<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bahasa Jawa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bahasa-jawa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 May 2022 13:38:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bahasa Jawa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bahasa Jawa Menjadi Tantangan Bagi Peserta UKD Khusus di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bahasa-jawa-menjadi-tantangan-bagi-peserta-ukd-khusus-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 13:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[UKD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168967</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ujian Kompetensi Dasar (UKD) menjadi salah satu syarat wajib, bagi siswa SD yang ingin mendaftar ke jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Malang, melalui jalur prestasi nilai raport. Untuk itu, bagi mereka (Siswa SD, red) yang berasal dari luar Kota Malang, harus mengikuti UKD secara khusus. Kepala Dinas Pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ujian Kompetensi Dasar (UKD) menjadi salah satu syarat wajib, bagi siswa SD yang ingin mendaftar ke jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Malang, melalui jalur prestasi nilai raport. Untuk itu, bagi mereka (Siswa SD, red) yang berasal dari luar Kota Malang, harus mengikuti UKD secara khusus.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwarjana, mengatakan bahwa UKD khusus tersebut sudah dilakukan sejak, Selasa (10/05/2022) hingga Kamis (12/05/2022) tadi. Disebutkan, bahwa UKD diikuti sebanyak 11 siswa kelas 6, dari luar Kota Malang.</p>



<p>“Ada sebanyak 11 siswa kelas 6 yang mengikuti UKD khusus ini, kami laksanakan di SMPN 4 Kota Malang,” ungkap Suwarjana, Kamis (12/05/2022).</p>



<p>Dari beberapa mata pelajaran yang diujikan terdapat muatan lokal Bahasa Daerah seperti Bahasa Jawa. Muatan lokal tersebut menjadi hal tersulit bagi peserta luar Kota Malang. Salah seorang wali murid dari Sumbawa, Brina, mengatakan bahwa itu menjadi tantangan tersendiri bagi anaknya.</p>



<p>“Seharusnya muatan lokal Bahasa Daerah ini tidak diikutkan dalam UKD khusus ini. Belajar Bahasa Daerah pun juga tidak bisa dikuasai dengan cepat. Anak pasti minder karena merasa akan kalah dengan temannya,” jelas Brina.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
</ul>


<p>Dirinya berharap, untuk UKD Khusus, Bahasa Jawa sebaiknya tidak dimasukkan nilai utama. Menurutnya, mata pelajaran umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA dan IPS baru bisa digunakan sebagai nilai utama, karena itu memang diajarkan secara umum di seluruh wilayah.</p>



<p>“Bahasa daerah kan muatan lokal, menurut saya muatan lokal tidak perlu ikut diujikan. Jelas yang dari luar daerah tidak paham,” imbuhnya.</p>



<p>Hal senada juga dilontarkan oleh wali murid lainnya asal Jakarta, Irna, bahwa anaknya tidak pernah belajar tentang Bahasa Jawa sebelumnya, dan menjadi momok bagi anaknya. Meskipun sebenarnya, melalui UKD Khusus menurutnya sudah fair. Karena siswa luar kota bisa mengikuti pendaftaran melalui jalur prestasi nilai rapor. Dimana sebelumnya, jalur tersebut dikhususkan hanya untuk siswa Kota Malang.</p>



<p>“Tapi disayangkan ada ujian Bahasa Jawa yang tidak dipelajari di sekolahnya dari kelas satu. Jadi dia tidak dapat sama sekali pelajaran itu,” kata Irna.</p>



<p>Namun, dengan begitu mereka tetap mendoakan agar anaknya bisa mendapat hasil baik di UKD khusus ini, agar bisa bersekolah di SMPN Kota Malang. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168967</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UM Malang Lestarikan Bahasa Jawa melalui Buku Cerita Anak Kuritabaya</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-um-malang-lestarikan-bahasa-jawa-melalui-buku-cerita-anak-kuritabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 11:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Cerita Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UM Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153392</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8211; Dengan adanya pengaruh bahasa asing yang masuk ke Indonesia, akan semakin menggeser keberadaan bahasa lokal. Hal tersebut yang memberikan dorongan bagi lima mahasiswa asal Universitas Negeri Malang untuk melestarikan salah satu bahasa lokal, yaitu bahasa Jawa. Tim yang beranggotakan lima mahasiswa ini, terbagi menjadi dua bagian tugas, yaitu Mufazatul Istiqomah, Nur Alfiyatuz [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong>&#8211; Dengan adanya pengaruh bahasa asing yang masuk ke Indonesia, akan semakin menggeser keberadaan bahasa lokal. Hal tersebut yang memberikan dorongan bagi lima mahasiswa asal Universitas Negeri Malang untuk melestarikan salah satu bahasa lokal, yaitu bahasa Jawa. Tim yang beranggotakan lima mahasiswa ini, terbagi menjadi dua bagian tugas, yaitu Mufazatul Istiqomah, Nur Alfiyatuz Zahro, dan Nuventin Asna Putri, sebagai penulis naskah dan 2 orang sebagai ilustrator dan designer, yakni Fathimah Az Zahra dan M Hafidz Rifki F. Pelestarian bahasa Jawa dilakukan melalui sebuah buku cerita anak Kuritabaya dengan judul pertama ‘Mlaku-Mlaku ing Yogyakarta’. Buku cerita anak ini ditulis dalam bahasa Jawa dan dilengkapi dengan teknologi AR serta fitur lift the flap.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Buku kami memiliki keunggulan dibanding buku cerita bahasa Jawa lainnya, karena buku kami dilengkapi dengan teknologi AR dan fitur lift the flap&#8221;, ujar Nur Alfiyatuz Zahro, salah satu tim penyusun melalui chatting media sosial, Senin (13/09).</p>



<p>Buku cerita anak bahasa Jawa ini menceritakan petualangan yang dilakukan oleh 2 tokoh anak kecil yang menjelajahi Yogyakarta. Buku yang diproduksi sejak bulan Juni 2021 ini sudah terjual sebanyak 59 unit buku.</p>



<p>&#8220;Untuk produksi sampai tahap pengontrolan dimulai sejak bulan Juni sampai bulan Agustus, dan untuk bulan keempat (September) kami sudah ready stok atau sudah melakukan penjualan. Kami sudah memproduksi sebanyak 62 unit buku, dan terjual sebanyak 59 unit buku&#8221;, tambah Nur Alfiyatuz Zahro, melalui chatting media sosial. Buku cerita anak bahasa Jawa dapat ditemukan di marketplace dengan harga yang terjangkau, yakni Rp 155.000. Dalam pembuatan buku ini banyak dukungan yang diperoleh beberapa pihak, seperti sekolah dasar di Kota Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, dan Peneliti Sastra Jawa Timur. <strong>(mg3/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153392</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
