<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bandit &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bandit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Aug 2018 19:48:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bandit &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bandit Lumajang Diberangus, 2 Ditembak, 3 Minta Ampun</title>
		<link>https://memontum.com/bandit-lumajang-diberangus-2-ditembak-3-minta-ampun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 19:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53689-bandit-lumajang-diberangus-2-ditembak-3-minta-ampun</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran M Hum perintahkan jajaran tindak tegas para penjahat jalanan, hal ini disampaikan saat press release keberhasilannya dalam melakukan penangkapan terhadap 3 kelompok bandit yang meresahkan masyarakat Lumajang, Rabu (29/8/2018) siang di mako polres Lumajang. Dari 3 kelompok penjahat yang sudah ditangkap, yakni kelompok yang sering beraksi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran M Hum perintahkan jajaran tindak tegas para penjahat jalanan, hal ini disampaikan saat press release keberhasilannya dalam melakukan penangkapan  terhadap 3 kelompok bandit yang meresahkan masyarakat Lumajang, Rabu (29/8/2018) siang di mako polres Lumajang.</p>
<p>Dari 3 kelompok penjahat yang sudah ditangkap, yakni kelompok yang sering beraksi di pantai Bambang, kelompok yang melakukan aksi kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) serta begal (penjahat jalanan). Para pelaku curat yang ditangkap antara lain ; Anang Supriyanto Bin Sadimin (38), warga Dusun Pakeman, Desa Sumbersari Rowokangkong, Moh. Busariyanto (41), warga Dusun Pakeman Desa Sumbersari, Ngateman Bin Misjan Rejo (36) Dusun Pakeman Desa Sumbersari, Sugiyono Prayitno bin Wagiran (47), Dusun Ponjen Kidul Desa/ Kecamatan Kencong Jember, Ali Wafa alias Bopa, warga Desa Sumbersari, Rowokangkung ditangkap dalam perkara lain (kini sedang menjalani proses hukum di Polres Jember).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/08/IMG20180829132625-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-18913" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kita berhasil menangkap 5 pelaku dan 2 diantaranya kakinya ditembak karena berusaha melawan, pada prinsipnya untuk penjahat jalanan yang membahayakan, saya perintahkan jajaran untuk melakukan tindakan tegas,&#8221; tegas Hasran.</p>
<p>Kasatreskrim menerangkan, Busariyanto dan Anang Supriyanto ditangkap saat di pertigaan lampu merah Tukum Kecamatan Tekung, pada Selasa, 28 Agustus 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Sugiyo Prayitno ditangkap di rumahnya daerah kencong, ngateman juga ditangkap di rumahnya.</p>
<p>&#8220;Dari hasil introgasi, Moh. Busariyanto dan Anang Supriyanto mengakui mencuri 1 mesin diesel, merk Kubuta warna Orange pada senin 13 agustus 2018, sekitar 22.00 WIB, di rumah korban di Dusun Penggung Lor Desa Sidorejo Rowokangkung, Kemudian oleh Mohammad Busariyanto dan Anang Supriyanto dijual ke Ngateman alias Teman yang sudah kita tangkap juga. Ngateman kemudian menjual ke Sugiyo, juga sudah kita tangkap”, terangnya.</p>
<p>Sementara laki-laki berinisial HI, warga Dusun Nangkaan Ranupakis Klakah (33) penadah barang hasil curian berupa 1 HP Merk Asus, 1 buah proyektor, 1 buah Camera merk Nikon warna hitam, 1 buah notebook merek Asus warna merah arun, juga ditangkap.</p>
<p>Barang bukti milik korban bernama Fahrul Wahyudi (warga Dusun Krajan Barat Desa Rowokangkung) antara lain : 1 unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter, 1 unit sepeda motor merk Honda, 1 unit sepeda motor type Revo. Barang bukti milik korban bernama Yusalim (Warga Dusun Penggung Kidul, Desa Sidorejo Rowokangkung) hanya 1 unit sepeda motor roda 3. Barang bukti milik korban atas nama Mujiono berupa 1 unit sepeda motor Honda Supra 125. Para pelaku dan juga penadahnya kini harus meringkuk di tahanan polres lumajang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53689</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandit Pembobol Jok Motor, Ngaku 3 Kali Beraksi di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bandit-pembobol-jok-motor-ngaku-3-kali-beraksi-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2018 13:10:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51218-bandit-pembobol-jok-motor-ngaku-3-kali-beraksi-di-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang bandit jalanan, berinisial LZ (27) warga Jl Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (12/8/2018) sore, masih mendekam dibalik jeruji besi Polres Malang Kota. Sebelumnya, dia ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota terkait aksi pencurian dengan modus membobol jok motor yang di parkir di pinggir jalan. Salah satu korbannya Farah (19) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Seorang bandit jalanan, berinisial LZ  (27) warga Jl Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (12/8/2018) sore, masih mendekam dibalik jeruji besi Polres Malang Kota. Sebelumnya, dia ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota  terkait aksi pencurian dengan modus membobol jok motor yang di parkir di pinggir jalan. </p>
<p>Salah satu korbannya Farah (19) mahasiswi, warga Glanggang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Farah kehilangan HP Xiomi A5 miliknya saat mitornya di parkir di Jl  Sigura-Gura, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada 1 Agustus 2018. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian Farah memarkir motor metic miliknya di Jl Sigura-Gura.  HP Xiomi tersebut disimpan oleh Farah di bagasi bawah jok motor. Motor tersebut hanya di parkir beberapa menit saja karena ditinggal membeli barang di sebuah toko tak jauh dari lokasi.</p>
<p>Namun saat motor tak terjaga, LZ bergerak cepat melakukan aksi pencurian. Dia dengan lihai memasukan tanggannya ke dalam jok motor dan berhasil mencuri HP tersebut. Tentunya pencurian dengan modus seperti ini butuh keahlian khusus dikarenakan tidak semua orang bisa mengambil barang dalam kondisi jok motor masih terkunci. </p>
<p>Pada 6 Agustus 2018, Lukman kembali beraksi. Kali ini dia beraksi di Jl Raya Tlogomas. Dengan modus yang sama, dia berhasil mencuri HP LG milik Jaka (39) warga Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kejadian ini oleh Jaka dilaporkan ke Polres Malang Kota.</p>
<p>Petugas Kepolisian Polres Malang Kota melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui identitas pelaku hingga berhasil menangkap LZ. Untuk sementara, LZ mengaku sudah 3 kali ini.melakukan aksi serupa. Petugas masuh terus melakukan pengembangan karena diduga dia sudah berulangkali melakukan aksi serupa. </p>
<p>&#8221; Tersangka mengaku melakukan aksinya seorang diri. Kami masih terus melakukan pengembangan,&#8221; ujar AKP Yadwivana Jumbo Q SIK SH, Kasat Reskrim Polres Malang Kota pada Jumat (10/8/2018) siang saat bertemu Memontum di Mapolrea Malang Kota. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51218</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Doyan Curi Uang Nasabah Bank, Tiga Bandit Ban Bocor Ditembak Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/doyan-curi-uang-nasabah-bank-tiga-bandit-ban-bocor-ditembak-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2018 12:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46713-doyan-curi-uang-nasabah-bank-tiga-bandit-ban-bocor-ditembak-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga bandit jalanan perampas uang nasabah, yakni Andi Gustiawan (31) karyawan honorer, warga Ling II PS Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Adi Irawan (32) warga Jl Bangka, Desa Lubuk Klingu Ilir, Kecamatan Lunuk Lingau Barat, Kota Lubuk Lingau, Sumatera Selatan dan Ahmad Anis (39) warga Kedungsolo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga bandit jalanan perampas uang nasabah, yakni Andi Gustiawan (31) karyawan honorer, warga Ling II PS Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Adi Irawan (32)  warga Jl Bangka, Desa Lubuk Klingu Ilir, Kecamatan Lunuk Lingau Barat, Kota Lubuk Lingau, Sumatera Selatan dan Ahmad Anis (39) warga Kedungsolo, Kelurahan Kedungsolo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (8/8/2018) ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota. Karena.menciba kabur dan melawan petugas, kaki para pelaku terpaksa dihadiahi timah panas. </p>
<p>Mereka adalah komplotan bandit yang selama ini cukup meresahkan para nasabah bank. Bagiamana tidak mereka beraksi dengan cara gembos ban mobil dengan paku berlobang, merusak jok motor dan juga melakukan perampasan. Untuk sementara ke 3 pelaku baru mengaku 3 kali melakukan aksi kejahatan di Kota Malang dengan sasaran para nasabah bank.</p>
<p>Informasi Memontum.com, bahwa komplotan ini beraksi dengan jumlah anggota 7 orang.  Pada 5 Juli 2018, mereka ber 7 berangkat dari sebuah rumah kontrakan di kawasan Karangjati Permai Pasuruan. Mereka mengendarai motor menuju Bank BRI Jl Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. </p>
<p> Ada 2 pelaku yang masih DPO, masuk ke dalam bank berpura-pura menjadi nasabah. Mereka melihat situasi mencari nasabah bank yang mengambil uang dalam jumlah banyak. Saat itulah pelaku melihat Agus Sumarsono (57) warga Jl Danau Matana XII, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. </p>
<p>Komplotan ini terus memperhatikan dan mengikuti Agus Sumarsono dari arah belakang. Setwlah mengetahui kendaraan yang dipakkai oleh Agus, salah satu pelaku telp pelaku lainnya yang menunggu di depan bank. Yakni untuk menyebutkan ciri-ciri korban dan motor yang dikendarainya. </p>
<p>Saat itu, Agus Sumarsono memasukan uang Rp 100 juta miliknya ke jok motor matic miliknya. Dia sama sekali tidak menyadari kalau sedang menjadi incaran para pelaku.  Agus Sumarsono kemudian pulang ke rumah dan memarkir motornya di halaman depan rumah. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komplotan Bandit Pencuri Uang Rp 245 Juta Digulung, Otak Perampasan Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/komplotan-bandit-pencuri-uang-rp-245-juta-digulung-otak-perampasan-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2018 09:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bandit]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/19573-komplotan-bandit-pencuri-uang-rp-245-juta-digulung-otak-perampasan-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Salah seorang bandit pengincar nasabah bank yakni M Imron alias Daim alias M Fauzi alias Hartono (38) warga Jetis III, Kecamatan Lemah Putro, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (12/1/2018) malam akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir saat dalam perjalanan ke Kota Malang. Fauzi diperkirakan meninggal di kawasan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan saat akan dibawa ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Salah seorang bandit pengincar nasabah bank yakni M Imron alias Daim alias M Fauzi alias Hartono (38) warga Jetis III, Kecamatan Lemah Putro, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (12/1/2018) malam akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir saat dalam perjalanan ke Kota Malang.  Fauzi diperkirakan meninggal di kawasan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan saat akan dibawa ke IGD  RSSA Malang.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Fauzi Cs adalah bandit pengincar nasabah bank. Melakukan aksinya dengan &#8220;menembakkan&#8221; paku berlobang pada ban mobil atau sistem pecah kaca. Jenazah Fauzi sudah diambil oleh pihak keluarga pada Sabtu (13/1/2018) sore di kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p> Sedangkan 2 pelaku lainnya yakni.Endong Abdul Wahab (43) warga Taman Sidoarj dan Agus Bambang Priyatno (56) warga  Desa Nglejeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa ke 3 pelaku ini sudah dicari petugas Resmob Polres Malang Kota terkait aksi pencurian uang Rp 245 juta milik Kholik Muktar, warga Villa Bukit Tidar, Kota Malang di kawasan Jl Bandung pada 4 Januari 2018 siang. Modusnya tembak ban. Saat kholik hendak menganti ban, Fauzi Cs beraksi mencuri uang tersebut dari dalam mobil.</p>
<p>Petugas Resmob kemudian melakukan pelacakan hingga berhasil mengetahui kalau komplotan ini akan beraksi di Surakarta.mereka berencana melakukan sejumlah aksi kejahatan. Diantaranya modus pecah kaca, Gembos Ban dan perampokan di showroom Toyota serta berencana melakukan pencurian dengan kekerasan di bank.</p>
<p>Namun saat akan melakukan aksi curat di Bank  di Pasar Legi, petugas Resmob Polrea Malang Kota berhasil menyergapnya. Namun saat itu Fauzi Cs Melakukan perlawanan. Akibatnya petugas terpaksa melakukan tindakan tegas menembak paha kaki Fauzi. Saat itu Fauzi berhasil diamankan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Banjarsari Surakarta.<br />
Sedangkan 2 pelaku lainnya kabur dengan mengendarai motor Tiger.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19573</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
