<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bappeko Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bappeko-kota-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Feb 2019 16:18:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bappeko Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Banjir,  Bappeko Bangun Dua Kolam Tampung</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-banjir-bappeko-bangun-dua-kolam-tampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 16:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bappeko Kota Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77816-sikapi-banjir-bappeko-bangun-dua-kolam-tampung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Mengenai banjir yang di kawasan Surabaya barat, tepatnya di Kecamatan Sambikerep dan Lakarsantri pada Kamis (31/1) lalu, Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya menyampaikan penyebab adanya banjir. Yakni kurangnya resapan air saat curah hujan tinggi. &#8220;Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut kami akan membangun kolam tampung air sebagai pengganti resapan yang terkoneksi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Mengenai banjir yang di kawasan Surabaya barat, tepatnya di Kecamatan Sambikerep dan Lakarsantri pada Kamis (31/1) lalu, Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya menyampaikan penyebab adanya banjir. Yakni kurangnya resapan air saat curah hujan tinggi. &#8220;Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut kami akan membangun kolam tampung air sebagai pengganti resapan yang terkoneksi di wilayah sekitarnya,&#8221; kata Kepala Bappeko, Ery Cahyadi, Senin (11/2/2019).</p>
<p>Kolam tampung air tersebut rencananya akan dibangun di perumahan Pakuwon dan Citraland, karena kawasan tersebut merupakan titik pertama penyebab terjadinya banjir. Ery mengungkapkan, sebelumnya Pemkot Surabaya telah memberikan izin pembuatan kolam tampung air yang wajib dibangun oleh pihak pengembang sejak 2013.</p>
<p>“Namun ternyata kemarin belum selesai kolam tampung yang dibangun sesuai dengan gambar yang direncanakan, karena curah hujan juga melebihi yang biasanya, akhirnya menyebabkan banjir,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, di wilayah tersebut seharusnya terdapat dua kolam tampung. Dari dua kolam tampung tersebut diperkirakan dapat menampung debit air hujan di wilayah tersebut yang nantinya dapat terkoneksi ke Waduk Slamet.</p>
<p>“Ada dua kolam tampung, saya lupa ukurannya, tetapi kolam tampung itu untuk menampung air sementara sampai dengan ketika hujan agak reda maka dia bisa berjalan ke waduk Slamet,” sampainya.</p>
<p>Dalam sampainya, Ery mengatakan, bahwa pembangunan dua kolam tampung tersebut telah dihitung oleh para ahli dan pengamat yang nantinya dipastikan akan menghindarkan banjir yang terjadi di wilayah Surabaya Barat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77816</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
