<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bangsa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bangsa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 17:01:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bangsa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gemakan Semangat Pendidikan dan Kebangkitan Nasional, Bupati Malang Jaga Tunas Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa</link>
					<comments>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gemakan]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (20/05/2026) tadi. Dengan semangat pendidikan dan kebangkitan nasional yang menggema, peringatan upacara itu diikuti Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (20/05/2026) tadi. Dengan semangat pendidikan dan kebangkitan nasional yang menggema, peringatan upacara itu diikuti Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang, kepala perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.</p>



<p>Dalam amanatnya, Bupati Sanusi menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun pendidikan nasional yang berkarakter dan berdaya saing. Mengutip filosofi Ki Hajar Dewantara, Bupati Sanusi menyoroti pentingnya sistem Among yang berlandaskan nilai asah, asih dan asuh sebagai fondasi pendidikan untuk memanusiakan manusia.</p>



<p>“Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga memaparkan, sejumlah kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan. Mulai dari digitalisasi pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru, hingga penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan global di era modern.</p>



<p>Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Bupati Sanusi mengangkat tema &#8216;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara&#8217;. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, namun juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital yang semakin masif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi generasi muda, Pemkab Malang mendukung implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital, termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang mulai diterapkan efektif pada tahun 2026. Selain menyoroti sektor pendidikan dan transformasi digital, Bupati Malang juga menyampaikan capaian berbagai program strategis nasional di Kabupaten Malang, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDM).</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, mengenai kabar menggembirakan di bidang kesehatan. Tepat pada momentum Harkitnas tahun ini, RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang resmi dipercaya untuk melaksanakan tindakan medis berat secara mandiri.</p>



<p>“Hari ini, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, RSUD Kanjuruhan telah dipercaya untuk melakukan operasi jantung dan pemasangan ring jantung melalui layanan BPJS,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi juga menyerahkan penghargaan kepada siswi SDTQ Daarul Ukhuwah Pakis, Aisyah Ar Rumy, yang berhasil meraih Juara II Dubai International Holy Qur’an Award (DIHQA) 2026. Penghargaan juga diberikan kepada Galuh Setyowati, sebagai Juara I Lomba Video Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan tingkat Nasional yang diselenggarakan Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal PAUD Dikdas dan PNFI.</p>



<p>Tidak hanya itu, Bupati Sanusi bersama Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah dan jajaran Forkopimda, juga turut melakukan penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini dilakukan, sebagai wujud komitmen menghadirkan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kick Off Harlah Satu Abad NU Digelar, Wagub Jatim Sebut Momen Perkuat Kontribusi untuk Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/kick-off-harlah-satu-abad-nu-digelar-wagub-jatim-sebut-momen-perkuat-kontribusi-untuk-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229304</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), resmi dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU Tahun 2026, di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (07/01/2026) tadi. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), resmi dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU Tahun 2026, di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (07/01/2026) tadi. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu, Nurochman, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto dan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Emil, itu menegaskan bahwa satu abad perjalanan NU merupakan tonggak sejarah yang sangat panjang dan bermakna bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi bagian penting dari perjalanan lahir dan bertahannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>



<p>“Seratus tahun adalah usia yang luar biasa bagi sebuah organisasi. NU ikut merintis perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, ini adalah momen istimewa bagi kita semua,” ujar Wagub Emil.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa kick off ini menjadi awal dari rangkaian panjang kegiatan Harlah 1 Abad NU, yang puncaknya juga akan digelar di Kota Malang melalui kegiatan Mujahadah Kubro. Wagub Emil pun juga mengapresiasi, solidaritas warga NU yang berhasil menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp 3,87 miliar untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga kepedulian. Doa-doa dipanjatkan untuk Indonesia agar dijauhkan dari bencana. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wagub Emil menegaskan, hubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan NU bukan sekadar kemitraan strategis, melainkan hubungan yang bersifat prinsipil dan mengakar. “Menyebut NU sebagai mitra strategis saja sebenarnya terlalu sederhana. NU adalah bagian dari perjalanan bangsa yang sangat mengakar, dengan pendekatan inklusif dan toleransi lintas agama. Sinergi ini sudah terjalin dengan sangat baik dan luar biasa,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Rangkaian Harlah 1 Abad NU, Maskuri Bakri, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut antara lain memperkuat konsolidasi dan potensi sumber daya NU, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap budaya pesantren, menumbuhkan komitmen kebangsaan, serta merawat tradisi dan ukhuwah sebagai modal NU menghadapi tantangan global. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan, Ziarah Muassis dan Muharrik NU se-Jawa Timur, Historical Trip ke Situs Sejarah NU, Pameran Seni Rupa Nasional Satu Abad NU, Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis, hingga Mujahadah Kubro yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang.</p>



<p>“Mujahadah Kubro diperkirakan akan diikuti 40 hingga 50 ribu jamaah dari 45 PCNU se-Jawa Timur. Ini adalah ikhtiar spiritual agar Indonesia diberi keselamatan, ketenteraman dan keberkahan,” imbuh Maskuri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229304</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ajak Santri Jember untuk Terus Berprestasi dan Jaga Peradaban Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ajak-santri-jember-untuk-terus-berprestasi-dan-jaga-peradaban-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait mengajak seluruh santri untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Bahkan, santri diharapkan turut memperkuat komitmen terhadap NKRI, serta berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Bangsa ini berhutang kepada kiai, santri dan pondok pesantren. Kenapa, karena saat mengusir penjajah, saat merebut kemerdekaan, para kiai santri berada di garda terdepan mengorbankan jiwa raga bahkan nyawanya. Tapi akhir-akhir ini, ada pihak-pihak yang ingin menghapus sejarah itu dengan mendiskreditkan pesantren dan para kyai,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Karenanya, Bupati Fawait kemudian meminta, agar para santri dan kalangan pondok pesantren tidak perlu menyikapinya dengan emosional dengan berbuat negatif. Para santri diminta untuk menunjukan prestasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tidak perlu emosi, tidak perlu berbuat onar. Kita tunjukan prestasi, bahwa santri ke depan lebih baik dari yang lainnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga menyampaikan dirinya terus berupaya untuk meningkatkan porsi beasiswa dan program pendidikan bagi santri pada tahun-tahun mendatang. &#8220;Porsi beasiswa tahun ini harus lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Saya ingin santri-santri di Jember, bisa meneruskan pendidikan di kampus di Jember, di kampus di seluruh Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk itu, Gus Fawait memohon doa agar diberi kemudahan untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju. &#8220;Kalau ada yang mengkritisi bahkan mencaci kita, senyumin saja, kita sholawatin saja. Kita buktikan dengan kerja nyata dimasa yang akan datang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Upacara peringatan sendiri juga diisi dengan penyerahan piala, hadiah dan piagam penghargaan bagi pemenang MTQ ke-XXXI serta lomba Peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Malang Tekankan Refleksi Nilai Luhur Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kesaktian-pancasila-wali-kota-malang-tekankan-refleksi-nilai-luhur-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[kesaktian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/10/2025) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa peringatan tersebut menjadi momen penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa. Terlebih, Pancasila sebagai dasar negara sejak kelahirannya telah menjadi kekuatan bangsa dalam mewujudkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/10/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa peringatan tersebut menjadi momen penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa. Terlebih, Pancasila sebagai dasar negara sejak kelahirannya telah menjadi kekuatan bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.</p>



<p>“Ada deklarasi dan ikrar yang kita bacakan hari ini. Itu mengingatkan bahwa Pancasila sampai saat ini terbukti kesaktiannya. Apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus kita hindari, semua demi menjaga Pancasila sebagai pedoman hidup kita,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, kedaulatan Indonesia berdiri di atas keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, merefleksikan nilai-nilai Pancasila harus menjadi langkah awal untuk menyatukan cita-cita ke depan.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu mengingatkan, akan pentingnya menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian lingkungan serta integrasi sosial budaya. “Selama ini, kita sering berfokus pada hasil akhir, namun melupakan keberlanjutan. Karena itu, perlu keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat sekaligus memprioritaskan konservasi alam,” tuturnya. Di akhir, Wali Kota Wahyu menekankan bahwa semangat Merdeka Belajar akan melahirkan generasi Pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mampu bergotong-royong, mandiri, kritis dan kreatif. &#8220;Mereka inilah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Lumajang Tegaskan Pentingnya Gerakan Pramuka untuk Generasi Penerus Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lumajang-tegaskan-pentingnya-gerakan-pramuka-untuk-generasi-penerus-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[penerus]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya aktivitas kepanduan, melainkan wadah strategis yang menyiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Hal ini ditegaskan Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, saat membuka Latihan Gabungan (Latgab) Saka Bakti Husada (SBH) di Aula SMK Muhammadiyah Lumajang, Rabu (17/09/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya aktivitas kepanduan, melainkan wadah strategis yang menyiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Hal ini ditegaskan Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, saat membuka Latihan Gabungan (Latgab) Saka Bakti Husada (SBH) di Aula SMK Muhammadiyah Lumajang, Rabu (17/09/2025) tadi.</p>



<p>Mas Yudha juga menyampaikan, bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda akan semakin kompleks. Derasnya digitalisasi, disrupsi teknologi, serta ancaman sosial seperti judi online, bullying, Narkoba, tawuran pelajar, hingga masuknya budaya asing, menjadi ujian nyata bagi ketahanan karakter bangsa.</p>



<p>“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam jati diri dan berkarakter kuat,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai organisasi pendidikan non formal, ujarnya, gerakan Pramuka diyakini memiliki kekuatan dalam mengasah kemampuan intelektual sekaligus membangun integritas generasi muda. Hal itu, diwujudkan melalui pola pembinaan holistik yang mencakup penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik (Sesosif).</p>



<p>Masih menurut Mas Yudha, bahwa pola pembinaan holistik ini menjadi fondasi kuat bagi lahirnya kader pemimpin bangsa yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian tinggi untuk mengabdikan diri bagi masyarakat. “Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan laboratorium kepemimpinan yang menyiapkan manusia muda Indonesia untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa,” tambahnya.</p>



<p>Dirinya juga mengajak sekolah, keluarga, pemerintah dan masyarakat, untuk memperkuat sinergi dalam mendukung Pramuka sebagai garda terdepan pembinaan generasi muda. Karena tanpa dukungan ekosistem yang solid, nilai-nilai luhur yang ditanamkan Pramuka dikhawatirkan tidak berkembang optimal.</p>



<p>&#8220;Gerakan Pramuka, akan tetap relevan sebagai benteng karakter, penjaga nilai Pancasila, serta penggerak nasionalisme di tengah derasnya arus globalisasi,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Lumajang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Dalam Membangun Ketahanan Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dprd-lumajang-tegaskan-pentingnya-kolaborasi-dalam-membangun-ketahanan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[membangun]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225505</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiani, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi dalam membangun ketahanan bangsa. Hal itu disampaikannya, saat menghadiri Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64, di Alun-Alun Lumajang, Kamis (21/08/2025) tadi. Dikatakannya, bahwa tidak bisa membangun bangsa secara sendiri-sendiri. Namun, semua harus ada kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. &#8220;Tema peringatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiani, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi dalam membangun ketahanan bangsa. Hal itu disampaikannya, saat menghadiri Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64, di Alun-Alun Lumajang, Kamis (21/08/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa tidak bisa membangun bangsa secara sendiri-sendiri. Namun, semua harus ada kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tema peringatan tahun ini, &#8216;Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa&#8217;, sangat tepat dan relevan dengan tantangan zaman. Ini adalah kunci untuk menciptakan ketahanan bangsa yang sesungguhnya,&#8221; kata Ketua DPRD Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pelaksanaan peringatan sendiri, juga diisi dengan pembacaan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, yang dibacakan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Dalam sambutannya, Ketua Kwarnas menekankan peran strategis Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta cinta tanah air.</p>



<p>“Gerakan Pramuka harus terus aktif dalam pengabdian masyarakat, pelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Bunda Indah, saat membacakan sambutan.</p>



<p>Bupati Lumajang menginstruksikan, agar seluruh siswa dari tingkat dasar hingga menengah di Lumajang menjadi anggota aktif Gerakan Pramuka. “Di dalam kepramukaan ditanamkan jiwa kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian sosial yang sangat penting bagi masa depan bangsa,” tambahnya.</p>



<p>Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Tak hanya sebagai peringatan seremonial, kegiatan ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran Pramuka dalam membentuk generasi penerus bangsa. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225505</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Gelar Apel Peringatan Hari Pramuka, Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa Jadi Tema</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-gelar-apel-peringatan-hari-pramuka-kolaborasi-bangun-ketahanan-bangsa-jadi-tema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Alun-Alun Jember Nusantara, Jumat (15/08/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa&#8217;, pelaksanaan diikuti jajaran pengurus Gerakan Pramuka, anggota dari berbagai tingkatan, perwakilan instansi pemerintah, serta pelajar. Sementara apel sendiri, dipimpin Komandan Distrik Militer (Dandim) 0824 Jember, Letkol Arm Indra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Alun-Alun Jember Nusantara, Jumat (15/08/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa&#8217;, pelaksanaan diikuti jajaran pengurus Gerakan Pramuka, anggota dari berbagai tingkatan, perwakilan instansi pemerintah, serta pelajar.</p>



<p>Sementara apel sendiri, dipimpin Komandan Distrik Militer (Dandim) 0824 Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah. Dalam momen ini, Dandim Letkol Arm Indra mengajak generasi muda perkuat ketahanan bangsa dan menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh di tengah tantangan global.</p>



<p>“Tantangan yang kita hadapi semakin kompleks. Mulai dari arus digitalisasi, disrupsi teknologi, hingga ancaman sosial seperti maraknya judi, penyalahgunaan narkotika dan masuknya budaya asing yang mengikis semangat nasionalisme. Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis untuk membentuk generasi yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan,” tegasnya.’</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka, untuk aktif mendukung program pembangunan nasional, termasuk swasembada dan ketahanan pangan. Hal ini, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto.</p>



<p>“Gerakan Pramuka harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, baik dalam kurikulum maupun sistem pembinaan. Semua langkah ini adalah kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.</p>



<p>Melalui apel ini, diharapkan Gerakan Pramuka Kabupaten Jember semakin solid dan adaptif dalam membina generasi muda. Tidak hanya di lapangan, tetapi juga di dunia digital melalui penyebaran konten positif, melawan hoax dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bangsa.</p>



<p>Tema tahun ini, ujarnya, diangkat sebagai wujud tekad dan komitmen Gerakan Pramuka untuk memperkuat jati diri sebagai insan Pancasila, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima 145 Siswa Papua Program Adem, Gubernur Khofifah Sebut Investasi Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/terima-145-siswa-papua-program-adem-gubernur-khofifah-sebut-investasi-masa-depan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223839</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima secara simbolis 145 siswa asal Papua dalam Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem), Jumat (11/07/2025) tadi. Serah terima sendiri, dilakukan antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan sekolah-sekolah pelaksana Program Adem yang tersebar di 36 sekolah Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kesempatan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima secara simbolis 145 siswa asal Papua dalam Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem), Jumat (11/07/2025) tadi. Serah terima sendiri, dilakukan antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan sekolah-sekolah pelaksana Program Adem yang tersebar di 36 sekolah Jawa Timur.</p>



<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukurnya atas capaian luar biasa para siswa Adem Papua di Jawa Timur. Dari 206 siswa Adem di tahun sebelumnya, ada sebanyak 105 yang berhasil masuk ke perguruan tinggi di seluruh Indonesia.</p>



<p>&#8220;Anak-anak ini luar biasa. Mereka penuh prestasi dan jika didampingi dengan baik, akan terus berkembang dan menjadi penguat masa depan masyarakat Papua,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya pendidikan sebagai pintu masa depan. Apalagi, para siswa-siswa tersebut juga memiliki tokoh sukses yang bisa dijadikan inspirasi, yakni Wakil Menteri Dalam Negeri asal Papua Ribka Haluk.</p>



<p>&#8220;Tadi pada saat saya sambutan, saya tunjukkan foto bersama Bu Ribka agar mereka tahu, bahwa dengan belajar sungguh-sungguh dan disiplin, mereka juga bisa sukses,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa keberhasilan program ADEM di Jawa Timur telah mendapat apresiasi nasional. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025, Jawa Timur dinilai sebagai provinsi paling sukses menyelenggarakan program ADEM dan program repatriasi dari luar negeri.</p>



<p>&#8220;Anak-anak Papua ini menikmati betul proses pendidikan di sini. Bahkan dari mereka lulusan SMA ini banyaj yang diterima di PTN, PTS bahkan sekolah kedinasan,” ucap Aries.</p>



<p>Kemudian, Aries juga menjelaskan bahwa 145 siswa tahun ini akan tersebar di 36 sekolah di berbagai daerah, seperti Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Tuban, Jember dan Bojonegoro. Penempatan siswa didasarkan pada kesiapan sekolah, termasuk tempat tinggal siswa. Di tahun ini program ADEM Papua juga telah memasuki tahun ketujuh.</p>



<p>&#8220;Jadi untuk jumlah siswa setiap tahunnya bervariasi tergantung kuota nasional dan kesiapan daerah pengirim. Mereka ada yang di asrama, ada juga yang tinggal dengan induk semang atau keluarga sementara di Jawa Timur,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait adaptasi siswa Papua, Aries memastikan bahwa sebelum disebar ke sekolah, mereka terlebih dahulu mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan di Rindam V/Brawijaya. Hal ini dilakukan agar para siswa lebih siap menghadapi kehidupan di lingkungan baru.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah tidak ada laporan diskriminasi. Mereka sudah dipersiapkan, termasuk soal budaya dan makanannya,&#8221; imbuh Aries. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223839</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Harkitnas, Forkopimda Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/momen-harkitnas-forkopimda-lumajang-ziarah-ke-tmp-kusuma-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222244</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, dengan penuh khidmat mengawali peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Selasa (20/05/2025) tadi. Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, namun menjadi simbol refleksi dan tekad untuk meneruskan estafet perjuangan bangsa dari bumi Lumajang. Dalam ziarah itu, Komandan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, dengan penuh khidmat mengawali peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Selasa (20/05/2025) tadi. Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, namun menjadi simbol refleksi dan tekad untuk meneruskan estafet perjuangan bangsa dari bumi Lumajang.</p>



<p>Dalam ziarah itu, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Ronny Wijaya Kesuma, memimpin apel kehormatan dan meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan. Prosesi dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga oleh seluruh jajaran Forkopimda, pejabat OPD, serta pelajar dan ASN.</p>



<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menegaskan bahwa ziarah ini bukan hanya mengenang, melainkan juga meneguhkan tekad kolektif untuk menjadikan semangat para pahlawan sebagai fondasi pembangunan dan kebangkitan daerah. “Ziarah ini adalah pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak bisa dilepaskan dari pengorbanan mereka yang telah lebih dulu berjuang. Kita tidak boleh lengah atau puas dengan apa yang sudah ada. Semangat mereka harus menjadi nyala api dalam setiap program dan kebijakan pembangunan di Lumajang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum penting untuk menguatkan identitas daerah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan bangsa. Kabupaten Lumajang, dengan segala potensi dan dinamika lokalnya, dipandang sebagai simpul strategis dalam menggerakkan semangat nasionalisme yang produktif.</p>



<p>“Para pahlawan telah meletakkan dasar bagi Indonesia merdeka. Kini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kerja nyata, inovasi dan pelayanan publik berorientasi pada kemajuan bersama,” tambah Agus.</p>



<p>Ziarah yang diikuti oleh TNI, Polri, ASN, pelajar dan tokoh masyarakat ini memperlihatkan sinergi lintas sektor dalam menjaga warisan perjuangan. Keheningan yang menyelimuti TMP Kusuma Bangsa pagi itu menjadi saksi bisu atas rasa hormat dan janji moral untuk menjadikan Lumajang sebagai daerah yang terus tumbuh dalam semangat kebangkitan dari akar rumput.</p>



<p>Harkitnas di Lumajang tahun ini membuktikan bahwa penghormatan terhadap sejarah bukanlah bentuk nostalgia belaka, melainkan landasan untuk menatap masa depan dengan lebih teguh, lebih bersatu dan lebih berdaya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222244</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
