<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bandit pecah kaca &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bandit-pecah-kaca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2020 14:09:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bandit pecah kaca &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kaca Mobil Dipecah Bandit, 2 Tas Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/kaca-mobil-dipecah-bandit-2-tas-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 14:09:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta blimbing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107345-kaca-mobil-dipecah-bandit-2-tas-amblas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Setelah lama tidak ada kabarnya, bandit jalanan pecah kaca mobil nampaknya mulai kumat beraksi di Kota Malang. Kali ini mereka beraksi memecah kaca mobil Mitsubishi Expander Nopol N 1025 DG milik Rizki Nisfu Ramadhan(24) warga Jl Kyai Sepuh, RT 01/RW 06, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Aksi itu terjadi saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Setelah lama tidak ada kabarnya, bandit jalanan pecah kaca mobil nampaknya mulai kumat beraksi di Kota Malang. Kali ini mereka beraksi memecah kaca mobil Mitsubishi Expander Nopol N 1025 DG milik Rizki Nisfu Ramadhan(24) warga Jl Kyai Sepuh, RT 01/RW 06, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.</p>
<p>Aksi itu terjadi saat Rizki memarkir mobilnya di Jl A Yani, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang atau tepatnya tak jauh dari SMP Kartika IV-8 Malang, pada Jumat (28/2/2020) pukul 18.30.</p>
<p>Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa keberadaan Rizki di Kota Malang untuk mengantar berobat ayahnya. Sepulang dari berobat di dokter, Rizki kemudian betniat langsung pulang. Namun mereka.memutuskan untuk makan malam terlebih dahulu sebelum pulang.</p>
<p>Mereka kemudian memarkir mobil di pinggir jalan tak jauh dari SMP Kartika IV-8 Malang. Setelah memastikan kondisi mobiil terkunci rapat, Rizki dan ayahnya menuju ke rumah makan yang berada tak jauh dari lokasi.</p>
<p>Diduga saat kondisi mobil tak terjaga, muncul pelaku melakukan aksinya. Nampaknya para pelaku ini cukup profesional dikarenakan sama sekali tidak menimbulkan suara gaduh dan membuat alarm mobil berbunyi.</p>
<p>Dalam aksinya itu pelaku berhasil mencuri 2 tas yang berada di bangku tengah. Kejadian ini baru diketahui beberapa saat kemudian setelah Rizki selesai makan dan hendak melanjutkan perjalanan pulang.</p>
<p>&#8220;Saya diberitahu oleh ayah kalau kaca tengah telah jebol. Saat kita lakukan pengecekan ternyata 2 tas telah hilang. Tas berisi surat-surat oenting dan juga dompet berisi uang,&#8221; ujar Rizki.</p>
<p>Karena telah menjadi korban kejahatan, Rizki memutuskan untuk melapor ke Polsekta Blimbinh berharap 2 tas berisi surat-surat penting miliknya berhasil ditemukan.</p>
<p>&#8220;Kalau kerugian sekitar Rp 1,4 juta. Namun dalam tas tersebut ada surat surat penting seperti 2 STNK motor SIM A dan C serta berkas lainnya. Kejadian ini sudah kami Laporkan ke Polsekta Blimbing,&#8221; ujar Rizki. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandit Pecah Kaca Mobil, Satroni Kawasan Brondong Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/bandit-pecah-kaca-mobil-satroni-kawasan-brondong-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 14:12:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[polres lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106008-bandit-pecah-kaca-mobil-satroni-kawasan-brondong-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Aksi kejahatan dengan modus pecah kaca mobil kembali marak di Lamongan. Kali ini menimpa sebuah mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran aksi saat ditinggal makan di warung Kokam terminal baru Kelurahan Brondong , Kecamatan Brondong Lamongan, Minggu (10/2/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Menurut kronologi kejadian saat dua orang korban, Masudi (40) dan Heni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Aksi kejahatan dengan modus pecah kaca mobil kembali marak di Lamongan. Kali ini menimpa sebuah mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran aksi saat ditinggal makan di warung Kokam terminal baru Kelurahan Brondong , Kecamatan Brondong Lamongan, Minggu (10/2/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Menurut kronologi kejadian saat dua orang korban, Masudi (40) dan Heni Irsalina (24) tersebut asal Kelurahan Gubeng Kecamatan Gubeng Kota Surabaya dan warga Kelurahan Sumberejo Kecamatan Sumberejo Bojonegoro, berawalnya memarkirkan mobil Toyota Fortuner di depan Terminal Baru Kelurahan Brondong.</p>
<p>Kemudian dia bersama 7 (tujuh) orang temannya makan malam di lokasi dekat terminal. Jarak kendaraan diparkir dengan tempat makan berjarak sekitar 500 meter dengan warung tempatnya makan. Ironisnya, selang setengah jam kemudian selesai makan, korban dan temannya hendak pulang namun mendapati kaca mobil warna hitam nopol W 1733 SX sebelah kiri depan mobil telah pecah.</p>
<p>Adapun barang berharga dan surat – surat penting di dalam mobil berupa tas warna hitam merk Elisabeth berisi 1 buah KTP, SIM C, NPWP, 2 ATM Mandiri dan BNI serta surat perhiasan emas atas nama Hany Irsalina hilang dicuri orang. Korban berusaha menanyakan pada sejumlah orang tidak ada yang menyaksikan. Korban juga tidak mendengar suara kaca pecah saat mobilnya disatroni pencuri.</p>
<p>“Jarak parkir sekitar 500 meter dari warung,” aku korban kepada polisi. Senin (10/2/2020). Karena dipastikan menjadi korban pencurian, korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Brondong.</p>
<p>“Insiden pecah kaca ini dalam pengembangan penyelidikan,” kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono. <strong>(dc/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandit Pecah Kaca Mobil Lintas Provinsi Ditembak Polisi Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/bandit-pecah-kaca-mobil-lintas-provinsi-ditembak-polisi-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polres batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101851-bandit-pecah-kaca-mobil-lintas-provinsi-ditembak-polisi-kota-batu</guid>

					<description><![CDATA[MEMONTUM KOTA BATU &#8211; Pelaku kasus spesialis pecah kaca mobil di wilayah hukum Polres Batu berhasil dibekuk Satreskrim Polres Batu. Tersangka adalah Hariyanto (26) asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. Tersangka, telah melakukan aksinya dua kali di wilayah hukum Polres Batu. Pertama pada bulan Agustus di Pujon dengan memecah kaca mobil pick up dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMONTUM KOTA BATU</strong> &#8211; Pelaku kasus spesialis pecah kaca mobil di wilayah hukum Polres Batu berhasil dibekuk Satreskrim Polres Batu. Tersangka adalah Hariyanto (26) asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. Tersangka, telah melakukan aksinya dua kali di wilayah hukum Polres Batu.</p>
<p>Pertama pada bulan Agustus di Pujon dengan memecah kaca mobil pick up dan menggasak sebuah HP.</p>
<p>Kemudian aksi kedua pada bulan Oktober dengan memecah kaca mobil CRV di dekat Sekolah Selamat Pagi Indonesia Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Di lokasi kedua itu tersangka menggasak HP, Tablet, dan Tas berisi uang 300 real.</p>
<p>Diungkap tersangka yang merupakan residivis dalam kasus yang sama bahwa dirinya melakukan aksi pecah kaca mobil bersama rekannya Hasan yang saat ini sudah pulang kampung di OKI Sumatra selatan. Saat ini Hasan masuk dalam DPO.</p>
<p>Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK M.I.K menyampaikan bahwa tersangka spesialis pecah kaca mobil itu berhasil dibekuk di Bandara Juanda, Surabaya saat akan pulang kampung pada Jumat (6/12/2019) pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan, sehingga petugas terpaksa menembak kaki tersangka.</p>
<p>&#8220;Penangkapan tersangka berawal dari laporan korban. Korban yang tengah berlibur ke Kota Batu untuk rehat sejenak makan bakso di dekat sekolah SPI Kota Batu,&#8221; ujar Harvi saat melakukan pers rilise siang ini.</p>
<p>Akpol lulusan 2001 ini menerangkan bahwa tersangka tak kapok melakukan aksinya. Mengingat sebelumnya pernah masuk bui selama dua tahun di Jakarta dengan kasus yang sama. Bahkan tersangka juga dilumpuhkan dengan timah panas sebelumnya.</p>
<p>Sementara untuk modus operandi, diungkap tersangka dengan menggunakan baut ukuran 10 cm. Yang kemudian baut tersebut di lempar dari jarak 1 meter dan mengakibatkan kaca retak.</p>
<p>&#8220;Setelah kaca retak. Pelaku mendorong kaca dan mengobok-obok serta mengambil barang yang ada di dalam mobil korban,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dalam melakukan aksinya dua pelaku tersebut memiliki tugas masing-masing. Untuk Hariyanto sebagai pengawas diatas motor. sedangkan Hasan sebagai eksekutor.</p>
<p>Akibat dari pencurian yang dilakukan, kedua tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman 7 tahun. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101851</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pecah Kaca Mobil Pake Batu, Gak Perlu Pake Busi</title>
		<link>https://memontum.com/pecah-kaca-mobil-pake-batu-gak-perlu-pake-busi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2018 13:52:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/55678-pecah-kaca-mobil-pake-batu-gak-perlu-pake-busi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengakuan bandit pecah kaca mobil, yakni Harianto (25) buruh tambang pasir, warga Perum Lokapala, Tangerang, yang sehari-harinya tinggal di kawasan Lumajang, akhirnya dirilis Polres Malang Kota, pada Jumat (14/9/2018) siang. Kepada petugas, ternyata dia memecah kaca mobil milik korbannya tidak dengan menggunakan serpihan busi melainkan menggunakan batu yang ditemukan di sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengakuan bandit pecah kaca mobil, yakni Harianto (25) buruh tambang pasir, warga Perum Lokapala, Tangerang, yang sehari-harinya tinggal di kawasan Lumajang, akhirnya dirilis  Polres Malang Kota, pada Jumat (14/9/2018) siang. </p>
<p>Kepada petugas, ternyata dia memecah kaca mobil milik korbannya tidak dengan menggunakan serpihan busi melainkan menggunakan batu yang ditemukan di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara. Dia melempar kaca sebelah kiri mobil hingga pecah. Saat itulah tangannya merogoh tas yang berada di jok mobil. </p>
<p>&#8220;Korban saat itu sedang foto kopi di toko Modern Jl S Supriadi. Korban memarkir mobilnya tidak jauh dari toko. Saat sedang foto kopi, korban mendengar alarm mobilnya berbunyi. Saat korban keluar, kaca mobilnya sudah pecah dan tasnya berisi HP sudah hilang,&#8221; ujar AKBP Asfuri SIK MH, ujar Kapolres Malang Kota.</p>
<p>AKBP Asfuri mengimbau supaya masyarakat selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. &#8221; Jangan tinggalkan barang berharga di dalam mobil. Untuk tersangka kami kenakan Pasal 363 KUHP,&#8221; ujar AKBP Asfuri.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya,dua bandit jalanan spesialis  pecah kaca mobil, Harianto (25) warga Perum Lokapala, Kabupaten Tangerang dan Eko Setiawan (30), warga Tegalsari, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Kamis (13/9/2018) siang, masih menjalani pemeriksaan di Polres Malang Kota. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sering Mecahin Kaca Mobil, Duo Begundal Dikerangkeng</title>
		<link>https://memontum.com/sering-mecahin-kaca-mobil-duo-begundal-dikerangkeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2018 13:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/55586-sering-mecahin-kaca-mobil-duo-begundal-dikerangkeng</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Kota Malang &#8211; Dua bandit jalanan spesialis pecah kaca mobil, Harianto (25) warga Perum Lokapala, Kabupaten Tangerang dan Eko Setiawan (30) warga Tegalsari, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Kamis (13/9/2018) siang, masih menjalani pemeriksaan di Polres Malang Kota. Keduanya ditangkap beberapa hari lalu karena terlibat aksi kejahatan pecah kaca mobil di Kota Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Momentum Kota Malang</strong> &#8211; Dua bandit jalanan spesialis  pecah kaca mobil, Harianto (25) warga Perum Lokapala, Kabupaten Tangerang dan Eko Setiawan (30) warga Tegalsari, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Kamis (13/9/2018) siang, masih menjalani pemeriksaan di Polres Malang Kota. Keduanya ditangkap beberapa hari lalu karena terlibat aksi kejahatan pecah kaca mobil di Kota Malang. </p>
<p>Mereka memecah kaca mobil untuk mencuri tas milik para korbannya. Salahnsatu yang menjadi korvan adalah Amelia Hartono (33) warga Kelurahan Bandungrejosi, Kecamatan Sukun, Kita Malang. Amelia menjadi korban saat berada di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kaca mobilnya dipecah dan tas.berisi laptop miliknya hilang. Selain itu mereka juga ada komplotan bandit yang telah memecah kaca mobil milik Claudia Ayu di Jl BS Riadi. </p>
<p>Penangkapan ini bermula setelah petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap Harianto. Dari keterangan Harianto inilah petugas kemudian menangkap Eko. Kepada petugas, komplotan ini sudah beraksi 6 kali di Kota Malang. Namun mereka tidak ingat di jalan apa saja mereka beraksi. </p>
<p>Sebab seperti biasanya keduanya berkeliling mengendarai motor. Mencari sasaran mobil parkir di pinggir jalan. Setelah mendapati mobil dalam kondisi tak terjaga, salah satu dari mereka kemudian turun untuk melihat kondisi dalam mobil. Apakah ada tas nya atau tidak. Batu setelah memastikan ada tas dalam mobil, mereka baru akan beraksi memecah kaca jendela mobil untuk mencuri tas tersebut.  Adapun kini BB (Barang Bukti) yang dapat diamankan petugas berupa 2 HP milik para korban yang belum sempat dijual. </p>
<p>AKBP Asfuri SIK MH mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan&#8221; Kami masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap para tersangka lainnya,&#8221; ujar AKBP Asfuri. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mobil DJ Cantik Dipecah Maling, Laptop Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-dj-cantik-dipecah-maling-laptop-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 14:52:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53650-mobil-dj-cantik-dipecah-maling-laptop-amblas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Claudia Ayu Anggrarni (22) asal Banyuwangi, Selasa (29/8/2018) siang melapor ke Polres Malang Kota. Gadis cantik yang berprofesi sebagai DJ ini melapor kalau telah menjadi korban bandit jalanan modus pecah kaca mobil. Kaca mobil Honda Brio miliknya dipecah maling saat di parkir di Jl BS Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Claudia Ayu Anggrarni (22) asal Banyuwangi, Selasa (29/8/2018) siang melapor ke Polres Malang Kota. Gadis cantik yang berprofesi sebagai DJ ini melapor kalau telah menjadi korban bandit jalanan modus pecah kaca mobil. Kaca mobil Honda Brio  miliknya  dipecah maling saat di parkir di Jl BS Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada 6 Juli 2018. Akibat dari kejadian itu Laptop XP dan Flasdish miliknya amblas.</p>
<p>Informasi Memontum bahwa selain berprofesi sebagai DJ, Claudia bekerja di klinik kecantikan di Jl BS Riadi.  Saat kejadian, dia memarkir mobilnya sejak pukul 08.00 hingga pukul 17.00 di Jl BS Riadi, tak jauh dari tempat kerjanya di klinik kecantikan tersebut. </p>
<p>&#8221; Sudah ada tukang parkirnya. Saya sempat titip mobil dan saya kasih uang Rp 10 ribu,&#8221; ujar Claudia kepada wartawan, Rabu (29/8/2018) siang.</p>
<p>Sekitar pukul 17.00, saat hendak pulang, dia melihat kaca belakang sebelah kiri mobil, ada yang tidak beres. Kaca twraebut terlihat menonjol keluar. Setelah dicek ternyata  kaca mobilnya telah berlobang. Disaat bersamaan, dia juga melihat ada 2 orang mengendarai motor Vixion secara berboncengan yang berada dekat mobil dan langsung bergegas pergi. </p>
<p>Terang saja Claudia segera melakukan pengecekan hingga mendapati Laptop miliknya seharga Rp 13 juta telah hilang. Selain itu pelaku juga membawa kabur flashdish miliknya berisikan lahu-lagu. </p>
<p>&#8221; Saya sempat tanya ke tukang parkir, dia tisak tau karena baru ganti sift. Untungnya alat DJ tidak ikut diambil oleh pelaku. Sebab saat itu alat Dj itu akan saya pakai manggung di Tulungagung. Untung tidak hilang,&#8221; ujar Claudia.</p>
<p>Usai kejadian, Claudia sempat melapor ke Polsekta Klojen. Setelah beberapa minggu kemudian, dia mendapat kabar kalau Flashdish miliknya sudah ditemukan oleh petugas Polres Malang Kota. Eh katena itu Selasa siang kemarin pihaknya mendatangi Polres Malang Kota untuk membuat laporan. Kini petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditinggal Jumatan, Kaca Mobil Dipecah Maling, uang Rp 250 Juta Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/ditinggal-jumatan-kaca-mobil-dipecah-maling-uang-rp-250-juta-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2018 14:58:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit pecah kaca]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18365-ditinggal-jumatan-kaca-mobil-dipecah-maling-uang-rp-250-juta-amblas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Selalu berhati-hati saat menyimpan barang berharga dalam kondisi tak terjaga. Sebaiknya selalu dalam pengawasan dikarenakan pelaku kejahatan bisa datang kapan saja melakukan aksinya. Seperti halnya dialami oleh Ade Risky (30) warga Puri Kartika Asri, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (5/1/2018) siang. Kaca depan sebelah kiri mobilnya dipecah pelaku. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Selalu berhati-hati saat menyimpan barang berharga dalam kondisi tak terjaga. Sebaiknya selalu dalam pengawasan dikarenakan pelaku kejahatan bisa datang kapan saja melakukan aksinya. Seperti halnya dialami oleh Ade Risky (30) warga Puri Kartika Asri, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (5/1/2018) siang.</p>
<p>Kaca depan sebelah kiri mobilnya dipecah pelaku. Dalam kejadian itu pelaku berhasil mencuri uang Rp 250 juta dalam kresek yang berada di jok depan mobil.</p>
<p>Kejadian ini sendiri sudah dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan masih dalam penyelidikan petugas.</p>
<p>Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa uang teraebut rencana nya akan digunakan untuk usaha buka kafe di kawasan Jl Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. &#8221; Uang itu hasil transaksi secara cash di kawasan Jl Soekarno-Hatta swkitar pukul 03.00. Saya kemudian tidur di rumah kontrakan di kawasan Dinoyo,&#8221; ujar Ade kepada wartawan.</p>
<p>Baru sekitar pukul 10.00, Ade melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah. Namun sebelumnya dia sempat ke Bululawang membeli makan untuk istrinya.</p>
<p> Selanjutnya dia berencana langsung pulang. Namun dalam perjalanan pulang, Ade memilih memarkir mobilnya untuk ditinggal Sholat Jumat di salah satu Masjid di kawasan Kedungkandang.</p>
<p>Mobil itu diparkir di depan sebuah bengkel yang kondisinya tutup tak terpakai. Setelah mengunci semua pintu dan jendela mobil, Ade merasa aman meninggalkan uang Rp 250 juta tersebut di jok belakang. Tanpa firasat buruk, Ade kemudian menjalankan Sholat Jumat.</p>
<p>Diduga setelah kondisi mibil tak terjaga, muncul pelaku melakukan aksinya. Pelaku memecah kaca depan mobil sebelah kiri dan berhasil mencuri uang tersebut. Kejadian itu baru diketahui oleh Ade aetwlah aelesai Sholat Jumat.</p>
<p>&#8220;Setelah mengetahui kejadian itu, saya langsung hubungi keluarga dan melapor ke Polsekta Kedungkandang,&#8221; ujar Ade. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18365</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
