<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>balai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/balai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Aug 2023 13:36:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>balai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan Balai Desa Tumpeh Lor, Bupati Lumajang Sampaikan Keberhasilan Program Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-balai-desa-tumpeh-lor-bupati-lumajang-sampaikan-keberhasilan-program-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[keberhasilan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lor,]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tumpeh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyampaikan sejumlah program pemerintah telah dilaksanakan dengan baik dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu yang paling terasa, adalah Program Ibu Melahirkan Gratis. Hal itu disampaikannya, dalam acara Peresmian Balai Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Jumat (04/08/2023) tadi. &#8220;Alhamdulillah, banyak program pemerintah yang sudah terlaksana dengan baik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyampaikan sejumlah program pemerintah telah dilaksanakan dengan baik dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu yang paling terasa, adalah Program Ibu Melahirkan Gratis. Hal itu disampaikannya, dalam acara Peresmian Balai Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Jumat (04/08/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, banyak program pemerintah yang sudah terlaksana dengan baik, ibu melahirkan gratis, ini banyak yang sudah merasakan. Tapi ada permasalahan yang belum diselesaikan. Satu persatu nanti akan diselesaikan, Pelayanan Adminduk sudah baik dan cepat,&#8221; ungkap Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Selain itu terkait infrastruktur, Cak Thoriq menjelaskan beberapa jalan sudah diperbaiki. Salah satunya, ruas jalan di Kecamatan Tempursari, yang sejak puluhan tahun belum dibangun, kini sudah diaspal. Selajutnya, untuk ruas jalan yang lain akan segera diselesaikan secara bertahap.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Desa Tempeh Lor, Ipung Purwanto, menyambut baik kabar tersebut. Menurutnya, infrastruktur jalan sangat bermanfaat untuk masyarakat sebagai akses mobilitas sehari-hari.</p>



<p>Diketahui, kegiatan Peresmian Balai Desa Tempeh Lor, juga dilaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan selama tiga hari. Diantaranya, salawatan, pertunjukan jaran kencak dan reog serta pertunjukan wayang.</p>



<p>&#8220;Ini berkat dukungan masyarakat Desa Tempeh Lor, kompak. Salawatan akan kami gelar rutin setiap tahun. Ini banyak grup salawatan di Tempeh Lor,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Pembongkaran Pagar Balai Kota, Ini Kata Ketua DPRD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/respon-pembongkaran-pagar-balai-kota-ini-kata-ketua-dprd-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pagar]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194868</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembongkaran pagar depan Balai Kota Malang, masih menjadi perhatian dari DPRD Kota Malang. Kali ini, giliran Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, yang turut memberikan perhatian. Disampaikan Ketua DPRD, jika pihaknya akan memperdalam pembongkaran tersebut pada Komisi C DPRD Kota Malang. Itu karena, mengenai anggaran yang dipergunakan untuk pembongkaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pembongkaran pagar depan Balai Kota Malang, masih menjadi perhatian dari DPRD Kota Malang. Kali ini, giliran Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, yang turut memberikan perhatian.</p>



<p>Disampaikan Ketua DPRD, jika pihaknya akan memperdalam pembongkaran tersebut pada Komisi C DPRD Kota Malang. Itu karena, mengenai anggaran yang dipergunakan untuk pembongkaran pagar, tidak ada.</p>



<p>“Seharusnya, komunikasikan dahulu dengan kami. Karena begitu saya mengecek di Komisi C, belum pernah ada pembahasan anggaran terkait dengan pembongkaran pagar itu. Kami jadwalkan juga untuk menanyakan itu, karena Komisi C terkait dengan DLH dan PUPR. Kami akan tanyakan dari mana anggaran itu? apakah dari refocussing anggaran? Kalau iya, apa alasan refocussingnya. Itu yang akan kami perdalam,” jelas Ketua DPRD, seusai paripurna di DPRD Kota Malang, Kamis (03/08/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, Made menegaskan jika itu memang sepenuhnya wewenang penuh dari eksekutif (Pemkot Malang). Namun, paling tidak secara etika politik, itu disampaikan kepada DPRD Kota Malang terlebih dahulu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>“Kami belum ke tahap pengambilan setuju atau tidaknya. Karena kami nanti masih akan melihat. Tapi inilah sebenarnya pola komunikasi dibutuhkan, menurut kami ini kurang adanya komunikasi,” tambahnya.</p>



<p>Ditambahkan Made, jika secara estetika kota, maka harus dilihat secara menyeluruh. Jika pagar Balai Kota tersebut dibongkar, maka ada plus minusnya. Termasuk, juga jika bongkar pagar DPRD Kota Malang.</p>



<p>“Kalau pagar di DPRD Kota Malang dibongkar, misalnya ada demo-demo, siapa yang mau bertanggungjawab? Kan begitu. Secara garis besar kita akan lihat dan dievaluasi. Kalau itu memang menyambung dengan Alun-alun Tugu dan tanggapan masyarakat bagus, ya monggo. Tapi kalau tidak, ya akan kami evaluasi,” katanya.</p>



<p>Dalam hal ini, ujarnya, DPRD Kota Malang akan memenuhi apapun yang menjadi aspirasi dari masyarakat. Akan melihat pro dan kontranya seperti apa. Karena DPRD Kota Malang mempunyai wewenang dalam pengawasan.</p>



<p>“Kalau memang itu (pagar) harus dikembalikan, ya kami kembalikan lagi. Kita lihat fungsi dan secara estetika, itu seperti apa. Karena sekarang kami belum bisa melihat secara mendalam, karena Alun-alun Tugu juga belum selesai. Setelah dibuka, nanti akan kita lihat dan evaluasi. Mengingat ini adalah kebijakan manusia maka pasti bisa dievaluasi,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota Banggar DPRD Kota Malang Soroti Anggaran Pembongkaran Pagar Balai Kota</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-banggar-dprd-kota-malang-soroti-anggaran-pembongkaran-pagar-balai-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 11:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[Banggar]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pagar]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembongkaran pagar depan Balai Kota Malang menuai sorotan dari salah satu anggota tim badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi. Menurut Arif, pembongkaran tersebut tidak masuk dalam Detail Engineering Design (DED) yang tergabung dengan pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang. Karenanya, dirinya menolak adanya pembongkaran, karena menurutnya masih banyak prioritas lain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang </strong>&#8211; Pembongkaran pagar depan Balai Kota Malang menuai sorotan dari salah satu anggota tim badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi. Menurut Arif, pembongkaran tersebut tidak masuk dalam Detail Engineering Design (DED) yang tergabung dengan pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang. Karenanya, dirinya menolak adanya pembongkaran, karena menurutnya masih banyak prioritas lain yang dibutuhkan.</p>



<p>“Saya orang yang sampai saat ini menolak pembongkaran Alun-Alun Tugu Kota Malang dan pagar depan Balai Kota Malang. Itu, saya tidak tahu mau diapakan dan itu (pagar, red) tidak masuk dalam ranah pembongkaran Alun-Alun Tugu Kota Malang. Perencanaannya tidak ada, hanya Alun-Alun Tugu itu aja yang ada (perencanaan, red),” jelas Arif, saat di DPRD Kota Malang, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Pihaknya menegaskan, jika di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2022 serta 2023, tidak ada anggaran pembongkaran pagar Balai Kota Malang. &#8220;Di APBD tidak ada anggaran dan perencanaannya. Mungkin digabung masuk dalam revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang. Soal dapat darimana anggarannya, coba konfirmasi saja dengan Pemkot Malang,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan Arif, jika Alun-Alun Tugu Kota Malang itu bukan hanya halaman Balai Kota Malang. Namun, juga halaman dari DPRD Kota Malang, sehingga dinilai menjadi satu kesatuan.</p>



<p>“Kalau memang sekalian masuk dalam DED, itu berarti satu paket. Alun-Alun Tugu Kota Malang, pagar Balai Kota Malang dan bahkan pagar DPRD juga harus dibongkar. Kalau mau landscape kota jadi satu kesatuan, Alun-Alun Tugu itu bukan halamannya Balai Kota saja, tapi juga halaman DPRD Kota Malang, satu kesatuan. Nanti itu pasti saya tanyakan ke Pemkot Malang,” imbuh Arif. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pagar Balai Kota Malang Dikepras, Ini Respon Wali Kota Sutiaji</title>
		<link>https://memontum.com/pagar-balai-kota-malang-dikepras-ini-respon-wali-kota-sutiaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 10:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[dikepras,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pagar]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pagar depan Balai Kota Malang, terlihat sudah dibongkar, Rabu (02/08/223) tadi. Pembongkaran itu, diketahui dilakukan sejak Selasa (01/08/2023) malam. Kini, kondisi bagian depan sudah tertata rapi dan diberikan penanda. Wali Kota Malang, Sutiaji, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembongkaran tersebut dilakukan agar linier dan berkesinambungan dengan pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pagar depan Balai Kota Malang, terlihat sudah dibongkar, Rabu (02/08/223) tadi. Pembongkaran itu, diketahui dilakukan sejak Selasa (01/08/2023) malam. Kini, kondisi bagian depan sudah tertata rapi dan diberikan penanda.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembongkaran tersebut dilakukan agar linier dan berkesinambungan dengan pembangunan Alun-Alun Tugu Kota Malang, yang saat ini juga sedang dilakukan revitalisasi. &#8220;Biar linier sama dengan Alun-Alun Tugu, yang sekarang dibongkar. Tapi ini belum jadi dan nanti kalau sudah jadi, coba dilihat dari depan jadinyakan menyambung,” kata Wali Kota Sutiaji, seusai mengikuti kegiatan Lomba Memasak Olahan Ikan, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika filosofi pembongkaran tersebut yaitu karena Balai Kota Malang dianggap sebagai rumah rakyat. Sehingga, nantinya diharapkan bisa terbuka menyatu antara masyarakat dengan pejabat.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>“Sebenarnya, kalau di pagar ini seakan ada batas kalau wilayah di sini miliknya pejabat. Sekarang kita buka, menyatunya sebuah konsep antara masyarakat dengan pejabat. Pagar Balai Kota ini nanti insyaallah lepas semuanya. Supaya landscape ke tamannya bagus,” tambahnya.</p>



<p>Kemudian, Wali Kota Sutiaji menegaskan, bahwa dari sisi keamanan pembongkaran yang telah dilakukan tersebut menurutnya aman. Karena, Balai Kota milik rakyat dan harus dijaga oleh semua masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Insyaallah aman. Antisipasi unjuk rasa nanti itu tetap ada pagar yang sifatnya buka tutup. Tapi, mudah-mudahan kalau ada unjuk rasa, itu tidak yang anarkis,” imbuh Wali Kota Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194811</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Taman Balai Kota Batu Jadi Favorit Baru Wisatawan saat Minggu Pagi</title>
		<link>https://memontum.com/taman-balai-kota-batu-jadi-favorit-baru-wisatawan-saat-minggu-pagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[balai]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[pagi]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, selalu menjadi favorit wisatawan. Taman yang dibangun dengan anggaran Rp 10,2 miliar, di kala Wali Kota Batu, Edy Rumpuko, tetap menarik wisatawan atau warga di saat libur akhir pekan atau Minggu pagi. Sebagai taman rekreasi gratis, taman tersebut juga memiliki beberapa titik spot foto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, selalu menjadi favorit wisatawan. Taman yang dibangun dengan anggaran Rp 10,2 miliar, di kala Wali Kota Batu, Edy Rumpuko, tetap menarik wisatawan atau warga di saat libur akhir pekan atau Minggu pagi. Sebagai taman rekreasi gratis, taman tersebut juga memiliki beberapa titik spot foto yang menarik.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa eksistensi Taman Balai Kota Batu, sebenarnya tidak kalah dengan Alun-alun Kota Batu. Ini terbukti, kedua tempat ini juga menjadi jujukan wisatawan.</p>



<p>&#8220;Taman Balai Kota Batu ini, sejak mulai dibangun hingga saat ini menjadi jujukan wisatawan. Ini terjadi, hampir setiap hari tidak pernah sepi. Apalagi, saat hari libur atau Minggu seperti ini,&#8221; terangnya, saat berada di Taman Balai Kota Among Tani Kota Batu, Minggu (16/07/2023) tadi.</p>



<p>Berkunjung ke sini, wisatawan dapat menikmati musical dancing fountain, patung tokoh pahlawan, patung Soekarno serta air mancur. &#8220;Semua yang dibangun di sini, itu bisa dijadikan area spot foto. Dan, air mancur menjadi favorit juga bagi pengunjung. Di samping, udaranya yang sejuk, area lorong taman dan trotoar juga dinikmati oleh wisatawan untuk jalan-jalan olahraga serta duduk santai,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Kendati demikian, tegasnya, seluruh area Taman Balai Kota Among Tani, bisa dinikmati oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Di sini, semua orang yang mengunjungi diwajibkan tetap menjaga kebersihan.</p>



<p>&#8220;Jangan lupa kalau berkunjung di sini (taman), tetap jaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan. Jadi, ayo jaga kota kita agar bersih dan indah,” imbaunya.</p>



<p>Sementara itu, wisatawan asal Surabaya, Mario (37), mengaku senang ketika mendatangi Taman Balai Kota Among Tani. Dirinya, selain bisa berkeliling dan menikmati taman, juga bisa lanjut ke wilayah sekitar yang sejuk dan dingin.</p>



<p>&#8220;Kami menginap di villa dekat Songgoriti. Sejak pagi kami jalan-jalan bersama anak dan jstri. Di Kota Batu ini cuacanya enak untuk keluarga. Dingin dan bersih. Apalagi, taman ini juga bisa dinikmati semua orang,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193416</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
