<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 12:27:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan, Bupati Banyuwangi dan Forkopimda Pantau Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-stabilitas-harga-dan-ketersediaan-bahan-bupati-banyuwangi-dan-forkopimda-pantau-pasar</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-stabilitas-harga-dan-ketersediaan-bahan-bupati-banyuwangi-dan-forkopimda-pantau-pasar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[ketersediaan]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersama Forkopimda memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, Rabu (25/02/2026) tadi. Salah satu pasar yang menjadi jujugan, yaitu Pasar Blambangan. Beberapa Forkopimda yang turut serta, seperti Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Kepala Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, dan Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersama Forkopimda memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, Rabu (25/02/2026) tadi. Salah satu pasar yang menjadi jujugan, yaitu Pasar Blambangan. Beberapa Forkopimda yang turut serta, seperti Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Kepala Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, dan Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, serta perwakilan TNI AD dan TNI AL.</p>



<p>&#8220;Kami mengecek agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok tetap terjaga di pasaran. Karena selama Ramadan, biasanya mengalami kenaikan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Selama satu pekan Ramadan, tambahnya, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Seperti telur, saat ini berada di harga Rp 31 ribu dari sebelumnya Rp 27 ribu &#8211; Rp 28 ribu. Daging sapi naik dari Rp 125 ribu menjadi Rp 145 ribu dan daging ayam naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 36 ribu.</p>



<p>Sementara Cabai yang sempat naik hingga Rp 130 ribu perkg, kini turun menjadi Rp 98 ribu. Bawang merah juga naik menjadi Rp 45 ribu &#8211; Rp 48 ribu perkg. Sementara sejumlah komoditi harganya stabil diantaranya gula pasir Rp 17 ribu perkg, minyak goreng Rp 17.500 &#8211; Rp 19.500 perliter, bawang putih Rp 30 ribu -35 ribu perkg, beras premium Rp 74.500/5 kg dan beras medium Rp 68.500/5kg.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk mengatakan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok. &#8220;Untuk mengendalikan harga, kami bersama stakeholder terkait terus menggelar pasar murah secara massif sejak awal Ramadan, merata di seluruh kecamatan. Silakan manfaatkan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza, mengatakan dinamika kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pokok saat ini masih dalam batas wajar. Sehingga, tidak berpotensi menyebabkan inflasi.</p>



<p>&#8220;Kami meminta TPID untuk menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian harga,&#8221; kata Iqbal.</p>



<p>Ditambahkan Kapolresta Banyuwangi,&nbsp; Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi penimbunan komoditas bahan pokok di Banyuwangi. &#8220;Kami akan ikut memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dan sejumlah kebutuhan masyarakat lainnya selama Ramadan hingga Idul Fitri,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-stabilitas-harga-dan-ketersediaan-bahan-bupati-banyuwangi-dan-forkopimda-pantau-pasar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Harga Bahan Pokok Aman, Presiden RI Tinjau Pasar Bululawang</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-harga-bahan-pokok-aman-presiden-ri-tinjau-pasar-bululawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pastikan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Dalam kunjungannya, pria yang kerap disapa Jokowi, datang bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pastikan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Dalam kunjungannya, pria yang kerap disapa Jokowi, datang bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, serta didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang, HM Sanusi.</p>



<p>“Pagi hari ini, saya ingin cek harga bahan pokok di Pasar Kabupaten Malang, seperti di pasar-pasar daerah lain. Saya melihat harga-harga di sini sangat bagus,” ujar Presiden Jokowi.</p>



<p>Ditambahkannya, dengan harga yang sudah cukup stabil tersebut, maka menurutnya inflasi di Kabupaten Malang sudah dapat terkendali dengan baik. Terlebih, sebagian besar produksi bahan pokok ada di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tadi ada daging ayam di harga Rp 34 ribu, bawang merah juga di harga Rp 26 ribu dan ini murah sekali di sini. Sehingga, untuk inflasi di sini terkendali dengan baik&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai LPG subsidi 3 kg yang masih mengalami kelangkaan, pihaknya menyampaikan bahwa akan meninjau langsung ke lapangan. Sebab, menurutnya LPG 3 kg diperebutkan dan seharusnya memang bagi warga yang kurang mampu.</p>



<p>“LPG yang bersubsidi itu memang diperebutkan di lapangan dan itu memang untuk yang kurang mampu, nanti akan kita tinjau,” tambahnya.</p>



<p>Usai melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, pihaknya melakukan kunjungan selanjutnya ke Gudang Utama Pindad, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Lalu, menuju ke Lapangan Rampal untuk mengujungi Pasar UMKM, Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Bahan Peledak untuk Mercon hingga 1 Kg, Pria Paruh Baya asal Gading Probolinggo Digelandang</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-bahan-peledak-untuk-mercon-hingga-1-kg-pria-paruh-baya-asal-gading-probolinggo-digelandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[bawa]]></category>
		<category><![CDATA[baya,]]></category>
		<category><![CDATA[digelandang]]></category>
		<category><![CDATA[gading]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kg]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[paruh]]></category>
		<category><![CDATA[peledak]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan. Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan.</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan Semampir, Kabupaten Probolinggo. &#8220;Karena sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1444 H, biasanya masyarakat menyambutnya dengan euforia termasuk menyalakan petasan. Oleh karena itu, kami melakukan pencegahan dengan melaksanakan cipta kondisi yang aman dan nyaman. Di sini, kami berhasil mengamankan pria yang membawa serbuk bahan pembuat petasan,&#8221; kata Kapolres Probolinggo, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Akibat perbuatannya, Budan dikenakan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. &#8220;Tersangka terancam hukuman 20 tahun,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan pengamanan tersebut, lanjut AKBP Arsya, agar saat perayaan Hari Raya Idul Adha, dalam kondisi kondusif. Keamanan dan kenyamanan masyarakat lebih terjamin, tanpa menggunakan atau menyalakan petasan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan seperti Takbir Keliling menggunakan kendaraan bak terbuka, sangat kami larang. Itu karena, akan membahayakan masyarakat itu sendiri maupun orang lain. Lebih baik merayakannya di musala atau masjid terdekat,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Kunjungi Pengolahan Limbah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-kunjungi-pengolahan-limbah-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terus melakukan kunjungan ke sejumlah tempat yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Kota Malang. Usai melakukan kunjungan ke tempat pengolahan sampah dengan alih teknologi yang terbarukan saja, kali ini pihaknya mengunjungi kantor dan perusahaan pusat pengolahan sampah di Kota Nanning, Guangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (13/06/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terus melakukan kunjungan ke sejumlah tempat yang memiliki potensi untuk dikembangkan di <strong><a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong>. Usai melakukan kunjungan ke tempat pengolahan sampah dengan alih teknologi yang terbarukan saja, kali ini pihaknya mengunjungi kantor dan perusahaan pusat pengolahan sampah di Kota Nanning, Guangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (13/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kunjungannya tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang begitu antusias melihat teknologi pengolahan limbah sampah plastik menjadi bahan bakar. Sehingga, dapat mengurangi pencemaran lingkungan.</p>



<p>“Sampah plastik telah menjadi polusi secara global. Butuh ratusan tahun untuk terurai, dan perlu solusi untuk mengatasinya. Sekarang saya menengok pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar, ini luar biasa,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Diketahui, sampah plastik tersebut diolah menjadi tiga jenis bahan bakar. Diantaranya, bahan bakar minyak, bahan bakar gas untuk tenaga pembangkit listrik, maupun karbon hitam yang dapat dimanfaatkan untuk pembakaran. Bahan plastik yang diolah tersebut, berasal dari sampah rumah tangga. Tidak hanya itu, tempat pengolahan sampah, dilengkapi dengan teknologi paling moderen dan dapat memproses sebanyak 60 ton sampah plastik dalam sehari.</p>



<p>“Seperti dari kantong plastik, tas belanja, dan kemasan-kemasan yang berbahan plastik. Kemudian, diolah sedemikian rupa dengan berbagai teknologi. Tentu sampah tadi berubah menjadi berkah dan nilai manfaatnya berkali-kali lipat. Ini menjadi sebuah inovasi yang solutif, dan harus kita cermati untuk diterapkan di Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kemudian ditambahkannya, jika pengolahan sampah dinilai bagian dari penanganan sampah, dan sesuai dengan UU nomor 18 Tahun 2008, didefinisikan sebagai proses perubahan bentuk sampah dengan mengubah karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah. &#8220;Tentu dengan kunjungan ini, saya ingin agar Kota Malang dapat lebih memanfaatkan sampah plastik agar dapat bernilai guna. Dengan plastik yang dapat digunakan sebagai bahan bakar, maka tidak menutup kemungkinan dapat digunakan sebagai bahan bakar di kehidupan rumah tangga,” lanjutnya.</p>



<p>Ke depan, apabila teknologi tersebut diadopsi di Kota Malang, pihaknya berharap, adanya peran serta dari masyarakat maupun Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan manajemen pemilahan sampah. Terlebih juga harus dibarengi dengan komitmen dari hulu sampai hilir.</p>



<p>“Manajemennya harus sistematis. Karena dengan terpilahnya sampah secara sistematis di hulu, maka di hilir akan memudahkan proses pengelolaan sampah sesuai bahannya. Sehingga output yang dihasilkan juga maksimal,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, memang dalam kunjungannya tersebut, mempelajari sebuah solusi untuk mengatasi masalah plastik. Namun, pihaknya berpesan kepada masyarakat, agar lebih bijak lagi dalam mengonsumsi bahan-bahan plastik.<strong> (hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190858</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
