<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bantuan Subsidi Upah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bantuan-subsidi-upah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Aug 2021 12:12:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bantuan Subsidi Upah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>2 Juta PTK Non-PNS Disiapkan BSU Rp 3,6 Triliun</title>
		<link>https://memontum.com/2-juta-ptk-non-pns-disiapkan-bsu-rp-36-triliun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2020 07:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Subsidi Upah]]></category>
		<category><![CDATA[BSU]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[KPC PEN]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidik dan Tenaga Kependidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PTK Non-PNS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) dan Kementerian Keuangan, meluncurkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Bantuan dengan anggaran sekitar Rp 3,6 triliun itu, direncanakan untuk menjangkau sekitar dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Agar guru-guru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Komite Penanganan <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">COVID-19</a></span> dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) dan Kementerian Keuangan, meluncurkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Bantuan dengan anggaran sekitar Rp 3,6 triliun itu, direncanakan untuk menjangkau sekitar dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).</p>
<p>“Agar guru-guru (honorer) kita juga mendapatkan subsidi, khususnya non-PNS. Karena kita tahu persis, bahwa masyarakat kita, khususnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kita saat ini sangat terdampak dengan Covid-19,” kata Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud, Dr. Abdul Kahar, dalam dialog produktif bertema ‘Subsidi Upah Mendukung Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS’ di Media Center Komite Penanganan Covid &#8211; 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Kamis (19/11/2020).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-127983 size-amphtml-image" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun-600x338.jpg?resize=600%2C338&#038;ssl=1" alt="Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi nasional - 2 Juta PTK Non PNS Disiapkan BSU Rp 3,6 Triliun" width="600" height="338" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN-2-Juta-PTK-Non-PNS-Disiapkan-BSU-Rp-36-Triliun.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Diuraikannya, Bantuan Subsidi Upah disalurkan pada 162 ribu dosen perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. Lalu, 1,6 juta guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta, dan 237 ribu tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi. Besaran yang diterima setiap PTK, sebesar Rp 1,8 juta sebanyak satu kali.</p>
<p>“Kami mengacu pada bantuan BSU yang ada di Disnaker. Bantuan yang diluncurkan tempo hari, 600 ribu per bulan. Tetapi kalau di Disnaker dikali 4 bulan, sehingga dapatnya 2,4 juta. Karena kita belakangan, dikali 3 bulan, makanya nilainya 1,8 juta,” terang Kahar.</p>
<p>Syarat PTK yang mendapat BSU, tambahnya, sangat sederhana. Yakni, Warga Negara Indonesia (WNI), berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan dan berstatus non-PNS, serta tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Tenaga Kerja dan bukan penerima kartu pra kerja sampai 1 Oktober 2020.</p>
<p>“Sebenarnya, tiga kelompok ini saja yang kami sasar. Setelah itu, baru kami lihat secara administratif bahwa mereka ini terdaftar di Info GTK kemudian PDDikti,” ungkap pejabat Kemendikbud tersebut.</p>
<p>Ditambahkannya, penyaluran sudah kita laksanakan sejak tanggal 16 November. Pada tanggal itu langsung kita eksekusi, karena datanya sudah ada di kami. Jadi, tidak perlu menunggu data dari lapangan. &#8220;Tinggal kita lakukan pemadanan dengan BPJS dan Pra Kerja saja,” jelas Kahar yang menargetkan pencairan dana BSU akan selesai pada akhir November 2020.</p>
<p>Syarat mencairkan dana juga sangat sederhana. Penerima bantuan cukup membawa KTP, NPWP (jika ada), mengunduh SK di info GTK atau PDDikti dan menandatangani SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak). Setelah melengkapi keseluruhan proses, penerima bantuan akan diberikan waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan senilai Rp1,8 juta dipotong pajak hingga 30 Juni 2021.</p>
<p>“Data-data di kami mudah-mudahan valid. Apalagi, kami setelah melakukan validasi dengan pemadanan data melalui BPJS Ketenagakerjaan, kemudian kartu pra kerja, kami semakin yakin data-data kami gak ada double. Karena kita sudah sama-sama berkoordinasi di data yang ada,” ungkap Kahar.</p>
<p>Ditambahkannya, Dinas Pendidikan setempat akan segera memperbaharui data jika ada calon penerima bantuan yang yang sesuai syarat tetapi belum terdaftar. “Tentu di kami melihat bahwa data tersebut sudah terdaftar di tanggal 30 Juli.Tapi kalau baru meng-input data tentu tidak,” paparnya. <strong>(kpc/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Tenaga Pendidik Non-PNS</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-salurkan-bantuan-subsidi-upah-bagi-tenaga-pendidik-non-pns</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 12:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Subsidi Upah]]></category>
		<category><![CDATA[BSU]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Non-PNS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memberikan subsidi upah bagi 2 juta tenaga pendidik non-PNS pada tahun ini. Bantuan tersebut, diberikan secara bertahap sampai akhir November 2020, dengan total anggaran lebih dari Rp 3,6 triliun. “Bantuan subsidi upah untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa membantu pendidikan anak-anak kita,” kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memberikan subsidi upah bagi 2 juta tenaga pendidik non-PNS pada tahun ini. Bantuan tersebut, diberikan secara bertahap sampai akhir November 2020, dengan total anggaran lebih dari Rp 3,6 triliun.</p>
<p>“Bantuan subsidi upah untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa membantu pendidikan anak-anak kita,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, Selasa (17/11/2020).</p>
<p>Dirinya berharap, bantuan subsidi upah tersebut dapat melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para tenaga pendidik. mari dosen, guru, kepala sekolah, tenaga pengelola laboratorium, hingga tenaga administrasi non-PNS.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-127885 size-amphtml-image" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/KPC-PEN-600x400.jpg?resize=600%2C400&#038;ssl=1" alt="Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi nasional" width="600" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?resize=1024%2C683&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/KPC-PEN.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Nantinya, subsidi upah ini akan disalurkan kepada 162.000 dosen Perguruan Tinggi Negeri dan swasta. Yang jumlahnya, 1,6 juta guru dan pendidik negeri dan swasta serta 237.000 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Nadiem menjelaskan, calon penerima subsidi upah ini harus memenuhi sejumlah syarat antara lain warga negara Indonesia (WNI) berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan. Lalu, berstatus non-PNS, tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari Kementerian Tenaga Kerja dan bukan penerima Kartu Prakerja sampai 1 Oktober 2020.</p>
<p>Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa pandemi <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Covid-19</a></span> merupakan bencana luar biasa dan berdampak terhadap perekonomian dan juga pendidikan.</p>
<p>“Khusus pendidikan, pembelajaran tiba-tiba harus dilakukan secara daring. Karenanya, kita keluarkan langkah-langkah membantu. Kemudian, kita lihat guru-guru non-PNS. Mereka banyak yang pendapatannya di bawah Rp 5 juta. Maka, pemerintah keluarkan BSU (Bantuan Subsidi Upah) bagi mereka,” kata Sri Mulyani. <strong>(kpc/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127883</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
