<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bambang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bambang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jan 2025 14:01:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bambang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Batu Hitam Berkombinasi Keasrian Laut dengan Latar Pegunungan Jadi Suguhan Pantai Bambang Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/batu-hitam-berkombinasi-keasrian-laut-dengan-latar-pegunungan-jadi-suguhan-pantai-bambang-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[bambang]]></category>
		<category><![CDATA[berkombinasi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[keasrian]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tersembunyi di balik hamparan hijau pegunungan dan desiran angin laut yang menyejukkan, Pantai Bambang di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menawarkan pesona alam yang menarik untuk dikunjungi dan belum banyak terjamah. Berbeda dengan pantai-pantai lain yang biasanya terkenal dengan pasir putih atau hitam, Pantai Bambang justru menyuguhkan panorama yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tersembunyi di balik hamparan hijau pegunungan dan desiran angin laut yang menyejukkan, Pantai Bambang di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menawarkan pesona alam yang menarik untuk dikunjungi dan belum banyak terjamah. Berbeda dengan pantai-pantai lain yang biasanya terkenal dengan pasir putih atau hitam, Pantai Bambang justru menyuguhkan panorama yang memikat dengan batu-batu kecil berwarna hitam yang tersebar sepanjang garis pantai. Batu hitam yang unik ini, memberi kesan eksotis dan menghadirkan keindahan yang sangat jarang ditemukan di tempat lain.</p>



<p>Keasrian alam Pantai Bambang membuatnya semakin istimewa, begitu tiba di lokasi. Wisatawan akan disambut dengan pemandangan laut luas yang bergradasi biru kehijauan, berpadu dengan latar belakang pegunungan hijau membentang. Di sepanjang bibir pantai, hamparan batu hitam yang tersusun rapi menambah daya tarik pantai ini.</p>



<p>Bahkan, setiap langkah di atas batu-batu tersebut diiringi suara ombak yang bergulung lembut ke pantai, seolah menciptakan irama alami yang menenangkan hati. Hembusan angin laut yang sejuk, semakin memperdalam ketenangan yang ada dan menjadikan Pantai Bambang tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari kesibukan dan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Seorang wisatawan asal Surabaya, Eka, yang baru pertama kali mengunjungi Pantai Bambang, mengungkapkan betapa tenangnya suasana di sdestinasi wisatawa Lumajang satu ini. &#8220;Tidak banyak orang yang datang. Sehingga, jadinya kita bisa menikmati keindahan alam dengan lebih leluasa,&#8221; katanya, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p>Bagi Eka, keindahan alam yang masih asri dan ketenangan yang ditawarkan, menjadikan Pantai Bambang sebagai tempat yang ideal untuk beristirahat dan merenung. Namun, keindahan alam Pantai Bambang tidak hanya terletak pada laut dan batu hitamnya. Pantai ini juga dikelilingi oleh pepohonan hijau yang menambah kesan alami dan menenangkan. Berjalan di sepanjang pantai, terdengar kicauan burung dan suara dedaunan yang tertiup angin, semakin memperkuat suasana damai yang menyelimuti tempat ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Udara segar yang tercipta dari perpaduan laut dan hutan, menambah kesegaran tubuh sekaligus menyejukkan jiwa. Sementara salah satu hal yang membuat Pantai Bambang semakin menarik, adalah komitmen masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Mereka bekerja sama untuk memastikan pantai tetap terjaga, baik dari segi kebersihan maupun kelestarian alamnya.</p>



<p>Ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat banyak pantai lain yang terkadang terabaikan karena meningkatnya jumlah pengunjung. Di Pantai Bambang, pengunjung dapat merasakan sensasi berada di tempat yang belum banyak tersentuh, memberikan kesan eksklusif dan alami bagi siapa saja yang datang.</p>



<p>Meskipun Pantai Bambang belum banyak dikenal oleh masyarakat luas, keindahan alamnya yang masih terjaga menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Batu hitam yang unik, serta ketenangan yang terpancar dari keindahan alam, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari tempat wisata yang jauh dari keramaian.</p>



<p>Pantai Bambang memberikan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata lain. Keindahan alamnya yang masih alami, ditambah dengan keragaman pesona alam yang ditawarkan, menjadikannya sebagai pilihan tepat bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan di tengah keindahan alam yang tersembunyi.</p>



<p>Dengan potensi wisata yang luar biasa, tidak menutup kemungkinan Pantai Bambang akan semakin dikenal dan menarik perhatian lebih banyak pengunjung yang mencari ketenangan dalam pelukan alam. Bahkan, bagi siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari kehidupan kota, Pantai Bambang adalah destinasi yang patut untuk dikunjungi. Keindahan alamnya yang mempesona dan ketenangan yang ditawarkan menjadikan pantai ini sebagai salah satu tempat wisata yang menyegarkan hati dan pikiran. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Khawatirkan Limbah dan Legalitas, Keberadaan Bambang Shita Hospital Tuai Penolakan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/khawatirkan-limbah-dan-legalitas-keberadaan-bambang-shita-hospital-tuai-penolakan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bambang]]></category>
		<category><![CDATA[hospital,]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaan]]></category>
		<category><![CDATA[khawatirkan]]></category>
		<category><![CDATA[legalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[penolakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, memunculkan penolakan di kalangan warga sekitar Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru. Itu karena, warga khawatir ada dampak lingkungan, seperti limbah medis dan aspek legalitas yang dinilai belum jelas. Ketua RT 04 Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Sugiyono, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberadaan Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, memunculkan penolakan di kalangan warga sekitar Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru. Itu karena, warga khawatir ada dampak lingkungan, seperti limbah medis dan aspek legalitas yang dinilai belum jelas.</p>



<p>Ketua RT 04 Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Sugiyono, menyampaikan bahwa pihaknya dan beberapa warga lainnya menolak dengan tegas. Karena, tidak memenuhi beberapa syarat dari pendirian usaha RS.</p>



<p>&#8220;Jadi seperti pengelolaan limbah, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andal Lalin), fasilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga lahan parkir. Kemudian yang jadi alasan lain, itu karena terlalu dekat dengan lingkungan rumah tangga,” ujar Sugiyono, Kamis (05/12/2024) tadi.</p>



<p>Sugiyono juga menambahkan, bahwa warga tidak pernah dilibatkan dalam proses perizinan secara transparan. “Kami hanya diberi sosialisasi sekali, tanpa rembukan lebih lanjut,” katanya.</p>



<p>Menanggapi adanya penolakan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Malang, Ida Made Ayu Wahyuni, menyampaikan bahwa dalam kegiatan selalu ada pro dan kontra. Sehingga menurutnya, harus banyak melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat sekitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mereka merasa dengan adanya RS kan terganggu kalau ada akses keluar masuk yang begitu banyak pasien. Tetapi mereka tidak memperhatikan manfaat yang luar biasa dari kehadiran RS ini. Sehingga kerjasama dengan Forkopimcam ini harus ditingkatkan, karena apapun yang terjadi, gejolak masyarakat bisa diredam,&#8221; ujar Ida.</p>



<p>Saat disinggung mengenai audiensi, menurutnya dapat diselesaikan dengan perangkat wilayah yang ada di sekitarnya. Termasuk Lurah Merjosari dan Camat Lowokwaru.</p>



<p>&#8220;Mereka bisa menyelesaikan dengan lurah dan camat yang ada di wilayahnya, karena kan itu perangkat wilayah pengampunya,&#8221; ucap Ida.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Bambang Shita Hospital, dokter Tedy Prawiro, menyampaikan bahwa RS tersebut telah memenuhi prosedur perizinan dan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pengelolaan limbah. “Kami menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dibangun dengan bantuan DLH. Semua sudah sesuai standar,” jelas Tedy.</p>



<p>Dirinya juga mengaku heran, dengan adanya penolakan dari warga tersebut. Sebab, pihak RS sendiri juga telah memberikan kompensasi bagi warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Warga sering datang berobat ke sini, bahkan ada yang mendapat layanan gratis. Kami juga memberikan kompensasi kepada tetangga terdekat untuk mengatasi dampak, seperti kebisingan dan parkir. Selain itu kami juga sudah melakukan sosialisasi pada warga, namun apabila ada komplain kami terbuka untuk berdialog, tapi hingga kini belum ada yang secara resmi menyampaikan keluhan langsung,&#8221; imbuh Tedy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmi Beroperasi di Kota Malang, Bambang Shita Hospital Siap Melayani Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/resmi-beroperasi-di-kota-malang-bambang-shita-hospital-siap-melayani-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bambang]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[hospital,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, yang terletak di Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, Kamis (05/12/2024) tadi. Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Ida [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, yang terletak di Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, Kamis (05/12/2024) tadi.</p>



<p>Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Ida Ayu Made Wahyuni, menyampaikan bahwa dengan kehadiran RS tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Apalagi, itu berada di wilayah perbatasan, sehingga mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Ini selain untuk warga Kota Malang juga berbatasan dengan Kabupaten Malang. Tadi saya ketemu salah satu pasien yang mau dioperasi, nah itu dari Dau Kabupaten Malang. Tentu ini mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dan memang kesehatan merupakan layanan dasar wajib yang harus disiapkan. Dengan keberadaan RS ini dan nantinya lebih banyak lagi, maka akses untuk kesehatan masyarakat akan lebih meningkat,&#8221; jelas Ida, seusai melakukan peresmian.</p>



<p>Dirinya juga mengakui, bahwa keberadaan Rumah Sakit tersebut dinilai sudah layak. Walaupun dengan kategori RS Tipe D, fasilitas yang ada sudah lumayan cukup. Termasuk para dokter dan tenaga kesehatan yang disediakan sudah memadai.</p>



<p>&#8220;Dokternya banyak, termasuk mereka juga dapat berkoordinasi dengan RSUD Kota Malang. Pada prinsipnya semua layanan kesehatan itu saling membantu. Kalau di sini tidak ada dokter spesialis kan dibutuhkan dokter spesialis dari RS lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Direktur RS Bambang Shita Hospital, Dokter Tedy Prawiro, menjelaskan bahwa RS tersebut telah memenuhi standar untuk kategori Rumah Sakit Tipe D. Dengan dilengkapi kapasitas 51 tempat tidur, ICU yang dilengkapi ventilator, serta 12 dokter spesialis yang siap melayani pasien.</p>



<p>“Kami memiliki fasilitas seperti trauma center yang sangat diperlukan karena banyaknya kasus kecelakaan di daerah ini. Selain itu, kami juga menyediakan dokter spesialis tambahan seperti orthopedi dan kedokteran jiwa, yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk rumah sakit tipe D. Ini semua demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Tedy.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa RS tersebut bercita-cita menjadi rumah sakit pendidikan, mengingat latar belakang pendiriannya yang fokus pada dunia pendidikan. Untuk itu, pihaknya terus mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kompetensi karyawan, termasuk mempersiapkan layanan bilingual bagi pasien internasional.</p>



<p>&#8220;Kita perlahan memperbaiki diri dan mengupgrade. Banyak pasien kami bukan hanya dari Indonesia tapi dari Jerman, Amerika dan lain-lain, makanya kita nama hospital,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Namun, dirinya juga mengakui bahwa saat ini rumah sakit belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu pasien kurang mampu dengan berbagai program bantuan biaya, seperti pengurangan hingga pembebasan biaya berdasarkan survei kondisi pasien.</p>



<p>&#8220;Selain itu kami juga memberikan kontribusi sosial dengan merekrut banyak karyawan dari lingkungan sekitar. Hingga kini, rumah sakit ini mempekerjakan 78 karyawan yang terdiri dari tenaga medis, non-medis dan manajemen,&#8221; imbuh Tedy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217279</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
