<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>balik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/balik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Mar 2025 12:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>balik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadapi Arus Mudik dan Balik, Pemkab Jombang Fasilitasi Masyarakat melalui Angkutan Lebaran Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-arus-mudik-dan-balik-pemkab-jombang-fasilitasi-masyarakat-melalui-angkutan-lebaran-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[balik]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang membuka Program Angkutan Lebaran Gratis 2025. Program yang dimaksud, yakni Mudik dan Balik secara gratis, bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Kepala Dishub Kabupaten Jombang, melalui Plt Kepala Bidang Angkutan, Yus Indra, menyampaikan bahwa tahun ini Dishub Jombang tidak hanya menyediakan angkutan lebaran untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang membuka Program Angkutan Lebaran Gratis 2025. Program yang dimaksud, yakni Mudik dan Balik secara gratis, bagi masyarakat Kabupaten Jombang.</p>



<p>Kepala Dishub Kabupaten Jombang, melalui Plt Kepala Bidang Angkutan, Yus Indra, menyampaikan bahwa tahun ini Dishub Jombang tidak hanya menyediakan angkutan lebaran untuk arus mudik, tetapi juga menyediakan untuk arus balik. “Program Angkutan Lebaran Gratis yang kami sediakan ini, bertujuan untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan bagi warga Kabupaten Jombang. Baik itu yang bekerja di luar kota, maupun sebaliknya,” katanya, Rabu (05/03/2025) tadi.</p>



<p>Indra menjelaskan, kuota yang diberikan untuk Angkutan Lebaran Gratis itu, sebanyak 250 orang untuk arus mudik maupun arus balik. Dengan perkiraan, yaitu sebanyak 5 unit armada bus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Rute yang kami sediakan untuk arus mudik pada 26 Maret 2025, yakni di Terminal Kampung Rambutan (Jakarta) pukul 09.30 dan Terminal Pulo Gebang (Jakarta) pukul 10.00 menuju Terminal Jombang. Sedangkan untuk arus balik, diberangkatkan dari Terminal Jombang pada 5 April 2025 pukul 08.00 menuju ke Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Terminal Mangkang (Semarang), Terminal Giwangan (Yogyakarta) dan Terminal Purabaya (Surabaya),” paparnya.</p>



<p>Mengenai program ini, Indra mengaku bahwa pelaksanaan program ternyataan sangat ditunggu oleh warga. Karenanya, begitu link pendaftaran Angkutan LebaranGratis dibuka, dalam waktu sekitar 30 menit kuotanya sudah hampir terpenuhi. “Kami berharap dengan adanya Program Angkutan Lebaran Gratis ini, maka dapat mengurangi angka kemacetan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219903</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tokoh Arema di Balik Nama Pulau Singo Edan di NTT, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Berpulang</title>
		<link>https://memontum.com/tokoh-arema-di-balik-nama-pulau-singo-edan-di-ntt-purnawirawan-brigjen-marinir-siswoyo-berpulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[balik]]></category>
		<category><![CDATA[berpulang]]></category>
		<category><![CDATA[brigjen]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Marinir]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[purnawirawan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[singo]]></category>
		<category><![CDATA[siswoyo]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tokoh asal Malang, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Hari Santoso, berpulang, Minggu (23/07/2023). Mantan Komandan Lantamal VII, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Paviliun Melati RSAL Dr Mintoharjo sejak Senin (17/07/2023) lalu. Kabar duka ini, dibenarkan oleh sahabat almarhum, Ade ‘dKross’ Herawanto. Dirinya mengaku, mendapat informasi bahwa almarhum akan dimakamkan di Taman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tokoh asal Malang, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Hari Santoso, berpulang, Minggu (23/07/2023). Mantan Komandan Lantamal VII, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Paviliun Melati RSAL Dr Mintoharjo sejak Senin (17/07/2023) lalu.</p>



<p>Kabar duka ini, dibenarkan oleh sahabat almarhum, Ade ‘dKross’ Herawanto. Dirinya mengaku, mendapat informasi bahwa almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia (TMB) Pondok Aren Tangerang, Minggu (23/07/2023) sore.</p>



<p>&#8220;Beliau ini meninggal pada Minggu (23/07/2023) pukul 10.17 dalam usia 61 tahun. Sosok yang dikenal sebagai pembina Arema Batavia, yang saat ini tinggal di Jakarta&#8221; ungkap Sam Ade, sapaan akrabnya.</p>



<p>Secara pribadi dan mewakili komunitas d&#8217;Kross, Ade menyampaikan turut berbelasungkawa yang sangat dalam atas meninggalnya tokoh kelahiran Malang 15 Februari 1962 ini. &#8220;Kami menyampaikan duka cita sangat mendalam. Semoga, Cak Sis mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah ditinggalkan sosok yang sangat dicintai,’’ tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Diketahui, bahwa Brigjen Marinir (Purn) Siswoyo Hari Santoso memiliki jasa yang sangat besar dalam karirnya di dunia militer. Bahkan, sosoknya juga sangat dikenal Arek-arek Malang saat menjabat Danlantamal VII dengan pemberian nama Pulau Singo Edan, salah satu pulau terluar yang berbatasan dengan Australia, di wilayah Kepulauan Nusa Tenggara timur (NTT) serta merupakan garis depan dekat Timor Leste.</p>



<p>Pemberian nama Pulau Singo Edan ini atas persetujuan Surat Keputusan Gubernur NTT tanggal 13 Mei 2016. Usulan ini berawal pada 27 Maret 2016 lalu, saat d’Kross -Aremania mengemban misi damai ke Bumi Loro Sae, Flores. Mereka bertemu dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.</p>



<p>Kedatangan mereka dari Kota Malang adalah untuk menjelaskan misi perdamaian terkait kondisi di Malang pasca perkelahian antar kelompok mahasiswa antar pulau serta warga yang berujung korban jiwa. Keberadaan Brigjend Marinir Siswoyo dalam pertemuan antara d’Kross Community dengan Gubernur NTT saat itu adalah sebagai mediator.</p>



<p>Saat mendampingi rombongan d’Kross di atas Kapal Perang KRI Leuser, Brigjend Marinir Siswoyo mengutarakan tentang banyaknya pulau yang masih belum ada nama dan sangat rentan terhadap pencaplokan negara tetangga, Timor Timur dan Australia. Dan Lantamal VII ini, menyatakan jika sudah memetakan pulau-pulau tersebut.</p>



<p>Saat itu, spontan Ade d&#8217;Kross dan ’Cak Jenderal’ panggilan akrab Brigjend Marinir Siswoyo, mengusulkan nama salah satu pulau tersebut dengan nama Singo Edan, julukan kebanggan arek arek Malang atau Arema, yang disambut baik Gubernur NTT dan hingga terbitlah Surat Keputusan pada 13 Mei 2016.</p>



<p>Ade menjelaskan jika Singo Edan ada di garis depan NKRI, dan hal tersebut menjadi sebuah momen bersejarah. Membuktikan jika Arema ada dimana-mana. Ia pun sangat antusias menyambut kabar ini. Karena itu, dia memastikan hadir sebagai salah satu undangan dari perwakilan Tokoh Arema. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita di Balik Mahasiswa Asal Spanyol yang Lolos dari Ganasnya Ombak Pantai Jembatan Panjang</title>
		<link>https://memontum.com/cerita-di-balik-mahasiswa-asal-spanyol-yang-lolos-dari-ganasnya-ombak-pantai-jembatan-panjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[balik]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[ganasnya]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lolos]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mahasiswi FKUB asal Spanyol, Ana Brieva Raimirez (23), yang sebelumnya sempat terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Kabupaten Malang, telah mendapatkan perawatan intensif di RSUB. Sebagaimana diberitakan, korban berhasil ditemukan selamat pada Minggu (09/07/2023) pukul 10.45 di Pantai Bantol, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang atau sekitar 4,77 Nautikal Mile (NM) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mahasiswi FKUB asal Spanyol, Ana Brieva Raimirez (23), yang sebelumnya sempat terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Kabupaten Malang, telah mendapatkan perawatan intensif di RSUB. Sebagaimana diberitakan, korban berhasil ditemukan selamat pada Minggu (09/07/2023) pukul 10.45 di Pantai Bantol, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang atau sekitar 4,77 Nautikal Mile (NM) dari jarak awal tenggelam.</p>



<p>Anggota Pengabdian Masyarakat (Pengmas) FKUB yang bertugas di lokasi, dr Aurick Yudha Nagara, menceritakan kejadian yang menimpa Ana. Disampaikannya, bahwa Ana bisa selamat dari ganasnya ombak dengan cara menjaga ketenangan dan berpegangan papan yang mengapung agar tidak tenggelam. &#8220;Ana mengaku, dirinya selamat setelah berenang ke tepi pantai yang tidak berpenghuni dan berusaha untuk bertahan hingga menjelang matahari terbit dengan membuat lubang pasir untuk ditiduri. Dan selama semalam (malam itu, red), dirinya tidur di pantai tersebut,&#8221; kata Aurick, Senin (10/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, tambahnya, jika saat itu Ana sempat melihat lampu senter di pantai. Setelah pagi hari, Ana berusaha mencari pertolongan dengan berjalan kaki mengikuti jalan setapak kecil selama empat sampai lima jam. Akhirnya, bertemu dengan seorang warga dan dibawa ke posko.</p>



<p>“Kami melanjutkan pemeriksaan dan perawatan saat di Puskesmas Bantur karena dehidrasi sedang dan perawatan luka yang dialami oleh Ana,” lanjut Aurick.</p>



<p>Insiden yang menimpa Ana, ini terjadi saat korban sedang menikmati suasana Pantai Jembatan Panjang di Bantur, bersama dengan teman-temannya, Sabtu (08/07/2023) lalu. Tidak disangka, tiba-tiba ombak besar menghantam pantai dan Ana terseret arus yang kuat bersama Jana Olivia Soland (23) warga Negara Swiss. Sementara tiga guide yang mengetahui dan berusaha menolong keduanya, pun akhirnya juga terseret ombak.</p>



<p>Hingga saat ini, operasi SAR masih menyusur sepanjang garis pantai, untuk mencari tiga korban lain yang belum ditemukan. Yaitu, Jana Olivia Soland (23) warga Swis, serta dua guide rombongan Made dan Bayu. Sedangkan, satu guide lain atas nama Muhammad Ruspandi atau Pendik, berhasil ditemukan dan selamat, sebelum Ana berhasil ditemukan tim gabungan. <strong><em>(rsy/gie)</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192860</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
