<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bandara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bandara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 12:13:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bandara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bunga Desaku, Bupati Jember Terima Curhatan Ketua RW di Mumbulsari Mengenai Bandara</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara</link>
					<comments>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[mengenai]]></category>
		<category><![CDATA[Mumbulsari]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemkab Jember di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, dipadati ratusan warga, Senin (06/04/2026) tadi. Program ini, menjadi andalan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memangkas jarak antara birokrasi pemerintahan dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. Acara yang dikemas secara santai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemkab Jember di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, dipadati ratusan warga, Senin (06/04/2026) tadi. Program ini, menjadi andalan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memangkas jarak antara birokrasi pemerintahan dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.</p>



<p>Acara yang dikemas secara santai dan khidmat ini, menjadi panggung terbuka bagi rakyat untuk menyampaikan unek-unek mereka. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian, adalah saat Ketua RW 01 Dusun Krajan, Amiruddin, maju ke depan.</p>



<p>Dengan gaya bicara yang lugas namun tetap santun, Amiruddin membawa oleh-oleh berupa sederet aspirasi warga yang telah dirangkum dengan rapi. Dirinya mengawali pembicaraannya, dengan memberikan apresiasi tinggi terhadap visi pembangunan yang diusung oleh pemerintahan Gus Fawait yang dinilai sangat pro rakyat.</p>



<p>Tidak sekadar pujian yang dibawa Amiruddin, dirinya juga memberikan catatan kritis yang sangat tajam mengenai optimalisasi aset daerah, terutama keberadaan Bandara Notohadinegoro di Jember. Menurut pandangan Amiruddin dan warga Dusun Krajan, kemajuan ekonomi Jember tidak bisa dilepaskan dari peran bandara.</p>



<p>Namun, dirinya menyayangkan sarana penunjang menuju gerbang udara tersebut yang masih jauh dari kata mumpuni. Dirinyapun mencontohkan, kondisi jembatan yang menjadi akses utama menuju pintu masuk bandara.</p>



<p>Kondisinya dinilai perlu perhatian khusus, agar mobilitas tidak terhambat. Tidak hanya itu, Amiruddin juga menyoroti minimnya aktivitas pertokoan atau pusat ekonomi di sekitar bandara yang membuat kawasan tersebut terasa sepi dan kurang bergairah.</p>



<p>&#8220;Bandara adalah tolok ukur kemajuan ekonomi kita, tapi kalau sarana penunjangnya kurang, ekonomi warga sekitar sulit ikut terangkat,&#8221; ujar Amiruddin, yang kemudian diamini warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pembicaraan kemudian beralih ke isu yang lebih teknis namun krusial, yakni legalitas tanah. Amiruddin mengungkapkan, bahwa Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Prona seringkali menghadapi kendala di lapangan karena target bidang tanah yang ditetapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dirasa terlalu kaku.</p>



<p>Amiruddin mengusulkan, agar pemerintah daerah bisa menjembatani komunikasi dengan BPN untuk mengevaluasi atau bahkan menghapus target yang kaku tersebut. Sehingga, proses sertifikasi tanah bisa lebih fleksibel mengikuti kondisi riil di setiap desa.</p>



<p>Hal yang tidak kalah menarik, adalah usulan Amiruddin mengenai penampilan pengurus lingkungan. Dirinya mengusulkan, adanya pengadaan seragam dan sepatu baru untuk seluruh pengurus RT dan RW di wilayahnya. Baginya, penampilan yang rapi adalah bentuk profesionalitas dalam melayani warga.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menanyakan nasib program bantuan UMKM bertajuk Gerobak Cinta untuk tahun 2026. Amiruddin berharap, kuota bantuan ini ditambah karena masih banyak warganya di RW 01 yang sangat membutuhkan sarana usaha tersebut namun belum kebagian pada periode sebelumnya.</p>



<p>Mendengar semua aspirasi itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memberikan respons yang sangat hangat dan antusias. Dirinya tidak merasa terganggu dengan catatan kritis tersebut, melainkan menjadikannya sebagai masukan berharga. Diskusi berlangsung sangat dinamis.</p>



<p>Menariknya, Gus Fawait justru menambahkan ide cerdik untuk melengkapi seragam RT/RW dengan kopiah resmi agar para ketua RW tampak lebih berwibawa di mata masyarakat. Bupati juga memberikan hadiah coklat kepada Amiruddin sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketajaman usulannya.</p>



<p>&#8220;Suara dari tingkat RW adalah fondasi utama dalam merumuskan kebijakan Jember di masa depan,&#8221; tegas Gus Fawait. <strong>(rio/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumlah Penumpang dan Pergerakan Pesawat di Bandara Banyuwangi Meningkat saat Libur Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi, terus mengalami peningkatan. Hal ini, tentunya menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan pariwisata. Bahkan, selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Periode [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi, terus mengalami peningkatan. Hal ini, tentunya menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan pariwisata.</p>



<p>Bahkan, selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Periode angkutan libur Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, atau mulai 13 hingga 30 Maret 2026, dalam rentang waktu tersebut total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.</p>



<p>General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. “Tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Holik, Jumat (03/04/2026) tadi.</p>



<p>Selain jumlah penumpang, lanjutnya, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama masa angkutan Lebaran. Bandara Banyuwangi mencatat, total 95 pergerakan penerbangan selama periode tersebut. Angka ini, naik sekitar 44 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 66 penerbangan.</p>



<p>Sementara untuk volume kargo, juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo yang ditangani mencapai 4,3 ton.</p>



<p>“Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton,” ujar Holik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, peningkatan lalu lintas penerbangan, tentunya menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus membaik. Termasuk, kian meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.</p>



<p>“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” imbuhnya.</p>



<p>Selama periode angkutan Lebaran, bandara juga mencatat waktu puncak pergerakan penumpang. Puncak arus mudik, terjadi pada Rabu (18/03/2026). Sementara pada hari yang sama, terdapat lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dengan total kargo mencapai 1,023 ton.</p>



<p>Sedangkan puncak arus balik, berlangsung pada Minggu (29/03/2026). Saat itu, tercatat tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dengan volume kargo sekitar 580 kilogram.</p>



<p>Holik juga menyebut, kelancaran operasional bandara selama periode Lebaran tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, hingga petugas ground handling dan komunitas bandara.</p>



<p>“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar dan terkendali. Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa transportasi udara. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito Harap 2027 Bandara Dhoho Kediri Jadi Bandara Pemberangkatan Jamaah Haji</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-harap-2027-bandara-dhoho-kediri-jadi-bandara-pemberangkatan-jamaah-haji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pemberangkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228631</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDhI), Maksin Arisandi, mendampingi Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, bersama jajaran melihat langsung fasilitas dan runway Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rabu (10/12/2025) tadi. Kunjungan ini dilakukan, sebelum bandara ini secara resmi dijadikan sebagai embarkasi haji. Diketahui, sebelumnya Kementerian Haji [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDhI), Maksin Arisandi, mendampingi Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, bersama jajaran melihat langsung fasilitas dan runway Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rabu (10/12/2025) tadi. Kunjungan ini dilakukan, sebelum bandara ini secara resmi dijadikan sebagai embarkasi haji.</p>



<p>Diketahui, sebelumnya Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia telah menilai Bandara Internasional Dhoho Kediri, layak dan bisa dipakai untuk penerbangan haji dan umroh.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan PT Surya Dhoho Investama (SDhI) terkait persiapan untuk memulai penerbangan haji. Termasuk, fasilitas asrama haji.</p>



<p>&#8220;Kalau di tahun 2026 tidak memungkinkan, harapan kami di 2027 memungkinkan untuk dijadikan sebagai embarkasi haji,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito mengaku bangga setelah proses yang panjang, akhirnya Bandara Dhoho Kediri telah ditetapkan sebagai bandara internasional dan nantinya bisa melayani penerbangan haji langsung menuju Jeddah. Meskipun, untuk tahun 2026 ini, belum bisa untuk memulai keberangkatan haji.</p>



<p>&#8220;Saya harap dalam satu-dua bulan ke depan, akan mulai ada penerbangan umroh pertama dan disusul untuk persiapan haji,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyebut ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji telah melihat Bandara Juanda untuk pemberangkatan jamaah haji dinilai telah overload. Setelah dilakukan survei, secara teknis Bandara Dhoho Kediri telah dinyatakan layak untuk penerbangan haji maupun umroh. Hanya saja, waktu itu masih ada kendala non teknis. Sehingga, belum bisa memutuskan 2026 sebagai embarkasi haji.</p>



<p>&#8220;Beberapa Minggu lalu kami sudah mendapatkan kepastian Bandara Dhoho sudah bisa dipakai. Tapi kami belum bisa memakai bandara ini untuk 2026. Pada tahun 2027 untuk pemberangkatan maupun kepulangan jamaah haji InsyaAlloh bisa dilakukan di Bandara Dhoho ini,&#8221; terangnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandara Banyuwangi Buka Rute Penerbangan Baru Tujuan Lombok</title>
		<link>https://memontum.com/bandara-banyuwangi-buka-rute-penerbangan-baru-tujuan-lombok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228607</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Terhitung mulai 21 Desember 2025 mendatang, Lion Air Group melalui maskapai Wings Air, akan membuka rute baru dengan tujuan Lombok – Banyuwangi pulang pergi (PP). Rute ini, dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, sehingga akan memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat dan wisatawan. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam keterangannya menyambut baik pembukaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Terhitung mulai 21 Desember 2025 mendatang, Lion Air Group melalui maskapai Wings Air, akan membuka rute baru dengan tujuan Lombok – Banyuwangi pulang pergi (PP). Rute ini, dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, sehingga akan memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat dan wisatawan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam keterangannya menyambut baik pembukaan rute baru tersebut. Dirinya mengapresiasi maskapai Wings Air, yang kembali menghadirkan konektivitas baru untuk Banyuwangi.</p>



<p>“Ini kabar baik untuk Banyuwangi. Kehadiran rute baru ini akan mendorong perekonomian dan pariwisata daerah. Terlebih sebentar lagi mau libur akhir tahun,” kata Bupati Ipuk, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, penerbangan rute ini akan memperluas akses bagi pelaku bisnis, wisatawan dan masyarakat, yang membutuhkan perjalanan lebih cepat dan efisien dari Lombok menuju Banyuwangi dan sebaliknya. Saat ini, Bandara Banyuwangi telah melayani rute Jakarta setiap hari, serta rute Surabaya empat kali dalam sepekan, yakni Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu.</p>



<p>“Dengan tambahan rute Lombok-Banyuwangi, maka pilihan rute penerbangan menuju Banyuwangi semakin beragam,” lanjut Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun jadwal rute penerbangan Lombok-Banyuwangi, akan beroperasi pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Dijadwalkan, pesawat berangkat dari Lombok pukul 12.30 WITA dan tiba di Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Dari Banyuwangi, pesawat lepas landas pukul 12.55 WIB dan tiba di Lombok pukul 14.25 WITA.</p>



<p>Selain itu, Wings Air juga menambah jadwal penerbangan Surabaya – Banyuwangi PP setiap hari. Dengan jadwal Banyuwangi – Surabaya pukul 07.00 WIB dan Surabaya – Banyuwangi pukul 15.25 WIB.</p>



<p>General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, membenarkan mengenai rencana penambahan rute baru itu. Dirinya menyebut, bandara telah menerima surat dari maskapai Wings Air terkait operasional penerbangan baru.</p>



<p>“Penerbangan perdana ke Lombok dimulai 21 Desember,” kata Holik.</p>



<p>Alasan penambahan rute ini, imbuhnya, karena Banyuwangi dan Lombok secara geografis memiliki beragam destinasi yang banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. “Semoga penambahan rute Banyuwangi-Lombok ini berdampak positif pada peningkatan trafik,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228607</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Penerbangan Perdana, Operasional Bandara Jember Bersiap Menuju Layanan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-penerbangan-perdana-operasional-bandara-jember-bersiap-menuju-layanan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengungkapkan bahwa telah tiba lima orang perwakilan dari PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) di Bandara Notohadinegoro, pada Jumat (19/09/2025) lalu. Kehadiran tim ini, bertujuan untuk menyempurnakan layanan ground handling yang nantinya digunakan maskapai.</p>



<p>“Mereka memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat terpenuhi sebelum penerbangan perdana dilakukan. Kami ingin memastikan, bahwa pelayanan di Jember setara dengan bandara besar lainnya,” ujar Gatot.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai salah satu perusahaan ground handling terkemuka di Indonesia, PT JAS memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung operasi penerbangan, kargo, premium lounge, hingga pelatihan bagi personel. Keterlibatan mereka, menambah keyakinan bahwa layanan di Bandara Notohadinegoro siap menyambut era baru penerbangan reguler.</p>



<p>Tidak hanya berhenti di situ, tambahnya, serangkaian agenda penting juga telah disiapkan menjelang hari H pada penerbangan perdana. Bahkan, digelar rapat koordinasi antara perwakilan Station Manager Fly Jaya dan tim ground handling, Minggu (21/09/2025) lalu. Selanjutnya atau esoknya, tim dari Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan juga hadir di Kabupaten Jember, untuk melakukan supervisi langsung terhadap penerbangan perdana maskapai Fly Jaya, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Kehadiran pemerintah pusat, ungkapnya, menjadi bukti keseriusan negara dalam mendukung percepatan konektivitas daerah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Launching Penerbangan Jember-Jakarta dari Bandara Notohadinegoro</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-launching-penerbangan-jember-jakarta-dari-bandara-notohadinegoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jember-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[notohadinegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaunching penerbangan perdana Jember–Jakarta, dari Bandara Notohadinegoro Jember yang akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (17/08/2025) tadi. Prosesi pelaksanaan ini, berlangsung tepat di HUT Kemerdekaan RI. “Berkat kerja sama yang baik dengan semua pihak, akhirnya Jember bisa mendapatkan akses penerbangan langsung tanpa transit,” kata Bupati Jember. Ditahap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaunching penerbangan perdana Jember–Jakarta, dari Bandara Notohadinegoro Jember yang akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (17/08/2025) tadi. Prosesi pelaksanaan ini, berlangsung tepat di HUT Kemerdekaan RI.</p>



<p>“Berkat kerja sama yang baik dengan semua pihak, akhirnya Jember bisa mendapatkan akses penerbangan langsung tanpa transit,” kata Bupati Jember.</p>



<p>Ditahap awal rute Jember–Jakarta, tambahnya, akan dilayani dua kali dalam sepekan. Yakni Senin dan Rabu, dengan waktu tempuh penerbangan diperkirakan sekitar 2 jam 10 menit.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember juga menjelaskan, bahwa penerbangan reguler akan dimulai pada awal September 2025 mendatang. “Penerbangan reguler akan dijadwalkan awal September dan semua harus dipersiapkan secara baik dan matang,” terangnya.</p>



<p>Untuk harga tiket sendiri, lanjutnya, berada di kisaran awal yang ditetapkan antara Rp 1,3 juta hingga Rp 1,5 juta. Meski demikian, Gus Fawait menegaskan pihaknya akan terus berupaya agar harga tiket bisa lebih terjangkau bagi masyarakat Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Insyaallah, harga itu lebih murah dibandingkan jika harus menggunakan penerbangan dari daerah lain. Jadi saya pikir, tidak perlu jauh-jauh kalau ingin berangkat ke Jakarta. Cukup berangkat melalui Bandara Jember,” paparnya.</p>



<p>Untuk sementara, lanjutnya, pemesanan tiket hanya bisa dilakukan secara offline di Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Namun, dalam waktu dekat pemesanan tiket online akan segera dibuka. “Insyaallah minggu depan akan diumumkan melalui media sosial maupun WhatsApp. Sedangkan untuk e-commerce seperti Traveloka dan Tiket.com, targetnya September sudah bisa terealisasi,” tambahnya.</p>



<p>Gus Fawait juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, pimpinan DPR RI, serta semua pihak yang telah mendukung terwujudnya penerbangan langsung ini. Dirinya menaruh harapan besar terhadap keberadaan penerbangan langsung Jember–Jakarta.</p>



<p>Masih menurut Gus Fawait, akses udara yang lebih cepat dan praktis akan mendatangkan banyak investor ke Jember. “Ketika penerbangan ini berjalan lancar, maka akan banyak investor yang datang ke Jember. Ekonomi masyarakat meningkat, lapangan pekerjaan terbuka, pengangguran turun dan Insyaallah kemiskinan juga ikut berkurang. Semoga ridha Allah SWT selalu menyertai kita,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandara Notohadinegoro Jember Jadi Venue Cabor Gantole Porprov Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/bandara-notohadinegoro-jember-jadi-venue-cabor-gantole-porprov-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[gantole]]></category>
		<category><![CDATA[notohadinegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223422</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bandara Notohadinegoro menjadi salah satu venue ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX. Adalah Cabang Olah Raga (Cabor) Gantole, yang venue pelaksanaan berlangsung di Kabupaten Jember itu. Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Edy Budi Susilo, membuka kejuaraan Gantole, Jumat (27/06/2025) tadi. Cabor ini, diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bandara Notohadinegoro menjadi salah satu venue ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX. Adalah Cabang Olah Raga (Cabor) Gantole, yang venue pelaksanaan berlangsung di Kabupaten Jember itu.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Edy Budi Susilo, membuka kejuaraan Gantole, Jumat (27/06/2025) tadi. Cabor ini, diikuti oleh para remaja berusia maksimal 23 tahun dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.</p>



<p>Untuk peserta Gantole sendiri, terdiri dari 2 kota dan 15 kabupaten dengan jumlah total atlet serta official yakni 62 orang dengan masing-masing official 27 orang. Termasuk, atlet putra sebanyak 22 peserta serta atlet putri sebanyak 13 peserta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan penunjukan Jember sebagai tuan rumah venue kejuaraan Gantole, tentunya ini menjadi nilai positif karena bisa mengenalkan wisata dan kuliner khas Jember kepada seluruh atlet. Termasuk, tentunya official hingga seluruh pihak yang terlibat dalam venue ini,&#8221; kata Edi Susilo.</p>



<p>Untuk Kabupaten Jember sendiri, tambahnya, ada sebanyak dua atlet Gantole. Sebagai tuan rumah, diharapkan perwakilan atlet Gantole Kabupaten Jember, bisa bekerja keras dan bertanding dengan kemampuan yang dimilikinya dan meraih hasil yang maksimal.</p>



<p>&#8220;Rencananya, kejuaraan ini mulai dilaksanakan pada 28 Juni 2025 hingga 5 Juli 2025. Proving Flight dengan mencoba langsung terbang dan dikendarai oleh Ketua Fasi Jawa Timur,&#8221; ungkap Kadispora Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223422</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Diminta Berperan Aktif Dukung Operasional Bandara Dhoho Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-diminta-berperan-aktif-dukung-operasional-bandara-dhoho-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[berperan]]></category>
		<category><![CDATA[diminta]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222114</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Keberadaan Bandara Dhoho Kediri dinilai menjadi harapan baru dalam membuka konektivitas wilayah Selatan Jawa Timur, melalui jalur udara. Pemerintahpun diminta bersikap serius dan aktif dalam mendukung operasional bandara yang masuk dalam proyek strategis nasional tersebut. Pengamat transportasi dari Universitas Surabaya, Dadang Supriyatno, menyebut posisi Bandara Dhoho sangat strategis dalam memperluas akses transportasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Keberadaan Bandara Dhoho Kediri dinilai menjadi harapan baru dalam membuka konektivitas wilayah Selatan Jawa Timur, melalui jalur udara. Pemerintahpun diminta bersikap serius dan aktif dalam mendukung operasional bandara yang masuk dalam proyek strategis nasional tersebut.</p>



<p>Pengamat transportasi dari Universitas Surabaya, Dadang Supriyatno, menyebut posisi Bandara Dhoho sangat strategis dalam memperluas akses transportasi udara di kawasan selatan Provinsi Jatim. Menurutnya, keberadaan bandara ini menjadi alternatif baru selain Bandara Juanda di Surabaya.</p>



<p>“Bandara Dhoho ini menambah pilihan moda transportasi udara di Jawa Timur. Sehingga, tidak harus selalu ke Surabaya,” kata Dadang, Jumat (16/05/2025) tadi.</p>



<p>Dadang menekankan, akan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kelangsungan operasional bandara, mulai dari pemetaan rute penerbangan potensial hingga penyediaan infrastruktur pendukung. Dirinya mencontohkan, kesuksesan Bandara Banyuwangi yang sebelumnya nyaris mati suri akibat minimnya penumpang dan maskapai. Namun, berkat campur tangan aktif pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, bandara tersebut kini berkembang dengan berbagai rute aktif.</p>



<p>“Selama ini, pembukaan pasar rute penerbangan sering dibebankan sepenuhnya pada maskapai. Komitmen pemerintah masih sebatas dokumen, sehingga maskapai harus berjuang sendiri,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dadang mendorong agar pemerintah mengkaji ulang konsep operasional Bandara Dhoho dengan melibatkan akademisi dan pakar transportasi, agar hambatan yang ada bisa diidentifikasi dan diatasi bersama. Salah satu isu yang perlu perhatian adalah pengaturan wilayah udara di selatan Jawa Timur yang sebelumnya digunakan untuk latihan pesawat tempur TNI AU dari Lanud Iswahjudi.</p>



<p>“Dibutuhkan intervensi pemerintah pusat untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dan ahli transportasi, agar cita-cita menghadirkan akses udara di selatan Jawa Timur bisa segera terwujud,” tambahnya.</p>



<p>Bandara Dhoho Kediri merupakan proyek inisiatif swasta penuh yang dibangun oleh PT Surya Dhoho Investama, anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk tanpa menggunakan dana dari APBN.</p>



<p>Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 3.300 x 60 meter, apron komersial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway, serta area parkir seluas 37.108 meter persegi. Terminal penumpang seluas 18.000 meter persegi dirancang untuk menampung hingga 1,5 juta penumpang pertahun.</p>



<p>Kehadiran Bandara Dhoho, diharapkan dapat menghubungkan sedikitnya 13 kota dan kabupaten di wilayah selatan Jawa Timur, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata dan kegiatan religi. Selain itu, bandara ini juga digadang-gadang akan membuka rute baru perjalanan umrah langsung dari Kediri, memberikan alternatif penerbangan yang lebih cepat dan nyaman bagi jamaah dari wilayah sekitar. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222114</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Raung Erupsi, Pemkab Lakukan Mitigasi dan Aktivitas Bandara Banyuwangi masih Normal</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-raung-erupsi-pemkab-lakukan-mitigasi-dan-aktivitas-bandara-banyuwangi-masih-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Gunung Raung mengalami erupsi, Selasa (24/12/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat kondisi itu, menyebabkan kolom erupsi setinggi 2.000 m di atas puncak gunung. Kolom erupsi berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi ± 4 menit 42 detik. Erupsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Gunung Raung mengalami erupsi, Selasa (24/12/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat kondisi itu, menyebabkan kolom erupsi setinggi 2.000 m di atas puncak gunung.</p>



<p>Kolom erupsi berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi ± 4 menit 42 detik.</p>



<p>Erupsi susulan juga terjadi sebanyak 3 kali pada pukul 10.25, 10.31 dan 10.35 WIB. Namun, kolom erupsi tidak teramati karena tertutup kabut. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 13-23 mm, dan durasi 1 menit 54 detik sampai dengan 3 menit 25 detik.</p>



<p>Hingga saat ini, Gunung Raung berada pada level II atau waspada. Status tersebut berlangsung sejak Desember 2023. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak atau bibir kawah.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, merespon kondisi itu mengatakan bahwa Pemkab telah berkoordinasi intens dengan Forkopimda terkait langkah-langkah mitigasi. Mulai dari mendata sekaligus menyiapkan peralatan yang dibutuhkan bila perlu dilakukan evakuasi hingga titik mana untuk pengungsian.</p>



<p>“BPBD terus berkoordinasi, termasuk menyiapkan masker yang siap dibagikan ke warga bila memang debu vulkanik mulai mengarah ke Banyuwangi. Dan infonya, semua pendaki juga sudah turun. Kami berharap skala erupsinya terus turun,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari pantauan sementara, erupsi Gunung Raung juga tidak menggangu aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi. Bahkan, penerbangan di bandara tersebut berlangsung normal.</p>



<p>GM Bandara Banyuwangi Johan Seno Acton, menjelaskan bahwa paper test telah dilakukan oleh safety team bandara begitu informasi erupsi Gunung Raung diterima. Tes tersebut untuk memantau sebaran vulkanik Gunung yang berada di wilayah Banyuwangi, Jember dan Bondowoso.</p>



<p>&#8220;Tes ini merupakan standar prosedur, apabila terjadi erupsi gunung berapi. Pengetesan dilakukan setiap jam dan hasilnya hingga saat ini negatif,&#8221; kata Johan.</p>



<p>Hasil tes tersebut, tambahnya, menunjukkan bahwa sebaran abu erupsi Gunung Raung tidak sampai ke wilayah Bandara. Pun tidak mengganggu lalu lintas pesawat terbang.</p>



<p>Meski demikian, pengelola bandara tetap akan memantau perkembangan aktivitas Gunung Raung. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan situasi darurat.</p>



<p>Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, erupsi Gunung Raung pernah mengganggu aktivitas di bandara tersebut. &#8220;Semoga tidak terjadi lagi. Sampai saat ini penerbangan masih berjalan normal. Kami akan terus memantau sebaran vulkaniknya,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Johan berharap, erupsi Gunung Raung tak berlangsung lama. Sebab, aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi relatif padat selama musim libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217841</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
