<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>banteng &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/banteng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Mar 2024 14:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>banteng &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Ngombe Hadir Berbeda, Pj Wali Kota Wahyu Apresiasi Atraksi Banteng Mberot Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/program-ngombe-hadir-berbeda-pj-wali-kota-wahyu-apresiasi-atraksi-banteng-mberot-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[atraksi]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[berbeda]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[mberot]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206548</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) yang diinisiasi oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada putaran ke lima kali ini menghadirkan suasana berbeda dari sebelumnya. Sebab, diadakan secara langsung di Pendopo Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (20/02/2024) siang. Kehadiran Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, disambut dengan begitu antusias [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) yang diinisiasi oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada putaran ke lima kali ini menghadirkan suasana berbeda dari sebelumnya. Sebab, diadakan secara langsung di Pendopo Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (20/02/2024) siang.</p>



<p>Kehadiran Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, disambut dengan begitu antusias oleh masyarakat yang menghadirkan pertunjukan Banteng Mberot dari Kecamatan Kedungkandang. Karena antusiasme dan kesenian itu pula, Pj Wali Kota Wahyu pun memberikan apresiasi terkait dengan atraksi kesenian lokal tersebut.</p>



<p>“Bantengan ini memang atraksi dari kearifan lokal Kecamatan Kedungkandang. Saya juga baru tahu bahwa bantengan ini atraksinya sudah di upload dalam media sosial dan viewernya sampai jutaan. Saya melihat, bahwa kombinasi antara lagu dengan gerakan dapat menarik perhatian. Bahkan bukan orang hanya orang Jawa saja, tetapi tapi luar Jawa, malah kombinasinya juga dari Kalimantan,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga melihat, bahwa ada potensi besar dalam atraksi Banteng Mberot tersebut. Sehingga, diharapkan nantinya dapat terus dikembangkan lebih lanjut dan dapat dipromosikan dengan menggabungkan lagu-lagu lokal dan tema lain yang relevan.</p>



<p>“Saya minta ada beberapa kegiatan atraksi atau obyek yang dapat dipromosikan melalui bantengan ini dan dapat tersalurkan dengan lagu-lagu. Baik lagu terkait dengan Kota Malang atau pun yang lainnya. Itu akan ditindaklanjuti dan tentu kami mendukung sepenuhnya,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, dalam Program Ngombe tersebut, juga ada enam masyarakat yang menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Pj Wali Kota Malang. Kemudian, langsung diberikan respon atau tanggapan hingga saran kepada masyarakat.</p>



<p>“Alhamdulillah, di Program Ngombe tadi banyak dari masyarakat Kedungkandang, terutama yang berada di Kelurahan Cemorokandang, menyampaikan bentuk aspirasinya. Kemudian, tadi juga sudah dijawab secara langsung oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir,” papar Pj Wali Kota Wahyu.<strong> (pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1000 Banteng Mberot Sambut Capres Ganjar</title>
		<link>https://memontum.com/1000-banteng-mberot-sambut-capres-ganjar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[capres]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar]]></category>
		<category><![CDATA[mberot]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hajatan Rakyat 1000 Banteng Mberot, meriahkan kedatangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 03, di Lapangan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (30/01/2024) tadi. Tidak ketinggalan, turut hadir para kader dan simpatisan PDI-Perjuangan yang turut menyambut kedatangan Capres Ganjar Pranowo, meskipun situasi saat itu tengah diguyur hujan deras. “Malang bikin darah kita mendidih. Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hajatan Rakyat 1000 Banteng Mberot, meriahkan kedatangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 03, di Lapangan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (30/01/2024) tadi. Tidak ketinggalan, turut hadir para kader dan simpatisan PDI-Perjuangan yang turut menyambut kedatangan Capres Ganjar Pranowo, meskipun situasi saat itu tengah diguyur hujan deras.</p>



<p>“Malang bikin darah kita mendidih. Malang membuat kita semangat tidak pernah luntur. Hujan bukan halangan.</p>



<p>Kalau seperti ini, Malang sedang menjemput kemenangan. Terima kasih,” kata Capres Ganjar, saat melakukan orasi.</p>



<p>Capres Ganjar mengaku terharu, dengan semangat para kader yang tetap berada di lapangan hingga dirinya datang, pukul 15.30 WIB. Menurutnya, itu mencerminkan semangat perjuangan yang sesungguhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ketika rakyat berkumpul di lapangan seperti ini, ketika hujan tidak mampu mengusir kita, maka itu sebenarnya sikap kita berjuang. Dengan teguh, dengan semangat pantang menyerah untuk menyelamatkan demokrasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Capres Ganjar juga menyampaikan bahwa energi dari pendukungnya yang ada di Malang, harus terus dijaga hingga masa pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang. Sebab, di momen itulah menjadi pertaruhan untuk dirinya bersama Mahfud MD, terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.</p>



<p>“Kalau kemudian air yang diberikan Tuhan Allah kita nikmati bersama dan tidak membuat kita meninggalkan tempat ini, maka tidak ada satu kekuatan pun untuk mengusir rakyat untuk memenangkan Pemilu. Saya berharap energi ini dijaga, saya ingin merasakan juga bahwa hujan ini berkah untuk kita semua,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Berpenumpang 20 Orang Terlibat Adu Banteng dengan Truk dan Pikap di Situbondo, Dua Sopir Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/bus-berpenumpang-20-orang-terlibat-adu-banteng-dengan-truk-dan-pikap-di-situbondo-dua-sopir-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[berpenumpang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[pikap]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalan Raya Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 03.30. Adalah Bus Tiara Mas Nopol EA 7596 A yang dikemudikan Yusuf (45), warga Desa Dauh Puri Kejari, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, yang terlibat tabrakan adu banteng dengan Truk pengangkut popok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalan Raya Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 03.30. Adalah Bus Tiara Mas Nopol EA 7596 A yang dikemudikan Yusuf (45), warga Desa Dauh Puri Kejari, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, yang terlibat tabrakan adu banteng dengan Truk pengangkut popok Nopol W 8225 DW yang dikemudikan Nasukan (59), warga Kelurahan Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Laka itu, juga melibatkan pikap jenis GranMax yang menabrak bagian belakang truk.</p>



<p>Akibat musibah Laka itu, sopir bus, Yusuf&nbsp; dan sopir truk, Nasukan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sopir pikap, berhasil selamat meski harus menjalani perawatan.</p>



<p>Informasi Memontum.com di lokasi, bahwa kecelakaan ini bermula saat Bus Tiara Mas melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. Di saat bersamaan, terdapat truk angkutan popok bayi berjalan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menjelang di TKP, bus secara tiba-tiba haluan terlalu ke kanan hingga menghantam truk yang datang dari arah berlawanan. Bus pun terpelanting ke kiri dan baru berhenti setelah menabrak bagian depan masjid. Sementara truk yang sempat terpelanting, kemudian ditabrak oleh GranMax di bagian bodi belakang.</p>



<p>Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Suwarno, membenarkan mengenai musibah kecelakaan bus dan truk serta pikap. “Iya, benar ada tabrakan dan dua orang meninggal dunia. Sekarang kedua jenazah dibawa ke kamar mayat RSUD Abdoer Rahem,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa petugas masih melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas serta melakukan tindakan untuk mengurai kemacetan. “Sementara diberlakukan sistem buka tutup untuk antisipasi kemacetan. Untuk penyebab (kecelakaan), masih belum diketahui secara pasti,” katanya.</p>



<p>Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 20 penumpang bus selamat dan tidak ada yang mengalami luka berat. Meski demikian, ada beberapa penumpang yang mengalami trauma akibat kecelakaan tersebut. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/adu-banteng-mobilio-lawan-truk-kontainer-di-jalur-pantura-paiton-seorang-sopir-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sopir Mobilio yakni Fredy mengalami luka yang cukup parah hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian. Sementara akibat kejadian itu, sontak menjadi perhatian warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/__xHJeZIS3k?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pengemudi truk, Indra, mengatakan bahwa saat itu dirinya melaju dari arah Barat ke Timur, untuk mengirim minuman dari Jakarta ke Bali. Sesampainya di lokasi, mobil mobilio melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sangat dekat, akhirnya terjadi tabrakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari depan itu, mobil tersebut mengambil jalur saya. Saya sudah sempat mengerem, tapi akhirnya adu depan. Untungnya, saya pakai sabuk pengaman. Kalau tidak pakai, mungkin saya ada benturan juga,&#8221; terangnya saat ditemui di Pos Lantas Sumberlele Kraksaan-Probolinggo.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, Honda Mobilio tersebut hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya yang hendak berbelok ke arah Selatan. Karena haluan terlalu ke kanan, sehingga mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan.</p>



<p>&#8220;Mobilio ingin mendahului kendaran pikap yang ada di depannya. Sehingga, haluan mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, terjadilah benturan antara mobil tersebut dengan truk yang melaju dari arah berlawanan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, akibat kejadian itu, sopir mobil Mobilio meninggal di lokasi kejadian. &#8220;Sopir Mobilio meninggal dunia di TKP. Kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sementara kendaraan yang terlibat, masih kami evakuasi. Ada sedikit mengalami kesulitan, karena kendaraan truk kontainer sangat besar,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191276</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
