<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bangkit &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bangkit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 11:53:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bangkit &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PKDI Jatim Peduli Korban APG Semeru, Bupati Lumajang sebut Energi Penting untuk Bangkit</title>
		<link>https://memontum.com/pkdi-jatim-peduli-korban-apg-semeru-bupati-lumajang-sebut-energi-penting-untuk-bangkit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228640</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi mendalam kepada jajaran Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se-Jawa Timur, atas kepedulian dan solidaritas mereka terhadap masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, dukungan PKDI dinilai menjadi energi penting bagi Lumajang untuk segera bangkit. Dalam momen itu, PKDI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi mendalam kepada jajaran Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se-Jawa Timur, atas kepedulian dan solidaritas mereka terhadap masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, dukungan PKDI dinilai menjadi energi penting bagi Lumajang untuk segera bangkit.</p>



<p>Dalam momen itu, PKDI se-Jawa Timur hadir memberikan 1.000 paket Sembako bagi warga di wilayah terdampak. Bantuan itu, diserahkan secara simbolis di Pendopo Suhanto, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>“Atas nama pemerintah dan masyarakat Lumajang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PKDI. Kepedulian ini menjadi penguat semangat kami untuk terus bangkit,” ujar Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa kejadian Semeru pada 19 November 2025, memiliki intensitas lebih besar dibandingkan peristiwa 2021. Namun kesiapsiagaan masyarakat, relawan dan pemerintah daerah mampu menciptakan capaian penting, yaitu tidak ada korban jiwa.</p>



<p>Situasi ini, tambahnya, bahkan mendapat apresiasi dari BNPB sebagai contoh mitigasi bencana yang berjalan efektif. “Erupsi kali ini sesungguhnya lebih besar dari 2021. Tetapi Alhamdulillah, zero korban. Ini buah kerja sama masyarakat, relawan, serta seluruh jajaran pemerintah,” jelasnya.</p>



<p>Meski demikian, dampak APG Semeru terhadap infrastruktur jauh lebih berat. Material vulkanik merusak jembatan, tanggul dan bendungan yang selama ini menjadi pengamanan aliran lahar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah menekankan, bahwa normalisasi harus segera dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan, terutama saat curah hujan meningkat. “Jika infrastruktur ini tidak segera dinormalisasi, aliran lahar panas maupun dingin bisa mengarah ke banyak titik. Prediksi bahkan menunjukkan potensi menyebar hingga Kecamatan Tempeh,” paparnya.</p>



<p>Pemkab Lumajang kini sedang menyusun data kebutuhan secara komprehensif, untuk diajukan kepada BNPB dan Kementerian PUPR. Data tersebut mencakup kerusakan fisik, kebutuhan penanganan darurat, serta rencana rehabilitasi jangka panjang agar upaya pemulihan dapat segera direalisasikan.</p>



<p>Bagi Bunda Indah, hadirnya PKDI bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi simbol kuatnya persaudaraan antar-kepala desa di Jawa Timur. Solidaritas ini, dinilai menjadi contoh bagaimana kolaborasi antarwilayah dapat memperkuat ketahanan masyarakat yang hidup di kawasan rawan bencana.</p>



<p>“Apa yang dilakukan PKDI hari ini menunjukkan bahwa persaudaraan itu nyata. Ketika satu daerah tertimpa bencana, daerah lain hadir untuk menguatkan,” tegasnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak akan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan warga, memulihkan infrastruktur vital, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi di masa mendatang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangkit dari Keterbatasan, Angga Jadi Striker Timnas Sepak Bola Amputasi dan Siap Berlaga di Bangladesh</title>
		<link>https://memontum.com/bangkit-dari-keterbatasan-angga-jadi-striker-timnas-sepak-bola-amputasi-dan-siap-berlaga-di-bangladesh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[bangladesh]]></category>
		<category><![CDATA[berlaga]]></category>
		<category><![CDATA[keterbatasan,]]></category>
		<category><![CDATA[striker]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217518</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu pemain Sepak Bola Amputasi dari Kota Malang, Moch Angga Rifanto, tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi bagian dari pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Amputasi Indonesia. Apalagi dalam waktu dekat ini, juga akan berlaga di Bangladesh dalam Piala Asia. Pria asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini sebelum terjun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu pemain Sepak Bola Amputasi dari Kota Malang, Moch Angga Rifanto, tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi bagian dari pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Amputasi Indonesia. Apalagi dalam waktu dekat ini, juga akan berlaga di Bangladesh dalam Piala Asia.</p>



<p>Pria asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini sebelum terjun ke dunia Sepak Bola Amputasi, hanya bekerja sebagai pengukir kayu. Walaupun hanya lulusan SMP, dirinya sangat bangga dengan pencapaiannya saat ini.</p>



<p>&#8220;Saya tidak menyangka bisa di tahap seperti ini, soalnya baru pertama kali merasakan ini. Apalagi, juga banyak anak baru di sini. Tetapi, alhamdulillah bangga,&#8221; kata Angga, saat ditemui, Jumat (13/12/2024) tadi.</p>



<p>Angga sendiri mulai bermain sepak bola amputasi sejak Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang Raya (Persama) dibentuk pada tahun 2022. Setahun kemudian, dirinya dipanggil bergabung ke tim nasional sebagai striker utama. Tentunya perjalanan tersebut juga penuh lika-liku.</p>



<p>&#8220;Waktu itu sempat mengalami cedera dan merasa tidak mungkin bisa masuk Timnas. Tapi ternyata setelah Piala Polresta, saya dipanggil. Ibu saya sampai menangis bahagia,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kecelakaan pada tahun 2016 silam, yang menyebabkan amputasi kaki dan tidak membuat Angga menyerah. Justru, dirinya menemukan semangat baru dalam sepak bola amputasi.</p>



<p>“Di klub ini, kami semua seperti keluarga. Latihan selalu dibuat menyenangkan, dan pelatih sangat baik,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai satu-satunya striker utama di Timnas, Angga mengaku tidak merasa terbebani. Semua yang dilakukan dibuat santai. Untuk saat ini dirinya tengah menjalani pemusatan latihan (TC) untuk Piala Asia di Januari 2025.</p>



<p>“Sudah menjalani TC sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025 mendatang. Persiapannya latihan terus dan menjaga kesehatan. Persaingan di Timnas juga cukup ketat, terutama dengan pemain dari Jakarta,” ungkapnya.</p>



<p>Angga berharap, keikutsertaannya di Timnas dapat menjadi inspirasi bagi pemain muda lain, khususnya di Kota Malang. “Saya ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi. Semua bisa dicapai kalau kita mau berusaha,” imbuh Angga. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Kota Malang, Terpuruk Akibat Covid hingga Bangkit dengan Kolaborasi dan Inovasi serta Aplikasi</title>
		<link>https://memontum.com/umkm-kota-malang-terpuruk-akibat-covid-hingga-bangkit-dengan-kolaborasi-dan-inovasi-serta-aplikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terpuruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197604</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sempat terpuruk akibat dihantam badai Covid-19 selama tiga tahun, tidak menyurutkan duet kepemimpinan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, berdiam diri dalam memberikan perhatian terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal yang ada di Kota Malang. Pelan namun pasti, perekonomian yang sempat jatuh itu akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Sempat terpuruk akibat dihantam badai Covid-19 selama tiga tahun, tidak menyurutkan duet kepemimpinan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, berdiam diri dalam memberikan perhatian terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal yang ada di Kota Malang. Pelan namun pasti, perekonomian yang sempat jatuh itu akhirnya mampu pelan-pelan dinormalkan kembali. Bahkan, beragam cara terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dalam mensuport terus bertahan dan bangkitnya UMKM.</p>



<p>Dalam catatan, sebanyak kurang lebih 11.903 pelaku UMKM yang ada di Kota Malang, terus digenjot. Bahkan, Pemkot Malang juga selalu melakukan pelatihan, pembinaan, memberikan bantuan alat hingga meluncurkan aplikasi Malang Beli Produk Lokal (Malpro). Bahkan juga hingga memberikan pengurusan izin berusaha secara gratis kepada para UMKM, yang ada di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Tentunya, semua itu dilakukan untuk menguatkan UMKM Kota Malang. Apalagi, pelaku UMKM itu juga penyumbang perekonomian di Kota Malang. Sehingga, kamipun ikut bertanggungjawab dalam mengenalkan beberapa produk unggulan Kota Malang, agar dikenal oleh pangsa pasar secara luas hingga go international. Langkah ini, sesuai dengan tagline kami dari Malang untuk Indonesia dan dunia,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Bahkan seiring berjalannya waktu, Wali Kota Sutiaji pun memperkenalkan produk UMKM kepada Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Juni 2023 lalu. Negara ini, merupakan salah satu partner dagang Indonesia terbesar. Tentunya, melalui promosi nyata tersebut ditargetkan mampu memperluas akses pasar UMKM Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="600" height="420" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/09/UMKM-Kota-Malang-Terpuruk-Akibat-Covid-hingga-Bangkit-dengan-Kolaborasi-dan-Inovasi-serta-Aplikasi-2.jpg?resize=600%2C420&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-197606" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/09/UMKM-Kota-Malang-Terpuruk-Akibat-Covid-hingga-Bangkit-dengan-Kolaborasi-dan-Inovasi-serta-Aplikasi-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/09/UMKM-Kota-Malang-Terpuruk-Akibat-Covid-hingga-Bangkit-dengan-Kolaborasi-dan-Inovasi-serta-Aplikasi-2.jpg?resize=300%2C210&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">RAKERNAS: Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua Dekranasda saat Rakernas di Padang memamerkan produk UMKM Lokal Kota Malang. (ist)</figcaption></figure>



<p>“Ini adalah salah satu ikhtiar kami, dalam memperkenalkan produk-produk lokal asli Kota Malang kepada dunia. Agar bagaimana nantinya, produk UMKM Kota Malang dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.</p>



<p>Beberapa produk lokal unggulan Kota Malang yang dikenalkan hingga Negeri Tirai Bambu, yakni mulai dari aksesoris kalung yang terbuat dari bahan yang tidak terpakai lalu diolah menjadi bahan berkarya unik serta berkelas. Kemudian, beragam souvenir mulai dari tempat tisu, hijab, masker yang merupakan produk handmade.</p>



<p>“Selain itu juga ada beragam pilihan daster Malang yang memiliki khas bordir. Lalu, juga ada batik Malangan dari Soendari Batik. Selain memiliki peran untuk melestarikan batik di Kota Malang, juga mempunyai tempat kursus bagi orang-orang yang ingin dan mau belajar membatik. Mulai dari pencantingan, penguncian warna ataupun pewarnaan,” tambahnya.</p>



<p>Bahkan tidak berhenti sampai di situ, dalam beberapa kali kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diadakan di beberapa tempat berbeda, berbagai produk UMKM Kota Malang, juga turut dikenalkan. Mulai dari produk pangan, fesyen hingga kriya turut ditampilkan. Terlebih, beberapa kali produk daster Malang juga sempat ludes terbeli oleh para pengunjung pameran.</p>



<p>“Tentu dalam kegiatan Rakernas itu, juga sebagai menjadi ajang promosi potensi produk unggulan dari masing-masing daerah, termasuk Kota Malang itu sendiri. Sehingga, harapannya ke depan itu banyak masyarakat yang datang ke Kota Malang, untuk membeli produk dan memberikan efek domino bagi ekonomi Masyarakat,” lanjutnya.</p>



<p>Kemudian, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, juga mendorong bagi para ASN dan masyarakat Kota Malang, untuk selalu menggunakan produk lokal UMKM. Sebab, pihaknya menilai jika sumber perekonomian daerah yang dapat terus dimaksimalkan adalah peningkatan produktivitas UMKM yang unggul dan berdaya saing.</p>



<p>“Saya kira potensi UMKM kita luar biasa. Makanya saya ingin terus pacu dan tingkatkan. Ayo gunakan produk lokal dalam negeri. Sehingga kita juga harus mensukseskan apa yang juga menjadi kebijakan pemerintah pusat untuk belanja produk dalam negeri.” tuturnya.</p>



<p>Di sisi lain, Pemkot Malang juga telah berhasil menyabet peringkat pertama dalam transaksi pengadaan barang dan jasa melalui Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) tahun 2022. Dengan total transaksi sebesar Rp 67 miliar dan diyakini transaksi akan terus meningkat dari tahun sebelumnya. Tentu dengan adanya aplikasi tersebut juga memberikan dampak terhadap penguatan UMKM Kota Malang.</p>



<p>“Dengan prestasi yang sudah kita raih bersama itu harus menjadi konsisten untuk melakukan transaksi, baik itu melalui Jatim Bejo atau E Katalog lokal. Karena dengan semakin banyak transaksi itu akan semakin menguatkan UMKM. Progres kita juga harus semakin baik, kita angkat UMKM lokal agar terus berjaya di negeri sendiri,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, pemilik UMKM dengan brand Red Tulip, Ike Vidya, menyampaikan jika Pemkot Malang selalu mendukung pada UMKM lokal yang ada di Kota Malang, termasuk miliknya. Bahkan, produk miliknya juga telah diperkenalkan ketika melakukan Rakernas di setiap kota yang ada di Indonesia.</p>



<p>“Alhamdulillah, Pemkot Malang selalu mendukung UMKM yang ada. Seperti, ketika produk saya di bawa ke beberapa kota untuk diperkenalkan. Harapannya, tentu ke depan pemasaran produk bisa terus dikuatkan dan diberikan oleh Pemkot Malang, bahkan hingga ke penjuru dunia yang ada,” imbuh Ike.&nbsp;<strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197604</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Harkitnas, Wali Kota Malang Maknai Peringatan dengan Bangkit dari Keterpurukan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-harkitnas-wali-kota-malang-maknai-peringatan-dengan-bangkit-dari-keterpurukan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melangsungkan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang Ke-115 di halaman Balai Kota Malang, Selasa (23/05/2023) pagi. Dalam peringatan tersebut, dimaknai bahwa Indonesia kini telah bangkit dari keterpurukan, yaitu pandemi Covid-19. Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam sambutannya menyampaikan jika usai Pandemi Covid-19 ini, Negara Indonesia termasuk Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melangsungkan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang Ke-115 di halaman Balai Kota Malang, Selasa (23/05/2023) pagi. Dalam peringatan tersebut, dimaknai bahwa Indonesia kini telah bangkit dari keterpurukan, yaitu pandemi Covid-19.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam sambutannya menyampaikan jika usai Pandemi Covid-19 ini, Negara Indonesia termasuk Kota Malang ditengarai dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, dari tahun kemarin. &#8220;Alhamdulillah, ini ditengarai dengan pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2022 sudah di angka 5,32 persen, itu jauh meningkat dari pertumbuhan di tahun 2021 dan bahkan melebihi capaian pertumbuhan sebelum masa pandemi di tahun 2019,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya memprediksi, jika ke depan pada tahun 2023 akhir, angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa mendekati angka 6 persen. Sedangkan, di Kota Malang sendiri angka pertumbuhan ekonomi saat ini sudah mencapai angka 6,32 persen.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dukung-penuh-pembangunan-spbn-untuk-aktivasi-melaut-nelayan">Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Pembangunan SPBN untuk Aktivasi Melaut Nelayan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/buka-pra-musrenbang-rkpd-bupati-sanusi-tekankan-penyelarasan-program-dan-sinkronisasi-kebijakan">Buka Pra Musrenbang RKPD, Bupati Sanusi Tekankan Penyelarasan Program dan Sinkronisasi Kebijakan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
</ul>


<p>“Karena komitmen itu, maka tidak mungkin akan bangkit jika kita tidak bersatu. Bagamaina mendorong tumbuhnya persatuan dan kesatuan untuk mendukung tercapainya semangat kita bangkit untuk Indonesia emas tahun 2045,” tegas Wali Kota Malang.</p>



<p>Sebagai informasi, usai melakukan upacara peringatan HKN, Wali Kota Malang, Sutiaji, secara simbolis memberikan penghargaan kepada para perangkat daerah Kota Malang, yang telah meraih juara, dalam gelaran pawai tumpeng yang diikuti oleh ribuan peserta, pada pekan lalu. Selain itu, pihaknya juga secara langsung melepas ratusan atlet untuk mengikuti ajang Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Timur (Jatim) 1. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189175</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
