<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Balekambang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/balekambang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 15:40:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Balekambang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wagub Jatim bersama Wabup Khofifah Kunjungi Pembangunan Ruas Jalan Gondanglegi &#8211; Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/wagub-jatim-bersama-wabup-khofifah-kunjungi-pembangunan-ruas-jalan-gondanglegi-balekambang</link>
					<comments>https://memontum.com/wagub-jatim-bersama-wabup-khofifah-kunjungi-pembangunan-ruas-jalan-gondanglegi-balekambang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, meninjau perkembangan pembangunan ruas jalan Gondanglegi &#8211; Balekambang, dari wilayah Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (09/04/2026) tadi. Kunjungan ruas jalan sepanjang 30,485 kilometer dan lebar 11 meter dilakukan, untuk memastikan apa yang akan menjadi porsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, meninjau perkembangan pembangunan ruas jalan Gondanglegi &#8211; Balekambang, dari wilayah Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (09/04/2026) tadi. Kunjungan ruas jalan sepanjang 30,485 kilometer dan lebar 11 meter dilakukan, untuk memastikan apa yang akan menjadi porsi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan porsi Pemerintah Kabupaten Malang, bisa dipastikan lancar.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, pembangunan jalan sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar 7 meter, yang menjadi penghubung Jalan Ngambal Selorejo ke Krisik Wlingi, dilakukan peninjauan. Nantinya, jalan tersebut segera ditindaklanjuti naik sebagai Jalan Provinsi antara Malang &#8211; Blitar.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Wakil Gubernur Jawa Timur, Mas Emil dan Pemerintah Pusat, yang telah membantu Kabupaten Malang dalam percepatan pembangunan ruas jalan Gondanglegi &#8211; Balekambang. Diharapkan, pembangunan ini mampu menambah kunjungan ke titik destinasi wisata di Malang Selatan,&#8221; kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Sementara itu, Wagub Emil menyampaikan bahwa jalan Gondanglegi-Balekambang ini merupakan sirip dari Kabupaten Malang dan Kota Malang ke Jalur Pantai Selatan (Pansela). Sementara untuk Pansela di Jawa Timur, sekarang ini sudah selesai hingga perbatasan Kabupaten Blitar, melintasi Pantai Ngliyep dan Sendangbiru ke arah Kabupaten Lumajang. Pembangunan jalan ini, menjadi bagian dari Program Islamic Development Bank.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kementerian PU, yang telah mengakselerasi pembangunan jalan ini dan berstatus sebagai Jalan Nasional dari Jalan Kabupaten,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, Pansela ini memang ada perubahan trase. Rencana awal ke arah Kecamatan Dampit, baru kemudian disambung ke Lumajang. Namun, karena adanya beberapa kali terjadi erupsi yang berdampak kepada keberadaan jembatan dan zona yang rawan, maka dilakukan penentuan trase ulang.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian dari program Bank Pembangunan Asia. Masyarakat sepertinya juga menyambut baik dengan pembangunan jalan ini, pelebaran dan adanya drainase di kedua sisi. Sehingga, keberadaan jalan bisa menjadi jalan berstandart nasional. Selain itu, juga ada Jalan Provinsi yang selesai dibangun Malang &#8211; Blitar, yakni di Selorejo ke Krisik dan segera ditindak-lanjuti ke arah Blitar,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Wabup Emil berharap, pembangunan jalan tersebut tidak ada kendala. Bahkan, pihaknya beberapa kali berkomunikasi dengan Bupati Malang, HM Sanusi.</p>



<p>&#8220;Pak Bupati Sanusi tadi juga sudah kami hubungi dan memang beberapa kali dalam bulan yang lalu, sudah berkomunikasi. Tanggal 19 Januari Penlok-nya sudah terbit. Dan sekarang BPN melakukan estimasi yang diperkirakan September dan diharapkan bisa secepatanya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan dibangunnya jalan ini, diharapkan dampaknya bisa dirasakan dan berdampak pada kemajuan pariwisata. &#8220;Semua sumber daya, tim ini sudah siap. Program ini juga sudah tutup pada Juli 2027. Jadi jangan sampai ada yang tertunda, karena ini memang strategis karena wilayah yang dilalui dari jalan Gondanglegi &#8211; Balekambang, bisa turut merasakan kemajuan. Baik di dunia pariwisata dan perikanan di Malang selatan bisa berkembang,” papar Wagub Jatim. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wagub-jatim-bersama-wabup-khofifah-kunjungi-pembangunan-ruas-jalan-gondanglegi-balekambang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Ikuti Pelaksanaan Gerakan ASRI di Pantai Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-pelaksanaan-gerakan-asri-di-pantai-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri dan mengikuti Acara Gerakan ASRI (Aman Sehat Resik Indah) secara Serentak dan Tersebar Bersih-bersih Pantai di Wilayah Kodim 0818/Malang-Batu di area bibir Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Jumat (13/02/2026) tadi. Gelaran pelaksanaan ini, diprakarsai Kodim 0818 Kabupaten Malang bersama kurang lebih ratusan peserta mulai dari unsur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri dan mengikuti Acara Gerakan ASRI (Aman Sehat Resik Indah) secara Serentak dan Tersebar Bersih-bersih Pantai di Wilayah Kodim 0818/Malang-Batu di area bibir Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Jumat (13/02/2026) tadi. Gelaran pelaksanaan ini, diprakarsai Kodim 0818 Kabupaten Malang bersama kurang lebih ratusan peserta mulai dari unsur TNI, Polri, ASN, Relawan dan Pecinta Lingkungan, hingga para pelajar.</p>



<p>Untuk pelaksanaan yang salah satunya menjadi program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, itu diawali dengan Apel Peserta. Sementara Pantai Balekambang dipilih sebagai venue dan sasaran kegiatan, lantaran merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi kebanggaan Malang.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini adalah menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto pada Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Bogor, beberapa waktu lalu. Salah satu instruksi itu, agar seluruh jajaran untuk mewujudkan gerakan ASRI dengan melakukan kegiatan bersih-bersih, utamanya di tempat wisata. Karena yang dijadikan acuan atau contoh waktu itu, adalah Pulau Bali. Karenanya, kita semua diperintahkan untuk menggelar kegiatan yang sama di masing-masing tempat wisata. Dalam pelaksanaan hari ini, juga dihadiri oleh pecinta lingkungan asal Denmark,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kasdim 0818 Kabupaten Malang, Mayor Czi Sultoni mewakili Dandim 0818 Kabupaten Malang, saat memberikan amanat dalam Apel Peserta, berharap kegiatan ini dapat diikuti seluruh pihak. Termasuk, tetap menjaga kelestarian pantai dan semuanya diawali hari ini.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa semua peserta gerakan ASRI di Pantai Balekambang, memiliki niat dan ikhlas ikut menjaga dan memelihara agar lingkungan tempat atau pantai ini terjaga kelestarian. Termasuk, kebersihan serta aman dan sentosa.</p>



<p>&#8221;Saya minta kolaborasi antara TNI, Polri, Pemda, masyarakat dan para siswa. Kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai, dengan memberikan kesadaran bagi siapapun yang mengunjungi pantai ini untuk turut memelihara pantai. Mudah-mudahan dengan awal gerakan ini, terutama kolaborasi TNI, Polri, Pemkab Malang di wilayah pantai ini, semuanya ikut tergerak. Jika ada program program lain, kita semua berharap ikut menjaga, melestarikan, dan ikut memelihara kebersihan di sekitar pantai,&#8221; papar Kasdim. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tubuh Tiga Santri Asal Mojokerto yang Terseret Ombak Pantai Balekambang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tubuh-tiga-santri-asal-mojokerto-yang-terseret-ombak-pantai-balekambang-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Proses pencarian tiga santri asal Mojokerto, masing-masing YA (15), MLM (15) dan MFS, (15), tiga santri asal Ponpes Amanatul Ummah, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (11/04/2025) tadi. Terhadap ketiganya, ditemukan dalam kondisi meninggal dan langsung dievakuasi ke RSSA Kota Malang. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Proses pencarian tiga santri asal Mojokerto, masing-masing YA (15), MLM (15) dan MFS, (15), tiga santri asal Ponpes Amanatul Ummah, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (11/04/2025) tadi. Terhadap ketiganya, ditemukan dalam kondisi meninggal dan langsung dievakuasi ke RSSA Kota Malang.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan bahwa saat ditemukan, ketiga korban tersebut sudah dalam kondisi meninggal. YA yang kali pertama dievakuasi, ditemukan petugas sekitar pukul 07.38 WIB. Menyusul kemudian, MLM pada pukul 08.47 WIB dan MFS ditemukan pada pukul 14.48 WIB.</p>



<p>Ditambahkannya, tubuh YA dan MLM ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 1 mil laut dari lokasi kejadian terseretnya para korban. Sedangkan tubuh MFS, ditemukan tim SAR gabungan di lokasi yang berjarak sekitar 2 mil laut.</p>



<p>&#8220;Proses evakuasi ketiga jenazah korban berjalan dengan lancar. Selanjutnya, ketiga jenazah dibawa ke RSSA Kota Malang, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelumnya, ujar Nanang, dalam upaya pencarian ketiga korban ini, tim SAR gabungan telah mengerahkan sebanyak tiga SRU laut dan tiga SRU darat. SRU laut pertama, melakukan penyisiran di area satu dengan luas sekitar 1,91 mil laut. SRU laut kedua, melakukan penyisiran di area dua dengan luas sekitar 1,94 mil laut. SRU laut ketiga, melakukan penyisiran di area tiga dengan luas sekitar 3,61 mil laut.</p>



<p>&#8220;Pada saat yang bersamaan, ketiga SRU darat bergerak melakukan penyisiran dan pengamatan di sepanjang pesisir Pantai Wonogoro, Pantai Sugu dan Pantai Baruna,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk mengoptimalkan pencarian, tambahnya, tim SAR gabungan berupaya dengan menyebarluaskan informasi kejadian yang dialami ketiga korban ini kepada nelayan sekitar. Hal ini dimaksudkan, jika ada diantara mereka yang menemukan korban, maka diharapkan untuk menginformasikannya kepada tim SAR.</p>



<p>Proses pencarian hingga evakuasi ketiga korban ini, berhasil berkat kerja sama yang baik antara sejumlah pihak. Diantaranya, tim Unit Siaga SAR Malang Raya, Satpolairud Sendang Biru, Pos TNI AL Sendang Biru, PSR, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Provinsi Jatim, RAPI, TAGANA, Pengelola Pantai, Polsek Bantur, Koramil Bantur, SAR MTA, SIR, SAR 87, Bela Negara, SAR Kanjuruhan, PMI, MSR, KSB, Rescue Bululawang, KTB, SAR Mahameru, Lintamal, nelayan sekitar dan sejumlah potensi SAR lain. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Santri Terseret Ombak di Pantai Balekambang, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-santri-terseret-ombak-di-pantai-balekambang-tim-sar-gabungan-terus-lakukan-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220983</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebanyak tiga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, terseret ombak saat berwisata di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Rabu (09/04/2025) kemarin. Tiga santri laki-laki itu, adalah MLM(15), YA (15) dan MFS (15). Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan bahwa puluhan orang personel gabungan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebanyak tiga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, terseret ombak saat berwisata di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Rabu (09/04/2025) kemarin. Tiga santri laki-laki itu, adalah MLM(15), YA (15) dan MFS (15).</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan bahwa puluhan orang personel gabungan dari Basarnas, Pos TNI AL Sendangbiru, Satpolairud Sendangbiru, Polsek dan Koramil Bantur, Perhutani, PSR, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Provinsi Jatim, KRPH Sumbermanjing Kulon, Tagana RAPI, MTA, SIR, Bela Negara, SAR 87, SAR Kanjuruhan, PMI Kabupaten Malang, KSB, Rescue Bululawang, KTB, Sat Samapta, SAR Mahameru, MSR, Pengelola Pantai dan nelayan sekitar bekerjasama melakukan upaya pencarian. Hanya saja, hingga Kamis (10/04/2025) siang, upaya pencarian masih terus dilakukan karena masih belum membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Pada hari kedua ini, pencarian dilakukan oleh 4 SRU (Search and Rescue Unit). SRU pertama melakukan pencarian di perairan laut dengan menggunakan perahu jukung oleh nelayan dan satu rubber boat. Area yang disisir oleh SRU laut ini seluas sekitar 3,35 mil laut,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, 3 SRU lainnya melakukan pencarian darat dengan melakukan penyisiran di pesisir pantai. SRU 2 melakukan penyisiran mulai dari lokasi kejadian terseretnya para korban menuju ke pantai Wonorogo, SRU 3 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke Pantai Kondang Merak. Sedangkan untuk SRU 4, melanjutkan penyisiran dari Pantai Kondang Merak hingga ke Pantai Sugu.</p>



<p>&#8220;Untuk mengoptimalkan pencarian, Tim SAR gabungan berupaya dengan menyebar luaskan informasi kejadian yang dialami ketiga korban ini kepada nelayan sekitar. Hal ini dimaksudkan, jika ada diantara mereka yang menemukan korban, maka diharapkan untuk menginformasikannya kepada Tim SAR,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diperoleh informasi, ketiga korban terseret arus laut saat bermain air di area aliran atau palung laut di Pantai Balekambang, Rabu (09/04/ 2025) kemarin. Dalam kejadian itu, dua teman korban berhasil selamat setelah ditolong oleh seorang wisatawan. Sementara hingga berita ini ditulis, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian ketiga korban tersebut. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Damri Trayek Sendangbiru via Balekambang Didukung Masyarakat Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/bus-damri-trayek-sendangbiru-via-balekambang-didukung-masyarakat-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 10:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangbiru]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang. Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik. &#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang.</p>
<p>Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik.</p>
<p>&#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan sangat diinginkan masyarakat. Karena memang sebelumnya, tidak ada alat transportasi langsung yang menghubungkan Kota Malang ke wilayah pantai Malang Selatan, Kabupaten Malang. Makanya, wajar kalau masyarakat mendambakan beroperasinya bus itu,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, Selasa (17/11).</p>
<p>Ditambahkan Hafi, warga sekitaran Sendang Biru, beberapa waktu lalu, juga menerbitkan surat yang ditujukan kepada pihak Dishub Kabupaten Malang, untuk mendukung kembali beroperasinya Bus Damri.</p>
<p>Tujuannya, agar Bus Damri, tetap beroperasi, walaupun sempat mendapatkan keluhan dari sopir angkot.</p>
<p>&#8220;Warga sempat melayangkan surat ke kami, beberapa waktu lalu untuk menyatakan dukungan kepada Bus Damri, untuk beroperasi kembali. Hingga akhirnya, kami juga mengaudiensikan kepada pihak Damri dan hari ini akhirnya mengoperasionalkan kembali bus wisata itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dukungan pengoperasionalan bus, tambahnya, sebenarnya seperti sopir angkutan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang, tidak ada yang mempermasalahkan.</p>
<p>Karena, memang sudah paham bahwa kendaraan itu, tidak menaikkan atau menurunkan penumpang, selama dalam perjalanan.</p>
<p>&#8220;Kalau sopir angkutan desa (angkudes), tidak ada yang protes,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hore !!! Bus Damri Tujuan Sendang Biru via Balekambang Beroperasi Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/hore-bus-damri-tujuan-sendang-biru-via-balekambang-beroperasi-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 05:40:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah sempat terhenti beroperasi, Bus Damri tujuan wisata Sendang Biru via Balekambang, Kabupaten Malang, akhirnya kembali beroperasi. Sebagaimana berita sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, mengungkapkan akan melakukan audiensi bersama pihak Damri, untuk mencari titik temu dan win-win solution titik penjemputan baru. Hasilnya, Manajer Perum Damri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah sempat terhenti beroperasi, Bus Damri tujuan wisata Sendang Biru via Balekambang, Kabupaten Malang, akhirnya kembali beroperasi.</p>
<p>Sebagaimana berita sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, mengungkapkan akan melakukan audiensi bersama pihak Damri, untuk mencari titik temu dan win-win solution titik penjemputan baru.</p>
<p>Hasilnya, Manajer Perum Damri Malang, Zuryani, mengatakan bahwa mulai hari ini (Selasa, red) sudah mengoperasionalkan kembali bus sebagai sarana penikmat wisata Kabupaten Malang.</p>
<p>Sementara untuk titik penjemputan keberangkatan wisatawan, berada di Pool Damri Jalan Letjen S Parman No 11, Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Hasil audiensi cukup memuaskan, Bus Damri sudah bisa kembali beroperasi,&#8221; kata Zuryani, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>Zuryani menjelaskan, untuk pemesanan Bus Damri bisa langsung ke titik keberangkatan yang berada di Pool Damri. &#8220;Atau langsung bisa ke call center di 081222230922,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk bus yang dioperasionalkan, dirinya menjelaskan, masih sama yakni ada dua unit bus. Sementara untuk harga atau tarif sekali berangkat, tetap sebesar Rp 25 ribu.</p>
<p>&#8220;Selama beroperasi, Bus ini tidak menaikkan-menurunkan penumpang di sembarang tempat. Bus hanya mengambil penumpang di titik keberangkatan dan tempat tujuan. Jadi para sopir angkutan umum, tidak perlu resah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk angkutan umum, lanjut Zuryani, bisa turut berperan dalam mengantarkan calon penumpang Bus Damri, menuju ke Pool Damri. Jadi, bisa menjadi alternatif lain dan dapat saling bersinergi.</p>
<p>&#8220;Kita sediakan Pool yang sangat luas. Jadi, untuk angkutan umum bisa langsung masuk ke area Pool, untuk mengantarkan penumpang ke titik keberangkatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Zuryani juga berharap, ke depan agar pengoperasian Bus Damri, dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan bisa memberikan dampak positif kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya pada sektor wisata, namun juga mengangkat perekonomian warga.</p>
<p>&#8220;Ini kan program dari pemerintah, pastinya harus berdampak kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Karena ini memang program untuk rakyat,&#8221; urainya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenhub Standbykan Damri Untuk Rute Sendang Biru Via Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/kemenhub-standbykan-damri-untuk-rute-sendang-biru-via-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 05:50:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[DAMRI]]></category>
		<category><![CDATA[kadisarbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[kspn]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Arjosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kementrian Perhubungan bersama Damri, terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2020, resmi merilis angkutan umum bis yang melayani rute Terminal Arjosari &#8211; Sendang Biru via Balekambang. Armada bis yang melayani jalur baru ini merupakan salah satu armada hasil program pelayanan angkutan umum pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kementrian Perhubungan bersama Damri, terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2020, resmi merilis angkutan umum bis yang melayani rute Terminal Arjosari &#8211; Sendang Biru via Balekambang.</p>
<p>Armada bis yang melayani jalur baru ini merupakan salah satu armada hasil program pelayanan angkutan umum pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, menyambut baik langkah positif yang dilakukan pemerintah pusat. Dengan alasan, potensi-potensi pariwisata di Kabupaten Malang, memang masih membutuhkan promosi dan sentuhan yang kuat.</p>
<p>&#8220;Pengoperasionalan armada Bus Damri tersebut, memang salah satu program dari Kementrian Perhubungan untuk mendukung Pariwisata. Secara umum, dukungan itu diberikan di seluruh Jatim. Untuk DAMRI Malang, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan program usaha untuk mendukung promosi pariwisata di Kabupaten Malang,&#8221; ujar Made, Minggu (25/10) tadi.</p>
<p>Made juga menyebutkan, salah satu usaha DAMRI tersebut, yakni membantu untuk membuka trayek perjalanan dari Arjosari ke sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS). &#8220;Selama melayani jalur tersebut, untuk SOP Protokol Kesehatan, pasti dilakukan. Dari mulai jaga jarak, pengecekan suhu badan hingga handsanitizer sudah disiapkan semua,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dijelaskannya, untuk jadwal keberangkatan, semua terkonsentrasi di Terminal Arjosari pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB. Sedangkan untuk rute kembali, dari Sendangbiru pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk kapasitas kuota, sekitar 30 orang dan untuk harganya sendiri dari Terminal Arjosari menuju Sendangbiru via Balekambang sebesar Rp 25 ribu. Begitu juga, untuk rute kembali ke Malang,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Srigonco Bakal Peringati 1 Suro di Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-warisan-leluhur-warga-srigonco-bakal-peringati-1-suro-di-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 10:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[1 Suro]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Srigonco]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89097-lestarikan-warisan-leluhur-warga-srigonco-bakal-peringati-1-suro-di-balekambang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Masyarakat Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, masih memegang teguh ajaran yang diwarisi oleh para leluhurnya.Hal itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa dengan melaksanakan kearifan lokal berupa larung sesaji 1 Suro di pantai Balekambang. Kepala Desa Srigonco Bambang Setyono menjelaskan,peringatan tanggal 1 Suro bagi warga Srigonco hukumnya wajib.Disamping memang tradisi jawa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Masyarakat Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, masih memegang teguh ajaran yang diwarisi oleh para leluhurnya.Hal itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa dengan melaksanakan kearifan lokal berupa larung sesaji 1 Suro di pantai Balekambang.</p>
<p>Kepala Desa Srigonco Bambang Setyono menjelaskan,peringatan tanggal 1 Suro bagi warga Srigonco hukumnya wajib.Disamping memang tradisi jawa dan itu merupakan warisan turun temurun nenek moyang. Dikatakan,selain larung sesaji juga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.</p>
<p><div id="attachment_89098" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89098" decoding="async" class="size-full wp-image-89098" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur) " width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190729-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89098" class="wp-caption-text"><strong>Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur) </strong></p></div></p>
<p>&#8220;Untuk judul critera dalam pagelaran wayang kulit nanti,tentu saja berkaitan dengan guyub rukun masyarakat desa Srigonco, Balekambang dan sekitarnya, &#8221; terang Bambang Senin (29/7/2019) siang.</p>
<p>Disinggung, terkait program pembangunan di desa berpenduduk 4647 jiwa ini, Kades menjelaskan, untuk program pembangunan tahun 2019 saat ini, yaitu membangun embung/tandon air di Dusun Krajan. Adapun ditujuan dibangunnya embung dengan alokasi DD ini,yakni untuk mengairi kawasan persawahan warga desa Srogonco.</p>
<p>&#8220;Biar perekonomian masyarakat lebih mapan dan sejahtera. Dan yang terpenting persatuan kesatuan, rasa guyub rukun serta semangat dalam bergotong royong membangun desa, &#8221; pungkas Bambang.</p>
<p>Sekilas tentang sejarah pantai Balekambang. Pantai Balekambang sudah dikenal warga lokal sejak tahun 1978-an. Pada tahun tersebut, seorang perangkat desa Srigonco membuka akses jalan sehingga orang dari luar desa tersebut lebih mudah mencapai Balekambang. Lima tahun kemudian, Pantai Balekambang diresmikan oleh Bupati Malang kala itu yaitu Eddy Slamet.</p>
<p>Sejak itu, nama Pantai Balekambang makin bergaung. Keindahan yang ditawarkannya cukup menarik wisatawan sehingga terus berkembang dan kini menjadi salah satu andalan wisata pantai di Kabupaten Malang.</p>
<p>Konon, orang yang pertama membuka hutan di Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang dipercaya berasal dari Yogyakarta. Saat ini, makam Syaikh Abdul Jalil yang berlokasi sekitar 1 km dari Pantai Balekambang, rajin diziarahi oleh umat muslim dari berbagai daerah.</p>
<p>Pada bulan Suro/Muharram, jumlah jamaah yang berkunjung baik untuk memperingati tahun baru hijriah maupun wisatawan biasa yang ingin menyaksikan prosesi ‘Suroan’ melonjak. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89097</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
