haru bahagia, Senin (11/09/2023) tadi. Itu karena, banyak beberapa penerima bantuan, kondisi rumahnya sedang butuh perhatian.</p>



<p>Seperti yang dialami warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Akhmad Ihwan (57). Pihaknya merasa bersyukur dan sangat terbantu dengan Bansos yang telah diberikan oleh Pemkot Malang.</p>



<p>“Alhamdulillah, rasanya senang sekali. Karena rumah saya mulai atap dan pondasi itu rusak. Sehingga dengan bantuan ini, saya mengucapkan banyak terima kasih,” kata Ihwan, saat ditemui seusai pelaksanaan di Halaman Balai Kota Malang.</p>



<p>Tidak hanya itu, warga Kerto Asri, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Irhani, pun mengaku hampir sama. Pihaknya merasa bersyukur dan senang karena bisa mendapatkan bantuan tersebut.</p>



<p>“Alhamdulillah, saya dapat bantuan rumah tidak layak huni dari Pak Wali Kota Malang. Senang sekali, rumah saya nanti jadi bagus. Untuk kondisi rumah saya sendiri, itu saat ini sudah hancur. Dari atap sampai temboknya. Maka saya betul-betul berterima kasih kepada Pemkot Malang, yang sudah membantu untuk membenahi rumah saya,” kata Irhani.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menyampaikan, jika bantuan yang diterimanya yaitu sebesar Rp 20 juta. Dimana sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan Rp 17,5 juta untuk membeli bahan material bangunan dan sisanya Rp 2,5 juta untuk membayar tukang atau kuli bangunan.</p>



<p>“Kalau bisa, nanti pengerjaannya saya kerjakan sendiri. Kalau tidak bisa, ya dari orang lain. Mungkin sebentar lagi pengerjaannya bisa segera dimulai,” tambah pria yang bekerja sebagai kuli batu.</p>



<p>Senada dengan itu, Warga Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Mulyadi (53), juga merasa bersyukur dan senang. Pihaknya mengaku, jika sebetulnya sudah sejak lama ingin melakukan pembongkaran rumah miliknya. Namun karena keterbatasan ekonomi, sehingga membuatnya tidak bisa memperbaiki kondiri rumah miliknya.</p>



<p>“Sebenarnya sudah lama saya ingin membongkar. Tetapi tidak bisa, karena keterbatasan ekonomi. Tentu dengan mendapatkan bantuan ini saya senang sekali, alhamdulillah,” ucap Mulyadi.</p>



<p>Pihaknya juga menceritakan, jika kondisi rumah miliknya banyak yang bocor. Sehingga kalau musim penghujan, banyak air yang masuk. Selain itu, beberapa kayu pada bangunan rumah miliknya juga telah mengalami pengeroposan.</p>



<p>“Kayu sudah keropos semua. Soalnya, rumah saya bangunannya dari kayu. Dengan adanya bantuan dari pemerintah ini mulai dari istri dan anak saya merasa senang sekali. Terima kasih untuk Pemkot Malang,” imbuh Mulyadi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197907</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
