<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>balita &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/balita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2025 05:00:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>balita &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tekan Angka Stunting, Dinkes Kabupaten Malang Siapkan Rp 1 Miliar untuk PMT Ibu Hamil dan Balita</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-angka-stunting-dinkes-kabupaten-malang-siapkan-rp-1-miliar-untuk-pmt-ibu-hamil-dan-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228140</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menyiapkan anggaran mencapai Rp 1 miliar, untuk pembiayaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita dan ibu hamil. Perencanaan ini dilakukan, untuk menekan angka stunting. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk memenuhi gizi pada bayi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menyiapkan anggaran mencapai Rp 1 miliar, untuk pembiayaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita dan ibu hamil. Perencanaan ini dilakukan, untuk menekan angka stunting.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk memenuhi gizi pada bayi dan ibu hamil. Melalui upaya pemenuhan kebutuhan gizi ini, diharapkan penderita stunting akan semakin terkendali.</p>



<p>“Itu dana khusus untuk makanan tambahan. Berbeda lagi dengan dana untuk rembug stunting dan lain-lain,” kata Kadinkes Wiyanto, Minggu (23/11/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bersumber dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, di tahun 2025 ini untuk angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang, masih mencapai di 23 persen. Sedangkan berdasarkan, bulan timbang pada Agustus lalu, angka prevalensi stunting di angka 6 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Bulan timbang ini sebenarnya lebih representatif karena menyasar seluruh Balita. Tapi metode ini tidak diakui,” ungkapnya.</p>



<p>Kadinkes Wiyanto mengatakan, anggaran Rp 1 miliar tersebut dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2025 ini. Dirinya juga menjelaskan, pihaknya baru saja mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp 5,6 miliar dari pemerintah pusat. Hal ini karena, penanganan stunting di Kabupaten Malang sudah dianggap baik.</p>



<p>Dirinya mengaku, anggaran Rp 5,6 miliar tersebut juga akan dialokasikan untuk anggaran PMT. Selanjutnya, sisa dananya akan digunakan untuk kebutuhan pelayanan kesehatan lain, salah satunya keperluan RSUD Ngantang.</p>



<p>Kadinkes Wiyanto berharap, program pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG) juga turut berperan dalam menekan angka stunting. Apalagi penerima manfaat program tersebut juga mencangkup ibu hamil dan menyusui. <strong>(ser/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terpapar Campak, Dua Balita di Pamekasan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terpapar-campak-dua-balita-di-pamekasan-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[terpapar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Dua Balita di wilayah Kabupaten Pamekasan, diinformasikan meninggal dunia diduga karena terpapar campak. Kedua Balita ini, meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, pada waktu yang berbeda. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Saifudin, saat dikonfirmasi tidak menapik dugaan itu. Dirinya menyampaikan, kedua Balita tersebut meninggal dunia, karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Dua Balita di wilayah Kabupaten Pamekasan, diinformasikan meninggal dunia diduga karena terpapar campak. Kedua Balita ini, meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, pada waktu yang berbeda.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Saifudin, saat dikonfirmasi tidak menapik dugaan itu. Dirinya menyampaikan, kedua Balita tersebut meninggal dunia, karena diduga terpapar campak.</p>



<p>&#8220;Korban pertama meninggal Selasa (26/08/2025) lalu. Sementara Balita kedua, meninggal Rabu (27/08/2025) malam,&#8221; ujarnya, Kamis (28/08/2025) tadi.</p>



<p>Saifudin menjelaskan, bahwa keduanya diduga terpapar campak, karena untuk hasil laboratorium belum keluar. Namun, dengan adanya dua kasus ini, pihaknya telah meminta semua fasilitas kesehatan lebih intensif menangani perkembangan campak di Pamekasan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dua anak yang meninggal ini masih diduga. Karena yang bisa memastikan, adlaah hasil diagnosa laboratorium dan itu belum keluar,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya menyampaikan, keduanya meninggal setelah menjalani perawatan intensif dan tim medis sudah melakukan tindakan awal dengan menganalisa gejala. Sehingga, dilakukan uji laboratorium. &#8220;Kata penata tata laksana, tadi malam sudah diusahakan maksimal. Tapi Balita belum bisa diselamatkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saifudin menambahkan, pada penyakit ini, sudah diamati sejak awal gejalanya setelah muncul bercak merah langsung dilakukan uji laboratorium. Namun, gejala yang muncul pada dua korban mengarah pada campak.</p>



<p>&#8220;Hasil laboratorium ada 143 anak yang positif terpapar campak. Ada 1 Balita yang juga terduga positif, tapi rubela bukan campak. Karena memang ada kemiripan,&#8221; imbuhnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua Pencarian, Balita Terseret Arus Sungai di Jombang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-balita-terseret-arus-sungai-di-jombang-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Setelah dua hari melakukan pencarian terhadap Balita berinisial Adz (5), yang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Murangagung, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, Jumat (22/08/2025) sekitar pukul 10.08. Saat ditemukan, Adz sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Setelah dua hari melakukan pencarian terhadap Balita berinisial Adz (5), yang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Murangagung, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, Jumat (22/08/2025) sekitar pukul 10.08. Saat ditemukan, Adz sudah dalam kondisi tidak bernyawa.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan bahwa Tim SAR gabungan menemukan korban di lokasi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah Adz dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.</p>



<p>Upaya pencarian terhadap Adz, ujarnya, ini dimulai sejak laporan awal diterima oleh Kantor SAR. SMC kemudian mengerahkan satu tim rescue untuk berkoordinasi dengan potensi SAR setempat, membentuk struktur organisasi operasi dan menyusun langkah-langkah pencarian korban.</p>



<p>Sebelumnya, dalam upaya pencarian korban, sebanyak 3 SRU air (Search and Rescue Unit) air telah dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian di sungai, dimulai dari lokasi kejadian. &#8220;SRU air pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu rafting, menempuh jarak sekitar 1 kilometer. SRU air kedua melanjutkan pencarian menggunakan perahu rafting, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer. Sementara itu, SRU air ketiga melakukan pencarian dengan metode susur sungai, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain melakukan pencarian di sungai, beberapa orang personel juga dikerahkan untuk memantau dari darat. Tim SAR gabungan turut melibatkan warga yang beraktivitas di sekitar sungai, agar mereka melaporkan bila melihat tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>“Selaku SMC, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini,” imbuh Nanang.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain, Kantor SAR Surabaya, Polsek Bareng, Koramil Bareng, BPBD Kabupaten Jombang, BPBD Jawa Timur, Pos Damkar Ngoro, perangkat desa, hingga berbagai relawan seperti Semar Jombang, RAPI Jombang, Bagana, Faji Jombang, FPRB Marcell, serta masyarakat setempat.</p>



<p>Diketahui, bahwa Adz (5), adalah warga Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kejadian ini, bermula saat Adz bersama dua temannya, masing-masing berusia 7 dan 8 tahun, awalnya mereka bersepeda berkeliling dusun sebelum akhirnya memutuskan mandi di sungai. Saat asyik bermain air, korban tiba-tiba terseret arus deras dan hilang dari pandangan kedua temannya, Kamis (21/08/2025) siang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Stunting, Pemkab Jember Bagikan Paket PMT untuk Ibu Menyusui dan Balita</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-stunting-pemkab-jember-bagikan-paket-pmt-untuk-ibu-menyusui-dan-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mendistribusikan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan Balita, Kamis (04/07/2024) tadi. Dalam pemberian bantuan kali ini, berlangsung di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung. Wakil Bupati Jember, KH Firjaun Barlaman yang juga menjadi Ketua TPPS Kabupaten Jember, memberikan langsung paket bantuan. Disampaikan pula, bahwa bantuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mendistribusikan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan Balita, Kamis (04/07/2024) tadi. Dalam pemberian bantuan kali ini, berlangsung di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung.</p>



<p>Wakil Bupati Jember, KH Firjaun Barlaman yang juga menjadi Ketua TPPS Kabupaten Jember, memberikan langsung paket bantuan. Disampaikan pula, bahwa bantuan diberikan sebagai bagian dalam rangka penanganan stunting.</p>



<p>&#8220;Kami berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat. Mulai dari wilayah kecamatan, desa maupun RT/RW serta PKK dan Kader Posyandu. Ini dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Jember,&#8221; kata Wabup Firjaun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga turut mengapresiasi pergerakan atau langkah-langkah kecamatan dan desa. Karenanya, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh camat dan Kades untuk mempercepat upaya dalam penanganan stunting. Mengingat, ini sangat mempengaruhi nasib generasi bangsa Indonesia ke depannya.</p>



<p>&#8220;Terus jaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi dan bergizi. Karena ini bukan hanya peran dari pemerintah, tetapi juga ada kesadaran dari para ibu hamil maupun menyusui, dalam pencegahan stunting,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk membentuk generasi emas, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya dalam menurunkan stunting. Sementara untuk bantuan PMT yang diberikan, berupa susu untuk Balita dan ibu hamil seperti biskuit, telur dan beras. Pemkab juga masif sosialisasi pencegahan dan penanganan AKI dan AKB.</p>



<p>&#8220;Targetnya, Kabupaten Jember pada tahun 2024 zero kasus stunting,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angka Stunting Turun, Bupati Situbondo Beri Insentif Ribuan Kader Posyandu Lansia dan Balita</title>
		<link>https://memontum.com/angka-stunting-turun-bupati-situbondo-beri-insentif-ribuan-kader-posyandu-lansia-dan-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210540</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyalurkan honor insentif kepada ratusan Kader Posyandu Balita dan Lansia di Aula PG Wringin Anom, Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (10/06/2024) tadi. Penyaluran ini dilakukan, sebagai bentuk apresiasi dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Bupati Situbondo, Nyai Khoirani, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyalurkan honor insentif kepada ratusan Kader Posyandu Balita dan Lansia di Aula PG Wringin Anom, Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (10/06/2024) tadi. Penyaluran ini dilakukan, sebagai bentuk apresiasi dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Bupati Situbondo, Nyai Khoirani, Camat Panarukan, Ali Munir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, H Sandi serta kepala desa se Kecamatan Panarukan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Karna Suswandi mengatakan bahwa sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja para Kader Posyandu Balita dan Lansia dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo, maka diberikan honor insentif. &#8220;Kami memberikan honor insentif sebanyak Rp 500 ribu. Kami mengapresiasi kader, karena angka stunting di Kabupaten Situbondo sangat turun drastis,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Sandi, juga mengatakan bahwa total keseluruhan kader se Kabupaten Situbondo ada 5.689 orang. &#8220;Di Kecamatan Panarukan, ada 427 Kader Balita dan Lansia. Sementara insensif ini, diberikan setahun sekali. Pada tahun 2023, insentif tersebut Rp 250 ribu dan sekarang naik menjadi Rp 500 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, perwakilan Kader Posyandu se-Kecamatan Panarukan, Sumiyati, mengaku bangga kepada Bupati Situbondo karena selama menjadi kader, baru kali ini diperhatikan. &#8220;Kami bangga kepada Bupati Karna yang memperhatikan kami selaku Kader Posyandu Balita dan Lansia,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210540</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Stunting, Pj Wali Kota Kediri Buka Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-stunting-pj-wali-kota-kediri-buka-festival-makanan-balita-bergizi-seimbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bergizi,]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka rangkaian acara Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang. Acara yang mengambil tema &#8216;Peran Wanita dalam Upaya Pencegahan Stuting&#8217; itu, berlangsung di Ballroom Golden, Kamis (16/05/2024) tadi &#8220;Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan. Dimana menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka rangkaian acara Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang. Acara yang mengambil tema &#8216;Peran Wanita dalam Upaya Pencegahan Stuting&#8217; itu, berlangsung di Ballroom Golden, Kamis (16/05/2024) tadi</p>



<p>&#8220;Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan. Dimana menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional secara menyeluruh. Oleh karena itu, upaya perbaikan gizi menjadi salah satu program prioritas pemerintah guna melahirkan generasi yang berkualitas di masa yang akan datang,&#8221; kata Pj Wali Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah mengungkapkan, 1000 hari pertama kehidupan seseorang, sangat penting dan akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Ibu hamil dan balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus. Apabila menderita kekurangan gizi, dapat menimbulkan dampak negatif salah satunya stunting.</p>



<p>&#8220;Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi kurang dalam waktu lama, karena pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Biasanya stunting dapat terjadi mulai janin dalam kandungan sampai anak berusia lima tahun,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri menjelaskan, dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting telah ditetapkan strategi nasional penurunan stunting untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030. Pencapaian target tujuan pembangunan berkelanjutan dilaksanakan melalui pencapaian target nasional prevalensi stunting yang diukur pada anak di bawah lima tahun. Target nasional prevalensi stunting sebesar 14 persen tahun 2024. Berdasarkan sistem elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) prevalensi stunting Kota Kediri pada tahun 2023 mencapai 7,1 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tentu ini tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja. Tapi semua pihak harus terlibat dalam penurunan angka stunting ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah menambahkan, makanan bergizi seimbang berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Makanan gizi seimbang yang diperlukan terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Anak usia dini membutuhkan asupan gizi seimbang dalam jumlah cukup karena sangat berhubungan dengan proses pertumbuhan. Balita yang tidak naik atau berat badan kurang dapat dicegah menjadi stunting dengan mengonsumsi protein hewani yang cukup. Seperti daging, ikan, telur, dan susu atau produk turunannya. Maka melalui acara ini, Pemerintah Kota Kediri berupaya untuk meningkatkan peran wanita dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.</p>



<p>&#8220;Saya berharap setelah mengikuti acara ini ibu-ibu dapat menerapkan sajian makanan bergizi seimbang sehari-hari. Khusunya bagi ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita. Saya minta ibu-ibu kader untuk sering kumpul upgrade ilmu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam acara ini, juga dilakukan demo masak oleh ahli gizi dan tata boga Ludy Andang. Serta lomba kudapan balita yang diikuti 222 orang. Dengan dewan juri, dari DP3AP2KB, SMKN 3 Kediri dan DPC Persagi Kota Kediri.</p>



<p>Sementara dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Dharma Wanita Persatuan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Pokja IV TP PKK Kota Kediri dan Kecamatan, serta tamu undangan lain. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Video Diduga Mesum di Hadapan Balita dan Lahan Kosong Viral di Kota Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/video-diduga-mesum-di-hadapan-balita-dan-lahan-kosong-viral-di-kota-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hadapan]]></category>
		<category><![CDATA[kosong]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebuah video diduga perbuatan mesum antara laki-laki dan perempuan di Kota Probolinggo, viral di media sosial (Medsos) group Facebook (FB), Jumat (03/05/2024) lalu. Mirisnya, diduga perbuatan tidak senonoh itu dilakukan di hadapan Balita, sehingga mengundang reaksi. Informasi yang berhasil dihimpun, aksi dugaan mesum tersebut dilakukan di sebuah lahan kosong sekitar Jalan Semeru, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebuah video diduga perbuatan mesum antara laki-laki dan perempuan di Kota Probolinggo, viral di media sosial (Medsos) group Facebook (FB), Jumat (03/05/2024) lalu. Mirisnya, diduga perbuatan tidak senonoh itu dilakukan di hadapan Balita, sehingga mengundang reaksi.</p>



<p>Informasi yang berhasil dihimpun, aksi dugaan mesum tersebut dilakukan di sebuah lahan kosong sekitar Jalan Semeru, Jrebeng Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Video berdurasi sekitar 3 menit 20 detik itu, beredar viral di Medsos Facebook Informasi Masyarakat Probolinggo yang diunggah oleh akun bernama &#8216;Jawa Dwipa Lodaya&#8217; sehingga banyak masyarakat yang menyayangkan perbuatan dari pasangan itu.</p>



<p>Dalam video yang beredar tersebut, memperlihatkan perbuatan dugaan mesum di hadapan Balita yang diduga merupakan anak dari si perempuan.</p>



<p>Sementara itu, RT Setempat, Samsul Afandi, mengatakan bahwa jika di lahan kosong tepat di belakang Rusunawa tersebut memang kerap kali dijadikan tempat untuk perbuatan mesum. Sehingga, membuat penghuni Rusunawa jengkel dan merekam perbuatan mesum tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ya memang sering terjadi hal seperti itu. Mungkin, karena sepi juga tempatnya. Yang merekam memang penghuni Rusunawa,&#8221; ujarnya, Sabtu (04/05/2024) tadi.</p>



<p>Sementara ini, pihak kepolisian sendiri sudah mendatangi lokasi dan meminta keterangan kepada warga setempat. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pelacakan terhadap nomor plat sepeda motor yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan di dalam video yang beredar viral.</p>



<p>Samsul sendiri berharap, dengan kejadian tersebut agar pihak pemerintah setempat menyiagakan petugas yang berjaga untuk mengantisipasi perbuatan mesum. Sehinga bisa mengantisipasi perbuatan terulang.</p>



<p>&#8220;Memang sering dan bukan cuma dugaan mesum. Tapi tawuran juga sering terjadi dan yang kali ini mesumnya kelewatan karena di sampingnya itu ada Balita,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Main di Tepi Sungai, Balita Asal Jodipan Kota Malang Dilaporkan Hanyut</title>
		<link>https://memontum.com/main-di-tepi-sungai-balita-asal-jodipan-kota-malang-dilaporkan-hanyut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Jodipan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207646</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang Balita berinisial KC (5), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, atau tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (23/03/2024) siang. Kejadian ini, pun sudah dilaporkan ke Polsek Blimbing hingga petugas dan tim relawan segera mendatangi lokasi kejadian melakukan pencarian. Informasi Memontum.com bahwa siang itu, korban sedang bermain-main [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang Balita berinisial KC (5), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, atau tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (23/03/2024) siang. Kejadian ini, pun sudah dilaporkan ke Polsek Blimbing hingga petugas dan tim relawan segera mendatangi lokasi kejadian melakukan pencarian.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa siang itu, korban sedang bermain-main dengan sebayanya berisial KG (5), di tepi sungai tidak jauh dari rumahnya. Usai bermain, KC terlihat mencuci kakinya di pinggiran sungai. Namun saat itu, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengetahui temannya jatuh dan hanyut, KG kemudian memberitahukan ke warga. Usai kejadian itu, ayah korban, Hadi Sempulur (40) dan warga lainnya melakukan pencarian. Kontan, bersama warga langsung menuju ke lokasi.</p>



<p>Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Bahkan, pihaknya bersama tim gabungan, relawan dan warga masih melakukan pencairan. &#8220;Saat ini korban masih dalam pencarian,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Penyuluhan Kesehatan di Tiga Desa, Wabup Situbondo Beri Stimulan Stunting dan PMT Balita</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-penyuluhan-kesehatan-di-tiga-desa-wabup-situbondo-beri-stimulan-stunting-dan-pmt-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[stimulan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, meninjau kegiatan penyuluhan kesehatan ibu dan anak di Desa Kandang, Desa Seletreng dan Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Selasa (28/11/2023) tadi. Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian secara simbolis stimulan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada 20 Balita dan Sembako pada puluhan Lansia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, meninjau kegiatan penyuluhan kesehatan ibu dan anak di Desa Kandang, Desa Seletreng dan Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Selasa (28/11/2023) tadi. Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian secara simbolis stimulan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada 20 Balita dan Sembako pada puluhan Lansia warga Desa Seletreng.</p>



<p>Wakil Bupati Situbondo yang akrab dipanggil Nyai Khoy, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Situbondo. Sementara, pihaknya sengaja melakukan pemantauan langsung ke lapangan, karena memang dirasa sangat penting. Sebab, kesehatan masyarakat dan keluhannya, itu bisa ditangani dengan cepat. Salah satunya, tentu saja mengenai permasalahan stunting.</p>



<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Situbondo akan terus berupaya untuk mencegah dan mengatasi stunting. Salah satunya, dengan memberikan stimulan kepada Balita stunting. Stimulan ini berupa bantuan makanan tambahan, bantuan susu dan bantuan alat permainan edukatif,” kata Wabup Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nyai Khoy menyebutkan, bahwa tidak hanya Balita, pihaknya juga akan memperhatikan kesejahteraan para Lansia, terutama kesehatannya. Hal itu dikarenakan, Lansia merupakan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. “Semoga dengan adanya bantuan Sembako ini, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok Lansia,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Shandy Hendrayono, mengatakan bahwa dalam kegiatan itu pihaknya juga memberikan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Desa Kandang, Desa Seletreng dan Desa Landangan. Termasuk, menyediakan Posyandu Lansia, Posyandu Balita dan juga PMT pada Balita.</p>



<p>“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Kapongan. Maka, ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak serta Lansia,” jelasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202446</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
