<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Batik Karangploso Tembus Pasar Luar Negeri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/batik-karangploso-tembus-pasar-luar-negeri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jan 2019 09:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Batik Karangploso Tembus Pasar Luar Negeri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Batik Karangploso Tembus Pasar Luar Negeri</title>
		<link>https://memontum.com/batik-karangploso-tembus-pasar-luar-negeri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2019 09:33:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Karangploso Tembus Pasar Luar Negeri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71627</guid>

					<description><![CDATA[Memontum-Malang &#8212;Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, dikenal sebagai wilayah potensi internal dan eksternal pariwisata yang sangat layak untuk dikembangkan. Selain memiliki beberapa titik wisata, di wilayah yang terdiri dari 9 desa ini juga terdapat kampung batik, tepatnya Desa Donowarih. Dyah Ekawati Nicotiana SH.MSi  Camat Karangploso mengakui, batik Karangploso sudah tembus pasar luar negeri, tepatnya di Jerman. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":xz" class="ii gt">
<div id=":11o" class="a3s aXjCH ">
<div dir="auto">
<p dir="auto"><strong>Memontum-Malang &#8212;</strong>Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, dikenal sebagai wilayah potensi internal dan eksternal pariwisata yang sangat layak untuk dikembangkan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Selain memiliki beberapa titik wisata, di wilayah yang terdiri dari 9 desa ini juga terdapat kampung batik, tepatnya Desa Donowarih.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dyah Ekawati Nicotiana SH.MSi  Camat Karangploso mengakui, batik Karangploso sudah tembus pasar luar negeri, tepatnya di Jerman.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dikatakan Dyah, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini bertujuan untuk mengentas kemiskinan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">“Kampung Batik dibuat untuk mengentas kemiskinan. Terutama masyarakat yang jauh dari jangkauan perkotaan atau pasar, ” ungkap Dyah Kamis (3/1/2019) kemarin.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Menurutnya, Kampung Batik ini terbentuk setelah masyarakat mengikuti pelatihan membatik di Disperindag Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dari pelatihan tersebut, masyarakat terutama ibu-ibu memiliki kemauan keras untuk mengembangkan usaha membatik.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Tambah mantan Camat Gedangan ini,dengan berdirinya kampung batik ini sekaligus memberikan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Kampung Batik sendiri membuat batik khusus yang diberi nama Calosa. Artinya batik khas Karangploso. Ciri khas dari batik Calosa, adalah bermotif bunga ploso berwarna orange, dipadu gambar kupu-kupu.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">“Pembuatan batik, tidak hanya dilakukan di Kampung Batik. Tetapi masyarakat bisa membawa pulang untuk canting dan lainnya. Sedangkan untuk finishing baru dilakukan di Kampung Batik,” ulasnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Untuk mengangkat dan memperkenalkan batik Calosa ini, wanita ini mewajibkan perangkat desa untuk memesan batik. Baju batik ini wajib digunakan setiap hari Kamis dan Jumat.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">“Pegawai dan staf UPT Kecamatan Karangploso juga kami wajibkan hal sama,” urainya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Selain itu, untuk lebih memperkenalkan ke daerah lain, Kampung Batik ini nantinya akan dipadukan paket wisata dengan objek wisata lain.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Harapan kami, tidak hanya dikenal di Malang Raya saja tetapi juga nasional. Bahkan kalau bisa sampai mendunia,”pungkasnya. (sur/oso)</p>
</div>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":110" class="hq gt a10">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71627</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
